Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Parodi » Perjalanan Ke Utara

Perjalanan Ke Utara

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 29 Jun 2022
  • visibility 442
  • comment 0 komentar

Senja adalah waktu paling di tunggu. Selain pulang ke rumah, tentu ada waktu untuk rehat dan menikmati secangkir kopi. Sebelum kembali menjalani rutinitas harian dengan keluarga. Kedai Kopi adalah tempat tenang sekaligus asyik untuk sekadar melepas penat. Di Kedai kadang sendirian, sering pula dengan perempuan yang saya sayangi; Laberre Coffe menjadi langganan saat ini.

Di sela-sela menikmati cappucino hot, sebagai kopi favorit, saya mendengar sepasang kekasih yang sedang adu kepintaran, masalah hidup dan kehidupan, dan bagaimana membina keluarga harmonis dan romantis. Saya dengan sengaja mendengar apa yang mereka obrolkan, apa yang mereka bicarakan, apa yang mereka debatkan.  Bukan nguping pembicaraan orang; akan tetapi suaranya keras meski tanpa TOA. Bisa jadi sepasang kekasih tersebut berasal dari Pesisir Pantai Utara, yang setiap tahunnya pasti ada berita kapal terbakar, dan ramai ketika mengutarakan pemikiran terkait kebijakan pemerintah terhadap para nelayan, dan lain sebagainya.

Melihat kejadian seperti itu, saya bertanya pada diri sendiri.  Jika mereka belum menikah kok membahas tempat singgah. Apabila sudah menikah kenapa kelakuannya seperti bocil kekinian, lebih mementingkan ego pribadi daripada kebersamaan. Sepertinya mereka berdua lupa jika menikah membutuhkan kematangan dari segi mental, dan pendewasaan dalam segala hal. Bahasa sederhananya siap lahir dan batin.

“Kenapa kau sering pergi ke utara? Apa kau tak betah tinggal di rumah. Apa kau lupa jika kita sudah menikah? Seharusnya sering bersama, bukan kau di utara saya di selatan. Padahal dulu kita pernah sepakat jika kau akan betah tinggal di selatan. Tapi kenapa belakangan ini kau sering pergi ke utara, meninggalkan perabotan yang kau bawa sendiri.”

Ketika sepasang kekasih tadi membahas perabotan, saya jadi teringat dengan kasus sendok dan perabotan rumah tangga dari gedung DPR yang dibawa pulang ke rumah oleh Roy Suryo beberapa tahun yang lalu. Dan dari obrolan itu, saya dapat menyimpulkan apabila mereka adalah sepasang suami istri yang sedang dilanda kemelut carut marut, perihal tempat tinggal.

Seharusnya, apabila sudah mengikrarkan diri dengan jalinan pernikahan, tentu ego pribadi harus ditiadakan. Harus di kekang. Semua keputusan harus lewat dialog bersama bukan lagi keputusan sepihak. Sebab pernikahan itu, bukan menyatukan dua insan manusia, akan tetapi memadukan keluarga besar yang berbeda dari segi karakter, cara pandang dan cara berfikir. Kepentingan bersama lebih utama daripada kepentingan pribadi.

Selain itu, jika kedua sejoli yang berselisih di kedai kopi tadi adalah anak dari keluarga yang terpandang dimasyarakat, tentu akan menjadi berita yang hangat dan viral dari rumah ke rumah. Dari warung ke warung, hingga mulut ke mulut. (Niam At Majha)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 206 Mahasiswa Akan Dilepas untuk Mengabdi Kepada Masyarakat

    206 Mahasiswa Akan Dilepas untuk Mengabdi Kepada Masyarakat

    • calendar_month Jum, 19 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 504
    • 0Komentar

    PATI-Pengabdian merupakan salah satu tugas utama mahasiswa. Sebab, mahasiswa tidak hanya berkecimpung di dunia akademik saja nantinya. Sebagai agen perubahan, skill bersosialisasi wajib dimiliki oleh segenap mahasiswa guna menyerap aspirasi dan membangun komunikasi yang baik dengan seluruh elemen masyarakat. Pembekalan KKN Mahasiswa di Aula lantai 2 IPMAFA  Oleh sebab itu, pengabdian masyarakat perlu dilakukan sebagai […]

