Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » PCNU Pati : Perlu Kaji Ulang Kebijakan Penundaan Tatap Muka TPQ

PCNU Pati : Perlu Kaji Ulang Kebijakan Penundaan Tatap Muka TPQ

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 21 Jul 2020
  • visibility 360
  • comment 0 komentar
Kantor PCNU Pati

PATI-Surat edaran Bupati Pati Nomor 451.4/1679 bertanggal 20 Juli 2020 menuai beragam reaksi. Edaran tersebut merupakan permohonan Bupati Pati yang ditujukan kepada Kepala Kementerian Agama Pati.

Surat yang dilayangkan Bupati melalui Setda Pati ini berisi permintaan Bupati agar Kemenag mengintruksikan segenap penyelenggara Taman Pendidikan al Qur’an (TPQ) di wilayah Kabupaten Pati agar dihentikan sementara operasionalnya.

Hal ini, menurut surat tersebut berhubungan dengan penyebaran covid-19 di Kabupaten Pati yang masih menjadi musih bersama. Selain itu, Haryono, Setda Pati juga menegaskan bahwa edaran bupati tersebut juga berdasar imbauan PBNU  No. 3995.A.III.01/07/2020 bertanggal 13 Juli 2020.

Imbauan PBNU tersebut ditujukan kepada para pengelola pondok pesantren untuk menunda aktifitas belajar-mengajarnya. Namun, tetap saja surat edaran Bupati tersebut menuai komentar dari banyak pihak.

Sebagian warganet juga turut menyinggung edaran tersebut. Akun Facebook Edhy Fitrianto, misalnya dengan memberikan komentar sebagai berikut : “Mohon di Kaji Ulang pak Yang bertanda tangan……… Karena banyak yg bergermelap di pantura masih ON.”

Dalam postingan tersebut, pemilik akun mengkomparasikan surat permohonan penutupan TPQ dengan tempat-tempat hiburan yang berada di sepanjang jalan pantura Pati yang masih bisa beroperasi seperti biasa.

Respon PCNU

Sementara itu, Pengurus Cabang NU Pati juga turut menanggapi surat edaran Bupati Pati tersebut. Dalam hal ini, secara lembaga PCNU banyak mendapatkan masukan dan protes dari masyarakat terkait kebijakan yang terkesan tergesa-gesa dengan menyadur himbauan PBNU.

Menurut PCNU Pati, imbauan PBNU tersebut berlaku untuk penyelenggara pondok pesantren agar menunda kegiatan pembelajaran untuk sementara waktu, bukan TPQ. PCNU menilai Setda kurang teliti dalam mengambil rujukan.

“TPQ beda dengan pesantren. Pesantren biasanya santrinya berasa dari berbagai daerah sehingga rentan penularan covid-19. Sedangkan TPQ hanya diikuti oleh anak-anak di kampungnya masing-masing, sehingga penularan covid-19 bisa di kontrol.” Tandas K. Yusuf Hasyim, ketua PCNU Pati.

Selain itu, PCNU juga menegaskan, tidak diperbolehkannya KBM TPQ justru akan menimbulkan masalah baru, seperti anak-anak yang bermain di luar rumah tanpa kontrol, outlet-outlet game online yang justru menimbulkan kerumunan dan dampak negatif lainnya akibat terlalu lama menggunakan handphone. Efek samping ini, lanjut PCNU juga bisa mengkhawatirkan menimbulkan masalah baru penyebaran covid-19.

“TPQ justru menjadi kontrol sosial bagi anak-anak agar memiliki aktivitas yang positif dalam pembentukan karakter karena paginya sudah tidak sekolah, Jadi menurut kami, perlu dipertimbangkan lagi agar tatap muka TPQ diperbolehkan, karena tidak mungkin dilaksanakan secar daring, namun penyelenggaranya harus diedukasi untuk tetap menaati protokol kesehatan selama jam operasional TPQ. Silahkan pemerintah desa ikut memfasilitasi dan mengawasi” Lanjut K. Yusuf.

Sebagai tindak lanjut, K. Yusuf menyatakan bahwa pihaknya siap beraudiensi dengan DPRD Pati terkait masalah ini. Hal ini disampaikannya Selasa pagi (21/7).

