Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » PCNU Pati: Takbir Keliling Pakai Sound Horeg Melenceng dari Nilai Islam

PCNU Pati: Takbir Keliling Pakai Sound Horeg Melenceng dari Nilai Islam

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 15 Mar 2026
  • visibility 10.106
  • comment 0 komentar

 

Pati – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati tak sepakat dengan peraturan yang memperbolehkan takbiran keliling menggunakan sound horeg. Mereka menilai hal tersebut sudah melenceng dengan tradisi dan nilai IsIam.

PKetua PCNU Pati, Yusuf Hasyim, menjelaskan esensi takbir keliling di malam Idulfitri yakni mengagungkan asma Allah. Bukan untuk hura-hura atau bersenang-senang di tengah publik yang berpotensi menimbulkan gangguan di masyarakat.

Menurut dia, takbiran sebaiknya dilaksanakan secara khidmat di masjid maupun musala bersama masyarakat dan takmir setempat. Jika tetap ingin menggelar takbir keliling, kegiatan tersebut diharapkan cukup dilakukan di lingkungan desa masing-masing agar tidak mengganggu ketertiban umum.

”Esensi takbir itu mengagungkan asma Allah. Jangan sampai makna takbiran kemudian bergeser menjadi kegiatan yang justru keluar dari nilai-nilai ajaran Islam,” ujar Kiai Yusuf.

Ia menilai takbiran pakai sound horeg berpotensi menimbulkan gangguan bagi masyarakat, terutama bagi masyarakat yang lanjut usia (lansia).

”Kalau sound horeg hanya sekadar untuk ramai-ramai atau hura-hura yang malah mengganggu dan menimbulkan madharat, lebih baik dihindari. Takbiran bisa dilakukan dengan suasana syahdu dan khidmat,” katanya.

Selain itu, suara keras dari sound horeg juga berpotensi menimbulkan kerusakan pada bangunan rumah warga. Maka dari itu, semestinya takbir keliling seharusnya tak menggunakan sound horeg.

”Kalau masing-masing di desanya sendiri, saya kira akan lebih tertib dan bisa menjaga kondusivitas,” tambahnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa sebelum Ramadan, organisasi kemasyarakatan keagamaan di Pati telah melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati terkait berbagai isu sosial, termasuk pelaksanaan takbiran.

Dalam pertemuan tersebut, organisasi seperti Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah sepakat mengusulkan agar pemerintah mengeluarkan surat edaran yang mengatur pelaksanaan takbir keliling.

Usulan tersebut antara lain berisi pembatasan takbiran di desa masing-masing serta imbauan untuk tidak menggunakan sound horeg. Namun sayangnya, Pemkab Pati belum ditindaklanjuti dengan penertiban surat edaran.

”Pembahasan itu sudah ada sebelum Ramadan dan kita sepakat bersama. Namun sampai sekarang kita masih menunggu edarannya dari pemerintah daerah,” tandas dia.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengurus IKA PMII Pati Gelar Rapat Kerja, Ketua PCNU Ingatkan 3M

    Pengurus IKA PMII Pati Gelar Rapat Kerja, Ketua PCNU Ingatkan 3M

    • calendar_month Ming, 27 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 381
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Pengurus Cabang Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) Kabupaten Pati periode 2025-2030 menggelar pelantikan sekaligus rapat kerja, pada Minggu (27/4/2025) sore. Kegiatan itu berlangsung di Joglo Pergerakan Sahabat Muslihan, Desa Tegalharjo, Kecamatan Trangkil. Para pengurus dilantik langsung oleh Bendahara Umum Pengurus Wilayah IKA PMII Jawa Tengah, M. Mahbub Zaki. Pada […]

  • NU Care-LAZISNU Pati Salurkan Program Kambing Bergulir Tahap 2 kepada Warga Slungkep Kayen

    NU Care-LAZISNU Pati Salurkan Program Kambing Bergulir Tahap 2 kepada Warga Slungkep Kayen

    • calendar_month Sab, 24 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 395
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – NU Care-LAZISNU Pati tasarufkan program zakat produktif berupa kambing bergulir tahap ke 2, pada Rabu (21/5/2025). Adapun penerima manfaatnya adalah Moh. Supriyanto, warga desa Slungkep, Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati. Ketua LAZISNU Pati, Edi Kiswanto mengatakan, program kambing bergulir ini disalurkan kepada warga wilayah di UPZIS MWC Kayen. “Karena UPZIS MWC Kayen sudah […]

  • Puasa dari Kecerdasan Buatan

    Puasa dari Kecerdasan Buatan

    • calendar_month Sab, 8 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 700
    • 0Komentar

      Oleh Hamidulloh Ibda*   Seperti tulisan sebelumnya berjudul “Puasa dari Media Sosial”, sebenarnya kecerdasan buatan atau AI pun sama. Apakah AI mengganggu puasa kita? Saya menjawab, jika kecandungan, mbangeti, ya berarti menganggu, dan kita harus berpuasa dari AI. Artinya, puasa itu tidak harus dari sesuatu yang merugikan, ngerusak, tapi memang dari sesuatu yang mengakibatkan […]

  • Pentingnya Kemasan Produk Dalam Pemasaran

    Pentingnya Kemasan Produk Dalam Pemasaran

    • calendar_month Sel, 21 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 351
    • 0Komentar

    Oleh : Aditiya Tri Utami* Branding adalah cara untuk mengenalkan kepada seseorang mengenai identitas terhadap sebuah obyek tertentu. Sehingga saat ini kita berbicara mengenai produk maka branding adalah cara untuk mengenalkan produk kepada konsumen.  Kemasan produk atau packaging produk sangatlah berkaitan erat dengan branding itu sendiri. Jika saat ini anda telah memiliki produk namun belum […]

  • Fatayat Sendangrejo Jalan Kaki Sambil Kumandangkan Takbir

    Fatayat Sendangrejo Jalan Kaki Sambil Kumandangkan Takbir

    • calendar_month Sel, 13 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 393
    • 0Komentar

    TAYU-Takbir kemenangan untuk merayakan Idul Adha berkumandang dimana-mana. Anak-anak hingga lansia mengumandangkannya dengan suka cita. Masing-masing daerah memiliki cara tersendiri untuk menyambut hari raya qurban tersebut. Peserta pawai takbir obor Ranting Fatayat Sendangrejo, Tayu. Di Tayu, ratusan ibu-ibu menggelar takbir obor Sabtu (10/8). Mereka adalah anggota Ranting Fatayat Desa Sendangrejo Kecamatan Tayu, Pati. Rute sejauh […]

  • PCNU-PATI

    Cukuplah Kematian Sebagai Nasihat!

    • calendar_month Sel, 27 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 466
    • 0Komentar

     “Mati Spektakuler” memuat kisah dan serpihan refleksi hidup. Efek yang dirasakan ketika membaca buku tersebut adalah merinding, takut dan sedih. Bukan karena takut akan kematian, melainkan takut akan amal ibadah yang belum mencukupi untuk terhindar dari api neraka dan belum pantas menjadi penghuni surga. Buku ini menjelaskan dengan detail, gamblang dan mampu menggetarkan perasaan “membuka” […]

expand_less