Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Upaya Menghidupkan Jiwa Kebangsaan Melalui Gerakan Kebudayaan

Upaya Menghidupkan Jiwa Kebangsaan Melalui Gerakan Kebudayaan

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 1 Nov 2024
  • visibility 467
  • comment 0 komentar

Oleh : M. Jadul Maula

Dewasa ini berbagai tantangan kehidupan kebangsaan kita semakin abstrak, dan kemudian hal itu berdampak nyata berupa absurdnya aktualisasi nilai-nilai kebangsaan kita. Saat ini kita cenderung lebih memuja sesuatu yang verbal, yang hanya berorientasi pada sesuatu yang bersifat material, dan menomorduakan yang substansial dan spiritual.

Lesbumi atau Lembaga Seni dan Budaya Muslimin Indonesia yang merupakan bagian dari lembaga ormas NU memiliki peran strategis dalam upaya mengembalikan spirit dan cara pandang kehidupan berkebangsaan kita. Spirit nasionalisme itu dibangun dengan terlebih dahulu membangun jiwa, baru kemudian badan. “Bangunlah jiwanya, bangunlah badannya”. Upaya strategis Lesbumi untuk mengembalikan kemerdekaan jiwa kebangsaan ini dilakukan dengan cara mengembalikan kegembiraan kultural dan kedaulatan spiritual warga bangsa Indonesia.

Gerakan Kebudayaan ini memiliki landasan teologis yang selama ini dianut oleh warga Nahdlatul Ulama, yakni yang berpijak pada kaidah tawasuth, tawazun dan tasamuh serta amar ma’ruf nahi munkar. Gerakan Kebudayaan yang dikampanyekan Lesbumi ini mencakup upaya-upaya kongkrit untuk mengembalikan spirit kebudayaan ini pada garis fitrahnya. Hidup berkebudayaan adalah jalan hidup yang menjadikan jiwa atau ruh sebagai titik pijak, yang kemudian pemihakannya pada dimensi kehidupan sosial kemasyarakatan. Berpijak pada nilai-nilai suci, berpihak pada kemanusiaan yang hakiki. Lesbumi berkebudayaan “bil jismi wal ruuhi”.

Di sisi yang lain, kehidupan berkebudayaan kita saat ini masih digiring oleh trend, baik secara politik maupun ekonomi serta perkembangan teknologi. Massifnya kemajuan di bidang teknologi informasi dan komunikasi melahirkan transisi nilai yang mengkhawatirkan. Beragam wisdom dan kearifan lokal serta kegembiraan kultural kita seolah dirampas oleh penjajah baru yang datang tidak membawa senjata perang. Nampak jelas pergeseran nilai-nilai dari yang semula berpijak pada acuan luhur, berpindah pada pragmatisme dan sesuatu yang profan, tidak substansial.

Peristiwa resolusi jihad NU tahun 1945 itu secara substansial adalah mempertahankan kemerdekaan Bangsa Indonesia “bil jismi war ruuhi”, badaniah dan batiniah . Sebuah kesadaran akan kewajiban total bagi setiap individu bangsa untuk berjuang melawan agresi, terutama bagi mereka yang berjarak 70 km dari medan pertempuran di Surabaya. Dus, resolusi jihad itu sampai sekarang belum dicabut.

Karena itu signifikansinya adalah “kewajiban” untuk mempertahankan kedaulatan dan kemerdekaan bangsa ini masih terus berlaku.  Dalam konteks ini, gerakan kebudayaan yang diprogramkan Lesbumi adalah bagian dari menjalankan kewajiban jihad mempertahankan jiwa kebangsaan.

