Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Sekolah Inovasi Pangan Gelombang Dua Mantab Cetak Pemuda Sadar Kedaulatan Pangan

Sekolah Inovasi Pangan Gelombang Dua Mantab Cetak Pemuda Sadar Kedaulatan Pangan

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 7 Nov 2021
  • visibility 535
  • comment 0 komentar
img-20211105-wa0007-6640324
Antusiasme para pemuda peserta Sekolah Inovasi Pangan gelombang kedua di MMH Tayu.

TAYU – Setelah melaksanakan kegiatan Sekolah Inovasi Pangan di Kecamatan Winong (4/11) lalu, PCNU Pati menggandeng Forbil kembali melaksanakan kegiatan serupa di wiliyah Pati utara. Tepatnya, di gedung MTs. MMH Tayu. 

Sama seperti di Winong, agenda tersebut juga diklasifikasi menjadi dua kelas. Bedanya, hanya terletak pada materi. 

“Kelas pertama mengusung tema ‘Manajemen Usaha, Pengemasan dan Marketing Ikan NILA Salin’ dan kelas ke dua dengan tema ‘Manajemen Usaha, Pengemasan dan Pemasaran Hasil Tani Hortikultura” ungkap M. Zaim Jaelani, wakil ketua PCNU Pati. 

Untuk kelas pertama, lanjut pria yang akrab disapa Gus Zaim ini, pihaknya mengundang delegasi dari Fatauat NU, praktisi tambak ikan dan KWT serta Karang Taruna. Semnentara pada kelas ke dua, kursi peserta dipenuhi oleh Kelompok Petani Muda, Fatayat NU, KWT dan Karang Taruna.

Selain Gus Zaim, beberapa tokoh masyarakat juga nampam hadir. Hal ini menjadi suntikan semangat bagi para peserta. 

Beberapa di antaranya, K. Maknun, pengasuh Pesantren Tani Laras Jagad plus pengurus Yayasan Laras Jagad, Bayu Purnomo (Sekwilcam Tayu), Yustam (ketua LPPNU Tayu) dan beberapa tokoh lainnya. Dalam sambutannya, K. Maknun menyambut positif kerja sama ini karena dinilai dapat menarik generasi milenial untuk terjun ke dunia pertanian. 

“Sangat Bagus karena bisa mmenumbuhkan minat dan daya tarik generasi muda/millenials untuk bergerak di bidang pertanian, bisnis pengolahan hasil pertanian dan pemasarannya, yang mana sektor ini sudah mulai ditinggalkan oleh milenials,” tuturnya.

Lebih spesifik, Gus Zaim menimpali statemen ini dengan data faktual di lapangan. Ia mengklaim dengan data yang ia bawa, bahwa mayoritas warga Pati adalah islam dan NU. Sedangkan warga Nahdliyin sebagaian besar adalah petani. Oleh sebab itu, lanjut dia, program-program pemerintah harus menyasar kepada aspek-aspek tersebut. 

“Mayoritas warga Nahdliyyin itu petani, maka selayaknya program2 pemerintah, BUMN dan Pihak2 terkait yang peduli pd Ketahanan dan Inovasi Pangan, untuk bekerjasama dengan NU,  agar tepat sasaran, efektif dan maksimal,” terang dia. 

Gus Zaim menambahkan, bahwa melalui kerjasama ini diharapkan akan lahir praktisi-praktisi teknologi pangan agar sektor pertanian yang menjadi sumber kehidupan sebagaian besar warga tidak lagi menjadi hal yang membosankan.

