Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pustaka » Serba Serbi Cinta

Serba Serbi Cinta

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 28 Agu 2017
  • visibility 455
  • comment 0 komentar

Setiap orang mempunyai definisi tersendiri tentang urusan cinta; sebab manusia dilahirkan pun karena cinta, selama kehidupan manusia pasti pernah mengalami apa itu cinta.
Sah-sah saja, cinta memiliki seribu definisi dan setiap orang punya sudut pandang yang berbeda dalam mendefinisikannya.
            Karena kesucian cinta adalah segalanya dalam menjalin sebuah hubungan antara pereempuan dan laki-laki. Dan yang menjadikan cinta kedua insan manusia tersebut tidak suci lagi, karena nafsu lebih dominan.  Maka dari itu, cinta dapat dipetakkan menjadi dua jenis. Cinta suci dan cinta buta.
            Secara garis besar, cinta selalu bermuara pada dua tujuan; kebaikan dan keburukan. Cinta yang bermuara pada kebaikan dinamakan cinta suci, sedangkan cinta yang menghasilkan keburukan dicap sebagai cinta buta (hal. 69), maka cinta suci seperti yang digambarkan Rasullah, Saw. Tentang tujuh golongan yang akan mendapatkan naungan pada hari kiamat.
            Ada tujuh golongan manusia yang akan mendapat  naungan Allah pada hari yang tidak ada naungan, kecuali naungan-Nya. Pertama;Pemimpin yang adil, kedua; Pemuda yang menyibukkan dirinya dengan ibadah kepada Allah, ketiga; seorang yang hatinya selalu terikat pada masjid, keempat;  dua orang yang saling mencintai, berkumpul dan berpisah karena Allah, kelima; seorang lelaki yang diajak zina oleh wanita kaya dan cantik, tapi ia menolaknya sambil berkata”Aku takut kepada Allah,”keenam; seseorang yang bersedekah dengan menyembunyikannya hingga tangan kirinya tidak mengetahui apa yang disedekahkan oleh tangan kanannya, ketujuh; seorang yang berdzikir kepada Allah ketika sendiri hingga melelh air matanya karena menangis. (Shahih Al-Bukhari)
            Melalui tujuh golongan tersebut kita sudah mengetahui mana cinta yang suci dan cinta yang buta. Sebab sejatinya cinta yang kekal abadi itu hanya kepada Allah Swt. Buku ini memberikan pemahaman terhadap kita semua, terutama para remaja apabila cinta dalam pacaran itu bukan memberikan sebuah kebahagiaan melainkan akan menimbukan banyak kesengsaaraan. Buku yang ditulis secara bersama oleh profesor cinta dan di sunting oleh Yadi Saiful Hidayat, Cecep Hasanudin mampu memberikan pesan terhadap pembacanya terutama para kaum remaja. Selamat membaca.
Judul                 : Pacaran Mulu Kapan Putusnya?
Penulis             : Yadi Saiful Hidayat, Cecep Hasanudin
Penerbit           : Mizania
Cetakan           :  I, Juli  2016
Tebal               :  210 hlm
ISBN               : 978-602-418-037-9
Peresensi         :Pujianto

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jangan Mereduksi Kesakralan Tauhid

    Jangan Mereduksi Kesakralan Tauhid

    • calendar_month Kam, 15 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 546
    • 0Komentar

    Foto : NU online Filsafat mengajari tentang beberapa aliran, salah satunya empirisme. Aliran yang mengandalkan empiris-inderawi atau pengalaman langsung sebagai dasar kebenarannya. Contohnya api diakui kalau panas tatkala indera kita terkena api dan terasa benar-benar panas. Kali ini saya tidak akan membahas filsafat, tetapi tentang bagaimana pandangan empiris itu menjadi bagian penting pengambilan keputusan dan […]

  • PCNU-PATI Photo by Mufid Majnun

    Semua akan NU pada Waktunya

    • calendar_month Kam, 15 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 505
    • 0Komentar

    Oleh : Maulana Karim Sholikhin* Dulu, dulu sekali, diceritakan bahwa Imam Syafi’i sudah mengajar di Masjidil Haram sebelum usianya genap 12 tahun. Santrinya bukan anak-anak yang masih belajar a-ba-ta, melainkan para syaikh, pemuka agama. Bukan main! Al kisah, di suatu hari di Bulan Ramadhan, Imam Syafi’i mengajar sejak pagi sampai siang bolong. Saat mencapai tengah […]

  • UPZIS Pucakwangi Dapat Monitoring dari LAZISNU Pati

    UPZIS Pucakwangi Dapat Monitoring dari LAZISNU Pati

    • calendar_month Sab, 29 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 5.840
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Unit Pengelola Zakat, Infak, dan Sedekah (UPZIS) Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Pucakwangi mendapat monitoring dari LAZISNU PCNU Pati, Jumat (28/11/2025). Adapun monitoring ini dilakukan dalam rangka mewujudkan LAZISNU menuju lembaga filantropi terkemuka di Kabupaten Pati. Ketua UPZISNU Pucakwangi, Husaini, menekankan pentingnya monitoring dalam pengelolaan keuangan, terutama zakat, infak, dan sedekah […]

  • Photo by Silas Baisch

    Mengentaskan Kemiskinan Melalui Potensi Lokal

    • calendar_month Jum, 31 Mei 2024
    • account_circle admin
    • visibility 531
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto, MA Menurut Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan pada bulan Maret 2023, persentase penduduk miskin sebesar 9,36 persen, turun 0,21 persen poin dari September 2022 dan 0,18 persen poin dari Maret 2022. Jumlah penduduk miskin pada Maret 2023 adalah 25,90 juta orang, turun 0,46 juta orang dari September 2022 dan 0,26 juta orang […]

  • Photo by Tim Mossholder

    Kodrat dalam Bingkai Gender

    • calendar_month Jum, 17 Mei 2024
    • account_circle admin
    • visibility 448
    • 0Komentar

    Oleh : Inayatun Najikah Hari ini jadwal saya menulis. Rasa malas akibat kurang nyamannya perasaan sejak tadi malam membuat saya kurang bersemangat merangkai kata. Jadi mohon dimaklumi jika anda membaca tulisan ini menemui kejanggalan atau kurang terhubung satu kalimat dengan lainnya. Harap bersabar ini bukan ujian. Dan saya ingin menyampaikan terimakasih jika anda berkenan meluangkan […]

  • Bupati Pati Janji Berikan Dana Hibah Rp 1 Miliar untuk Muslimat NU

    Bupati Pati Janji Berikan Dana Hibah Rp 1 Miliar untuk Muslimat NU

    • calendar_month Ming, 29 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 455
    • 0Komentar

      Bupati Pati Sudewo berjanji untuk memberikan kenaikan dana hibah sepuluh kali lipat dari sebelumnya ke Muslimat NU Kabupaten Pati. Jika sebelumnya Muslimat NU hanya memperoleh Rp 100 juta, kini Bupati menjanjikan Rp 1 miliar. Hal itu disampaikan Bupati Pati Sudewo saat menghadiri acara Khotmil Qur’an dan Istighosah dalam rangka Harlah Muslimat NU ke-79 dan […]

expand_less