Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Celoteh » Catcalling

Catcalling

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 1 Jul 2022
  • visibility 370
  • comment 0 komentar

Senja kala itu, saat perjalanan pulang dari bekerja. Saya mendapati hal yang tak seharusnya terjadi. Saya naik motor dengan pelan karena melewati jalan persawahan yang tak seberapa lebar. Maklum desa saya dikelilingi oleh banyak sawah. Barangkali jika dilihat dari atas terlihat seperti pulau. Waktu itu saya mengenakan helm, masker, jilbab, jaket, dan celana panjang.

Saat mulai masuk jalan persawahan, saya melewati beberapa tongkrongan orang-orang yang tengah menikmati senja. Bahasa sekarang para pemburu senja. Tampak ada tiga gerombolan, seolah mereka membagi berdasarkan usia. Dewasa, remaja, dan anak-anak. Saat saya melewati gerombolan dewasa yang notabene adalah para bapak dengan salah satu membawa putri kecilnya, saya merasa biasa saja dan aman. Lalu saat saya melewati tongkrongan yang kedua, para remaja yang kira-kira usianya tak terpaut jauh dari saya, rupanya satu diantara mereka melakukan Catcalling kepada saya. Suuttt…..suutt….. dan dengan cengengesan.

Saat satu orang diantara mereka melakukan hal demikian, lainnya ikut tertawa. Jelas hal itu membuat saya tak nyaman. Saya menggerutu dalam hati. Padahal saya sudah memakai pakaian tertutup kok masih saja digoda. Barangkali mereka menganggapnya itu hanya sebuah candaan belaka. Saya memaklumi mungkin saja mereka tak pernah mengerti bahwa hal tersebut sudah termasuk sebuah pelecehan.

Lalu, yang menjadi pertanyaannya adalah mengapa hal itu bisa terjadi. Seandainya mereka tetap melanjutkan obrolan satu sama lain tanpa bersiul dan menggoda saya saat lewat, saya akan lebih merasa nyaman. Toh meskipun setelah digoda saya berlalu saja tanpa harus turun dari motor lalu memarahi mereka.

Sesampainya dirumah saya termenung dan memikirkan kejadian sore itu. Saya kira hal tersebut terjadi karena dipengaruhi oleh budaya patriarki yang masih kental dalam masyarakat. Sehingga laki-laki merasa lebih berkuasa daripada perempuan dan laki-laki bebas melakukan apa saja terhadap perempuan termasuk melakukan pelecehan seksual.

Saya pernah membaca disalah satu media bahwa, pelecehan seksual Catcalling tak lepas dari konsep seksisme dan gender. Secara tak langsung, pelaku Catcalling telah merendahkan harga diri dan martabat perempuan sebagai korban karena mereka telah dilecehkan secara visual dan verbal dengan “panggilan manja”. Meski tak hanya perempuan, laki-laki juga bisa menjadi korban kekerasan seksual tersebut.

Saya membayangkan, jika seandainya sore itu saya berhenti dan marah kepada pemuda tersebut, saya yakin perkataan pertama yang keluar dari mulutnya adalah “Gitu aja kok marah. Jangan jual mahal jadi perempuan.”

Saya menyadari jika saya telah membiarkan pelaku catcalling tersebut suatu ketika bisa mengulangi perbuatannya, entah kepada saya lagi atau korban lainnya. Karena saya tak terus terang menegurnya sebab saya berpikir kalau saya ladeni, urusannya bisa panjang. Saya hanya berharap dia dan para pelaku Catcalling diluaran sana maupun pelaku pelecehan dan kekerasan seksual segera bertobat dan memahami bahwa yang dilakukannya adalah tak baik.

Tak seharusnya orang melakukan Catcalling atau pelecehan dalam hal apapun dan terhadap siapapun. Jika masing-masing individu sudah memahami peran dan posisi satu sama lain, maka ketimpangan, ketidakadilan, atau pun bias gender tak akan pernah terjadi. (Inayatun Najikah)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU PATI. Takbir Keliling di Pati Masih Belum Diperbolehkan.

