Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Jelang Ruqyah Massal di Gembong, MWC Tepis Asumsi Negatif Warga

Jelang Ruqyah Massal di Gembong, MWC Tepis Asumsi Negatif Warga

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 4 Nov 2019
  • visibility 674
  • comment 0 komentar

GEMBONG-Jam’iyyah Ruqyah Aswaja (JRA) dan Tim Jolosutro Pati akan menggelar rukyah massal dalam waktu dekat. hal ini disampaikan oleh salah satu praktisi rukyah JRA, Fahruddin.

“Sudah Kami agendakan untuk menggelar ruqyah massal di Gembong minggu ini” tuturnya singkat.

Flyer Ruqyah Aswaja di SMK NU Gembong, Minggu (10/11) esok

Dikonfirmasi dari panitia Ruqyah Massal Gembong, M. Syaifuddin, kegiatan ini sedianya akan dilaksanakan di Aula SMK-NU Gembong pada hari Minggu (10/11) mendatang. Pria yang akrab disapa Udin ini menandaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan kerjasama antara JRA, MWC NU Gembong dan PAC IPNU-IPPNU Gembong.

“Insya allah akan diselenggarakan di Yayasan Al Ma’arif Gembong, tepatnya di aula SMK NU, Minggu tanggal 10 (November) besok, dimulai jam 08.00 WIB pagi.” tutur Syaifuddin.

Ia melanjutkan bahwa ruqyah massal kali ini bersifat umum. Pesertanya bisa dari berbagai kalangan. Dengan kata lain, masyarakat umum diperbolehkan mengikuti ruqyah ini dan hanya memberikan infak seikhlasnya saja.

Salah Kaprah

Di kalangan Masyarakat Indonesia, banyak yang salah mengartikan bahwa Ruqyah hanya untuk menyembukan penyakit-penyakit psikologis, gangguan mental dan kerasukan makhluk astral. ini merupakan anggapan yang tidak sepenuhnya keliru, namun juga tidak bisa dibenarkan seluruhnya.

Ruqyah merupakan metode pengobatan dengan menggunakan ayat-ayat al qur’an sebagai media penyembuhan. Pengobatan dengan metode ini bukan hanya menyembuhkan penyakit-penyakit mental, namun juga mampu menyembuhkan penyakit medis lainnya, seperti maag, vertigo, asam lambung, kanker, insomnia, stroke dan lain sebagainya. Selain itu, ruqyah juga mampu meredakan zat-zat adiktif seperti rokok, narkoba dan minum-minuman keras bahkan kecanduan game.

“Masyarakat kita masih banyak yang salah mengartikan kalau ruqyah itu hanya untuk menyembuhkan penyakit mental. Padahal tidak begitu. Ruqyah juga bisa membantu menyembuhkan penyakit non mental, seperti penyakit-penyakit dalam dan kecanduan.” Jelas Fahruddin

Menurutnya, anggapan masyarakat mengenai ruqyah perlu diluruskan, sebab ini sangat berbahaya. Para penderita penyakit dalam biasanya akan malu mengikuti ruqyah dikarenakan asumsi ini.

“Kami mohon dibantu meluruskan, bahwa ruqyah bisa digunakan untuk penyembuhan beragam penyakit, bukan hanya menyembuhkan orang stres” lanjut Fahruddin dengan kelakar.

Sementara itu, ditemui di kediamannya, K. Sholikhin, ketua MWC NU Gembong, sebagai pihak yang digandeng oleh JRA menegaskan bahwa ruqyah merupakan metode pengobatan yang baik. Ia bahkan mengajak seluruh masyarakat yang merasa memiliki gangguan dalam tubuhnya, baik medis maupun non medis untuk menghadiri kegiatan rukyah massal, Munggu (10/11) medatang.

“(Masyarakat) yang punya penyakit medis tidak perlu malu untuk datang. Jangan termakan asumsi sesat bahwa ruqyah hanya untuk mengobati orang kesurupan. Dengan Izin Allah, Insya Allah berbagai penyakit bisa disembuhkan dengan ruqyah. Maka dari itu, saya mempersilakan saudara-saudara semua untuk mengikuti agenda JRA ini. mumpung ada, dan cukup beri infak se-ikhlasnya. Sekali lagi, kalau memang punya riwayat penyakit, jangan malu untuk ikut (ruqyah)” tuturnya.

