Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Celoteh » Abu Bakar: Membenarkan Isra’ Mi’raj dengan Logika

Abu Bakar: Membenarkan Isra’ Mi’raj dengan Logika

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 8 Feb 2024
  • visibility 327
  • comment 0 komentar

Oleh: Maulana Karim Shalihin*
Sejak duduk di bangku Madrasah Tsanawiyah hingga bertahun-tahun setelahnya, penulis selalu dihinggapi kegelisahan ketika menjelang peringaan isra’ mi’raj. Hal ini berkaitan dengan rasionalitas para Sahabat Khususnya Abu Bakar RA.
Mengapa Abu Bakar percaya begitu saja dengan cerita isra’ mi’raj Nabi Muhammad yang di luar nalar. Padahal, dilihat dari latar belakang keilmuan, Abu Bakar termasuk kalangan terpelajar.
Sebagai notice saja, alat transportasi pada masa itu belum secanggih sekarang. Kendaraan tercepat mereka adalah kuda, yang bias menempuh perjalanan Makkah ke Yerussalem selama 20 hari bahkan lebih. Teori relatifitas yang kabarnya bisa membuat objek berpindah dengan cepat pun belum dirumuskan. Jadi sangat berat bagi sekalangan sahabat untuk mengiyakan peristiwa malam 27 Rajab itu.
Banyak asumsi timbul mengapa Abu Bakar mempercayai nabi. Sebagian ustadz menjawab dengan jawaban yang agak absurd: karena Nabi Muhammad tidak pernah bohong sekalipun, sehingga Abu Bakar yakin. Adapula muballigh yang memberi tanggapan lain: karena yang bercerita adalah seorang nabi.
Hemat penulis pada waktu itu, hanya ada dua opsi: jika jawaban para muballigh ini benar total, maka penulis mempertanyakan intelektualitas Abu Bakar, namun jika sahabat nabi yang terpelajar ini menggunakan kecerdasannya sebagai pembenar—penulis yakin—pasti ada jawaban lain.
Yaps, opsi kedua terbuka! Seorang kiai alim allamah ‘menampar’ peulis melalui ceramahnya pada peringata isra’ mi’raj sekitar 2016 lalu. Beliau menjabarkan bahwa, Abu Bakar RA. gercep membenarkan isra’ mi’raj ialah karena didukung rasio yang kuat. Padahal pendapatnya ini berrisiko tinggi, sebab kontradiksi dengan logika manusia kebanyakan.
Begini! Rasulullah menjelaskan peristiwa isra mi’raj yang dialaminya itu menggunakan bumper QS. Al Isra’ ayat pertama, yang menyatakan bahwa beliau digerakkan oleh Allah.
Sahabat yang lain nggak ngeh, kalau yang memperjalankan Nabi Dzat yang maha suci yang bisa segalanya, sehingga mereka menolak mentah-mentah dongeng Nabi Muhammad itu bahkan dengan umpatan kasar. Tapi Abu Bakar tanggap dengan dawuh Nabi. Ia tak mau terkecoh dengan logika serampangan kebanyakan temannya.
Logikanya berkata bahwa, Kalau Muhammad bin Abdullah melakukan perjalanan sunyi itu atas dirinya sendiri dengan mengandalkan kemampuan fisiknya, maka mustahil isra’ m’raj terjadi. Namun karena Nabi Muhammad mengakui bahwa yang menggerakkannya adalah Allah SWT., tiada yang tidak mungkin bagi-Nya.
Sejak saat itu, selain bisa tidur pulas, penulis juga semakin mengagumi sosok Sayyidina Abu Bakar Radhiyallahu ‘anhu sebagai sahabat sejati Rasul sekaligus sebagai seseorang yang mempu menggunakan kejernihan fikiran meski ditengah chaos. Wallahu a’lam.

