Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Zakat sebagai Alternatif Pemberdayaan Umat

Zakat sebagai Alternatif Pemberdayaan Umat

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 20 Jan 2024
  • visibility 456
  • comment 0 komentar

Oleh : Siswanto, MA

Hai orang-orang yang beriman, nafkahkanlah (di jalan allah) sebagain dari hasil usahamu yang baik-baik dan Sebagian dari apa yang kami keluarkan dari bumi untuk kamu. Dan janganlah kamu memilih yang buruk-buruk lalu kamu menafkahkan daripadanya, padahal kamu sendiri tidak mau mengambilnya melainkan dengan mengalihkan mata terhadapnya. Dan ketahuilah, bahwa Allah Maha Kaya dan Maha Terpuji (QS Al-Baqaroh 2:267).

Zakat pada dasarnya merupakan bentuk ibadah yang sudah tidak asing lagi bagi umat Muslim. Karena zakat sendiri merupakan salah satu rukun Islam, sehingga bagi umat Muslim bagi yang mampu wajib mengeluarkan zakat baik zakat profesi dan lebih-lebih adalah zakat fitrah. Namun mengenai zakat profesi, kiranya bisa dikatakan sebagai sesuatu yang masih aneh di telinga umat Muslim.

Bisa jadi istilah ini kalah popular dengan dua bentuk zakat sebelumnya, yakni zakat fitrah yang biasa dilakukan umat Islam ketika menjelang Idul Fitri dan zakat mal yaitu zakat yang difungsikan untuk mensucikan atau membersihkan harta kekayaan.

Meskipun kalah popular, bentuk zakat profesi memiliki kontribusi yang signifikan dalampengentasan kemiskinan dan pemberdayaan umat. khususnya di Indonesia, bukan mustahil kalau zakat profesi ini bisa diwujudkan, negara ini akan jauh lebih maju. Bayangkan saja, umat Muslim yang ada di Indonesia adalah kaum mayoritas dan terbesar di dunia.

Kalau saja setengahnya dari jumlah tersebut memiliki prfesi jelas, artinya yang menghasilkan dan bisa mencukupi diri dan keluarganya, serta mampu menyisihkan sebagain kecil hartanya untuk berbagi dengan orang yang membutuhkannya. Maka, pemerataan kesejahteraan umat bukan sesuatu yang sulit. Dan tentunya kemajuan umat pun akan terjadi di mana-mana.

Namun dari jumlah yang mayoritas itu, kenyataannya umat Muslim masih menjadi minoritas, terutama dalam hal perekonomian. Hal ini menurut hemat penulis ada tiga hal penting yang menjadi penghambat. Pertama, masih terdapat rendahnya kesadaran untuk zakat profesi. Kedua, strategi penyaluran dan pengelolaan zakat profesi yang dinilai masih kurang professional dan proporsional. Ketiga, masih terdapat rendahnya pengetahuan dan informasi terkait dengan macam-macam zakat baik zakat profesi maupun zakat lainnya.

Oleh karena itu, penting sekali memberikan pemahaman dan manfaat zakat kepada para orang yang mampu dan kepada maqsyarakat. Karena tanpa dibeikan pemahaman dan pentingnya pemberian zakat yang tepat sasaran dan sesuai kebutuhan, tentunya akan berdampak sia-sia dan tidak memberikan edukasi kepada masyarakat.

Maka dalam hal ini, mengutip dari Kiai Sahal Mahfudh melalui fiqh sosial, bahwa memberikan zakat tidak harus berbentuk uang, melainkan beliau menekankan pada nilai produktifitasnya kepada masyarakat.

Dalam hal ini, Kiai Sahal memberikan contoh zakat bisa berbentuk barang atau benda yang benar-benar memberikan dampak signifikan kepada masyarakat yang sifatnya kontinyu. Sehingga dari pemberian tersebut, masyarakat akan lebih sejahtera dan berdaya.

Dengan demikian, zakat profesi kalau benar-benar dikelola dengan baik dan sesuai alurnya, tentunya banyak sekali masyarakat yang akan mendapatkan manfaatnya. Misalnya dalam hal ini pemberian zakat digunakan untuk wirausaha, entrepenership, dan bentuk usaha lainnya yang memberikan nilai tambah saban harinya.

