Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Celoteh » Melihat dengan Cinta

Melihat dengan Cinta

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 8 Jul 2022
  • visibility 325
  • comment 0 komentar

Beberapa hari yang lalu saat saya pulang dari bekerja, ada notifikasi pesan whatsapp masuk. Sejenak saya diamkan karena harus mandi dan lainnya. Setelah agak luang, saya mencoba membuka pesan tersebut. Ternyata dari bulek (adiknya bapak) yang mengirimkan sebuah video.

Dalam video tersebut memperlihatkan seorang mubaligh tengah memberikan ceramah berupa nasihat agar tak menyimpan dendam sebab sakit hati. Saya mengamini apa yang disampaikan sang mubaligh tersebut. Kita sebagai manusia pasti pernah merasakan sakit hati. Entah karena cinta yang bertepuk sebelah tangan, didzolimi oleh orang-orang yang ingin mendapat jabatan atau karena dipaksa menurut perintah orang tua atau karena hal lainnya. 

Sakit hati adalah sebuah penyakit. Jika dibiarkan maka akan menggerogoti hati yang dapat menimbulkan rasa benci dan berkembang menjadi sebuah dendam. Saat sedang mengalami sakit hati, maka yang patut kita lakukan adalah menerima keadaan se-apa adanya dan belajar ikhlas serta legowo. Jika kita tak menyadari hal ini, maka yang terjadi adalah sengsara dikemudian hari.

Video yang berdurasi hampir satu menit tersebut, saya simak dengan seksama. Tampaknya materi yang disampaikan akan senantiasa relevan sepanjang masa. Penyebab sakit hati adalah kepercayaan yang terlalu tinggi akan angan yang kita ciptakan sendiri. Cobalah mengerti dan memahami bahwa manusia tercipta dengan berbagai macam rupa, karakter, dan kepribadian.

Saya teringat sebuah cerita. Waktu itu ibu tengah menasihati saudara saya yang beberapa hari terakhir ini menginap di rumah. Tak hanya ibu, paman, nenek semua ikut terlibat memberikan nasihat. Karena sudah jenuh dengan laporan tetangga tentang kelakuan saudara saya ini. Tampaknya nasihat yang diberikan hanyalah dianggap semacam angin semata. Masuk telinga kanan keluar telinga kiri. Sebab saking seringnya nasihat yang diutarakan, namun tindakan tak juga kunjung ada perubahan.

Diwaktu yang lain, ibu tengah berbicara saat saya dan adik tengah bersantai didepan televisi. Ibu bercerita panjang lebar tentang kenakalan-kenakalan yang dibuat oleh saudara kami tersebut. Meski menurut saya kenakalannya terlihat biasa saja, seperti pulang larut malam, sering menongkrong di warung kopi, tapi hal itu membuat ibu dan keluarga yang lain merasa tak nyaman sebab saban hari selalu ada tetangga yang melapor.

“Orang kalau sudah membenci sesuatu, sampai kapanpun akan tetap seperti itu. Tak ada kebaikan dalam pandangan orang yang membenci.”

Kurang lebih begitu terjemahan apa yang diucapkan adik. Jelas saya kagum padanya. Dia yang baru menginjak usia anak belas tahun sudah pandai dan lantang berucap seperti itu.

Terakhir yang ingin saya sampaikan adalah pandanglah sesuatu dari kacamata cinta. Menyadari bahwa sakit hati adalah sebuah penyakit, maka untuk menyembuhkannya adalah dengan diobati. Saat sedang membenci sesuatu, usahakan hanya sementara waktu. Jangan biarkan berlarut-larut. (Inayatun Najikah)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pendidikan Responsif Gender

    Pendidikan Responsif Gender

    • calendar_month Jum, 30 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 292
    • 0Komentar

