Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » PCNU Pati Tegaskan 11 Organisasi Ini Bukan Bagian dari Perangkat Perkumpulan NU

PCNU Pati Tegaskan 11 Organisasi Ini Bukan Bagian dari Perangkat Perkumpulan NU

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 11 Feb 2025
  • visibility 644
  • comment 0 komentar

 

Pcnupati.or.id -Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati, KH. Yusuf Hasyim, mengungkapkan bahwa belakangan ini banyak organisasi yang mengaku sebagai bagian dari NU. Namun, ia menegaskan bahwa terdapat 11 organisasi yang tidak termasuk dalam struktur atau perangkat Perkumpulan NU, berdasarkan Surat Edaran (SE) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Nomor: 3391/PB.01/A.II.10.44/99/01/2025 pada 7 Januari 2025.

Adapun 11 entitas perkumpulan, organisasi, dan/atau yayasan yang dimaksud adalah Santri Tani Nahdlatul Ulama (Santan NU), Himpunan Advokat Nahdlatul Ulama (HIMANU), Himpunan Pengusaha Nahdliyin (HPN), Yayasan Rumah Sedekah Nahdlatul Ulama/Ummat (Rumah Sedekah NU), Perkumpulan Insyinyur Nahdliyin Nusantara (PINNU), Himpunan Sekolah-Madrasah Islam Nusantara (HISMINU), Lajnah Dakwah Islam Nusantara (LADISNU) Perkumpulan Penggerak Pemakmuran Masjid Indonesia (P2MI), Perkumpulan Ahlit Thoriqoh Al-Mu’tabaroh Al-Nahdliyyah (PATMAN), Perjuangan Walisongo Indonesia/Laskar Sabilillah (PWI-LS), dan organisasi lainnya yang tidak tercantum di dalam Anggaran Rumah Tangga Nahdlatul Ulama.

Dalam SE yang dikeluarkan PBNU, dijelaskan bahwa Pengurus Besar Nahdlatul Ulama menghargai hak setiap orang/warga negara atas kebebasan berserikat, berkumpul, dan mengeluarkan pendapat sebagaimana dijamin oleh konstitusi. Namun demikian, tidak semua orang berhak mendirikan perserikatan atau perkumpulan yang mengatasnamakan, mengaku dan/atau menisbatkan diri sebagai bagian dari Perkumpulan/Jam’iyah Nahdlatul Ulama.

Disebutkan pula, bahwa Perangkat Perkumpulan Nahdlatul Ulama adalah Lembaga dan Badan Otonom sebagaimana telah diatur dalam Pasal 16, 17 dan 18 Anggaran Rumah Tangga Nahdlatul Ulama.

Dengan itu, sehubungan dengan pendirian entitas perkumpulan, organisasi dan/atau yayasan yang mengaku dan/atau menisbatkan diri sebagai bagian dari Perkumpulan/Jam’iyah Nahdlatul Ulama yang semakin marak belakangan ini, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama menegaskan bahwa entitas organisasi sebagaimana disebutkan bukan merupakan organ struktural dan/atau bagian dari Perangkat Perkumpulan Nahdlatul Ulama.

Kiai Yusuf Hasyim pun meminta agar seluruh struktur NU, lembaga, dan banom NU bisa mempedomani Surat Edaran PBNU.

“Sehingga jika ada entitas, kelompok, yayasan atau organisasi yang diluar lembaga resmi NU atau badan otonom NU yang mengatasnamakan NU atau menggunakan lambang dan logo NU, bisa ditegur,” jelas dia. (Angga/LTN).

