Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » 80/20

80/20

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 10 Apr 2023
  • visibility 451
  • comment 0 komentar

Oleh: M. Iqbal Dawami

Minggu pagi biasanya saya sepedahan ke sawah atau tambak. Atau keliling kampung. Tapi minggu pagi itu saya tidak kemana-mana. Saya ingin membaca dan menikmati secangkir kopi. Pilihan saya jatuh pada buku Strawberry Generation karya Rhenald Kasali.

Saya membeli buku ini sebulan sebelumnya. Baru beberapa bab saja saya baca pas ada waktu senggang. Dan kali itu adalah waktu yang cocok untuk saya khatamkan. Ternyata belum bisa mengkhatamkannya juga. Saya memang bukan pembaca cepat saat ini. Lain halnya dengan masa lalu, masa-masa rajin menulis resensi.

Apa yang saya dapatkan dari hasil bacaan tadi?

Ada beberapa kata kunci yang menarik untuk saya bahas. Tapi saya hanya akan membahas satu kata  kunci saja.

Rhenald Kasali mengutip Vilfredo Pareto, seorang ekonom dan sosiolog berkebangsaan Italia, bahwa “Sebanyak 80 persen hasil ternyata diperoleh hanya dari 20 persen usaha.” Hal ini berlaku dalam bidang apapun.

Lantas, Rhenald memberi contohnya. Dia mengatakan bahwa dari seluruh pemakai gawai, ternyata hanya 20 persen di antara kita yang  mampu  memanfaatan  80 persen dari fungsi-fungsi yang tersedia pada gawainya. Sebaliknya, sebanyak 80 persen pemakai gawai ternyata haya bisa memakai 20 persen dari seluruh fungsi yang tersedia dalam peranti tersebut. Banyak aplikasi lain yang menunjang dirinya tidak dimanfaatkan dengan baik.

Dalam kasus lain, hanya 20 persen pegawai dan staf yang mendukung proses transformasi. Selebihnya menolak, diam saja, tidak mengerti, atau ikut arus. Soal distribusi kekayaan juga sama, ternyata sebanyak 80 persen dikuasai hanya oleh 20 persen warga dunia. Sebaliknya 80 persen masyarakat dunia memperebutkan 20 persen kekayaan yang tersisa. Dan masih banyak lagi contoh lain.

Dari sudut pandang lain yang agak bermiripan dengan pernyataan Pareto adalah pernyataan George Bernard Shaw, seorang sastrawan, yang mengatakan, “Two percent of the people think; three percent of the people think they think; and ninety-five percent of the people would rather die than think.”

Dalam hal ini Rhenald memberi contoh dalam dunia pendidikan, bahwa hanya dua persen dari seluruh tenaga pendidik yang betul-betul menjalankan perannya sebagai pendidik. Mereka ini  adalah  orang- orang yang tidak sekadar memindahkan isi buku ke kepala murid-murid, tetapi juga memperbaiki cara  berpikirnya dan menerapkan ilmunya dalam kehidupan sehari-hari. Makanya, hanya sedikit yang punya karya besar, bukan?

Dari dua teori di atas membuktikan bahwa kita punya kecenderungan menjadi passenger ketimbang driver (meminjam istilah Rhenald Kasali). Kita tidak mau bersusah payah melakukan sesuatu yang berbeda yang tentunya harus lebih baik dari yang sudah ada. Singkatnya, kita tidak ingin keluar dari zona nyaman. Nyaman yang sebenarnya melenakan. Bagaimana bisa?