     Oleh : Sulistiani* Gender merupakan perlabelan atas laki-laki dan perempuan. Kontruksi ini tidak lagi membedakan laki-laki dan perempuan atas perbedaan seks yang dimiliki. Secara mendasar gender berbeda dari jenis kelamin biologis. Jenis kelamin biologis merupakan pemberian, kita dilahirkan sebagai seorang laki-laki atau seorang perempuan. Seperti halnya yang di kemukakan Hartian Silawati dalam buku Gender & […]

  • PCNU-PATI Photo by Mufid Majnun

    NU dan Gagasan Islam Nusantara

    • calendar_month Sab, 22 Jul 2023
    • account_circle admin
    • visibility 329
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto, MA Pemahaman keagamaan merupakan bentuk laku kesadaran manusia dalam beragama. Cara manusia memahami agama senantiasa akan mengalami hambatan jika ia tidak mampu menangkap pesan-pesan Tuhan (al-murâd al-ilâhiy) yang tersirat dalam setiap sendi ajaran agama.  Jika Islam memiliki daya vitalitas yang tinggi, maka upaya revitalisasi pemahaman keagamaan merupakan sebuah keniscayaan. Hal inilah yang […]

  • PBNU Mantabkan Agenda Harlah ke-102 Nahdlatul Ulama

    PBNU Mantabkan Agenda Harlah ke-102 Nahdlatul Ulama

    • calendar_month Sel, 7 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 429
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id – Runtutan resepsi peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Nahdlatul Ulama versi hijriah telah digagas oleh PBNU. Pada tahun 2025 Masehi yang bertepatan dengan 1446 Hijriyah ini, NU genap berusia 102 tahun. “Sesuai AD ART NU pasal satu, NU lahir 16 Rajab,” ungkap Nur Hidayat, Panitia HUT NU ke-102. Pada tahun ini, secara kebetulan, 16 […]

  • PCNU-PATI Photo by Molly Blackbird

    Selamat Hari Perempuan Internasional

    • calendar_month Jum, 10 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 292
    • 0Komentar

    Oleh : Inayatun Najikah Dua hari yang lalu kita baru saja merayakan hari perempuan internasional atau IWD. Tentu kita semua tahu bahwa sejarah adanya perayaan tersebut adalah sebab untuk memperjuangkan hak-hak perempuan. Namun faktanya sampai saat ini masih banyak kita jumpai hak-hak perempuan yang belum dipenuhi. Pada beberapa hari yang lalu, saya mendengarkan diskusi mbak […]

  • Antisipasi Banjir, LPBI-NU Ajak Warga Ikuti Sosialisasi Biopori

    Antisipasi Banjir, LPBI-NU Ajak Warga Ikuti Sosialisasi Biopori

    • calendar_month Jum, 3 Jan 2020
    • account_circle admin
    • visibility 258
    • 0Komentar

    PATI-Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBI-NU) Kabupaten Pati memiliki cara tersendiri untuk mengantisipasi musim penghujan ini. Edi Fitrianto, salah satu staf di LPBINU Pati menyatakan bahwa di musim hujan, potensi bencana semakin besar. Oleh sebab itu, perlu diadakan tindakan preventif serta respon yang harus dilakukan ketika terjadi bencana. Flyer Sosialisasi Biopori yang […]

  • Harapkan Ketua IPPNU Terpilih Istiqomah Kawal Pimpinan di Bawah

    Munajat Ketua IPPNU: Semoga yang Terpilih Bisa Istiqomah Kawal Pimpinan di Bawah

    • calendar_month Ming, 17 Sep 2023
    • account_circle admin
    • visibility 341
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id – Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PC IPPNU) Kabupaten Pati Periode 2019-2023 akhirnya memasuki masa purna. Ketua IPPNU Melisa Yusrina mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus atas pengabdiannya selama satu periode. “Saya juga minta maaf kepada seluruh pelajar NU se-Kabupaten Pati jika ada kekurangan selama kepemimpinan kami,” katanya, di sela-sela Konferensi PC […]

expand_less