Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Upaya Menghidupkan Jiwa Kebangsaan Melalui Gerakan Kebudayaan

Upaya Menghidupkan Jiwa Kebangsaan Melalui Gerakan Kebudayaan

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 1 Nov 2024
  • visibility 545
  • comment 0 komentar

Oleh : M. Jadul Maula

Dewasa ini berbagai tantangan kehidupan kebangsaan kita semakin abstrak, dan kemudian hal itu berdampak nyata berupa absurdnya aktualisasi nilai-nilai kebangsaan kita. Saat ini kita cenderung lebih memuja sesuatu yang verbal, yang hanya berorientasi pada sesuatu yang bersifat material, dan menomorduakan yang substansial dan spiritual.

Lesbumi atau Lembaga Seni dan Budaya Muslimin Indonesia yang merupakan bagian dari lembaga ormas NU memiliki peran strategis dalam upaya mengembalikan spirit dan cara pandang kehidupan berkebangsaan kita. Spirit nasionalisme itu dibangun dengan terlebih dahulu membangun jiwa, baru kemudian badan. “Bangunlah jiwanya, bangunlah badannya”. Upaya strategis Lesbumi untuk mengembalikan kemerdekaan jiwa kebangsaan ini dilakukan dengan cara mengembalikan kegembiraan kultural dan kedaulatan spiritual warga bangsa Indonesia.

Gerakan Kebudayaan ini memiliki landasan teologis yang selama ini dianut oleh warga Nahdlatul Ulama, yakni yang berpijak pada kaidah tawasuth, tawazun dan tasamuh serta amar ma’ruf nahi munkar. Gerakan Kebudayaan yang dikampanyekan Lesbumi ini mencakup upaya-upaya kongkrit untuk mengembalikan spirit kebudayaan ini pada garis fitrahnya. Hidup berkebudayaan adalah jalan hidup yang menjadikan jiwa atau ruh sebagai titik pijak, yang kemudian pemihakannya pada dimensi kehidupan sosial kemasyarakatan. Berpijak pada nilai-nilai suci, berpihak pada kemanusiaan yang hakiki. Lesbumi berkebudayaan “bil jismi wal ruuhi”.

Di sisi yang lain, kehidupan berkebudayaan kita saat ini masih digiring oleh trend, baik secara politik maupun ekonomi serta perkembangan teknologi. Massifnya kemajuan di bidang teknologi informasi dan komunikasi melahirkan transisi nilai yang mengkhawatirkan. Beragam wisdom dan kearifan lokal serta kegembiraan kultural kita seolah dirampas oleh penjajah baru yang datang tidak membawa senjata perang. Nampak jelas pergeseran nilai-nilai dari yang semula berpijak pada acuan luhur, berpindah pada pragmatisme dan sesuatu yang profan, tidak substansial.

Peristiwa resolusi jihad NU tahun 1945 itu secara substansial adalah mempertahankan kemerdekaan Bangsa Indonesia “bil jismi war ruuhi”, badaniah dan batiniah . Sebuah kesadaran akan kewajiban total bagi setiap individu bangsa untuk berjuang melawan agresi, terutama bagi mereka yang berjarak 70 km dari medan pertempuran di Surabaya. Dus, resolusi jihad itu sampai sekarang belum dicabut.

Karena itu signifikansinya adalah “kewajiban” untuk mempertahankan kedaulatan dan kemerdekaan bangsa ini masih terus berlaku.  Dalam konteks ini, gerakan kebudayaan yang diprogramkan Lesbumi adalah bagian dari menjalankan kewajiban jihad mempertahankan jiwa kebangsaan.

*Disampaikan pada kegiatan “Lokakarya Manajemen Organisasi Seni-Budaya” (Kemendikbudristek Bersama Lesbumi PWNU Jawa Tengah)

** Ketua Umum PP Lesbumi PBNU

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Drama Fatayat NU Pati Menuju Kongres: Terseret Banjir, sampai Numpang Truk Ikan

    Drama Fatayat NU Pati Menuju Kongres: Terseret Banjir, sampai Numpang Truk Ikan

    • calendar_month Sab, 16 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 560
    • 0Komentar

    PATI – Tak seperti kebanyakan Pimpinan Cabang (PC) di kota lain, PC Fatayat NU Pati mengalami banyak drama dalam melakukab perjalanan menuju Kongres Fatayat NU di Gedung Serbaguna, Jakabaring, Palembang. Dua punggawa PC Fatayat NU Pati, Nining Sugiarti dan Lilik, berangkat dari Pati ke Bandar Udara Ahmad Yani, Semarang pada Kamis (14/7) lalu. Rencananya, rombongan […]

  • 4 Karakter yang Wajib Dimiliki Seorang Pemimpin. Photo by Hunters Race on Unsplash.

