Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Celoteh » (Ber) Money Politik

(Ber) Money Politik

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 7 Jul 2023
  • visibility 216
  • comment 0 komentar

Oleh: Inayatun Najikah

Pada suatu hari saya pernah mengikuti seminar dengan mengambil tema besar yaitu tentang pentingnya melek politik untuk kaum muda. Dan rentetan apa yang disampaikan narasumber seakan kaum mudalah yang di tuntut untuk memahami dan mencegah money politik dan melek perpolitikan. Apakah yang selain muda tak perlu? Maka saya tak setuju dengan apa yang disampaikan narasumbernya. Tak hanya satu narasumber bahkan ketiga narasumber yang menjadi pengisi acara tersebut menyampaikan bahwa kaum muda atau pemilih pemula lah yang seharusnya memulai penertiban akan penolakan terhadap money politik.

Salah satu narasumber mengatakan bahwa sebagai kaum muda kita seharusnya paham bahwa money politik itu tak baik dan menciderai politik yang bersih. Si narasumber sangat menggebu-gebu menyampaikan target negara akan jaya dimasa mendatang jika kaum mudanya turut mengambil peran yang salah satunya dengan cara menolak money politik.

Saya berusaha menyimak dengan seksama karena pada dasarnya kita memang harus menghargai orang lain kan jika kita ingin dihargai. Namun sesekali juga saya menoleh kepada para audiens yang sebagian besar adalah teman-teman yang masih duduk di bangku SMA sederajat. Saya merasakan bahwa materi yang disampaikan sang narasumber terlihat tak masuk di mereka. Dan terkesan membosankan.

Saya pikir awalnya perasaan ini salah. Namun saat sesi tanya jawab apa yang saya rasakan mendapat kebenaran dari salah satu siswa yang bertanya apa sih money politik itu? Saya bergumam, wah berarti materi yang disampaikan narasumber tak semuanya mampu diserap oleh audiens. Pertanyaan selanjutnya mengapa bisa begitu? Apakah interaksi antara narasumber dan audiens ada yang salah? Negatif thinking saya si narasumber hanya bertugas menyampaikan isi materi setelah itu pulang. Soal paham ataupun tak bukanlah menjadi persoalan. Yang penting sudah menggugurkan kewajiban.

Kembali pada persoalan melek politik tadi. Saya menyaksikan sendiri bahwa dari lingkup kecil seperti seminar ini saja antara narasumber dan audiens belum sejalan. Narasumber menggembor-gemborkan teori tentang money politik dan tetek bengeknya, sedangkan audiens saja masih belum paham tentang dasar politik itu sendiri. Para narasumber tak menjelaskan secara detail bahwa money politik hanya sebagai salah satu instrumen yang digunakan orang-orang untuk mencapai target apa yang mereka mau. Bukan momok yang menakutkan yang harus hilang dalam dunia perpolitikan.

Saya disini bukan kok merasa benar, tetapi para narasumber tak berani menyebutkan realita bahwa jika dalam berpolitik pun memerlukan uang sebagai faktor pendukungnya. Salah satunya untuk mengurus administrasi. Bahkan untuk cek kesehatan para calon pun memerlukan biaya kan. Jika pada realitanya seperti itu, berarti berpolitik pun tak bisa dilepaskan dari uang. Pepatah mengatakan uang bukanlah segalanya akan tetapi segalanya memerlukan uang. Dan tak terkecuali dalam dunia politik.

Mengurangi adanya money politik tak hanya dibebankan kepada kaum muda saja melainkan pada semua elemen dan siapa saja. Sistem yang baik, aturan yang bagus dan orang-orang yang berintegritas lah yang akan mampu menciptakan iklim politik secara sehat. Jika yang terlihat hanya salah satunya saja maka sampai kapanpun money politik atau lainnya itu masih akan terus ada. Untuk apa sistem yang bagus dan aturan dibuat sebaik mungkin jika orang-orangnya masih suka berkonsolidasi dan bernegosiasi untuk kepentingan pribadi.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dipulangkan, Sejumlah Calon Jemaah Haji Asal Pati Gagal Terbang

