Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Celoteh » Melihat dengan Cinta

Melihat dengan Cinta

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 8 Jul 2022
  • visibility 474
  • comment 0 komentar

Beberapa hari yang lalu saat saya pulang dari bekerja, ada notifikasi pesan whatsapp masuk. Sejenak saya diamkan karena harus mandi dan lainnya. Setelah agak luang, saya mencoba membuka pesan tersebut. Ternyata dari bulek (adiknya bapak) yang mengirimkan sebuah video.

Dalam video tersebut memperlihatkan seorang mubaligh tengah memberikan ceramah berupa nasihat agar tak menyimpan dendam sebab sakit hati. Saya mengamini apa yang disampaikan sang mubaligh tersebut. Kita sebagai manusia pasti pernah merasakan sakit hati. Entah karena cinta yang bertepuk sebelah tangan, didzolimi oleh orang-orang yang ingin mendapat jabatan atau karena dipaksa menurut perintah orang tua atau karena hal lainnya. 

Sakit hati adalah sebuah penyakit. Jika dibiarkan maka akan menggerogoti hati yang dapat menimbulkan rasa benci dan berkembang menjadi sebuah dendam. Saat sedang mengalami sakit hati, maka yang patut kita lakukan adalah menerima keadaan se-apa adanya dan belajar ikhlas serta legowo. Jika kita tak menyadari hal ini, maka yang terjadi adalah sengsara dikemudian hari.

Video yang berdurasi hampir satu menit tersebut, saya simak dengan seksama. Tampaknya materi yang disampaikan akan senantiasa relevan sepanjang masa. Penyebab sakit hati adalah kepercayaan yang terlalu tinggi akan angan yang kita ciptakan sendiri. Cobalah mengerti dan memahami bahwa manusia tercipta dengan berbagai macam rupa, karakter, dan kepribadian.

Saya teringat sebuah cerita. Waktu itu ibu tengah menasihati saudara saya yang beberapa hari terakhir ini menginap di rumah. Tak hanya ibu, paman, nenek semua ikut terlibat memberikan nasihat. Karena sudah jenuh dengan laporan tetangga tentang kelakuan saudara saya ini. Tampaknya nasihat yang diberikan hanyalah dianggap semacam angin semata. Masuk telinga kanan keluar telinga kiri. Sebab saking seringnya nasihat yang diutarakan, namun tindakan tak juga kunjung ada perubahan.

Diwaktu yang lain, ibu tengah berbicara saat saya dan adik tengah bersantai didepan televisi. Ibu bercerita panjang lebar tentang kenakalan-kenakalan yang dibuat oleh saudara kami tersebut. Meski menurut saya kenakalannya terlihat biasa saja, seperti pulang larut malam, sering menongkrong di warung kopi, tapi hal itu membuat ibu dan keluarga yang lain merasa tak nyaman sebab saban hari selalu ada tetangga yang melapor.

“Orang kalau sudah membenci sesuatu, sampai kapanpun akan tetap seperti itu. Tak ada kebaikan dalam pandangan orang yang membenci.”

Kurang lebih begitu terjemahan apa yang diucapkan adik. Jelas saya kagum padanya. Dia yang baru menginjak usia anak belas tahun sudah pandai dan lantang berucap seperti itu.

Terakhir yang ingin saya sampaikan adalah pandanglah sesuatu dari kacamata cinta. Menyadari bahwa sakit hati adalah sebuah penyakit, maka untuk menyembuhkannya adalah dengan diobati. Saat sedang membenci sesuatu, usahakan hanya sementara waktu. Jangan biarkan berlarut-larut. (Inayatun Najikah)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI Photo by Alexandros Giannakakis

    3 Langkah Mengenali Diri Sendiri

    • calendar_month Sel, 20 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 446
    • 0Komentar

    Oleh : Angga Saputra Mengenali diri sendiri itu sangat penting. Namun kadang kala hal itu justru diabaikan. Kita justru lebih sering memahami sifat orang lain ketimbang diri kita sendiri. Lalu bagaimana cara memahami dan mengenali diri sendiri? Ada beberapa cara mengenal diri sendiri yang bisa kalian coba. 1. Tulis di buku catatan harian Kalian bisa […]

