Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Parodi » Saweran

Saweran

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 21 Jun 2023
  • visibility 524
  • comment 0 komentar

Oleh: Niam At Majha

Pada sebuah kafe saya dengan beberapa tim kerja, membahas sesuatu hal yang berkaitan dengan pengumpulan orang, menghimpun masa, menggiring opini untuk satu tujuan yaitu salah satu klien dari kami yang ingin maju dalam pertarungan merebut simpati dari masyarakat dan umat. Dan klien kami ingin menjadi pemenang dalam perebutan pemimpin tingkat nasional. Bagaimana pun jalannya harus di tempuh tanpa terkecuali.

Masih di seputar kafe dan kopi; dalam pembasan kali ini lebih spesialis, yaitu berjuang harus menggunakan uang, dalam tanda kutip nanti ketika saat mengumpulkan rakyat, tokoh yang mempunyai pengaruh, baik skala kabupaten, kecamatan atau pun desa harus di kasih sesuleh; tujuannya adalah mengganti waktu mereka meninggalkan pekerjaannya. Saat sepulang dari menghadiri ada sesuatu oleh-oleh nanti.

“Saweran?”celetuk teman saya ketika mendengarkan penjelasan yang sedang kami bahas.

Menurut hemat saya Saweran adalah menebarkan sesuatu dengan maksud dan tujuan dapat sesuatu. Sehingga dengan menggunakan metode seperti itu, sudah dipastikan klien kita akan mendapatkan simpati, mendapatkan empati, dari orang orang yang telah kita kumpulkan dan pulangnya dapat imbalan. Sekarang itu, berjuang harus menggunakan uang, apalagi merebut kekuasaan sangat perlu sekali uang untuk meyakinkan.

Jadi, dalam perebutan seperti ini Saweran tak ada salahnya soalnya kita berbagi, kita memberikan transportasi, memberikan bukti apabila kita ngopeni meskipun belum tentu terpilih dan jadi. Akan tetapi apa yang terjalani bukan sekadar janji dan janji.

“Apakah hal demikian diperbolehkan?”

Pertanyaan yang mendasar dilontarkan teman saya tersebut. Dan saya kira tentang hal tersebut tergantung orang yang memandang dan terkait berbagai kepentingan serta dengan sudut persepsi yang sekarang banyak di gunakan. Alasan yang sering kali di lontarkan klien kami adalah kalau kita tak menggunakan uang sebagai alat berjuang, bagaimana kita mendapatkan kepercayaan dari rakyat dan umat? Apabila nanti terpilih apakah mampu untuk memimpin?

Namanya juga pembenaran atas apa yang dilakukan dan kerjakan, tapi menurut saya bagaimana pun pembenaran itu sungguh tak bisa di benarkan. Mencari pembenaran itu seperti spons yang menghisap kekuatan atau energi seseorang hingga tak berdaya menerima keadaan yang sesungguhnya. Karena sudah menerima, jadi ketika akan menolak apa yang di inginkan si pemberi akan terasa sungkan dan sulit. Karena tanda jadi sudah di terima.

Salah satu bentuk mencari pembenaran yaitu semacam mencari bantuan agar kuat. Padahal dalam pencarian tersebut yang di dapat adalah bantuan kekuatan yang semu, jika kita tak memberikan amunisi maka yang ada adalah tim kita akan pada pergi dan lari. Jadi yang ada bukanlah bantuan yang resmi mengusung kita untuk menjadikan pemimpin. Akan tetapi janji dan pledoi yang menggunung.

“Lantas nasib dari klien kita nantinya bagaimana?”

