Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Festival Muria Raya 5: Merayakan Panen Kopi dengan Musik Batu

Festival Muria Raya 5: Merayakan Panen Kopi dengan Musik Batu

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 18 Agu 2025
  • visibility 187
  • comment 0 komentar

 

Jepara – Festival Muria Raya ke-5 sukses digelar di Dukuh Duplak, Desa Tempur, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, Minggu (17/8/2025). Festival ini seolah-olah merayakan panen kopi dengan memainkan musik batu.

Sebuah panggung yang terbuat dari anyaman bambu berdiri indah di Petilasan Mbah Robyong. Beberapa seniman dari berbagai daerah hilir mudik mementaskan karya-karyanya.

Seni tari seperti dari Sanggar Pandu Gabus Pati yang menyuguhkan Tari Mina Tani, seniman dari Desa Menawan Kudus yang menyuguhkan Tari Sendang Widodaren hingga kesenian musik membuat penonton terkesima.

Sejumlah tumpukan batu ditata sedemikian rupa. Beberapa penonton juga tampak membawa batu. Dengan intruksi seseorang konduktor, batu-batu itu dipukul. Terciptalah musik yang indah dan harmonis.

Sejumlah warga dan pengunjung dari berbagai daerah pun tampak asyik menikmati musik itu. Hawa sejuk salah satu desa tertinggi Jepara itu tak terasa dengan suguhan hangat para seniman.

”Asyik bisa melihat berbagai penampilan kesenian berkualitas dengan gratis. Ini juga nostalgia lagu-lagu Jawa untuk anak-anak yang sempat dinyanyikan salah satu penampil. Keren,” kata salah satu pengunjung dari Kabupaten Pati Diyah.

Para pengunjung pun tampak puas. Mereka berharap Festival Muria Raya kembali digelar pada tahun-tahun mendatang.

Ketua Festival Muria Raya, Brian Trinanda K. Adi menjelaskan pihaknya mengusung tema ’Wiwitan Tresno Kawitan’ dalam acara yang digelar sejak Sabtu (16/8/2025) hingga Minggu (17/8/2025). Tema ini diadopsi dari tradisi Wiwitan Kopi atau tradisi awal penen kopi warga Desa Tempur.

”Ini diambil karena untuk merespon tradisi duplak yang punya tradisi Wiwitan Kopi mereka tumpengan dan menyuguhkan kopi gratis,” ujar Brian.

Selain itu, tema ini diambil sebagai penanda bahwa Festival Muria Raya tahun ini menjadi yang pertama kali digelar di luar Pati. Setelah empat kali selalu digelar di wilayah Kabupaten Pati.

”Wiwitan Tresno Kawitan ini juga bermakna munculnya permulaan warna-warna cinta. Agar kita lebih erat lagi berhubungan dengan Jepara maupun Kudus. Semoga nanti tepok gelang tidak hanya dinikmati warga Pati atau Jepara tapi juga Kudus,” tandas dia.

Pada tahun depan, Festival Muria Raya rencananya digelar di Desa Menawan, Kabupaten Kudus. Pihaknya pun bakal berusaha menggelar Festival Muria Raya setiap tahunnya.

”Kemarin Kepala Desa Menawan ikut ke sini membawa kesenian yang terinspirasi Sendang Widodaren. Yang spesial tadi ada kesenian musik batu berkolaborasi dengan Gempor Santosa dari ISBI Bandung, Memen Khoirul Selamat desertasi S3 soal musik batu kamudian In Hoause Composer kita, Mas Agung,” tandas dia

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pendidikan 'Celana Dalam' dan 'Sikat Gigi'. Photo by Superkitina on Unsplash.

