Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Parodi » Wacana

Wacana

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 26 Okt 2022
  • visibility 83
  • comment 0 komentar

Oleh : Niam At Majha

Kemarin disaat hujan rintik dan panas terik, pada sebuah group WhatsApp ada sebuah wacana menarik dan unik untuk dibahas, perihal fasilitas, perihal komunitas dan perihal sesuatu yang belum tuntas.

Sebenarnya sederhana saja, tentu saya dan Anda pernah mendengar istilah logika tanpa logistik tak pernah jalan. Saya mengamini akan hal itu, ketika logistik melemah tentu logikanya akan ikut gelisah dengan dalih apa pun itu. Meskipun melalui iming iming pengabdian, berkhidmah atau pun yang lain, akan tetap sama yaitu melemah ada ala kadarnya. Gelisah, resah dan pada akhirnya pasrah.

Kembali pada group yang mewacanakan untuk memperbaiki tempat untuk memunculkan gagasan, ide ide, dan sekadar propaganda, atau pun wacana wacana, tajuk rencana, agar fasilitasnya lebih baik, agar kinerjanya lebih mumpuni dan lain seterusnya. Dengan target dan tujuan kenyamanan penguna menjadi prioritas, meskipun dalam bentuk angan angan berkepanjangan.

Selesai melihat perdebatan tersebut, adu argumen, lebih baik ini dan lebih baik itu dan ini itu. Tetapi ketika saat ranah esekusi semua pada pergi ngacir entah kemana, semua hilang dengan meninggalkan jejak tak jelas, pada pamit undur diri dengan menyendiri. Namanya juga wacana se hebat apa pun itu, gagasan se idealis apa pun itu, kalau tak ada yang esekusi sama saja dengan tong kosong tak ada bunyinya.

Dari peristiwa tersebut, sehingga membuka benak saya apabila kebanyakan orang saat ini lebih suka berwacana, lebih pandai bergagasan, lebih suka debat tanpa adanya kusir; seharian mengadukan ilmunya yang di dapatkan dari perusahaan yang bergerak di bidang jasa, dengan berjualan selembar kertas, sebagai tanda telah selesai melaksanakan ujian dan keilmuannya siap di tandingkan. Meskipun begitu semua yang dibahas seringkali diabaikan belaka, tanpa adanya esekusi, tanpa adanya solusi.

“Biarlah kan mereka bisanya hanya itu, berwacana, bercerita, bergagasan dengan penuh plin plan”

Celetuk teman saya dengan santai sambil berlalu. Dari kejadian tersebut saya dapat menyimpulkan apabila berlogika sepintar apa pun itu, namun jika logistik tak terpenuhi tentu akan mandek ditengah jalan. Bahasanya teman saya yang suka tidur lagi, Logika tanpa logistik. Nihil.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • c

    Halal Bihalal PAC IPNU IPPNU Jakenan Dihadiri Pimpinan Pusat

    • calendar_month Rab, 18 Mei 2022
    • account_circle admin
    • visibility 97
    • 0Komentar

    JAKENAN – Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU-IPPNU Jakenan sukses menyelenggarakan Halal Bihalal di Mushola Al-Hidayah, Desa Tambahmulyo, Kecamatan Jakenan, Kabupaten Pati, pada Ahad (15/5/2022). Acara tersebut dimulai pada pukul 08.00 WIB dan selesai pada pukul 13.00 WIB. Halal Bihalal ini dihadiri seluruh anggota IPNU IPPNU se-Kecamatan Jakenan. Selain itu juga hadir dari Pimpinan Cabang IPPNU […]

  • Putri Bungsu Ketua Muslimat NU Viral di TikTok dengan Al Qur’an

    Putri Bungsu Ketua Muslimat NU Viral di TikTok dengan Al Qur’an

    • calendar_month Jum, 14 Jan 2022
    • account_circle admin
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Potongan video di akun TikTok @auniazulfa. (Sumber : tribunnews.com) GEMBONG – Baru-baru ini, dunia maya kembali digegerkan oleh kemunculan seorang gadis yang mengaku baru boleh bermain keluar bersama-sama temannya setelah selesai setoran hafalan al Qur’an kepada ibunya.  Kisah tersebut disebarkan lewat media sosial TikTok oleh pemilik akun @auniazulfa. Melalui video yang telah ditonton lebih dari […]

  • Aswaja: Manhaj Nahdlatul Ummah

    Aswaja: Manhaj Nahdlatul Ummah

    • calendar_month Sen, 27 Jun 2016
    • account_circle admin
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Aswaja adalah golongan yang konsisten mengikuti tradisi dan metode yang dipraktekkan Nabi dan Para sahabat (ma ana alaihi al-yauma wa ashhabi).Aswaja dalam kontek Indonesia adalah golongan yang secara mayoritas mengikuti Imam Abu Hasan al-Asy’ari dalam bidang akidah, Imam Asy-Syafi’I dalam bidang fiqih, dan Imam Abu Hamid Al-Ghazali dan Imam Abi al-Hasan Asy-Syadzili dalam bidang tasawuf. […]

  • Memaknai Santri di Hari Santri

    Memaknai Santri di Hari Santri

    • calendar_month Sab, 26 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 327
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto Santri sebagaimana kita pahami merupakan seorang individu yang mempelajari ilmu agama di pesantren. Namun, makna santri juga tidak hanya terbatas pada aspek pendidikan, melainkan meliputi identitas, nilai-nilai, dan sikap hidup yang tercermin dalam kehidupan keseharian mereka. Sedangkan memaknai santri di hari santri adalah momen penting untuk mengenang peran santri dalam sejarah perjuangan […]

  • PAC IPNU IPPNU Trangkil Juara Lomba Kreasi Pelajar

    PAC IPNU IPPNU Trangkil Juara Lomba Kreasi Pelajar

    • calendar_month Ming, 23 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 91
    • 0Komentar

    PATI – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Trangkil mengerahkan 73 personil untuk berpartisipasi dalam kegiatan Apel dan Kirab Hari Santri Nasional (HSN) di Alun-alun Kabupaten Pati pada Sabtu (22/10/2022). Dalam kesempatan itu, PAC IPNU IPPNU Trangkil juga menyabet juara 1 dalam ajang Lomba Kreasi Pelajar […]

  • Santri Mathali'ul Falah Kajen Raih Juara 1 Debat Bahasa Inggris MQK Nasional

    Santri Mathali’ul Falah Kajen Raih Juara 1 Debat Bahasa Inggris MQK Nasional

    • calendar_month Sel, 7 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 154
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Santri Perguruan Islam Mathali’ul Falah (PIM) Desa Kajen, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, menorehkan prestasi gemilang dalam ajang Musabaqah Qira’atil Kutub (MQK) Nasional Ke-8 yang berlangsung di Pondok Pesantren As’adiyah, Wajo, Sulawesi Selatan, pada 30 September–5 Oktober 2025. Tim yang terdiri atas Hilya Hilma, Viki Elok Sofyani, dan Najmah Ahlami Arwani ini mewakili […]

expand_less