Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Celoteh » (Ber) Money Politik

(Ber) Money Politik

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 7 Jul 2023
  • visibility 334
  • comment 0 komentar

Oleh: Inayatun Najikah

Pada suatu hari saya pernah mengikuti seminar dengan mengambil tema besar yaitu tentang pentingnya melek politik untuk kaum muda. Dan rentetan apa yang disampaikan narasumber seakan kaum mudalah yang di tuntut untuk memahami dan mencegah money politik dan melek perpolitikan. Apakah yang selain muda tak perlu? Maka saya tak setuju dengan apa yang disampaikan narasumbernya. Tak hanya satu narasumber bahkan ketiga narasumber yang menjadi pengisi acara tersebut menyampaikan bahwa kaum muda atau pemilih pemula lah yang seharusnya memulai penertiban akan penolakan terhadap money politik.

Salah satu narasumber mengatakan bahwa sebagai kaum muda kita seharusnya paham bahwa money politik itu tak baik dan menciderai politik yang bersih. Si narasumber sangat menggebu-gebu menyampaikan target negara akan jaya dimasa mendatang jika kaum mudanya turut mengambil peran yang salah satunya dengan cara menolak money politik.

Saya berusaha menyimak dengan seksama karena pada dasarnya kita memang harus menghargai orang lain kan jika kita ingin dihargai. Namun sesekali juga saya menoleh kepada para audiens yang sebagian besar adalah teman-teman yang masih duduk di bangku SMA sederajat. Saya merasakan bahwa materi yang disampaikan sang narasumber terlihat tak masuk di mereka. Dan terkesan membosankan.

Saya pikir awalnya perasaan ini salah. Namun saat sesi tanya jawab apa yang saya rasakan mendapat kebenaran dari salah satu siswa yang bertanya apa sih money politik itu? Saya bergumam, wah berarti materi yang disampaikan narasumber tak semuanya mampu diserap oleh audiens. Pertanyaan selanjutnya mengapa bisa begitu? Apakah interaksi antara narasumber dan audiens ada yang salah? Negatif thinking saya si narasumber hanya bertugas menyampaikan isi materi setelah itu pulang. Soal paham ataupun tak bukanlah menjadi persoalan. Yang penting sudah menggugurkan kewajiban.

Kembali pada persoalan melek politik tadi. Saya menyaksikan sendiri bahwa dari lingkup kecil seperti seminar ini saja antara narasumber dan audiens belum sejalan. Narasumber menggembor-gemborkan teori tentang money politik dan tetek bengeknya, sedangkan audiens saja masih belum paham tentang dasar politik itu sendiri. Para narasumber tak menjelaskan secara detail bahwa money politik hanya sebagai salah satu instrumen yang digunakan orang-orang untuk mencapai target apa yang mereka mau. Bukan momok yang menakutkan yang harus hilang dalam dunia perpolitikan.

Saya disini bukan kok merasa benar, tetapi para narasumber tak berani menyebutkan realita bahwa jika dalam berpolitik pun memerlukan uang sebagai faktor pendukungnya. Salah satunya untuk mengurus administrasi. Bahkan untuk cek kesehatan para calon pun memerlukan biaya kan. Jika pada realitanya seperti itu, berarti berpolitik pun tak bisa dilepaskan dari uang. Pepatah mengatakan uang bukanlah segalanya akan tetapi segalanya memerlukan uang. Dan tak terkecuali dalam dunia politik.

Mengurangi adanya money politik tak hanya dibebankan kepada kaum muda saja melainkan pada semua elemen dan siapa saja. Sistem yang baik, aturan yang bagus dan orang-orang yang berintegritas lah yang akan mampu menciptakan iklim politik secara sehat. Jika yang terlihat hanya salah satunya saja maka sampai kapanpun money politik atau lainnya itu masih akan terus ada. Untuk apa sistem yang bagus dan aturan dibuat sebaik mungkin jika orang-orangnya masih suka berkonsolidasi dan bernegosiasi untuk kepentingan pribadi.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Istighoutsah  Pertama di Tahun 2016

    Istighoutsah Pertama di Tahun 2016

    • calendar_month Kam, 18 Feb 2016
    • account_circle admin
    • visibility 375
    • 0Komentar

                Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama dengan MWCNU Se Kabupaten Pati mengadakan Istighoutsah ulama dan umaro di Pendopo Kabupaten Pati sekaligus memperingati maulid nabi Muhammad SAW dengan tema “Meneladani Sifat Nabi Muhammad sebagai bekal membangun pribadi yang berakhlakul karimah.” Kamis 4/2/2016 kemarin. Sebelum acara inti dimulai yaitu mauidloh khasanah dari KH Syarofudin dari Rembang, maka terlebih […]

  • PAC Ansor Juwana Gelar Konferensi

    PAC Ansor Juwana Gelar Konferensi

    • calendar_month Ming, 4 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 334
    • 0Komentar

    Pengurus Anak Cabang Ansor Juwana terpilih berpose bersama pengurus PC Ansor Pati JUWANA-Gerakan Pemuda Ansor merupakan salah satu Banom (Badan Otonom) NU yang mewadahi generasi muda untuk turut memperjuangkan NU. Dengan kata lain, Ansor adalah harapan bagi NU di masa yang akan datang. Baik buruk NU memang tidak sepenuhnya bergantung kapada Ansor. Namun setidaknya Ansor […]

  • MTs Salafiyah Kajen Gelar Tes Tahfidz dan Kitab

    MTs Salafiyah Kajen Gelar Tes Tahfidz dan Kitab

    • calendar_month Sel, 12 Mar 2024
    • account_circle admin
    • visibility 481
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Madrasah Tsanawiyah (MTs) Salafiyah  Kajen, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, adakan ujian tahfidz dan kitab kuning, Sabtu (9/3/2024) pagi. Sebagaimana diketahui, Salafiyah merupakan lembaga pendidikan formal berbasis pesantren yang memiliki Program Unggulan Tahfidz dan Kitab. Pada ujian yang digelar tahunan seperti ini, melibatkan seluruh siswa-siswi kelas 9. Kali ini, ujian diikuti sebanyak 440 […]

  • Kader GP Ansor dan IPNU Tambakromo Dirikan Patitech Academy

    Kader GP Ansor dan IPNU Tambakromo Dirikan Patitech Academy

    • calendar_month Ming, 31 Des 2023
    • account_circle admin
    • visibility 458
    • 0Komentar

      TAMBAKROMO -Patitech Academy Gelar kegiatan Gen Z Techno Camp, yang berlangsung pada tanggal 5 hingga 30 Desember 2023 di Yayasan Warna Bhakti, Desa Mangunrekso, Kecamatan Tambakromo, Kabupaten Pati. Kegiatan ini diikuti oleh 25 peserta yang berasal dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) hingga mahasiswa. Gen Z Techno Camp merupakan salah […]

  • PCNU-PATI Photo by Anita Austvika

    Emergency Couple

    • calendar_month Ming, 20 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 469
    • 0Komentar

    Oleh : Elin Khanin Sejak Faris berubah wujud dari lelaki bersarung menjadi lelaki berdasi, Najiya terus berpikir siapa sebenarnya Faris. Sepertinya Mr. Bunglon itu bukan orang sembarangan. Sejak awal bertemu, ia punya firasat sendiri mengenai lelaki pemilik panti tersebut. Ia punya aroma bangsawan. Wajahnya penuh misteri memendam sekam.  Wajah tirus dengan hidung mancung, bibir berbentuk […]

  • Fatayat Winong Ganti Ketua

    Fatayat Winong Ganti Ketua

    • calendar_month Sab, 27 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 483
    • 0Komentar

    WINONG-Jumat, 26 Juli 2019 PAC Fatayat Winong adakan restrukturisasi. Bertempat di Masjid Kebowan, Winong, restrukturisasi ini hanya membahasa pergantian jabatan ketua. Pasalnya, Asmonah, S.Ag., M.Pd., ketua 1 telah naik takhta menjadi ketua PC Fatayat NU Kabupaten Pati masa khidmat 2019-2024. Serah-terima jabatan langsung dari eks-ketua PAC Fatayat NU Winong, Asmonah, S.Ag., M.Si (berkacamata) kepada ketua […]

expand_less