Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Parodi » Pekerjaan vs Pengabdian

Pekerjaan vs Pengabdian

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 10 Mei 2023
  • visibility 405
  • comment 0 komentar

Oleh : Niam At Majha

Pagi hari saat saya perjalanan dari Bumi Mina ke kota Atlas, sambil menikmati perjalanan zig zag menghidari lubang di jalan yang perbaikannya hingga saat ini tak kunjung berkesudahan. Pekerjaan perbaikan jalan adalah pekejaan harian. Kalau teman saya mengatakan perbaikan jalan akan terus berjalan karena program ke abadian.

Dalam menikmati perjalanan pagi akan lebih afdol yaitu membuka media sosial. Karena di media sosial kita bisa mencuci mata, bisa tertawa terbahak-bahak, melihat peran kocak makin banyak. Sebab setiap detik selalu melihat tingkah polah orang yang beraneka ragam bentuk dan suku dan budaya dan gaya bermedia. Meskipun di dunia nyata tak berdaya. Namun di media sosial sangat bergaya-gaya.

“Namanya juga media sosial ruang maya, orang tak kuat atau pupus cita citanya di dunia nyata kebayakan akan pindah ke dua maya; sebab media sosial adalah ruang privasi yang di publikasi” celetuk teman saya sekaligus supir ketika menempuh perjalanan dari Bumi Mina hingga Kota Atlas.

Sangat jarang memang, ketika menempuh perjalanan saya intens untuk cuci mata di media sosial yang begitu lama. Biasanya saat perjalanan seperti ini, saya dengan teman saya lebih banyak berdiskusi, membahas, bercerita berbagai hal perihal kehidupan dan pekerjaan dan isu isu terkini atau pun isu yang sudah basi. Dan kali ini ke intensitas berselancar di dunia maya, sebab karena tahun ini adalah tahun politik. Tahun dimana banyak orang berbuat baik, sebagian orang ingin di akui publik. Dan sebagian lainnya ingin sekali terlihat menarik dan unik.

“Tahun ini seakan banyak orang yang ingin menunjukkan kebaikannya, berusaha berempati, ingin sekali menunjukkan kepeduliannya terhadap penderitaan rakyat, pendidikan yang dikomersialkan, dan ibadah yang di jual belikan”

Tahun politik adalah momen unik dan menarik. Sebab banyak calon-calon legislatif dadakan dengan tawaran progam beraneka ragam. Merasa paling baik, sangat peduli dengan masyarakat dan lingkungan baik pendidikan, sosial dan keagamaan serta lain sebagainya. Bumbu-bumbu itulah yang di gelentorkan di portal-portal media online. Melalui media resmi atau pun abal abal, semua dilakukan untuk sebuah citra yaitu bahwa orang tersebut layak untuk dipilih dan menjadi wakil rakyat. Bahasa kerennya kehidupan rakyat telah terwakilkan.

Dan sesaat kemudian saya tercekat dengan salah satu foto yaitu orang yang saya kenal saya ketahui dan saya pahami kehidupannya bagaimana, bagaimana orang tersebut mencari penghidupan untuk menopang ekonomi harian. Namun tiba-tiba orang tersebut menjadi salah satu calon legislatif, sungguh keunikan yang tak boleh biarkan begitu saja. Angsuran bulanan masih berjalan, bisa-bisanya ingin menjadi wakil rakyat yang mensejahterkan. Kontradiktif bukan?

“Tak usah kaget, orang tersebut ber legislatif untuk bekerja, jadi ketika saat pemilihan orang tersebut mengeluarkan uang; ibaratnya adalah sebuah modal. Maka nanti ketika jadi wajar saja apabila mengembalikan modal apa saja yang sudah dikeluarkan baik finansial pikiran dan lainnya”

Benar adanya yang apa dikatakan teman saya jangan berharap ketika ada legislatif bilang mengabdi untuk rakyat, bisa jadi itu adalah sebuah rencana dan rencana untuk mengabdi kepada masyarakat akan tetapi lebih dahulu mengabdi untuk keluarga dan kepentingan pribadi. Begitulah sandiwara di dunia ini. Beraneka ragam corak dan warnanya. Tinggal saya dan Anda memilih warna yang mana?