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berbagi dan Bersyukur

    Berbagi dan Bersyukur

    • calendar_month Sen, 6 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 476
    • 0Komentar

    Oleh: M. Iqbal Dawami Saya menonton kiriman video dari Pak Djoko Kusumowidagdo tentang Harjanto Halim yang menceritakan perayaan ulang tahun ayah mertuanya yang ke-88. Begitu mengesankan saya menontonnya. Tampak suasana yang sangat hangat. Meskipun acara berlangsung meriah, dengan banyak tamu yang hadir, yang paling mencuri perhatian adalah pesan yang disampaikan oleh sang ayah yang sedang […]

  • Haul Bib Ja'far al Kaff, Gus Kautsar Jelaskan Beda Ulama Dulu dan Sekarang

    Haul Bib Ja’far al Kaff, Gus Kautsar Jelaskan Beda Ulama Dulu dan Sekarang

    • calendar_month Kam, 29 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 671
    • 0Komentar

    KUDUS – Haul ke dua Habib Ja’far al Kaff Kudus dibanjiri ribuan jama’ah. Meski diguyur hujan, mereka tetap semangat mengikuti acara puncak haul yang digelar pada Rabu (28/12) malam. Berlokasi di halaman Ponpes Darul Qur’an Nurul Abidin, Demaan, Kudus, acara haul tersebut dihadiri oleh para ulama besar. Di antaranya, Gus Baha’, Gus Kautsar, Habib Ali […]

  • Suluk Alif, Warisan Literasi Kritis Syekh Mutamakkin Kajen yang Memadukan Tauhid dan Budaya Jawa

    Suluk Alif, Warisan Literasi Kritis Syekh Mutamakkin Kajen yang Memadukan Tauhid dan Budaya Jawa

    • calendar_month Rab, 25 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 10.764
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Tradisi manuskrip di wilayah Kajen, Pati, bukan sekadar peninggalan masa lalu, melainkan cermin dari keberislaman masyarakat Jawa yang khas. Filolog Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat, Taufiq Hakim, mengungkapkan bahwa Islam di wilayah ini diresapi secara konvergen dan vernakular, menggabungkan ketauhidan yang kokoh dengan ekspresi rasa dan simbol budaya lokal. ​Poros dari peradaban Jawa-Muslim di […]

  • Lailatul Ijtima’ PWNU Senggol Soal Pelantikan Presiden

    Lailatul Ijtima’ PWNU Senggol Soal Pelantikan Presiden

    • calendar_month Sel, 15 Okt 2019
    • account_circle admin
    • visibility 567
    • 0Komentar

    SEMARANG-Lailatul Ijtima’ yang digelar oleh PWNU Jawa Tengah Senin (14/10) malam cukup menyita perhatian publik. Pasalnya, agenda rutin tersebut juga mengusung tema refleksi hari santri. Bukan hanya itu, aroma perpolitikan jelang pelantikan Presiden 20 Okteber mendatang juga turut dibahas dalam forum ini. Delegasi-delegasi dari Pengurus Cabang NU se-Jateng yang hadir kian dibuat penasaran akan intruksi […]

  • Logam Jowo

    Logam Jowo

    • calendar_month Jum, 17 Nov 2017
    • account_circle admin
    • visibility 429
    • 0Komentar

    Logam Jawa, sebuah usaha kuningan yang berkonsentrasi di bidang handle pintu. usaha yang di tekuni oleh Kader Nahdlatul Ulama di Juwana Pati Jenis     : Hadle MinimalisPanjang: 45 cmHarga    : Rp. 75.000 belum OngkirHub       : 082276951949   Logam Jawa, sebuah usaha kuningan yang berkonsentrasi di bidang handle pintu.usaha yang di tekuni oleh Kader Nahdlatul Ulama di Juwana […]

  • Rombongan MWC NU Gembong Sambangi Lazisnu Winong

    Rombongan MWC NU Gembong Sambangi Lazisnu Winong

    • calendar_month Jum, 11 Agu 2023
    • account_circle admin
    • visibility 495
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id – Pengurus Harian (Penghar) MWC NU Gembong menyambangi kantor Lazisnu Kecamatan Winong, Kabupaten Pati, Kamis (10/8) siang. Rombongan tersebut terdiri dari enam orang, di antaranya, K. Sholikhin (Ketua), K. Edi Sutrisno (Wakil II), Edy Wahyudi (Sekretaris I), Maulana Luthfi Karim (Sekretaris II), Tarmuji (Bendahara) dan H. Shodiq (Ketua Lazisnu Gembong). Kehadiran pasukan NU gembong […]

expand_less