“Tentunya agar mereka mau membangkitkan geliat sektor pertanian dengan teknologi-teknologi modern dan tentunya menyenangkan, serta yang terpenting agar para pemuda ini sadar betul arti kedaulatan pangan,” ungkapnya.(lut/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gemukkan GLM Ramadan

    Gemukkan GLM Ramadan

    • calendar_month Rab, 26 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 662
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda* Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (LP Ma’arif NU) Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah periode 2024-2029 menggelar Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) Ramadan 1446 H di delapan titik di Jawa Tengah, yaitu Blora, Pati, Pemalang, Wonosobo, Temanggung, Magelang, Purworejo, dan Sukoharjo. GLM Ramadan 1446 H mengusung tema “Gerakan Murid Ma’arif Menulis Kreatif […]

  • PCNU - PATI Photo by Michael Fenton

    Melihat dengan Cinta

    • calendar_month Jum, 8 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 453
    • 0Komentar

    Beberapa hari yang lalu saat saya pulang dari bekerja, ada notifikasi pesan whatsapp masuk. Sejenak saya diamkan karena harus mandi dan lainnya. Setelah agak luang, saya mencoba membuka pesan tersebut. Ternyata dari bulek (adiknya bapak) yang mengirimkan sebuah video. Dalam video tersebut memperlihatkan seorang mubaligh tengah memberikan ceramah berupa nasihat agar tak menyimpan dendam sebab […]

  • Pergerakan Pelajar NU, Benteng Aswaja dari Garis Terluar Pati

    Pergerakan Pelajar NU, Benteng Aswaja dari Garis Terluar Pati

    • calendar_month Sen, 17 Feb 2020
    • account_circle admin
    • visibility 441
    • 0Komentar

    Geliat NU Winong Pati menjalar sampai di Banom termuda IPNU-IPPNU Ahad 16 Pebruari 2020, sekira bakdal isya’ tadi malam, telah digelar Pelantikan IPNU-IPPNU Ranting Desa Godo Winong Pati Tampak hadir menyaksikan pelantikan tersebut Tokoh Agama, Kepala Desa, Pengurus Ranting NU dan Banomnya Setelah melantik dan membacakan SK dari PC IPNU Kab. Pati, Rekan Nanang ketua […]

  • PCNU-PATI Photo by Mufid Majnun

    NU dan Gagasan Islam Nusantara

    • calendar_month Sab, 22 Jul 2023
    • account_circle admin
    • visibility 568
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto, MA Pemahaman keagamaan merupakan bentuk laku kesadaran manusia dalam beragama. Cara manusia memahami agama senantiasa akan mengalami hambatan jika ia tidak mampu menangkap pesan-pesan Tuhan (al-murâd al-ilâhiy) yang tersirat dalam setiap sendi ajaran agama.  Jika Islam memiliki daya vitalitas yang tinggi, maka upaya revitalisasi pemahaman keagamaan merupakan sebuah keniscayaan. Hal inilah yang […]

  • Fatayat NU Winong Gelar Gebyar Muharrom

    Fatayat NU Winong Gelar Gebyar Muharrom

    • calendar_month Sab, 7 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 426
    • 0Komentar

    WINONG-Ratusan anggota Fatayat se-Kecamatan Winong tumplek blek di halaman Masjid Baitussalam, Desa Kudur, Jumat (6/8). Menurut Ani Agustyani, S.Ag., M.Si., selaku ketua PAC Fatayat Winong, kehafiran mereka adalah untuk memeriahkan peringatan tahun baru hijriyah. 34 anak yatim menerima dantunan dari PAC Fatayat NU Winong dalam acara Gebyar Muharrom yang digelar untuk memperingati tahun baru hijriyah […]

  • Festival Muria Raya 5: Merayakan Panen Kopi dengan Musik Batu

    Festival Muria Raya 5: Merayakan Panen Kopi dengan Musik Batu

    • calendar_month Sen, 18 Agu 2025
    • account_circle admin
    • visibility 502
    • 0Komentar

      Jepara – Festival Muria Raya ke-5 sukses digelar di Dukuh Duplak, Desa Tempur, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, Minggu (17/8/2025). Festival ini seolah-olah merayakan panen kopi dengan memainkan musik batu. Sebuah panggung yang terbuat dari anyaman bambu berdiri indah di Petilasan Mbah Robyong. Beberapa seniman dari berbagai daerah hilir mudik mementaskan karya-karyanya. Seni […]

expand_less