Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Celoteh » Doakan Saja, Jangan Pertanyakan

Doakan Saja, Jangan Pertanyakan

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 6 Mei 2022
  • visibility 223
  • comment 0 komentar

Selamat merayakan hari raya Idhul fitri untuk segenap umat Islam. Idhul fitri adalah hari yang ditunggu setelah sebulan penuh melakukan ibadah puasa. Momen hari kemenangan sekali dalam setahun digunakan untuk saling berkunjung ke sanak saudara maupun tetangga untuk saling memaafkan atas segala kesalahan disengaja atau pun tak dan saling mendoakan.

Momen tersebut tak akan lepas dari membicarakan banyak hal. Makanan, fashion, sampai urusan pribadi menjadi perbincangan yang menarik. Saya tergelitik dengan pertanyaan yang hampir setiap tahun tak pernah absen untuk diutarakan. Pertanyaan yang bagi siapapun tak tau apa dan bagaimana menjawabnya. Sebuah pertanyaan mengolok sekaligus menohok. Lebih tepatnya.

Mengapa obrolan seputar privasi orang menjadi bahan empuk untuk terus dibicarakan. Apa karena tak ada pembahasan lain atau karena memang hanya itu yang diketahui. Padahal hampir setiap hari selain Idhul fitri saat berkumpul pembahasannya juga itu saja. Apa tak bosan. Entahlah. Bisa jadi sebab sifat dasar manusia adalah selalu penasaran, maka obrolan terkait orang lain terasa nikmat untuk dibicarakan.

Saat saya berkunjung ke rumah saudara di hari pertama Idhul fitri, hampir setiap rumah yang kami kunjungi menanyakan hal yang sama. Kapan menikah? Mengapa kata kapan begitu sangat menarik untuk dijadikan kata pembuka perbincangan. Barangkali ini bukan hanya terjadi pada saya, karena beberapa teman sebaya yang masih melajang juga bercerita mendapat cecaran pertanyaan itu. Pertanyaan sederhana tapi mengena.

Selain kami yang masih melajang ini, para mama papa yang belum dikaruniai momongan juga turut menjadi sasaran. Kapan punya momongan,atau kapan mau nambah lagi dan seterusnya. Saya heran, horor sekali pertanyaan “kapan” ini. Apakah tak ada kata atau kalimat untuk membuka perbincangan selain kata kapan. Atau barangkali ada pertanyaan yang lainnya. Misal pertanyaan tentang capaian soal karir, prestasi atau yang lainnya.

Sejatinya manusia hanya berusaha, Tuhan yang berkehendak. Bagi kita yang masih melajang maupun yang sudah menikah namun belum dikaruniai anak, bukan berarti kita hanya berdiam diri. Pastinya kita telah berusaha, akan tetapi apalah daya kalau Tuhan belum berkehendak. Menyoal kata “kapan” kaitannya adalah soal waktu. Tunggu dan lihat saja waktu yang akan menjawab. Semestinya momen Idhul fitri ini alangkah eloknya digunakan untuk saling mendoakan bukan mengulik privasi orang.

Dalam Idhul fitri tahun ini; saya meminta maaf atas segala salah dan khilaf baik sengaja maupun tak, pada hari kemenangan ini, alangkah indahnya kita saling mendoakan.

(Inayatun Najikah)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Muludan Bersama Mbak-Mbak Desa Ketanggan, PAC Fatayat Beri Dorongan

    Muludan Bersama Mbak-Mbak Desa Ketanggan, PAC Fatayat Beri Dorongan

    • calendar_month Jum, 14 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 240
    • 0Komentar

    GEMBONG – Pimpinan Ranting Fatayat NU Desa Ketanggan, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati menggelar peringatan maulid Nabi Muhammad SAW, Jumat (14/10) pagi tadi. Kegiatan ini dilaksanakan di Musholla Dukuh Kuwaren, Desa Ketanggan. Dalam agenda tersebut, duo ketua-wakil PAC Fatayat NU Gembong, Munfarichah danYeni Munifah hadir dari awal sampai akhir acara. Munfarichah atau Cika, memberikan sambutan yang […]

  • PCNU-PATI

    Bolak Balik Mundak

    • calendar_month Rab, 21 Sep 2022
    • account_circle admin
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Oleh : Niam At Majha “Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia” Kemarin sore saat saya melakukan perjalanan dari Bumi Mina ke kota Atlas dengan menggunakan travel langganan petugasnya berujar jika tarifnya naik menyesuaikan dengan harga bahan bakar yang sekarang sedang melabung tinggi. Saya hanya diam, mengangguk pertanda saya setuju. Akan tetapi orang yang di sebelah […]

  • PCNU-PATI Photo by Aqwam Jembatan Ilmu

    Puasa dan Literasi

    • calendar_month Sab, 23 Mar 2024
    • account_circle admin
    • visibility 292
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto Bulan Ramadan identik dengan kegiatan pengajian kitab kuning dan tadarus Alquran baik di masjid, mushala, dan di pesantren. Kegiatan ini sudah berlaku sejak dahulu sampai sekarang. Antusias masyarakat juga sangat tinggi, hal ini bisa kita lihat baik di masjid, mushola, dan pesantren semua dipenuhi para jamaah yang ingin mendapatkan berkah di bulan […]

  • PCNU Kabupaten Pati Gelar Halalbihalal

    PCNU Kabupaten Pati Gelar Halalbihalal

    • calendar_month Sen, 8 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 254
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati mengadakan Halalbihalal, Ahad (7/5/2023) siang. Kegiatan itu bertempat di aula kantor PCNU setempat.  Turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya adalah jajaran Syuriah dan Tanfidziyah PCNU Pati, Mustasyar PCNU Pati, Ketua MUI Kabupaten Pati, Rais Syuriah PCNU Pati, perwakilan Lembaga dan Badan Otonom (Banom), hingga seluruh jajaran […]

  • Titipan PCNU untuk Konfercab IPNU-IPPNU

    Titipan PCNU untuk Konfercab IPNU-IPPNU

    • calendar_month Sab, 28 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 234
    • 0Komentar

      K. Yusuf Hasyim (di podium), ketua PCNU Pati sedang memberikan amanah kepada para pelajar NU Pati dalam acara pembukaan Konfercab IPNU-IPPNU Pati tahun 2021 PATI – Dalam sambutannya di pembukaan Konfercab PC IPNU IPPNU Kabupaten Pati, Ketua PC NU Pati, K. Yusuf Hasyim menitipkan tiga amanah kepada seluruh kader. Amanah pertama, K. Yusuf berharap […]

  • Islam Agama Nurani. Photo by Mubashir Ahmet on Unsplash.

    Islam Agama Nurani

    • calendar_month Kam, 29 Jun 2023
    • account_circle admin
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Oleh: Maulana Karim Sholikhin* Malam takbir Idul Qurban mengingatkan pelajaran Fiqih di madrasah tempo dulu. Seorang guru menjelaskan binatang yang sah digunakan qurban, di antaranya, genap usianya dan tidak cacat fisik. Step berikutnya, kalau bisa ya yang jantan, berbadan besar dan lain sebagainya. Intinya, carilah binatang terbaik di kelasnya. Kalau domba ya domba terbaik, kalau […]

expand_less