Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Celoteh » Abu Bakar: Membenarkan Isra’ Mi’raj dengan Logika

Abu Bakar: Membenarkan Isra’ Mi’raj dengan Logika

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 8 Feb 2024
  • visibility 453
  • comment 0 komentar

Oleh: Maulana Karim Shalihin*
Sejak duduk di bangku Madrasah Tsanawiyah hingga bertahun-tahun setelahnya, penulis selalu dihinggapi kegelisahan ketika menjelang peringaan isra’ mi’raj. Hal ini berkaitan dengan rasionalitas para Sahabat Khususnya Abu Bakar RA.
Mengapa Abu Bakar percaya begitu saja dengan cerita isra’ mi’raj Nabi Muhammad yang di luar nalar. Padahal, dilihat dari latar belakang keilmuan, Abu Bakar termasuk kalangan terpelajar.
Sebagai notice saja, alat transportasi pada masa itu belum secanggih sekarang. Kendaraan tercepat mereka adalah kuda, yang bias menempuh perjalanan Makkah ke Yerussalem selama 20 hari bahkan lebih. Teori relatifitas yang kabarnya bisa membuat objek berpindah dengan cepat pun belum dirumuskan. Jadi sangat berat bagi sekalangan sahabat untuk mengiyakan peristiwa malam 27 Rajab itu.
Banyak asumsi timbul mengapa Abu Bakar mempercayai nabi. Sebagian ustadz menjawab dengan jawaban yang agak absurd: karena Nabi Muhammad tidak pernah bohong sekalipun, sehingga Abu Bakar yakin. Adapula muballigh yang memberi tanggapan lain: karena yang bercerita adalah seorang nabi.
Hemat penulis pada waktu itu, hanya ada dua opsi: jika jawaban para muballigh ini benar total, maka penulis mempertanyakan intelektualitas Abu Bakar, namun jika sahabat nabi yang terpelajar ini menggunakan kecerdasannya sebagai pembenar—penulis yakin—pasti ada jawaban lain.
Yaps, opsi kedua terbuka! Seorang kiai alim allamah ‘menampar’ peulis melalui ceramahnya pada peringata isra’ mi’raj sekitar 2016 lalu. Beliau menjabarkan bahwa, Abu Bakar RA. gercep membenarkan isra’ mi’raj ialah karena didukung rasio yang kuat. Padahal pendapatnya ini berrisiko tinggi, sebab kontradiksi dengan logika manusia kebanyakan.
Begini! Rasulullah menjelaskan peristiwa isra mi’raj yang dialaminya itu menggunakan bumper QS. Al Isra’ ayat pertama, yang menyatakan bahwa beliau digerakkan oleh Allah.
Sahabat yang lain nggak ngeh, kalau yang memperjalankan Nabi Dzat yang maha suci yang bisa segalanya, sehingga mereka menolak mentah-mentah dongeng Nabi Muhammad itu bahkan dengan umpatan kasar. Tapi Abu Bakar tanggap dengan dawuh Nabi. Ia tak mau terkecoh dengan logika serampangan kebanyakan temannya.
Logikanya berkata bahwa, Kalau Muhammad bin Abdullah melakukan perjalanan sunyi itu atas dirinya sendiri dengan mengandalkan kemampuan fisiknya, maka mustahil isra’ m’raj terjadi. Namun karena Nabi Muhammad mengakui bahwa yang menggerakkannya adalah Allah SWT., tiada yang tidak mungkin bagi-Nya.
Sejak saat itu, selain bisa tidur pulas, penulis juga semakin mengagumi sosok Sayyidina Abu Bakar Radhiyallahu ‘anhu sebagai sahabat sejati Rasul sekaligus sebagai seseorang yang mempu menggunakan kejernihan fikiran meski ditengah chaos. Wallahu a’lam.

*Sekretaris Lembaga Ta’lif wan Nasyr PCNU Pati

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU - PATI

    PCNU Pati Donasi Uang Tunai Rp. 300 Juta Korban Semeru 

    • calendar_month Sel, 19 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 401
    • 0Komentar

    PCNU Kabupaten Pati berkunjung ke PCNU Kabupaten Lumajang pada sabtu (16/7) lalu. Maksud kunjungan ini adalah untuk menyerahkan donasi bagi warga yang terdampak erupsi Semeru akhir tahun 2021.  Pihak PCNU Kabupaten Pati terdiri dari Dr. Choiron selaku wakil ketua, Maskan selaku sekretaris, Dr. Qosim selaku ketua LKNU dan ketua NU Peduli Pati, serta perwakilan LAZISNU […]

  • Kiat Menulis untuk Orang Sibuk. Photo by Cathryn Lavery on Unsplash.