  • PENGEMBANGAN PEMIKIRAN ASWAJA NAHDLIYAH

    PENGEMBANGAN PEMIKIRAN ASWAJA NAHDLIYAH

    • calendar_month Sel, 27 Okt 2015
    • account_circle admin
    • visibility 440
    • 0Komentar

    Karakteristik komunitas NU adalah menjadikan Ahlussunnah wal jama’ah (aswaja) sebagai paham keagamaan yang mempengaruhi seluruh aspek kehidupan. Secara simplistik, aswaja mempunyai tiga dimensti, yaitu dalam aqidah mengikuti salah satu dari Imam Abu Hasan al-Asy’ari dan Imam Abu Mansur al-Maturidi, dalam syari’ah mengikuti salah satu dari empat mazhab, yaitu mazhab Hanafi, Maliki, Syafi’i, dan Hanbali, dalam […]

  • Islam Nusantara Di-Bahtsul Masail-kan

    Islam Nusantara Di-Bahtsul Masail-kan

    • calendar_month Jum, 20 Nov 2015
    • account_circle admin
    • visibility 413
    • 0Komentar

    Majlis Wakil Cabang (MWC) NU Kecamatan Trangkil Pati mengadakan bahtsul masail atau forum kajian keagamaan yang mengkaji tentang Islam Nusantara di Masjid Al-Huda desa Pasucen Trangkil Pati kemarin. Bahtsul Masail ini dipimpin oleh KH. Abdul Madjid selaku Wakil Rais Syuriyah MWCNU Trangkil. Peserta terdiri dari para kiai utusan ranting se-Kecamatan Trangkil. Pengurus MWCNU Trangkil, Ranting […]

  • PCNU-PATI

    Pj Bupati Hadiri Pelajar NU Pati Bersholawat

    • calendar_month Kam, 9 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 409
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- PATI – Penjabat (Pj) Bupati Pati Henggar Budi Anggoro menghadiri acara Pelajar NU Pati Bersholawat di halaman Gedung PCNU Kabupaten Pati, Rabu (8/3/2023). Acara tersebut digelar dalam rangka peringatan Harlah IPNU ke-69 dan IPPNU ke-68. Dalam kesempatan itu, Pj Bupati Pati berpesan kepada para pengurus dan kader IPNU IPPNU dapat menjalin komunilasi yang baik […]

  • LPBI NU Gelontorkan 4 Ton Minyak Goreng untuk Warga Miskin

    LPBI NU Pati Gelontorkan 2,5 Ton Minyak Goreng untuk Warga

    • calendar_month Sel, 5 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 360
    • 0Komentar

    PATI – Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim (LPBI) Nahdlatul Ulama Kabupaten Pati menyelenggarakan aksi bhakti sosial pasar murah. Kegiatan semacam ini sebenarnya telah menjadi agenda rutin LPBI NU Pati. Setidaknya, selama empat tahun terakhir ini, Lembaga NU yang menangani bencana alam ini telah menjalankan misi bagi-bagi sembako. Agenda ini, menurut Imam Rifai, ketua LPBI […]

  • PCNU- PATI

    Keistimewaan Puasa Tarwiyah dan Arafah di Bulan Dzulhijjah

    • calendar_month Jum, 8 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 426
    • 0Komentar

    Bulan Dzulhijjah adalah bulan di mana umat muslim di dunia diwajibkan untuk menunaikan ibadah haji bagi yang mampu. Karena ibadah haji merupakan salah satu bentuk rukun Islam yang ke lima, sehingga bagi umat muslim yang mampu dan sudah memenuhi syarat diwajibkan untuk menjalankan ibadah haji tersebut. Sedangkan bagi umat muslim yang tidak mampu dalam melaksanakan […]

expand_less