Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Baznas Pati Bakal Tarik Zakat Petani hingga Kiai

Baznas Pati Bakal Tarik Zakat Petani hingga Kiai

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 24 Apr 2026
  • visibility 11.188
  • comment 0 komentar

 

Pati – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pati tak hanya menyasar Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menampung zakat. Mereka juga bakal menyasar zakat petani hingga kiai atau penceramah.

Ketua BAZNAS Pati, Minanurrohman, menjelaskan langkah ini dilakukan untuk mengembangkan potensi zakat di Kabupaten Pati. Apalagi kewajiban zakat bukan hanya ASN, melainkan bagi orang yang mampu dan memenuhi syarat.

”Selama ini memang ASN yang paling dominan. Tapi potensi terbesar justru ada di luar itu, mulai dari petani, pengusaha, hingga profesi seperti dokter, pengacara, bahkan penceramah atau kiai,” ujar Kiai Minan.

Ia mengungkapkan potensi zakat di Pati sangat besar. Dari sektor pertanian saja, jika petani membayar 50 persen dari potensi zakat yang ada, nilainya bisa mencapai Rp126 miliar per tahun.

Angka ini belum termasuk zakat dari sektor lain seperti peternakan, perikanan, perkebunan, hingga industri. Hal ini yang mendorong pihaknya untuk mulai merambat zakat ke profesi lainnya.

”Belum lagi zakat profesi. Kiai yang ceramah dengan bayaran jutaan rupiah sekali tampil, itu juga ada ketentuan zakatnya. Tapi ini yang belum tersentuh,” kata dia.

Untuk memperkuat penghimpunan zakat, BAZNAS Pati juga mendorong lahirnya Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang pengelolaan zakat. Regulasi ini nantinya akan menyasar sektor swasta agar memiliki dasar hukum dalam penarikan dan pengelolaan zakat.

Penyusunan Raperda tersebut saat ini tengah berjalan dengan melibatkan akademisi dari UIN Kudus serta dukungan pemerintah daerah.

“Kalau sudah disahkan, kita akan langsung tancap gas. Ini bukan untuk kepentingan politik, tapi murni untuk kesejahteraan umat,” tegasnya.

Selain memperluas sumber dana, BAZNAS Pati juga menyiapkan program unggulan berupa zakat produktif. Program ini bertujuan membantu mustahik (penerima zakat) agar bisa naik kelas menjadi muzakki (pemberi zakat).

Caranya, BAZNAS akan memberikan modal usaha sekaligus pendampingan bagi masyarakat yang memiliki usaha dan manajemen yang baik.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Photo by Nouman Younas

    KH. Sirodj: Sosok Cerdas Pencetus Pondok Pesantren Wetan Banon

    • calendar_month Jum, 10 Mei 2024
    • account_circle admin
    • visibility 691
    • 0Komentar

    Oleh. Natasya Avnal Maulida Siapakah KH Sirodj Sosok Kiai Haji Sirodj merupakan salah satu kiai besar di desa Kajen, kecamatan Margoyoso, kabupaten Pati, beliau adalah pendiri sekaligus pengasuh di pondok pesantren Wetan Banon yang kini lebih dikenal sebagai pondok pesantren Salafiyah Kajen. Beliau terlahir pada tahun 1865 di desa Kajen. Ayahnya bernama Ishaq bin Sawijah […]

  • water droplets on glass window

    Rangkaian Hujan

    • calendar_month Sen, 20 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 289
    • 0Komentar

    Aku sangat menyukai momen ini, saat kecil.  Hujan. Adalah momen bahagiaku untuk bermain di setiap rintik-rintiknya. Entah sambil berlari-lari atau hanya sekadar berguyur di bawah deraiannya. Lain halnya dengan sekarang, paling tidak suka dengan hujan. Bukan, lebih tepatnya kehujanan,. Aku tak pernah menyalahkan Tuhan yang menurunkan hujan. Hanya saja aku tak menyukai kehujanan. Itu saja. […]

  • PCNU - PATI Photo by Pezibear

    Dear, Zaujiy

    • calendar_month Ming, 24 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 327
    • 0Komentar

    Aku tidak akan mengatakan kisahku ini adalah kisah langka, lain daripada yang lain, atau extraordinary. Karena kenyataannya begitu banyak perempuan di dunia ini yang dibebat takdir menyedihkan sepertiku. Menikah bertahun-tahun tapi tak kunjung dianugerahi rejeki berupa keturunan. Menjadi pihak yang harus mau tidak mau memaklumi perasaan mertua dan suami yang ingin sekali menimang bayi. Apalagi […]

  • Hadiri Halalbihalal Ma`arif Jepara, Ketua LP Ma`arif NU Jateng Tekankan Pentingnya Penguatan Akidah Aswaja Nahdliyah di Sekolah/Madrasah

    Hadiri Halalbihalal Ma`arif Jepara, Ketua LP Ma`arif NU Jateng Tekankan Pentingnya Penguatan Akidah Aswaja Nahdliyah di Sekolah/Madrasah

    • calendar_month Ming, 13 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 346
    • 0Komentar

        Pcnupati.or.id Jepara – Ketua Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah Fakhruddin Karmani menegaskan pentingnya penguatan akidah Ahlussunnah Waljamaah Annahdliyah. Hal itu terungkap dalam Halalbihalal Keluarga Besar LP. Ma’arif NU PCNU Kabupaten Jepara yang bertempat di Balai Besar Perikanan Budidaya Air Payau (BBPBAP) Jepara, Sabtu (12/4/2025). Ketua LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah […]

  • Fatayat NU Kawal Kasus di Polres Pati, Tegaskan Keadilan untuk Korban

    Fatayat NU Kawal Kasus di Polres Pati, Tegaskan Keadilan untuk Korban

    • calendar_month Sel, 5 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 13.165
    • 0Komentar

    PATI – Upaya mengawal keadilan bagi korban kembali ditegaskan oleh Pimpinan Cabang (PC) Fatayat NU Kabupaten Pati. Bersama sejumlah badan otonom (banom) Nahdlatul Ulama lainnya, Fatayat melakukan kunjungan ke Kepolisian Resor (Polres) Pati pada Senin (4/5/2026). Kunjungan tersebut dihadiri oleh Ketua dan Sekretaris PC Fatayat NU Pati, serta Ketua LKP3A (Lembaga Konsultasi, Pemberdayaan Perempuan, dan […]

  • Hasil Survei Ipmafa: Mayoritas Masyarakat Pati Tolak 5 Hari Sekolah

    Hasil Survei Ipmafa: Mayoritas Masyarakat Pati Tolak 5 Hari Sekolah

    • calendar_month Sel, 8 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 418
    • 0Komentar

      Pati – Institut Pesantren Mathali’ul Falah (Ipmafa) menggelar survei publik menyikapi kebijakan lima hari sekolah di Kabupaten Pati. Hasilnya, mayoritas masyarakat Kabupaten Pati menolak lima hari sekolah. ”Hasil survei ini diharapkan dapat menjadi masukan berharga bagi pemangku kebijakan dalam meninjau ulang dan menyempurnakan program pendidikan,” ujar Dekan Fakultas Tarbiyah, M Sofyan AlNashr. Survei ini […]

expand_less