    Kiat Menulis untuk Orang Sibuk

    • calendar_month Sen, 2 Okt 2023
    • account_circle admin
    • visibility 493
    • 0Komentar

    Oleh : M. Iqbal Dawami Seringkali saya mendengar orang ingin menulis tapi tidak punya waktu lantaran kesibukannya. Jadi bukan karena tidak bisa menulis, tapi karena tidak punya waktu untuk menulis. Sebetulnya patut disayangkan orang seperti ini, karena kendalanya bukan tidak bisa menulis, tapi karena faktor lain, yakni kesibukan. Fenomena ini bukan satu dua orang yang […]

  • KH. Abdul Kholiq : Ulama Tasawuf, Pendiri Madrasah Abadiyah Gabus

    KH. Abdul Kholiq : Ulama Tasawuf, Pendiri Madrasah Abadiyah Gabus

    • calendar_month Rab, 21 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 1.169
    • 0Komentar

    Oleh : Agus Salim* Potret KH. Abdul Kholiq Mojolawaran KH. Abdul Kholiq merupakan ulama yang  lahir di Pati Jawa Tengah. Sejarah panjang yang menceritakan tentang gigihnya ulama yang satu ini dalam mendampingi masyarakat pedesaan, untuk memperkenalkan agama Islam. Telah termaktub dalam buku yang ditulis oleh Agus Salim yang berjudul “Berkhidmat Mengarungi dan Menyemai Jejak-Jejak Zaman […]

  • Perkuat Pembelajaran Ke-NU-an, Ma'arif NU Jepara Gelar Workshop

    Perkuat Pembelajaran Ke-NU-an, Ma’arif NU Jepara Gelar Workshop

    • calendar_month Kam, 27 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 472
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.idJepara – Dalam rangka capacity building guru-guru ke- NU-an, LP. Ma’arif NU PCNU Jepara menggelar Workshop Penguatan Aswaja guru MI, MTs, MA, dan SMP se- Kecamatan Donorojo dan Kecamatan Keling. Kegiatan yang digelar di Gedung MWC NU Donorojo hari Selasa 25 Februari 2025 diikuti 70 guru Ke- NU- an di lingkungan LP Ma’arif NU […]

  • Siswa MA Salafiyah Kajen Sabet Medali Emas dalam Ajang AISEEF 2024

    Siswa MA Salafiyah Kajen Sabet Medali Emas dalam Ajang AISEEF 2024

    • calendar_month Kam, 8 Feb 2024
    • account_circle admin
    • visibility 489
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Siswa Madrasah Aliyah (MA) Salafiyah Kajen, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, torehkan prestasi di tingkat internasional. Mereka adalah Tsalisa Chulaili Sahri Nova, Yoga Dimas Saputra, Dwi Erfiyan Sadewa, Achmad Najmi Zidan, dan Muhammad Jihaduddin Lathif. Lima siswa dari tim riset MA Salafiyah Kajen yang duduk di kelas XI dan XII itu baru saja […]

  • Bisa Langsung Kerja Gaji di Atas UMR, LP Ma'arif NU Jateng Perpanjang Pendaftaran Pelatihan Mandarin Pra-Kerja

    Bisa Langsung Kerja Gaji di Atas UMR, LP Ma’arif NU Jateng Perpanjang Pendaftaran Pelatihan Mandarin Pra-Kerja

    • calendar_month Sab, 1 Agu 2026
    • account_circle admin
    • visibility 17.356
    • 0Komentar

    SEMARANG – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah melalui LP Ma’arif NU PWNU Jateng bekerja sama dengan Belt & Road Chinese Center (BRCC) Indonesia resmi mengumumkan pelaksanaan Program Pelatihan Mandarin Pra-Kerja Tahap I. Program ini dirancang untuk membekali peserta dengan keterampilan bahasa Mandarin guna memenuhi kebutuhan tenaga kerja profesional. Kegiatan ini akan dipusatkan di […]

expand_less