Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Celoteh » Doakan Saja, Jangan Pertanyakan

Doakan Saja, Jangan Pertanyakan

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 6 Mei 2022
  • visibility 68
  • comment 0 komentar

Selamat merayakan hari raya Idhul fitri untuk segenap umat Islam. Idhul fitri adalah hari yang ditunggu setelah sebulan penuh melakukan ibadah puasa. Momen hari kemenangan sekali dalam setahun digunakan untuk saling berkunjung ke sanak saudara maupun tetangga untuk saling memaafkan atas segala kesalahan disengaja atau pun tak dan saling mendoakan.

Momen tersebut tak akan lepas dari membicarakan banyak hal. Makanan, fashion, sampai urusan pribadi menjadi perbincangan yang menarik. Saya tergelitik dengan pertanyaan yang hampir setiap tahun tak pernah absen untuk diutarakan. Pertanyaan yang bagi siapapun tak tau apa dan bagaimana menjawabnya. Sebuah pertanyaan mengolok sekaligus menohok. Lebih tepatnya.

Mengapa obrolan seputar privasi orang menjadi bahan empuk untuk terus dibicarakan. Apa karena tak ada pembahasan lain atau karena memang hanya itu yang diketahui. Padahal hampir setiap hari selain Idhul fitri saat berkumpul pembahasannya juga itu saja. Apa tak bosan. Entahlah. Bisa jadi sebab sifat dasar manusia adalah selalu penasaran, maka obrolan terkait orang lain terasa nikmat untuk dibicarakan.

Saat saya berkunjung ke rumah saudara di hari pertama Idhul fitri, hampir setiap rumah yang kami kunjungi menanyakan hal yang sama. Kapan menikah? Mengapa kata kapan begitu sangat menarik untuk dijadikan kata pembuka perbincangan. Barangkali ini bukan hanya terjadi pada saya, karena beberapa teman sebaya yang masih melajang juga bercerita mendapat cecaran pertanyaan itu. Pertanyaan sederhana tapi mengena.

Selain kami yang masih melajang ini, para mama papa yang belum dikaruniai momongan juga turut menjadi sasaran. Kapan punya momongan,atau kapan mau nambah lagi dan seterusnya. Saya heran, horor sekali pertanyaan “kapan” ini. Apakah tak ada kata atau kalimat untuk membuka perbincangan selain kata kapan. Atau barangkali ada pertanyaan yang lainnya. Misal pertanyaan tentang capaian soal karir, prestasi atau yang lainnya.

Sejatinya manusia hanya berusaha, Tuhan yang berkehendak. Bagi kita yang masih melajang maupun yang sudah menikah namun belum dikaruniai anak, bukan berarti kita hanya berdiam diri. Pastinya kita telah berusaha, akan tetapi apalah daya kalau Tuhan belum berkehendak. Menyoal kata “kapan” kaitannya adalah soal waktu. Tunggu dan lihat saja waktu yang akan menjawab. Semestinya momen Idhul fitri ini alangkah eloknya digunakan untuk saling mendoakan bukan mengulik privasi orang.

Dalam Idhul fitri tahun ini; saya meminta maaf atas segala salah dan khilaf baik sengaja maupun tak, pada hari kemenangan ini, alangkah indahnya kita saling mendoakan.

(Inayatun Najikah)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    Habis Gelap Terbitlah Terang

    • calendar_month Rab, 12 Jul 2023
    • account_circle admin
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Habis Gelap Terbitlah Terang adalah buku kumpulan surat yang ditulis oleh Kartini. Kumpulan surat tersebut dibukukan oleh J.H. Abendanon dengan judul Door Duisternis Tot Licht, sedangkan penerjemahannya (dari versi bahasa Belanda ke bahasa Melayu) pertama kali dilakukan pada 1922 oleh Bagindo Dahlan Abdullah, Zainudin Rasad, Sutan Muhammad Zain, dan Djamaloedin Rasad (mereka menyebut diri Empat Saudara).[1] Proses pengumpulan surat-surat yang pernah dikirimkan […]

  • Gambar Ucapan Selamat Harlah Ke-94 NU

    Gambar Ucapan Selamat Harlah Ke-94 NU

    • calendar_month Kam, 30 Jan 2020
    • account_circle admin
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Besok, 31 Januari 2020, Nahdlatul Ulama genap berusia 94 tahun, menurut penghitungan kalender masehi. Untuk menyemarakkan peringatan hari lahir NU tersebut, admin NU Pati, telah mendesain beberapa gambar ucapan selamat Harlah ke-94 Nahdlatul Ulama. Gambar ucapan Harlah Ke-94 Nahdlatul Ulama tersebut dapat diunduh gratis untuk kemudian diposting dan dikirimkan melalui media sosial semisal facebook, instagram, […]

  • PCNU-PATI

    Peraturan Organisasi Nahdlatul Ulama

    • calendar_month Ming, 4 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Bahwa anggota adalah unsur penting dalamorganisasi dan sebuah organisasi tidakakan berjalan jika tidak ada anggotanya;b. Bahwa untuk menjadikan organisasiberjalan secara baik danberkesinambungan maka diperlukanpengaturan yang jelas mengenai anggota,sehingga anggota organisasi dapat denganefektif menjalankan kegiatannya;c. Bahwa Peraturan Pengurus Besar NahdlatulUlama tentang tata cara penerimaan danpemberhentian anggota yang ada sudahtidak memadai lagi

  • Warga Hidupkan Tradisi Barikan guna Hentikan Covid-19

    Warga Hidupkan Tradisi Barikan guna Hentikan Covid-19

    • calendar_month Jum, 2 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Warga Dukuh Sentul Melaksanakan Tradisi Barikan Kamis (1/7) malam. Acara ini ditujukan untuk tolak balak, terutama Covid-19 GEMBONG-Sudah setahun lebih, warga dunia hidup berdampingan dengan Virus Corona. Tidak terkecuali warga Jawa Tengah. Merebaknya kasus Covid-19 di Kabupaten Pati, membuat beberapa elemen masyarakat berupaya maksimal untuk menghentikan laju penularan virus ini.  Mulai usaha lahiriyah seperti mengenakan […]

  • Akademi Pendidikan Da’I  Nusantara

    Akademi Pendidikan Da’I Nusantara

    • calendar_month Kam, 3 Des 2015
    • account_circle admin
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Persatuan Guru Nahdlatul Ulama Pati (Pergunu) dalam waktu dekat akan mengadakan Akademi Pendidikan Da’i Nusantara hal tersebut dilakukan agar supaya menemukan Da’i-Da’i yang berbakat atau pun bakat menjadi Da’i belum terasah. Karena warga Nahliyin Pati khususnya  untuk saat ini telah kekurangan Da’i yang sesuai dengan faham ahlussunah waljamaah dan  fenomena sekarang yang terjadi sebagian Da’i […]

  • Photo by Andrew varnum

    Pluralisme sebagai Pilar Kerukunan

    • calendar_month Sab, 11 Mei 2024
    • account_circle admin
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto, MA Dalam tataran empiris, kerukunan antar-umat beragama di Indonesia sudah mulai kelihatan progres perkembangnya dalam kehidupan sosial-kemasyarakatan. Hal ini tidak lepas dari peran dari elemen masyarakat, lebih-lebih saat Gus Dur menjabat sebagai presiden. Dimana, beliau selalu memberikan contoh sikap yang menjunjung tinggi keadilan dan menghargai kemajemukan tanpa membedakan, agama,ras, etnik, adat-istiadat, dan […]

expand_less