  • Wujud Nyata Nasionalisme NU

    Wujud Nyata Nasionalisme NU

    • calendar_month Jum, 2 Jan 2015
    • account_circle admin
    • visibility 524
    • 0Komentar

    Resensi Buku. NU adalah orgnasasai sosial keagamaan yang secara doktrinal menganut paham Aswaja (Ahlu sl-Sunnah wa al-Jama’ah). Menurut KH. Ahmad Syidiq, hakika Aswaja adalah ajaran Islam murni sebagaimana diajarkan dan diamalkan Rasulallah SAW, dan para sahabat. KH. Ahmad Syidiq melihat Aswaja adalah esensi ajaran Islam. Dalam pemahaman seperti ini, Aswaja merupakan esensi Islam yang bersifat […]

  • Ribuan Mustahik di Pati Mendapat Modal Usaha dari Baznas Jateng

    Ribuan Mustahik di Pati Mendapat Modal Usaha dari Baznas Jateng

    • calendar_month Sab, 28 Des 2024
    • account_circle admin
    • visibility 638
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Sebanyak 3.500 mustahik dari Kabupaten Pati dan Rembang, diberi modal usaha oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Jawa Tengah. Ketua Baznas Jateng, KH Ahmad Daroji, menyampaikan bahwa program ini bertujuan untuk mengoptimalkan potensi ZIS dalam meningkatkan taraf hidup mustahik melalui pengembangan usaha produktif. ”ZIS bukan hanya sebatas kewajiban ibadah, tetapi juga solusi […]

  • Halal Center INISNU Temanggung Raih Dua Penghargaan Nasional di Rakornas BPJPH 2026

    Halal Center INISNU Temanggung Raih Dua Penghargaan Nasional di Rakornas BPJPH 2026

    • calendar_month Rab, 4 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 8.436
    • 0Komentar

    ‎ ‎JAKARTA – Halal Center Institut Islam Nahdlatul Ulama (Inisnu) Temanggung sukses mengukir prestasi gemilang di tingkat nasional. Dalam ajang Rapat Koordinasi Nasional Pendamping Proses Produk Halal (Rakornas LP3H) yang diselenggarakan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) di Hotel Grand Mercure Jakarta KeKemayoran pada 2–4 Februari 2026, lembaga ini berhasil memboyong dua penghargaan sekaligus. […]

  • Sakoma NU PWNU Jawa Tengah Siap Gelar Musda II

    Sakoma NU PWNU Jawa Tengah Siap Gelar Musda II

    • calendar_month Kam, 24 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 486
    • 0Komentar

      Semarang – Dalam rangka menyambung Musyawarah Darah (Musda) II, Satuan Komunitas Pramuka Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah melaksanakan kegiatan Pra Musda yang digelar pada Rabu malam (23/10/2024) secara virtual melalui Zoom Meeting. Kegiatan Pra Musda II ini diawali dengan pembukaan, tahlil, lagu Indonesia Raya dan Hime Pramuka, dilanjutkan sambutan sekaligus membuka acara Pra Musda […]

  • Keterangan foto: Anis Sholeh Ba’asyin dan KH. A. Nawawi Cholil dalam NgAllah Suluk Maleman “Kita, Agama, Kuasa” yang digelar di Rumah Adab Indonesia Mulia, Sabtu (23/5).

    Suluk Maleman, Menyoal Kita, Agama dan Kuasa

    • calendar_month Ming, 24 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 15.337
    • 0Komentar

    Penyalahgunaan relasi kuasa patut menjadi bahan perenungan yang serius. Keberadaan ilmu tentu menjadi penting untuk mencegah persoalan itu terjadi di tengah carut marut saat ini. Persoalan itu menjadi bahasan dalam Ngaji NgAllah Suluk Maleman yang digelar di Rumah Adab Indonesia Mulia pada Sabtu (23/5) malam. Anis Sholeh Ba’asyin menyebut kasus dugaan pelecehan santriwati di Pati […]

expand_less