Oleh karena itu, zakat profesi selain bisa menjadi win-win solution dalam mengentaskan angka kemiskinan di Indonesia. Dan juga bisa membuka lapangan pekerjaan di Indonesia serta bisa mensejahterakan masyarakat.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI Photo by Nati Melnychuk

    Relasi Aman Tanpa Penundukan

    • calendar_month Jum, 7 Apr 2023
    • account_circle admin
    • visibility 539
    • 0Komentar

    Oleh: Inayatun Najikah Kembali menulis soal perempuan. Beberapa waktu yang lalu saya membaca sebuah postingan dari pegiat dan aktivis gender ternama diakun sosial medianya. Ia menuliskan sebuah tanggapan atas sebuah cuitan seorang pria. Bukan cuitan, namun lebih tepatnya tentang curahan hati perihal hubungan dengan pasangannya. Pria ini menuliskan sebuah kalimat unek-unek tentang dirinya yang tak […]

  • PCNU-PATI

    Sepuluh Ribuan Warga NU Pati Meriahkan Kirab Hari Santri 2022

    • calendar_month Sab, 22 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 446
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id  – Sepuluh ribuan warga Nahdlatul Ulama di Kabupaten Pati ikuti Kirab Akbar dalam memperingati Hari Santri Nasional 2022.  Kirab itu diikuti oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PNCU) beserta Lembaga dan Badan Otonom (Banom). Selain itu, para santri dari sejumlah Madrasah dan Pesantren juga turut memeriahkan kegiatan ini. Sebelum kirab, para peserta mengikuti apel di […]

  • PCNU-PATI Photo by Surface

    Dua Hal yang Menyembuhan Pak Lintang

    • calendar_month Sen, 14 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 514
    • 0Komentar

    Oleh : M Iqbal Dawami Minggu, 6 oktober 2013, pukul 21.18 WIB. Sore itu saya janjian ketemuan dengan Pak Hendrik Lim, seorang penulis dan trainer, di Hotel Grand Zuri, Jl. Mangkubumi. Di sana saya dikenalkan dengan Pak Lintang, seorang pebisnis online. “Cerita perjalanan hidupnya sungguh menarik,” ujar Pak Lim. Dan saya sepakat. Ya, pengalaman hidupnya […]

  • Lagi, KKN Ipmafa Gelar Ngaji Daring

    Lagi, KKN Ipmafa Gelar Ngaji Daring

    • calendar_month Rab, 25 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 626
    • 0Komentar

    Para mahasiswa KKN MDR Cakranawa berpose bersama dengan KH. Liwa’uddin usai pelaksanaan ngaji Daring. PATI – Tim KKN MDR Cakranawa Ipmafa dua hari yang lalu mengadakan acara Ngaji bareng, tepatnya, Sabtu (21/08). Kegiatan ini diselenggarakan di Masjid Darussalam Desa Tanjungrejo, Kecamatan Margoyoso. Selain digelar secara luring dengan peserta terbatas, acara ini juga dilaksanakan secara daring. […]

  • PKD dan Diklatsar Ansor-Banser Dibuka di Gembong, 116 Peserta Mantab Bergabung

    PKD dan Diklatsar Ansor-Banser Dibuka di Gembong, 116 Peserta Mantab Bergabung

    • calendar_month Jum, 18 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 440
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda (PAC GP) Ansor Kecamatan Gembong menjadi tuan rumah Diklatsar dan PKD Ansor Banser. Sedikitnya 116 peserta dari empat kecamatan di Kabupaten Pati mengikuti acara yang dibuka pada Jumat (8/7) petang. “Pesertanya dari Kecamatan Pati Kota, Gembong, Tlogowungu dan Margorejo,” terang Paijan, Panitian Pelaksana kepada pcnupati.or.id. Pembukaan acara […]

  • PCNU-PATI

    NU dan Modernisasi Bangsa

    • calendar_month Sab, 17 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 549
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto Nahdlatul Ulama (NU) merupakan salah satu organisasi sosial kemasyarakatan dan keagamaan terbebesar di Indonesia, bahkan menurut Gus Dur NU adalah sebuah organisasi terbesar di dunia. Sedangkan enurut Greg Fealy (2003), hadirnya NU sebagai organisasi sosial keagamaan yang mendorong lahirnya tatanan kehidupan bernegara yang berkeadaban. Karena karakteristik NU sebagai organisasi Islam tradisional adalah […]

expand_less