    Pendidikan ‘Celana Dalam’ dan ‘Sikat Gigi’

    • calendar_month Kam, 29 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Oleh: Maulana Karim Sholikhin* Dalam sebuah kesempatan, Budayawan Emha Ainun Nadjib (Cak Nun) bercerita tentang Gus Dur dan Gus Mus yang ‘mengospek’ juniornya di Al Azhar, Cairo. Dia tak lain adalah KH. Syukri Zarkasyi, Empunya Gontor. Perdana KH. Syukri menginjakkan kaki di Negeri Piramid, dia sowan ke apartemen Gus Dur dan Gus Mus. Dengan hangat, […]

  • Mantan Ketua LP Ma’arif Jateng Berpulang

    Mantan Ketua LP Ma’arif Jateng Berpulang

    • calendar_month Rab, 28 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 171
    • 0Komentar

    SEMARANG-Inna lillahi wa inna ilaihi roji’un. Kabar duka kembali menyelimuti dunia pendididikan Jawa Tengah. H. Agus Sofwan Hadi, mantan Ketua Pengurus Wilayah LP Ma’arif NU Jawa dikabarkan tutup usia, Selasa (27/8) pukul 22.30 WIB malam tadi. Informasi ini dilansir dari salah seorang staf di LP Ma’arif Jateng. H. Agus Sofwan Hadi bersama Menteri Agama RI […]

  • Awali puasa dengan puasa

    Mudik: Rindu Bapak

    • calendar_month Sab, 29 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda* Tahun 2025 ini, pemudik turun. Berdasarkan hasil survei (Neraca.co.id, 24/3/2025) yang dilakukan Badan Kebijakan Transportasi Kementerian Perhubungan hingga akademisi yang menyatakan jumlah pemudik Lebaran 2025 diperkirakan 146,48 juta orang atau sekitar 52 persen dari penduduk Indonesia, turun 24 persen dibandingkan tahun lalu yang mencapai 193,6 juta pemudik. Meski prediksi angka pemudik turun, […]

  • MENGHIDUPKAN KEMBALI SPIRIT TRILOGI GERAKAN EMBRIO NU

    MENGHIDUPKAN KEMBALI SPIRIT TRILOGI GERAKAN EMBRIO NU

    • calendar_month Sen, 12 Okt 2015
    • account_circle admin
    • visibility 196
    • 0Komentar

                         Nahdlatul Ulama (NU) adalah organisasi sosial keagamaan terbesar di Indonesia. Dalam kaitan ini, NU memiliki dua tanggung jawab, yaitu tanggung jawab keagamaan, untuk melestarikan dan membumisasikan Islam paham Aswaja, dan tanggung jawab sosial, untuk melakukan pemberdayaan masyarakat. Dua tanggung jawab tersebut terejawantahkan dalam ranah pendidikan, ekonomi, kesehatan dan budaya, yang menjadi fokus gerakan dan […]

  • PCNU-PATI Photo by Kat Kelley

    Suami yang Menulis untuk Kesembuhan Sang Istri

    • calendar_month Sen, 27 Feb 2023
    • account_circle admin
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Oleh : M. Iqbal Dawami Ini memang hanya sebuah film. Tapi, film ini mampu meresap ke dalam jiwa dan pikiranku. Ia mampu mengaduk-aduk emosiku dengan sedemikian kuat. Mungkin karena film tersebut dekat dengan duniaku: suami, istri, buku, dan tulis-menulis. Otak bawah sadarku menuntun ke dalam film tersebut bahwa lelaki yang ada dalam film itu adalah […]

  • Serba Serbi Cinta

    Serba Serbi Cinta

    • calendar_month Sen, 28 Agu 2017
    • account_circle admin
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Setiap orang mempunyai definisi tersendiri tentang urusan cinta; sebab manusia dilahirkan pun karena cinta, selama kehidupan manusia pasti pernah mengalami apa itu cinta. Sah-sah saja, cinta memiliki seribu definisi dan setiap orang punya sudut pandang yang berbeda dalam mendefinisikannya.             Karena kesucian cinta adalah segalanya dalam menjalin sebuah hubungan antara pereempuan dan laki-laki. Dan yang […]

expand_less