Sejalan dengan MWC, Syaifuddin selaku panitia juga turut mengundang masyarakat untuk ikut agenda ruqyah ini. Menurutnya, Ruqyah merupakan salah satu pengobatan paling islami karena menggunakan ayat-ayat al qur’an dalam penyembuhannya.

“Nantinya bukan hanya ruqyah, tapi juga ada bekam (cantuk), gurah dan totok kecanduan” tutup Syaifuddin (karim/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    Mahasiswa Prodi PMI Studi Kunjungan di Perintis Mesin Tetas Telur

    • calendar_month Sab, 18 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 425
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id-Pati, (senin, 14/10/2023) Segenap mahasiswa program studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) angkatan 2020, melakukan studi kunjungan kepada salah satu perintis mesin tetas telur otomatis yang terletak di Desa Bancak Kecamatan Gunungwungkal Kabupaten Pati. Dengan didampingi dosen pembimbing lapangan bapak Siswanto, kegiatan ini merupakan bagian dari bentuk belajar di lapangan dari […]

  • Prodi PGMI INISNU Borong 11 Penghargaan Tingkat Nasional PD PGMI Award Indonesia

    Prodi PGMI INISNU Borong 11 Penghargaan Tingkat Nasional PD PGMI Award Indonesia

    • calendar_month Sab, 20 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 392
    • 0Komentar

    Lampung – Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung berhasil memborong 11 (sebelas) penghargaan PD PGMI Indonesia Award dalam Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) ke-10 di UIN Raden Intan Lampung pada Kamis (18/7/2024) yang akan berakhir Sabtu (20/7/2024) besok. Dalam kesempatan pembukaan Mukernas ke-10 tersebut, diumumkan […]

  • Kuatkan Mutu Riset dan Inovasi pada SDM, INISNU Datangkan BRIN dan Bapperida

    Kuatkan Mutu Riset dan Inovasi pada SDM, INISNU Datangkan BRIN dan Bapperida

    • calendar_month Jum, 7 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 5.148
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id Temanggung — Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung menggelar Workshop Penguatan Kapasitas SDM INISNU dalam Bidang Riset dan Inovasi pada Kamis (6/11/2025) di Aula INISNU Temanggung. Kegiatan ini merupakan kolaborasi INISNU dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Temanggung. Hadir sebagai narasumber Sekretaris […]

  • Ramadan dan Etika Bermedia Sosial

    Teruslah Bekerja, Jangan Berharap THR!

    • calendar_month Sab, 14 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 10.249
    • 0Komentar

      Oleh Hamidulloh Ibda   Detik-detik terakhir menjelang Lebaran Idulfitri 1447 H saya kepikiran berbagi Tunjangan Hari Raya (THR). Meski sederhana berupa jajan, parcel, sajadah, dan sarung, namun bagi saya memberi itu penting. Ya, tentu di akhir Ramadan seperti ini, suasana di banyak ruang kerja sering mengalami perubahan psikologis yang unik sekaligus menarik. Sebelumnya fokusnya […]

  • NU Gembong Bocorkan Konsep Agenda Hari Santri

    NU Gembong Bocorkan Konsep Agenda Hari Santri

    • calendar_month Jum, 9 Sep 2022
    • account_circle admin
    • visibility 345
    • 0Komentar

    GEMBONG – Hari Santri Nasional (HSN) yang biasa diperingati setiap 22 Oktober memang masih cukup jauh. Namun, MWC NU Gembong telah mempersiapkan kegiatan untuk mengenang jasa para santri tersebut. Jumat (9/9) siang, MWC NU Gembong melangsungkan rapat untuk membahas kegiatan tersebut. Personel rapat pun beragam guna memperoleh ide-ide dan gagasan baru untuk memperingati HSN 2022. […]

  • NU Peduli Kabupaten Pati Dirikan Posko Kesehatan untuk Warga Terdampak Banjir

    NU Peduli Kabupaten Pati Dirikan Posko Kesehatan untuk Warga Terdampak Banjir

    • calendar_month Jum, 23 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 7.835
    • 0Komentar

      PATI – NU Peduli Kabupaten Pati terus menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat terdampak banjir di wilayah Kabupaten Pati. Salah satu upaya nyata yang dilakukan adalah dengan mendirikan Posko Kesehatan guna memberikan layanan dan pendampingan kesehatan bagi warga terdampak. Posko Kesehatan NU Peduli secara resmi mulai beroperasi pada Kamis, 22 Januari 2026, bertempat di Posko […]

expand_less