Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Buka Konferensi Fatayat, MWC : Musuh NU Gembong Adalah Radikalisasi

Buka Konferensi Fatayat, MWC : Musuh NU Gembong Adalah Radikalisasi

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 31 Okt 2021
  • visibility 133
  • comment 0 komentar
20211031_095841-7755827
K. Sholikhin (Ketua MWC NU Gembong) membuka Konferensi PAC Fatayat NU Gembong

GEMBONG – PAC Fatayat NU Gembong menyelenggarakan konferensi pada Minggu (31/10). Kegiatan ini dilangsungkan di Ponpes Shofa Az Zahro’ Gembong. 

Pembukaan Konferensi dimulai pada pukul 09.00 WIB. Dalam agenda tersebut, hadir Ketua PC Fatayat NU Pati, Asmonah. Dalam sambutannya, Asmonah memberikan wejangan kepada para pengurus PAC Fatayat NU Gembong untuk memilih pimpinan yang benar-benar memiliki loyalitas tinggi kepada organisasi. 

“Pilih pemimpin yang benar-benar kober dan mengoberkan diri,” tutur dia. 

Selain Asmonah, beberapa tamu undangan yang terdiri dari Pengurus Harian MWC NU Gembong beserta Banom-Banomnya juga menghadiri acara pembukaan konferensi tersebut. K. Sholikhin, Ketua MWC NU Gembong didampingi sekretarisnya, H. Nur Hasyim, juga datang dab memberikan wejangan terhadap para pemgurus organisasi pemudi NU Gembong tersebut. 

Dalam orasinya, K. Sholikhin menandaskan bahwa perjuangan NU beserta Banomnya, termasuk PAC Fatayat memiliki tantangan tersendiri setiap zamannya. Untuk saat ini, lanjut K. Sholikhin, tantangan utama NU Gembong adalah berkembangnya faham-faham radikal. 

Menurut dia, penyebaran wahabisme di Gembong sudah mulai tercium. Pergerakannya cukup halus, sehingga banyak warga NU yang tertipu. 

“Diluar negeri ditolak. Maka perjuangan kita, termasuk Fatayat harus jeli dan gigih,” tuturnya. 

K. Shokikhin juga menjelaskan secara rinci sejarah pergerakan jama’ah-jama’ah tabligh yang menyebarkan virus wahabi secara halus. Lanjutny, ini adalah langkah yang sangat samar sehingga perlu kejelian dalan menghadapinya. Maka, imbuhnya, tidak heran jika banyak warga NU yang terperdaya. Hal ini disampaikan oleh K. Sholikhin berdasarkan data yang valid. 

Hingga berita ini diturunkan, kegiatan konferensi masih berlangsung. Sebagai penutup sambutan, K. Sholikhin memberikan ucapan selamat kepada para pengurus Fatayat yang akan demisioner, dan para calon pengurus yang akan terpilih sekaligus membuka acara tersebut.(lut/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Keterangan foto: Ali Fatkhan, Anis Sholeh Ba’asyin dan Afthonul Afif dalam Ngaji NgAllah Suluk Maleman ‘Hikayat Negeri Berkabut’ yang digelar di Rumah Adab Indonesia Mulia, Sabtu (19/4) kemarin.

    Suluk Maleman Menyoal Kritis di Dunia Abu Abu

    • calendar_month Ming, 20 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 185
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id-Dunia yang serba instan tak selalu memiliki dampak yang positif, tak jarang justru membuat manusia gagal menata akhlak. Padahal akhlak adalah elemen penting manusia, baik sebagai pribadi mau pun dalam bermasyarakat dan berbangsa. Topik mendalam itu dibahas dalam Suluk Maleman edisi ke-160 yang digelar di rumah Adab Indonesia Mulia pada Sabtu (19/4) dengan tema […]

  • Fatayat NU Pati Turun Tangan Bantu Korban Puting Beliung

    Fatayat NU Pati Turun Tangan Bantu Korban Puting Beliung

    • calendar_month Sab, 26 Feb 2022
    • account_circle admin
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Penyerahan bantuan secara simbolik oleh pengurus PC Fatayat NU Pati kepada salah seorang korban bencana puting beliung di Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati TAYU – Bencana puting beliung yang terjadi di Kecamatan Tayu beberapa waktu lalu telah mengakibatkan beberapa pohon tumbang, infrastruktur terhambat dan berbagai kekacauan lainnya.  Tak hanya itu, rumah-rumah warga juga benyak mengalami kerusakan […]

  • Photo by Richard Stachmann

    Pesantren dan Pembangunan Masyarakat

    • calendar_month Sab, 24 Feb 2024
    • account_circle admin
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto, MA Sebagaimana kita ketahui pesantren merupkan tempat untuk menimba ilmu baik agama maupun umum, sehingga pesantren dapat diartikan sebagai pusat pendidikan bagi santri maupun masyarakat. Mengingat pesantren sekarang ini sudah banyak mengalami perubahan baik dari segi pendidikan, gedung, dan trasformasi sosial terhadap lingkungan sekitar. Sehingga pesantren di era sekarang ini bisa disebut […]

  • Reformulasi Aswaja Sebagai Manhajul-fikr & Manhajul-amal

    Reformulasi Aswaja Sebagai Manhajul-fikr & Manhajul-amal

    • calendar_month Rab, 14 Mei 2014
    • account_circle admin
    • visibility 278
    • 0Komentar

    Oleh : DR. Abdul Karim, M.Pd A. Tuntutan Dunia Baru Kehidupan yang terus mengalami perubahan pada semua aspek baik sosial, budaya, ekonomi, dan politik menuntut pembaruan pemahaman aswaja yang menjadi pedoman dalam menjalankan syariat dan pembinaan umat. Bukan menggeser isi dan substansi namun menyelaraskan metode kajian (manhaj) agar hasil pemaknaan teks yang sudah ada menjadi […]

  • PCNU-PATI Photo by Kristaps Ungurs

    Menunggu Panen

    • calendar_month Ming, 18 Jun 2023
    • account_circle admin
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Oleh : Ramli Lahaping Seiring waktu, Romi makin gandrung mengulang kebiasaannya. Setiap kali berada di waktu senggang, ia akan duduk di teras depan rumah punggunggnya untuk memandang-mandangi sepohon durian montong yang berada di sebelah kanan halamannya. Ia akan memperhatikan buah-buah pohon itu, sembari mengkhayalkan kenikmatan saat nanti ia menyantapnya.  Kebiasaan Romi itu tambah menjadi-jadi belakangan […]

  • 5.000 Santri Ramaikan Kirab HSN

    5.000 Santri Ramaikan Kirab HSN

    • calendar_month Sen, 23 Okt 2017
    • account_circle admin
    • visibility 215
    • 0Komentar

    Pati. Perayaan  Kirab Hari Santri Nasional di Pati tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya karena di sebabkan  diikuti ribuan warga lintas agama. Mereka mulai berjalan dari depan Markas Kodim 0718/Pati di Jalan P Sudirman menuju Alun-alun, Minggu, 22/10. Jamal Makmur mengatakan, Kirab Hari Santri Nasional di Pati diikuti sekitar 5.000 peserta. Mereka berasal dari santri, […]

expand_less