    4 Karakter yang Wajib Dimiliki Seorang Pemimpin

    • calendar_month Sel, 1 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 537
    • 0Komentar

    Oleh: Angga Saputra Pcnupati.or.id . – Menjadi seorang pemimpin dalam sebuah organisasi bukanlah hal yang mudah.  Kepemimpinan memiliki beberapa fungsi penting menuju keberhasilan sebuah organisasi. Salah satunya, dengan memberikan visi yang jelas di dalam tubuh organisasi. Dalam hal itu, pemimpin perlu menjelaskan visi yang harus dilakukan para anggota untuk mencapainya. Lebih dari itu, pemimpin harus bisa menginspirasi […]

  • PK IPNU IPPNU MA Rudlatusy Syubban Adakan Makesta

    PK IPNU IPPNU MA Rudlatusy Syubban Adakan Makesta

    • calendar_month Sel, 25 Jan 2022
    • account_circle admin
    • visibility 505
    • 0Komentar

    Salah satu prosesi Makesta PK IPNU-IPPNU Raudlatusy Syubban MARGOYOSO – Pimpinan Komisariat IPNU IPPNU Raudlatusy Syubban sukses adakan Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) pada Kamis-Jum’at (20-21/1). Kegiatan tersebut diselenggarakan sebagai proses kaderisasi pertama untuk anggota IPNU IPPNU.  Kegiatan yang berlokasi di MA Raudlatusy Syubban, Desa Sekarjalak, Kecamatan Margoyoso ini diikuti sedikitnya 49 peserta.  Materi yang disampaikan […]

  • LP Ma’arif NU Jateng Gandeng BDK Semarang Akan Gelar Diklat Kepala Madrasah Plus TQM dan Outbound, Ayo Daftar

    LP Ma’arif NU Jateng Gandeng BDK Semarang Akan Gelar Diklat Kepala Madrasah Plus TQM dan Outbound, Ayo Daftar

    • calendar_month Kam, 10 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 20.081
    • 0Komentar

    Semarang – Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (LP Ma’arif NU) Jawa Tengah bekerja sama dengan Balai Diklat Keagamaan (BDK) Semarang kembali menghadirkan program penguatan kompetensi bagi kepala madrasah melalui Diklat Kepala Madrasah Plus. Kegiatan ini dirancang tidak hanya untuk meningkatkan kapasitas manajerial kepala madrasah, tetapi juga memperkuat kemampuan kepemimpinan dalam membangun tata kelola pendidikan yang […]

  • Rekomendasi Kepala Kemenag, LP Ma’arif NU Pati Bentuk KKMI NU

    Rekomendasi Kepala Kemenag, LP Ma’arif NU Pati Bentuk KKMI NU

    • calendar_month Kam, 20 Feb 2020
    • account_circle admin
    • visibility 600
    • 0Komentar

    PATI – Rapat Koordinasi LP. Ma’arif NU PCNU Kab. Pati Bersama Kepala MI se Kabupaten Pati yang digelar di Gedung NU, Kamis (20/02/2020) sedianya hanya akan membahas program kerja LP. Ma’arif yang terkait Madrasah Ibtidaiyah dan persiapan penyelenggaraan Rakerdin LP. Ma’arif. Namun, saat memberikan sambutan dan pengarahan, Kepala Kantor Kementerian Agama, Imron, merekomendasikan untuk membentuk […]

  • Jejaring Global, Ma'arif Jateng Blusukan ke Kunjungi Management and Science University (MSU) Malaysia

    Jejaring Global, Ma’arif Jateng Blusukan ke Kunjungi Management and Science University (MSU) Malaysia

    • calendar_month Ming, 9 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 5.726
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id Selangor, Malaysia — Dalam rangka memperkuat jejaring pendidikan dan membuka peluang kolaborasi internasional, Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif Nahdlatul Ulama Jawa Tengah melakukan kunjungan ke Management and Science University (MSU) Malaysia pada Kamis (7/11). Rombongan diterima langsung oleh Mohd Hairunizam Ibrahim, Regional Manager Global Affairs Office MSU, di ruang Theater kampus tersebut. Dalam sambutannya, […]

expand_less