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pertama Kali di Indonesia, Mahasiswa Keperawatan Dibekali Nursing Journalism

    Pertama Kali di Indonesia, Mahasiswa Keperawatan Dibekali Nursing Journalism

    • calendar_month Sab, 15 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 610
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Temanggung – Sebanyak 111 mahasiswa-mahasiswi Akademi Keperawatan (AKPER) Alkautsar Temanggung diberikan pelatihan jurnalisme keperawatan dalam agenda Kuliah Pakar Nursing Journalism dengan narasumber dosen AKPER Alkautsar Ratna Kurniawati, S.Kep., Ns., M.Kep, dan dosen Inisnu Temanggung Dr. Hamidulloh Ibda, yang dimulai pukul 08.07 WIB, Jumat (14/2/2025). Pengurus YAPTINU Temanggung, Miftakhul Hadi, secara resmi membuka kegiatan tersebut. […]

  • Peringati Harlah Ke 78, Muslimat NU Pati Gelar Festival Drum Band

    Peringati Harlah Ke 78, Muslimat NU Pati Gelar Festival Drum Band

    • calendar_month Ming, 3 Mar 2024
    • account_circle admin
    • visibility 601
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) ke 78, Muslimat Nahdlatul Ulama Kabupaten Pati mengadakan festival drum band antar Taman Kanak-Kanak – Raudhatul Atfhal (TK-RA). Kegiatan ini dihadiri oleh Bunda PAUD Kabupaten Pati Faisa Mukti Septiani. Kegiatan yang diikuti oleh 24 peserta grup drum band TK-RA se Kabupaten Pati tersebut dilaksanakan di Gedung […]

  • Mahasiswa UIN Walisongo Insyaallah Clear dari Radikalisme.

    Mahasiswa UIN Walisongo Insyaallah Clear dari Radikalisme.

    • calendar_month Kam, 23 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 3.818
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id Semarang – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komjen Pol (Purn) Eddy Hartono, S.I.M., M.H., mengajak mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang untuk menjaga Indonesia dari ancaman radikalisme dan terorisme. “Ancaman terorisme di dunia siber itu nyata,” katanya dalam kegiatan Penguatan Kampus Kebangsaan “Jaga Kampus Kita” di Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang […]

  • PCNU-PATI Photo by ronymichaud

    Air Doa

    • calendar_month Kam, 8 Jun 2023
    • account_circle admin
    • visibility 509
    • 0Komentar

    Oleh: Maulana Karim Sholikhin* Masaru Emoto, profesor air asal Jepang pada tahun 1990-an mealukan uji coba memukau. Pak Prof ini memasukkan air ke dalam beberapa botol dan melabelinya dengan pesan positif dan negatif, lalu ia memasukkannya ke dalam lemari pendingin. Botol air yang ditempel dengan pesan positif (terimakasih, cinta, wa akhowatiha) kristalnya menjadi lebih indah […]

  • PCNU-PATI Photo by Abdullah Arif

    Ramadan dan Muhasabah diri

    • calendar_month Sab, 16 Mar 2024
    • account_circle admin
    • visibility 414
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto, MA “Wahai orang-orang yang beriman diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu, agar kamu bertakwa.” Q.S: Albaqarah 183. Momentum datangnya bulan suci Ramadan tentunya sangat dinantikan oleh semua umat Muslim di seluruh penjuru dunia. Datangnya bulan suci ini tentunya disambut dengan gagap-gempita baik melalui medsos (media sosial) maupun melalui […]

  • PMII Syekh Mutamakkin Warnai WCD di Tunggulsari

    PMII Syekh Mutamakkin Warnai WCD di Tunggulsari

    • calendar_month Sen, 23 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 688
    • 0Komentar

    TAYU-World Cleanup Day (WCD) merupakan agenda bersih-bersih yang dilakukan di setiap tanggal 21 September di seluruh dunia. Dalam meramaikan agenda ini, Pemprov Jawa Tengah membentuk even Jateng Kudu Resik yang tersebar hampir di seluruh wilayah Jateng. Para Kader PMII Syekh Mutamakkin berpose bersama para relawan WCD Jateng Kudu Resik usai melaksanakan bersih-bersih masal di Jalan […]

expand_less