Karena sudah menerima; jadi kita berjuang dengan uang semampu saldo yang di berikan, sedangkan soal nanti jadi memimpin rakyat dan umat sesuai yang di harapkan, itu menjadi soal lain. Terpenting adalah saweran lancar kerja kita gencar.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Enterpreunership dan Strategi Pengembangan Ekonomi Nahdliyyin

    Enterpreunership dan Strategi Pengembangan Ekonomi Nahdliyyin

    • calendar_month Sel, 26 Jan 2016
    • account_circle admin
    • visibility 467
    • 0Komentar

    Sebagai organisasi masa Islam terbesar di Indonesia, bahkan di dunia, Nahdlatul Ulama (NU) memiliki pengalaman dan sayap yang luas di berbagai sisi kehidupan. Politik kekuasaan menjadi pengalaman yang cukup kentara di tubuh NU. Sementara proyeksi pengembangan ekonomi umat dan bidang lainnya nyaris tidak terdengar gaunya. Padahal, jika kita tengok sejarah, NU selalu memperoleh raport merah […]

  • 9 Wasiat Dari Mbah Liem

    9 Wasiat Dari Mbah Liem

    • calendar_month Sen, 16 Mar 2015
    • account_circle admin
    • visibility 496
    • 0Komentar

    Pelajaran-pelajaran KH Muslim Rifa’i Imampuro atau Mbah Liem (alm) yang disampaikan di sini saya kutip dari tulisan yang ada di kalender Yayasan Pondok Pesantren Al muttaqien Pancasila Sakti yang menurut saya sangat-sangat penting dan saya anggap sebuah pelajaran penting dari Mbah Liem. Saya berharap dan berdo’a semoga saya dan saudara semua pun bisa meneladani pelajaran-pelajaran […]

  • 1500 Muslimat NU Pati Rayakan Harlah Ke 78

    1500 Muslimat NU Pati Rayakan Harlah Ke 78

    • calendar_month Rab, 10 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 511
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Pimpinan Cabang Muslimat NU Kabupaten Pati menyelenggarakan Istighotsah dan Khotmil Qur’an bil Ghoib pada selasa (09/07) di Gedung Muslimat NU Pati. Kegiatan ini dimaksudkan dalam rangka menyambut tahun baru Hijriyah 1446 H dan Harlah Muslimat NU ke-78 serta menyambut kedatangan jama’ah haji Kabupaten Pati tahun 2024. Rangkaian acara dalam kegiatan ini dimulai pukul 06.00 […]

  • PMII Pati Rayakan Maulid Plus Hari Santri

    PMII Pati Rayakan Maulid Plus Hari Santri

    • calendar_month Sen, 25 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 335
    • 0Komentar

    Para personel Rebana Obor Sholawat sedang melantunkan syair-syair selawat kepada Nabi Muhammad SAW. GEMBONG – Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia ( PC PMII ) Kabupaten Pati menggelar Talkshow peringatan Maulid Nabi dan Hari Santri 2021. Kegiatan ini digelar di Pondok Pesantren Shofa Az-Zahro Gembong. Acara yang berlangsung Ahad (24/10) sore ini. Dengan mengusung tema ‘Implementasi […]

  • Selamat Jalan Perpisahan

    Selamat Jalan Perpisahan

    • calendar_month Sen, 3 Apr 2017
    • account_circle admin
    • visibility 391
    • 0Komentar

    Al-Azhari berkata,”Arti cinta seorang hamba kepada Allah dan Rasul-Nya adalah menaati dan mengikuti perintah Allah dan Rasul-Nya.” Al-Baidhawi berkata, “Cinta adalah keinginan untuk taat,”. Cinta manusia kepada Allah dan Rasul-Nya adalah menaati keduanya dan riddha terhadap segala perintah Allah dan segala ajaran yang dibawa Rasulullah Saw.”sedangkan arti cinta Allah kepada hamba-Nya adalah ampunan, ridha dan […]

  • Siswa Luthful Ulum Pasucen Adakan Istigasah Pemilu Damai

    Siswa Luthful Ulum Pasucen Adakan Istigasah Pemilu Damai

    • calendar_month Sel, 13 Feb 2024
    • account_circle admin
    • visibility 347
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Ratusan siswa Madrasah Luthful Ulum, Desa Pasucen, Kecamatan Trangkil, Kabupaten Pati, mendadakan istigasah Pemilu damai. Kegiatan ini berlangsung di halaman madrasah setempat, Selasa (13/2/2024) pagi. Selain berharap Pemilu berlangsung damai, mereka juga berharap proses pembangunan gedung madrasah tersebut berjalan dengan lancar. Kordinator Pendidikan Yayasan Luthful Ulum Wonokerto, Jamal Ma’mur Asmani mengatakan, pihaknya […]

expand_less