Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Estafet Kepemimpinan Berlanjut, Sri Wahyu Susilowati Resmi Pimpin MTs Ma’arif Sapuran

Estafet Kepemimpinan Berlanjut, Sri Wahyu Susilowati Resmi Pimpin MTs Ma’arif Sapuran

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 1 Agu 2026
  • visibility 17.653
  • comment 0 komentar

WONOSOBO – MTs Ma’arif Sapuran menggelar acara pelantikan Kepala Madrasah baru pada Sabtu (1/8/2026). Dalam prosesi tersebut, Sri Wahyu Susilowati, S.Pd. resmi dilantik sebagai Kepala MTs Ma’arif Sapuran, menggantikan Arif Muchtar, S.E. yang telah menuntaskan masa khidmahnya selama dua periode atau delapan tahun.

Acara berlangsung khidmat dan dihadiri oleh Rois Syuriah MWCNU Sapuran KH. Yahya, Ketua LP Ma’arif NU PCNU Wonosobo Edi Rohani, M.Pd.I., Wakil Sekretaris LP Ma’arif NU PCNU Wonosobo Ismail, M.Pd., Pengawas Kementerian Agama Kabupaten Wonosobo Mukhtarudin, S.Ag., Ketua LP Ma’arif MWCNU Sapuran KH. Khozin, S.Ag. beserta jajaran pengurus, Ketua BP3MNU MTs Ma’arif Sapuran Drs. H. Ludiyanto, M.Pd., seluruh guru, tenaga kependidikan, serta tamu undangan.

Dalam sambutan perpisahannya, Arif Muchtar menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh keluarga besar madrasah atas segala kekurangan selama mengemban amanah sebagai kepala madrasah. Ia juga mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan selama delapan tahun memimpin MTs Ma’arif Sapuran.

“Terima kasih atas kebersamaan dan dukungan semua pihak selama saya berkhidmah. Mohon maaf apabila selama menjalankan amanah masih banyak kekurangan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala MTs Ma’arif Sapuran yang baru, Sri Wahyu Susilowati, memohon doa dan bimbingan dari seluruh keluarga besar madrasah agar mampu menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya.

“Kami mohon bimbingan dan dukungan semua pihak untuk bersama-sama membesarkan MTs Ma’arif Sapuran. Apa yang sudah baik akan kita pertahankan, sedangkan yang masih perlu ditingkatkan akan kita benahi bersama. Mari kita berjuang bersama demi kemajuan madrasah. Semoga Allah SWT meridai setiap ikhtiar kita,” tuturnya.

Dalam tausiyahnya, KH. Yahya menegaskan bahwa MTs Ma’arif merupakan aset strategis Nahdlatul Ulama dalam mencetak kader-kader penerus organisasi dan umat.

“MTs Ma’arif adalah aset kelembagaan NU yang dipersiapkan untuk menggodok kader-kader NU di masa mendatang. Karena itu, madrasah harus terus berkembang dan menjadi kekuatan yang mengokohkan NU di berbagai lini,” tegasnya.

Ia mengingatkan agar seluruh satuan pendidikan di bawah naungan NU tidak melupakan jati dirinya sebagai lembaga Ma’arif.

“Kadang kita lupa bahwa lembaga pendidikan yang kita kelola adalah aset NU. Jangan sampai Ma’arif hanya dianggap sebagai payung administrasi, sementara secara kebijakan tidak memiliki ikatan ideologis dengan NU. Satuan pendidikan Ma’arif harus memiliki komitmen yang kuat terhadap nilai-nilai dan perjuangan Nahdlatul Ulama,” ujarnya.

KH. Yahya juga mengajak seluruh elemen madrasah untuk terus melakukan pengembangan, baik dari sisi kualitas maupun kuantitas.

“Kita tidak boleh jumud dan merasa puas dengan kondisi hari ini. Jangan hanya menggarap kalangan tertentu, tetapi semua lapisan masyarakat harus menjadi sasaran pelayanan pendidikan kita. Harapannya, MTs Ma’arif benar-benar menjadi aset NU yang terus tumbuh dan berkembang,” katanya.

Ia juga mengingatkan bahwa MTs Ma’arif Sapuran merupakan warisan perjuangan para tokoh NU Sapuran yang didirikan pada tahun 1976. Berkat perjuangan panjang tersebut, kini madrasah telah berkembang dengan jumlah peserta didik mencapai sekitar 500 siswa.

Sementara itu, Ketua LP Ma’arif NU PCNU Wonosobo, Edi Rohani, M.Pd.I., menyampaikan apresiasi kepada Arif Muchtar atas dedikasi dan pengabdiannya selama dua periode memimpin MTs Ma’arif Sapuran hingga menjadi salah satu madrasah yang terus berkembang.

“Kami mengucapkan terima kasih atas khidmah dan pengabdian Bapak Arif Muchtar selama delapan tahun memimpin MTs Ma’arif Sapuran. Semoga seluruh amal pengabdian menjadi pahala dan terus membawa manfaat bagi madrasah,” ujarnya.

Kepada kepala madrasah yang baru, Edi berharap kepemimpinan baru mampu melanjutkan estafet perjuangan dengan semangat kebersamaan.