*Disampaikan pada kegiatan “Lokakarya Manajemen Organisasi Seni-Budaya” (Kemendikbudristek Bersama Lesbumi PWNU Jawa Tengah)

** Ketua Umum PP Lesbumi PBNU

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    Fiqih Penanggulangan Sampah Plastik

    • calendar_month Sel, 13 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 417
    • 0Komentar

    Buku ini adalah sebuah upaya untuk memberikan dukungan terhadap upaya penanggulangan bahaya sampah plastik dan upaya kelestarian lingkungan melalui sentuhan Islam, khususnya fiqih. Lingkungan merupakan karunia Allah Swt. dan menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan umat manusia. Lingkungan secara langsung menjadi hajat kebutuhan umat manusia dalam menjalani kehidupan dan mempertahankan eksistensinya. Karena itu, kehidupan umat […]

  • PCNU-PATI

    LAZISNU Pati, Kembali Hadir dalam Layanan Kesehatan

    • calendar_month Sen, 6 Feb 2023
    • account_circle admin
    • visibility 404
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id-PC Lazisnu Pati melakukan pemberian bantuan kesehatan kepada Mafaza, warga Desa Kajen, Kecamatan Margoyoso Kabupaten Pati, jumat (03/02). Dalam hal ini pihak Lazisnu Pati yang diwakili oleh tim managerial turut serta menggandeng MWC NU Margoyoso setempat. Pemberian bantuan kali ini diberikan dalam bentuk uang tunai.  Syaiful Huda selaku manager fundrising PC Lazisnu Pati, mengatakan bahwa […]

  • Traninning Keuangan Lazisnu, PWNU Targetkan Kedaulatan Ummat

    Traninning Keuangan Lazisnu, PWNU Targetkan Kedaulatan Ummat

    • calendar_month Ming, 12 Des 2021
    • account_circle admin
    • visibility 596
    • 0Komentar

    Trainning manajemen Keuangan berbasi Nucos di Hotel Kledung Pass Temanggung TEMANGGUNG –  PC Lazisnu Pati kirim dua delegasi untuk Training Manajemen Keuangan berbasis NUCOS (Nahdlatul Ulama Operating System) yang diselenggarakan oleh PW Lazisnu Jawa Tengah.  Kegiatan yang dilaksanakan pada tanggal 10-11 Desember 2021 ini mengambil tema Akuntabilitas Keuangan Menuju Amil Profesional. Digelar di Hotel Kledung […]

  • Ramadan dan Etika Bermedia Sosial

    Teruslah Bekerja, Jangan Berharap THR!

    • calendar_month Sab, 14 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 10.233
    • 0Komentar

      Oleh Hamidulloh Ibda   Detik-detik terakhir menjelang Lebaran Idulfitri 1447 H saya kepikiran berbagi Tunjangan Hari Raya (THR). Meski sederhana berupa jajan, parcel, sajadah, dan sarung, namun bagi saya memberi itu penting. Ya, tentu di akhir Ramadan seperti ini, suasana di banyak ruang kerja sering mengalami perubahan psikologis yang unik sekaligus menarik. Sebelumnya fokusnya […]

  • Gus Mus Ijazahkan Tiga Sholawat

    Gus Mus Ijazahkan Tiga Sholawat

    • calendar_month Ming, 4 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 824
    • 0Komentar

    KH. Musthofa Bisri (Gus Mus) (sumber : Instagram @s.kakung) REMBANG-KH. Musthofa Bisri atau Gus Mus baru-baru ini mengijazahkan amalan sholawat kepada ummat islam. Ijazah ini disampaikan langsung melalui postingan Instagramnya, @s.kakung Kamis (1/7). Dalam video berdurasi tujuh menit dua puluh detik tersebut, Gus Mus memaparkan sekaligus mengijazahkan tiga sholawat sekaligus. Kiai asal Rembang tersebut juga […]

  • KADER & UMAT BERDAYA, HIV & AIDS TIDAK MEMBUDAYA

    KADER & UMAT BERDAYA, HIV & AIDS TIDAK MEMBUDAYA

    • calendar_month Sen, 12 Jan 2015
    • account_circle admin
    • visibility 493
    • 0Komentar

    Kabar NU Pati. Sabtu 10 Januari 2015, bertempat di gedung PCNU Pati. SSR NU Jateng Fatayat 2 berkerjamasa dengan Kader PIKM NU mengadakan Pelatihan HIV&AIDS dengan tema  “KADER&UMAT BERDAYA, HIV&AIDS TIDAK MEMBUDAYA” merupakan sebuah upaya dari SSR NU Jateng Fatayat 2 bersama PC NU Kab. Pati untuk memberikan informasi dan membentuk kader di setiap Kecamatan […]

expand_less