Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Gus Mus Ijazahkan Tiga Sholawat

Gus Mus Ijazahkan Tiga Sholawat

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 4 Jul 2021
  • visibility 889
  • comment 0 komentar
KH. Musthofa Bisri (Gus Mus) (sumber : Instagram @s.kakung)

REMBANG-KH. Musthofa Bisri atau Gus Mus baru-baru ini mengijazahkan amalan sholawat kepada ummat islam. Ijazah ini disampaikan langsung melalui postingan Instagramnya, @s.kakung Kamis (1/7).

Dalam video berdurasi tujuh menit dua puluh detik tersebut, Gus Mus memaparkan sekaligus mengijazahkan tiga sholawat sekaligus. Kiai asal Rembang tersebut juga menjelaskan bahwa ketiga sholawat tersebut diperoleh dari tiga kiai khosh, yaitu KH. Makhrus Aly Lirboyo, KH. Ali Ma’shum Krapyak dan juga KH. Bisri Musthofa yang merupakan ayah dari Gus Mus. 

Selain membeberkan tiga sholawat, Gus Mus juga menjelaskan tata cara pengamalannya. Ketiganya bisa dibaca seribu kali dalam sehari. Komposisi jumlahnya pun bisa beragam, disesuaikan dengan kebutuhan.

“Assholatu wassalamu’alaika ini bisa dibaca berapa puluh saja, yang banyak yang shollallahu ala Muhammad, terserah.” Ungkap Gus Mus dalam video tersebut.  

Jika tidak sempat membaca hingga seribu kali per harinya, Kiai sekaligus budayawan ini juga memberikan keringanan. Menurut Gus Mus, yang paling penting, amalan tiga sholawat ini dibaca setiap Hari Jumat. 

“Hari Jumat minimal jangan sampai tidak, (sholawat) ini minimal dibaca Hari Jumat.” Tandasnya. 

Teks sholawat yang di ijazahkan oleh Gus Mus kepada ummat islam. Sholawat pertama merupakan ijazah dari KH. Makhrus Aly Lirboyo, sholawat kedua dari KH. Ali Makshum Krapyak dan sholawat ke tiga dari KH. Bisri Musthofa Rembang

Namun dalam videonya, Gus Mus tidak menjelaskan khasiat dan fadhilah (keutamaan) dari ketiganya. Ia hanya mengatakan bahwa fadhilah dari masing-masing sholawat tersebut sangat besar. 

Gus Mus khawatir, jika disebutkan fadhilahnya dapat menggoyahkan niat pembacanya. Menurut Gus Mus, dalam membaca sholawat, ingatan harus tertuju pada Nabi Muhammad SAW., bukan pada khasiat sholawat tersebut. 

“Meskipun (sholawat) ini khasiatnya luar biasa tapi tidak akan saya sampaikan kepada anda. Karena nanti anda membaca sholawat ini malah kepikiran khasiatnya. Padahal sholawat ini kita baca yang diingat ya Kanjeng Nabi Muhammad SAW.” Lanjutnya. 

Wejangan Istighfar

Selain ijazah sholawat, dalam video yang sama, Gus Mus juga mengijazahkan bacaan istighfar. Menurut Kiai nyentrik ini, istighfar sebaiknya dibaca seratus kali sehari. 

Namun jika mampu, membaca istighfar seribu kali dalam sehari jauh lebih utama. Hanya saja, sama seperti saat mengijazahkan sholawat, Gus Mus juga mengimbau kepada siapa saja yang hendak mengamalkan ijazah ini untuk tidak terpancang kepada khasiat istighfar. 

“Yang diingat jangan khasiatnya, tapi yang diingat adalah dosa-dosa kita yang membaca istighfar” pungkas Gus Mus. 

Untuk menyaksikan video versi lengkapnya, bisa di akses di akun Instagram @s.kakung. Hal ini penting dilakukan, sebab Gus Mus mengijazahkannya secara langsung. 

Kiai Nyentrik

Seperti diketahui bersama, Gus Mus termasuk salah satu ulama sepuh yang mengikuti arus perkembangan zaman. Buktinya, ulama kelahiran 1944 ini masih aktif berselancar di media sosial seperti Facebook, twitter bahkan instagram. 

Dengan intensitas Gus Mus di sosmed yang tergolong sering jika dibandingkan dengan kiai-kiai lain, maka banyak sekali ilmu yang bisa diserap bagi yang mengikuti akun-akun sosmednya. Seperti ijazah, nasihat, hingga karya-karya Gus Mus bisa dijumpai di akun-akun media sosialnya. 