“Selamat menjalankan amanah kepada Ibu Sri Wahyu Susilowati. Sebagai pemimpin baru, saya berharap mampu mewujudkan harapan besar Nahdlatul Ulama. Jalan yang ditempuh mungkin terjal dan tantangannya tidak ringan, tetapi selama cita-cita tetap dijaga dan seluruh keluarga besar madrasah guyub, rukun, kompak, serta menjadi satu tubuh yang utuh, insyaallah tidak ada yang tidak bisa diwujudkan,” pesannya.

Menurut Edi, seorang Kepala MTs Ma’arif harus memegang lima amanah utama, yakni menjaga akidah Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah, meningkatkan mutu pendidikan, memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh warga madrasah, memperkuat tata kelola organisasi yang profesional dan sinergis dengan LP Ma’arif NU, serta membangun peradaban melalui lahirnya generasi Nahdliyin yang cerdas, berkarakter, cinta tanah air, dan siap mengabdi kepada agama, bangsa, dan kemanusiaan.

Pelantikan tersebut menjadi momentum penting dalam melanjutkan estafet kepemimpinan sekaligus memperkuat komitmen MTs Ma’arif Sapuran sebagai lembaga pendidikan unggulan Nahdlatul Ulama yang terus berkembang, menjaga nilai-nilai Aswaja An-Nahdliyah, serta mencetak generasi berilmu, berakhlak, dan berdaya saing.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • fff-png-2

    Bekerja Menjadi WTS

    • calendar_month Ming, 27 Mar 2022
    • account_circle admin
    • visibility 430
    • 0Komentar

      1.       Dizaman sekarang ini banyak sekali yang namanya WTS (wanita tuna susila), diantara alasan wts-wts tersebut adalah  bekerja sebagai WTS guna menghidupi kebutuhan hidup dirinya dan juga keluarganya.   Pertanyaan : a.      Bagaimana hukum menjadi WTS dengan alasan diatas, dan bagaimana jika karena menuruti hawa nafsu ?   Jawaban :Menjadi WTS sudah jelas hukumnya […]

  • Haul Syekh Mizan Margotuhu Kidul Margoyoso, Berikut Rangkaian Kegiatannya

    Haul Syekh Mizan Margotuhu Kidul Margoyoso, Berikut Rangkaian Kegiatannya

    • calendar_month Sab, 6 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 786
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Warga Desa Margotuhu Kidul dan Desa Semerak, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, mengadakan serangkaian kegiatan dalam rangka Haul Waliyullah Ahmad Mizan. Zaenal Abidin, selaku ketua panitia haul menjelaskan, pihaknya telah menyelenggarakan kegiatan sejak hari Selasa (2/9/2025) yang dimulai dari manaqib dan tahlil oleh para petani tambak dan segenap masyarakat Margotuhu Kidul dan Semerak. […]

  • Rakerwil I Ma’arif NU Jawa Tengah Siap Digelar di Wonosobo

    Rakerwil I Ma’arif NU Jawa Tengah Siap Digelar di Wonosobo

    • calendar_month Ming, 22 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 665
    • 0Komentar

    Semarang – Setelah dilantik oleh Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah dan dikukuhkan oleh Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PBNU pada akhir Agustus 2024 lalu, pengurus Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah masa khidmah 2024-2029 terus memantabkan program kerja yang telah disusun dalam kegiatan pengukuhan pada Ahad-Senin (25-26/8/2024) di Novotel Semarang kemarin. Dalam rangka […]

  • Korban Kebakaran dapat Bantuan dari NU

    Korban Kebakaran dapat Bantuan dari NU

    • calendar_month Jum, 1 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 608
    • 0Komentar

    NU Care- LAZISNU Kabupaten Pati telah melaksanakan pendistribusian bantuan untuk korban kebakaran di desa Pagerharjo, Rabu (30/10). Pada kegiatan tersebut LAZISNU Pati turut serta menggandeng Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Kecamatan Wedarijaksa beserta banomnya. Diketahui kebakaran terjadi hari selasa sekira pukul 14.00 WIB di desa Pagerharjo dukuh Prapeyan Rt 03 Rw 02 Kecamatan Wedarijaksa. Akibat […]

  • PCNU-PATI Photo by Nick Agus Arya

    Negara Kesatuan Republik Indonesia

    • calendar_month Sen, 22 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 539
    • 0Komentar

    Gerakan kemerdekaan Indonesia menunjukkan polarisasi bipolar.Gerakan nasional sekuler yang berdasarkan patriotisme ansih, dangerakan nasional Islam yang berdasarkan Islam dan patriotisme. Kedua ideologi ini mewarnai sidang pertama Badan PenyelidikUsaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) yangberlangsung dari tanggal 29 Mei hingga 1 Juni 1945.Ada demarkasi yang jelas antara mereka yang menginginkannegara sekuler dengan mereka yang menginginkan negara Islam.Kekuatan […]

  • PMH Al-Kautsar Gandeng LTN NU Gelar Training Jurnalistik

    PMH Al-Kautsar Gandeng LTN NU Gelar Training Jurnalistik

    • calendar_month Jum, 26 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 665
    • 0Komentar

    Pesantren Mathali’ul Huda Al-Kautsar mengadakan Training of Journalism untuk pengelola media pesantren pada Jumat (26/7) di Gedung PDF PMH Al-Kautsar. Training tersebut menghadirkan M. Sofyan Alnashr dan Arwani dari LTN NU Pati sebagai trainer. Acara training diawali dengan materi pengantar jurnalistik, tehnik reportase dan wawancara. Kemudian sesi kedua dilanjutkan dengan manajemen redaksional dan praktik penerbitan […]

expand_less