    Dipulangkan, Sejumlah Calon Jemaah Haji Asal Pati Gagal Terbang

    • calendar_month Sel, 20 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 345
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id, Pati – Sejumlah calon jemaah haji asal Kabupaten Pati gagal terbang ke tanah suci Makkah. Mereka dipulangkan lantaran tak lolos tes kesehatan menjelang penerbangan. Total enam calon jemaah dipulangkan dari Embarkasi Solo. Sebenarnya, mereka sudah diberangkatkan dari Halaman Pendapa Kabupaten Pati ke Asrama Haji Donohudan, Kabupaten Boyolali pada Jumat (16/5/2025) dan Sabtu (17/5/2025) […]

  • Gotong-royong Bersih-Bersih Pascabanjir di MIN 2 Pati

    Gotong-royong Bersih-Bersih Pascabanjir di MIN 2 Pati

    • calendar_month Sel, 20 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 7.354
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Pascabanjir yang menggenangi lingkungan madrasah untuk ketiga kalinya, Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Pati menggelar kegiatan kerja bakti bersama pada Selasa (20/1/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya pemulihan dan pembersihan lingkungan madrasah agar kegiatan belajar mengajar dapat segera kembali normal. Kerja bakti tersebut melibatkan dewan guru, Babinsa Koramil Dukuhseti, Bhabinkamtibmas Polsek Dukuhseti, […]

  • Faizal Assegaf Dilaporkan LBH Ansor Pati ke Polisi, Buntut Cuitannya di Twitter

    Faizal Assegaf Dilaporkan LBH Ansor Pati ke Polisi, Buntut Cuitannya di Twitter

    • calendar_month Sen, 7 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 253
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Cuitan Faizal Assegaf di akun Twitternya @faizalassegaf, kini berbuntut panjang. Postingan yang dia lakukan beberapa waktu lalu dinilai mengandung penghinaan dan ujaran kebencian terhadap Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Yahya Cholil Staquf. Adapun cuitan @faizalassegaf yang dinilai mengandung hinaan yakni pada postingan 27 Oktober 2022 lalu, yang berbunyi sebagai berikut. “Lebih […]

  • PCNU - PATI

    PC IPNU se-Korda Pati Sepakat Pertahankan PKPT

    • calendar_month Jum, 29 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 250
    • 0Komentar

    PC IPNU se-Korda Pati yang meliputi Jepara, Kudus, Pati, Grobogan, Blora, Rembang dan Lasem sepakat mempertahankan Pimpinan Komisariat Perguruan Tinggi (PKPT) masuk dalam struktural IPNU. Keputusan itu diambil dalam pertemuan Ketua PC IPNU se-Korda Pati yang dilaksanakan di Kudus pada Rabu (27/7) malam. Pertemuan ini juga dihadiri oleh PC IPNU Demak. Pertemuan tersebut membahas isu-isu […]

  • Workshop Implementasi Kurikulum Nasional

    Workshop Implementasi Kurikulum Nasional

    • calendar_month Sen, 5 Sep 2016
    • account_circle admin
    • visibility 353
    • 0Komentar

    Pati.Pengurus Cabang Lembaga Pendidikan Ma’arif NU Pati, mengadakan Workshop Implementasi Kurikulum Nasional mata pelajaran umum yang di ikuti oleh Madrasah Tsanawiyag (Mts) dan Madrasah Aliyah (MA) di lingkungan Lembaga Ma’arif NU Pati, acara berlangsung selama dua hari, bertempat di Aula Kampus IPMAFA, ( 27-28/8) kemarin.             Masa depan Nahdlatul Ulama sangat tergantung pada hasil pendidikan […]

  • Ancab Fatayat NU Kayen di Upgrading

    Ancab Fatayat NU Kayen di Upgrading

    • calendar_month Kam, 9 Feb 2023
    • account_circle admin
    • visibility 290
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id-Pimpinan Cabang NU Fatayat Pati melaksanakan Pelantikan dan Upgrading Pimpinan Anak Cabang Fatayat NU Kayen Masa Khidmat 2022 – 2026 & Pimpinan Ranting Fatayat NU Jatiroto & Sumbersari Masa Khidmat 2023 – 2026 Ahad, 5 Februari 2023 / 14 Rajab 1444 H kemarin, bertempat di Balai Desa Jatiroto. “Setelah pelantikan ini di harapkan bisa saling […]

expand_less