*Sekretaris Lembaga Ta’lif wan Nasyr PCNU Pati

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Magang Jepang merupakan Jihad

    Magang Jepang merupakan Jihad

    • calendar_month Jum, 14 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 5.447
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah kembali menyelenggarakan Seleksi Nasional Magang Jepang bersama Kemnaker RI dan IM Japan yang dilaksanakan di SMK Ma’arif NU 1 Sumpiuh Banyumas pada Senin – Jum’at (10-14/11/25) Kegiatan ini diawali dengan pembukaan pada Senin (10/11/25) pukul 09.00 di GOR SMK Ma’arif NU 1 Sumpiuh, dan dihadiri oleh Ketua […]

  • Latin-Latpel Pati Resmi Dibuka

    Latin-Latpel Pati Resmi Dibuka

    • calendar_month Kam, 6 Jul 2023
    • account_circle admin
    • visibility 429
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id. – Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Pati resmi membuka kegiatan Latihan Instruktur (Latin) dan Latihan Pelatih (Latpel) Kamis, (6/7). Kegiatan ini dihelat selama 4 hari dari tanggal 6 hingga 9 Juli 2023. Acara ini bertempat di MA Ihyaul Ulum Wedarijaksa, Pati. Tidak hanya diikuti dari […]

  • ‎LP Ma’arif NU Jateng Targetkan 30 Ribu Eksemplar Majalah Mopdik untuk Penguatan IPNU-IPPNU di Sekolah dan Madrasah

    ‎LP Ma’arif NU Jateng Targetkan 30 Ribu Eksemplar Majalah Mopdik untuk Penguatan IPNU-IPPNU di Sekolah dan Madrasah

    • calendar_month Kam, 12 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 9.993
    • 0Komentar

    ‎SEMARANG – Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah menargetkan peningkatan produksi Majalah Mopdik hingga 30 ribu eksemplar pada tahun 2026. Target ini meningkat signifikan dibandingkan tahun 2025 yang mencapai sekitar 18 ribu eksemplar. ‎ ‎Hal tersebut disampaikan Ketua LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah Dr. Fakhruddin Karmani dalam rapat Redaksi Majalah Mopdik yang digelar […]

  • Menumbuhkan Generasi Entrepeneurship

    Menumbuhkan Generasi Entrepeneurship

    • calendar_month Sen, 6 Nov 2017
    • account_circle admin
    • visibility 253
    • 0Komentar

    Pendidikan entrepreneurship sudah lama digerakkan di berbagai Negara. Mereka paham bahwa kemajuan suatu Negara sangat ditunjang oleh munculnya kelas ekonomi menengah yang tangguh dan kreatif yang dimaksud adalah para pengusaha yang gigih mengembangkan kreatifitas dan produktivitasnya dalam dunia usaha. Menurut Amin Rais dalam bukunya Tauhid Sosial, kelas menengah adalah kelompok yang tetap eksis dalam suatu […]

  • PCNU-PATI Photo by frolicsomepl

    Menjadi Kaya seperti Tuhan

    • calendar_month Kam, 3 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 260
    • 0Komentar

    Oleh: Maulana Karim Sholikhin*  Amou Hajj, pria asal Iran yang memegang gelar juara dunia sebagai manusia terkotor akhirnya meninggal dunia pada 23 Oktober lalu. Pria renta ini disinyalir sudah 60 tahun tidak mandi, sebab ia haqqul yakin bahwa jika dia mandi, maka akan mati.  Tak hanya absen mandi selama enam dekade, kebiasaan hidup Amou Hajj […]

  • Muharroman di Suwaduk, Tokoh Masyarakat Ingatkan Bahaya Gadget Bagi Anak

    Muharroman di Suwaduk, Tokoh Masyarakat Ingatkan Bahaya Gadget Bagi Anak

    • calendar_month Sen, 9 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 282
    • 0Komentar

    WEDARIJAKSA-Tahun baru hijriyah memang masih hangat. Setidaknya hingga akhir Muharrom nanti diperkirakan masih banyak daerah-daerah yang akan memperingati tahun baru islam ini. Minggu (8/9) Malam, ratusan warga memadati Musholla Baiturrohin, Suwaduk, Wedarijaksa. Kedatangan mereka adalah untuk mengikuti acara peringatan tahun baru hijriyah yang diselenggarakan oleh pengurus musholla. Para yatama saat pengikuti pengajian dlam rangka peringatan […]

expand_less