“Monggo audiensi dengan DPRD agar (masalah) ini bisa ditinjau ulang.” Tandasnya.(karim/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peran Strategis Pesantren Dalam Moderasi Agama

    Peran Strategis Pesantren Dalam Moderasi Agama

    • calendar_month Jum, 13 Des 2024
    • account_circle admin
    • visibility 583
    • 0Komentar

      Pengurus Rabithah Ma’ahid Islamiyyah (RMI) Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah masa khidmah 2024-2029 bekerjasama dengan Bidang Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah menggelar halaqah “Menggali Nilai Moderasi dan Penguatan Pesantren” di The Wujil Resort & Conventions, Semarang, Kamis hingga Sabtu (12-14/10/2024). Kepala Kanwil Kementerian […]

  • NU Care-LAZISNU Pati Gelar Khitan Massal untuk Anak-Anak dari Keluarga Kurang Mampu

    NU Care-LAZISNU Pati Gelar Khitan Massal untuk Anak-Anak dari Keluarga Kurang Mampu

    • calendar_month Ming, 26 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 4.069
    • 0Komentar

      Pcnupati.or id. – NU Care-LAZISNU Pati mengadakan kegiatan khitan massal, bertempat di Hotel Safin Pati, Ahad (26/10/2025). Kegiatan ini sebagai bagian dari program pilar NU-Care Sehat. Sejumlah anak mengikuti program ini dengan antusias. Ketua LAZISNU Kabupaten Pati, Edi Kiswanto, mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi bentuk nyata kepedulian sosial pihaknya terhadap masyarakat, khususnya kepada anak-anak […]

  • Trio Muslimat, Ansor dan Fatayat Batangan Dilantik

    Trio Muslimat, Ansor dan Fatayat Batangan Dilantik

    • calendar_month Sab, 26 Okt 2019
    • account_circle admin
    • visibility 605
    • 0Komentar

    BATANGAN-Puluhan pengurus Muslimat, Ansor dan Fatayat Anank Cabang Batangan resmi dilantik Jumat (25/10) siang di YPI Khoiriyah, Dukuh Dagel, Desa Kedalon, Batangan. Acara pelantikan ini sengaja dilakukan bersama-sama demi efektifitas. Pelantikan PAC Muslimat NU, Fatayat dan Ansor Batangan serta pembukaan PKD PAC Ansor Batangan di YPI Khoiriyah, Sabtu (26/10) Beberapa tokoh penting juga hadir dalam […]

  • Ansor Pati Komitmen Kawal Pilkada Damai 

    Ansor Pati Komitmen Kawal Pilkada Damai 

    • calendar_month Kam, 26 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 558
    • 0Komentar

      PATI – Ketua Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Pati Abdullah Syafiq menegaskan, bahwa pihaknya berkomitmen mengawal Pilkada damai. Penegasan tersebut disampaikan saat Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) PC GP Ansor Pati di Hotel Safin, Rabu (25/9/2024). Muskercab digelar dengan mengundang jajaran Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor se-Kabupaten Pati. Di dalamnya termasuk jajaran […]

  • Mempertahankan Tradisi Nilai. Photo by Aditya Nara on Unsplash.

    Mempertahankan Tradisi Nilai

    • calendar_month Kam, 20 Jul 2023
    • account_circle admin
    • visibility 545
    • 0Komentar

    Oleh: Maulana Karim Sholikhin Ngumbah keris atau gaman (mencuci benda pusaka) menjadi tradisi malam 1 Muharrom di Pulau Jawa. Ritual ini digunakan sebagai ajang untuk menyambung ‘silaturrahim’ antara pemilik keris dan benda keramatnya setidaknya setahun sekali. Hanya saja, kultur yang telah melegenda ini, terancam punah akibat pengkultusan terhadap benda-benda semacam itu sudah mulai langka. Benda […]

  • Siswa MA Salafiyah Kajen Gotong Royong Bersihkan Rumah Warga Bulumanis Kidul yang Kebanjiran

    Siswa MA Salafiyah Kajen Gotong Royong Bersihkan Rumah Warga Bulumanis Kidul yang Kebanjiran

    • calendar_month Ming, 11 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 7.140
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Puluhan siswa Madrasah Aliyah (MA) Salafiyah Kajen, Kabupaten Pati, turun langsung membantu membersihkan rumah dan lingkungan warga Desa Bulumanis Kidul, Kecamatan Margoyoso, yang terdampak banjir. Aksi gotong royong ini menjadi wujud kepedulian pelajar terhadap masyarakat yang mengalami bencana banjir. Kegiatan sosial tersebut dilaksanakan pada Ahad (11/1/2026) dengan pendampingan beberapa guru. Para siswa […]

expand_less