Bukan hanya aktif posting, Gus Mus juga dikenal sebagai potret kiai ramah. Tidak jarang ia membalas komentar jama’ah di akun media sosialnya. Meskipun terdengar sepele, namun aktifitas semacam ini dapat memberikan kebahagiaan bagi para jama’ah sosmed.(lut/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Syaifuddin-Nihayah Panglimai PAC IPNU/IPPNU Gembong

    Syaifuddin-Nihayah Panglimai PAC IPNU/IPPNU Gembong

    • calendar_month Jum, 9 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 494
    • 0Komentar

    GEMBONG-Setelah sekian lama vakum, IPNU/IPPNU Kecamatan Gembong akhirnya memiliki pengurus baru. Jumat (9/8) siang tadi telah diadakan Konferensi Anak Cabang IPNU/IPPNU Gembong. K. Sholikhin, ketua MWC NU Gembong sedang memberikan sambutan dalam Konferancab IPNU/IPPNU Gembong. Tampak pula beberapa ketua Ranting NU dan jajaran Muspika sebagai tamu undangan  Kegiatan yang berlangsung di aula gedung MWC-NU Gembong […]

  • Muhammad Hasyim Santri Pejuang Kemerdekaan

    Muhammad Hasyim Santri Pejuang Kemerdekaan

    • calendar_month Kam, 26 Okt 2017
    • account_circle admin
    • visibility 530
    • 0Komentar

    Sebagai santri yang juga putra kiyai, masyarakat biasa memanggil dengan sebutan Gus Hasyim, nama lengkap beliau adalah Muhammad Hasyim putra Mbah Mahfudh Salam Kajen (w-1944)lahir di Kajen pada tahun 1929 M. Beliau adalah putra kedua dari enam bersaudara yaitu : 1.    Hj.  Muzayyanah, istri KH Mansyur Lasem  (ibu dari Gus Qoyyum) 2.    Muhammad Hasyim 3.    […]

  • NU Pati Plus Banom Nyatakan Siap Dukung Pemerintah Tumpas Prostitusi

    NU Pati Plus Banom Nyatakan Siap Dukung Pemerintah Tumpas Prostitusi

    • calendar_month Jum, 20 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 400
    • 0Komentar

    Potongam video pernyataan sikap PCNU Pati dan Banom-Banomnya dalam usaha penutupan bisnis prostitusi di Kabupaten ini.  PATI – Masih hangat dibicarakan berita soal deklarasi penutupan bisnis-bisnis prostitusi yang ada di kabupaten Pati oleh Bupati Haryanto. Pernyataan yang dilaksanakan Rabu (18/8) itu disaksikan oleh banyak pihak, salah satunya adalah NU.  Di kesempatan lain setelah deklarasi tersebut, […]

  • PCNU-PATI

    Ujian Kemanusiaan

    • calendar_month Kam, 1 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 389
    • 0Komentar

    Oleh: Maulana Karim Sholikhin* Bencana terjadi di mana-mana. Mulai dari gempa Cianjur, hingga yang terakhir, banjir bandang dan angin kencang menerjang Kabupaten Pati. Intinya, Indonesia sedang tidak baik-baik saja. Banyak korban berjatuhan, mulai nyawa, kesehatan, harta, peluang ekonomi, pendidikan, pokoknya banyak. Total kerugian materiil memang luar biasa besar. Tapi adakah nominal rupiah yang mampu membayar […]

  • Haul Syekh Mizan Margotuhu Kidul Margoyoso, Berikut Rangkaian Kegiatannya

    Haul Syekh Mizan Margotuhu Kidul Margoyoso, Berikut Rangkaian Kegiatannya

    • calendar_month Sab, 6 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 735
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Warga Desa Margotuhu Kidul dan Desa Semerak, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, mengadakan serangkaian kegiatan dalam rangka Haul Waliyullah Ahmad Mizan. Zaenal Abidin, selaku ketua panitia haul menjelaskan, pihaknya telah menyelenggarakan kegiatan sejak hari Selasa (2/9/2025) yang dimulai dari manaqib dan tahlil oleh para petani tambak dan segenap masyarakat Margotuhu Kidul dan Semerak. […]

  • PCNU PATI - Semua PAC IPNU/IPPNU bakal Dibekali Skill Persidangan

    Semua PAC IPNU/IPPNU bakal Dibekali Skill Persidangan

    • calendar_month Rab, 8 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 577
    • 0Komentar

    PATI – Pimpinan Cabang (PC) IPNU IPPNU Kabupaten Pati menyelenggarakan program pelatihan persidangan untuk Pimpinan Anak Cabang (PAC) se-Kabupaten Pati. Wakil Ketua I PC IPNU Pati, Ahmad Khoirul Anam menjelaskan bahwa pendidikan dan pelatihan (diklat) ini bermula dari banyaknya kader-kader dari PAC yang belum mengetahui tentang teknis persidangan, terkhusus pada saat Konferensi Anak Cabang (Konferancab) […]

expand_less