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    Seni Perebutan Kepentingan

    • calendar_month Rab, 17 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 445
    • 0Komentar

    Oleh : Niam At Majha Belakang ini; di berbagai tempat seperti warung kopi, cafe, dan restoran-restoran lama saji. Banyak yang membicarakan, mendiskusikan, diopinikan perihal perayaan tahun depan. Pergantian pemimpin, siklus lima tahunan untuk melanjutkan estafet tentang perubahan baik dari segi keluarga dan negara. Kondisi demikian tak dapat terelakan, karena lima tahunan pergantian dan setiap orang […]

  • LP Maarif NU Jateng adakan Seminar Kerukunan Umat Beragama

    LP Maarif NU Jateng adakan Seminar Kerukunan Umat Beragama

    • calendar_month Ming, 8 Des 2024
    • account_circle admin
    • visibility 553
    • 0Komentar

    Semarang – Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah bekerjasama dengan Pusat Kerukunan Umat Beragama Kementerian Agama RI menggelar Seminar Kerukunan Pelajar/Mahasiswa Lintas Agama bertajuk “Harmoni dalam Keberagaman” yang bertempat di Universitas Wahid Hasyim Semarang pada Sabtu, 7 Desember 2024. Dalam acara ini dihadiri oleh Rektor Unwahas Prof. Dr. H. Mudzakir Ali, Sekretaris LP […]

  • Seminar Kesehatan PC Fatayat NU

    Seminar Kesehatan PC Fatayat NU

    • calendar_month Jum, 20 Okt 2017
    • account_circle admin
    • visibility 582
    • 0Komentar

    Pati. Bertempat di Pendopo Kabupaten Pati, jajaran Pengurus Cabang Fatayat Nahdlatul Ulama Pati mengadakan seminar kesehatan, 3/9 kemarin. Kegiatan yang dibuka oleh Bupati Pati H. Haryanto. SH, MM, M.Si, dengan mengundang 21 PAC Fatayat  se Kabupaten Pati kurang lebihnya peserta sebanyak 450 orang, dengan menghadirkan narasumber  BALKESMAS Pati dr. Aviani Tri Tanti Venusia, MM kepala […]

  • LP Maarif Pati Menaruh Harapan Pada Peserta Porsema di Kebumen

    LP Maarif Pati Menaruh Harapan Pada Peserta Porsema di Kebumen

    • calendar_month Kam, 28 Mei 2015
    • account_circle admin
    • visibility 462
    • 0Komentar

    Warta Maarif. Kamis, 28 Mei 2015 di halaman Kantor PCNU Pati telah berlangsung acara pemberangkatan peserta Porsema yang akan di adakan di Kebumen Jawa Tengah. Para Kontingen Porsema NU IX Olimpiade Sains & Ke-NU-AN OSK LP Maarif Se-Jawa Tengah. “Saya selaku ketua LP Maarif Pati menaruh harapan besar pada kalian semua, setidaknya kalian semua mampu […]

  • PCNU-PATI

    Pesantren sebagai Center of  Parenting Anak

    • calendar_month Sab, 15 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 423
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto Dari dulu sampai sekarang pondok pesantren (ponpes) identik disebut sebagai pendidikan keagamaan. Karena dalam kegiatan sehari-hari muatan kitab kuning selalu diberikan kepada para santri. Sehingga ponpes disebut sebagai pendidikan kultural yang masih eksis dalam membina karakter santri. Di dalam ponpes para santri pada umumnya akan mendapatkan pola asuh (parenting) yang diampu langsung […]

  • PCNU-PATI

    Membaca Nurcholis Majid

    • calendar_month Kam, 1 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 458
    • 0Komentar

    Namun, Cak Nur juga memberikan pertanyaan tentang sampai manakah mahasiswa di dalam mempertahankan idealisme nya tersebut? Apakah hanya sampai pada saat menjadi mahasiswa aktif? Atau bahkan sampai pada saat mereka sudah menjadi bagian daripada pemerintah itu sendiri? Cak Nur mulai mengkhawatirkan pertanyaan tersebut akan terjawab dengan kenyataan bahwa mahasiswa akan berhenti idealis apabila sudah menjadi bagian daripada pemimpin […]

expand_less