    Takbir Keliling di Pati Masih Belum Diperbolehkan

    • calendar_month Kam, 14 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 544
    • 0Komentar

    PATI – Takbir keliling sudah menjadi tradisi tahunan di sejumlah desa yang ada di Pati. Namun, pada tahun ini masyarakat masih belum diperbolehkan mengadakannya. Bupati Pati Haryanto megatakan, masih sama seperti dua tahun belakangan, masyarakat di Bumi Mina Tani belum diizinkan  menggelar takbir keliling pada malam perayaan hari raya Idulfitri 1443 H/2022 M ini. Masyarakat […]

  • Corak Fiqh KH Maimun Zubair

    Corak Fiqh KH Maimun Zubair

    • calendar_month Kam, 22 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 464
    • 0Komentar

    KH Maimun Zubair adalah Mustasyar PBNU, sebuah jabatan yang hanya dihuni begawan-begawan ulama yang sudah paripurna ilmu, akhlak, dan dedikasi kebangsaannya. Pemikiran dan tindakan KH Maimun Zubair menjadi sorotan banyak pihak. Dalam konteks NU, maka kajian fiqh menjadi dominan. Pegangan warga NU adalah hasil bahtsul masail baik yang diadakan Pondok Pesantren maupun Nahdlatul Ulama, mulai […]

  • PCNU PATI - Maraknya Pelecehan Seksual, Forum Rekanita Gelar Edukasi Kesehatan Reproduksi

    Maraknya Pelecehan Seksual, Forum Rekanita Gelar Edukasi Kesehatan Reproduksi

    • calendar_month Ming, 24 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 385
    • 0Komentar

    DUKUHSETI – Forum Rekanita Bergerak (FRB) menggandeng Lembaga Konseling Pelajar Putri (LKPP) PC IPPNU Pati, Lembaga Komunikasi Perguruan Tinggi (LKPT), Pimpinan Komisariat Perguruan Tinggi (PKPT IPPNU IPMAFA dan Pelajar NU Dukuhseti mengadakan Sosialisasi Edukasi mengenai Kesehatan Reproduksi dan Pelecehan Seksual pada Sabtu (23/4/2022), di Gedung Haji Kecamatan Dukuhseti.  Tujuan diadakannya kegiatan ini adalah sebagai bentuk […]

  • INISNU Perkuat Kerjasama Internasional dengan Maahad Tahfiz Vokasional Aman Bistari Malaysia

    INISNU Perkuat Kerjasama Internasional dengan Maahad Tahfiz Vokasional Aman Bistari Malaysia

    • calendar_month Jum, 29 Agu 2025
    • account_circle admin
    • visibility 589
    • 0Komentar

      Malaysia – Dalam rangkaian Pancadharma Internasional, Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung melaksanakan MoU, MoA, riset, PkM, dan lawatan silaturahmi pada Rabu (27/8/2025) di Maahad Tahfiz Vokasional Aman Bistari Selangor, Malaysia yang sering disebut MTAVB tepatnya di Kampung Seri Aman Luar, 47100 Puchong, Selangor. Kedatangan rombongan diterima langsung oleh pimpinan Maahad Tahfiz Vokasional Aman […]

  • Ini Pesan Habib Luthfi Saat Haul Kayen

    Ini Pesan Habib Luthfi Saat Haul Kayen

    • calendar_month Jum, 2 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 434
    • 0Komentar

    KAYEN-Haul Syeh Abu Hasan Ali Assadzily Kayen berlangsung meriah. Segenap unsur umaro’ dan ulama hadir dalam rangkaian acara yang digelar Selasa (30/7). Unsur-unsur muspida hingga Pengurus Cabang NU Pati turut serta dalam peringatan haul tersebut. Habib Luthfi Bin Yahya menyapa jama’ah pada saat Haul Syekh Abu Hasan Ali Assadzily di Kayen (30/7) Namun ada yang […]

  • ‎Naharul Ijtima', Awali Harlah NU ke-100 Masehi di Temanggung

    ‎Naharul Ijtima’, Awali Harlah NU ke-100 Masehi di Temanggung

    • calendar_month Sel, 27 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 8.048
    • 0Komentar

    ‎ ‎Temanggung – Bertempat di aula KBIHU Babussalam NU Temanggung, Lembaga Dakwah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Temanggung menggelar Naharul Ijtima’ bertajuk “Ngawiji Kinabekten, Mituhu Ing Kapesten” pada Selasa (27/1/2026). ‎ ‎Selain jajaran PCNU, kegiatan itu diikuti ratusan peserta dari unsur MWC NU, Lembaga dan Badan Otonom PCNU Kabupaten Temanggung, BPP INISNU, INISNU Temanggung, […]

expand_less