Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Celoteh » Putaran Pertama

Putaran Pertama

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 18 Apr 2024
  • visibility 311
  • comment 0 komentar

Oleh : Iva Azhariyah

Saya sering bepergian menggunakan transportasi umum. Bus, kereta, atau travel. Bagi saya, menatap jalan dan lorong yang terlewati seolah memberi sudut pandang baru dalam hidup yang seringkali saya tawar pada Tuhan. Menatap orang-orang berjalan, anak-anak pulang dengan baju putih, sudah kecoklatan, orang-orang mengangkat beban, mendorong kendaraan, atau kelelahan hingga ketiduran di jalanan.

Sekali waktu ada seorang lelaki duduk di bangku ketiga pada bus malam. Saya baru masuk beberapa langkah dan bus terasa penuh lantaran itu adalah waktu para pekerja berangkat untuk melakukan pekerjaan. Pukul dua dini hari,  saya duduk di bangku paling depan. Sensasi menyeramkan yang bisa dirasakan hanya jika menggunakan bus malam. Barangkali karena jalanan sedang sepi-sepinya, sopir bus mengemudikan bus secara totalitas (baca: sedikit ugal-ugalan tapi sudah biasa).

Seorang pegawai bus menghampiri saya. Mengatakan jika tarifnya tiga puluh lima ribu rupiah karena perjalanan ke Semarang akan cukup memutar. Jalur yang biasa kutempuh dilanda banjir sedalam dua meter, cukup untuk membuat tenggelam karena tinggi genangan air lebih tinggi dibanding saya.

“Nggeh, Pak. Mboten nopo-nopo”,

Saya memberikan empat puluh ribu. Tapi kembaliannya terlalu banyak. Saya menoleh ke belakang dan kedepan. Saat ketiga kalinya menoleh ke belakang, seorang lelaki setengah tua melambaikan tangannya seolah berkata,

“Sini aja, Nduk.”

Tanpa pikir panjang  saya pindah ke belakang karena akan menakutkan duduk di bangku depan yang langsung memperlihatkan jalan dan cara supir bus mengemudikan kendaraan. Saya duduk di sebelahnya dan menyapa lantas sedikit basa-basi. Saya menceritakan uang kembalian yang terlalu banyak jumlah yang berujung dia memanggil lagi pegawai bus itu.

Bapak disamping saya kemudian menceritakan banyak hal perihal kehidupan, menceritakan anak dan istri seperti umumnya orang tua, menceritakan perjalanan hidupnya merantau dari satu kota ke kota lainnya, menceritakan kisah hidupnya berjuang untuk menyandang gelar sarjana, menceritakan pulang perginya melalui jalan pantura, dan dari seluruh ceritanya, ada satu kalimat yang paling kuingat.

“Kesempatan dalam hidup itu seperti sekali kayuhan roda sepeda; satu putaran.”

Mengayuh pedal sepeda, kumaknai sebagai awal pilihan untuk meneruskan apakah kayuhan itu akan rampung penuh atau rumpang tak lengkap. Kayuhan itu adalah dorongan awal yang akan menentukan seberapa laju putaran roda. Seperti halnya kesempatan hidup; kuat dan lambatnya sesuai dengan dorongan pertama yang berarti keyakinan dalam memilih kesempatan. Makanya, beberapa orang mengatakan “Takdir itu Pilihan” alih-alih “Hidup itu Pilihan”. Karena takdir pada ujungnya adalah serangkaian dari kesempatan demi kesempatan yang kita pilih. Satu putaran demi satu putaran yang menggerakkan roda sepeda dengan kecepatan yang berirama.

Satu putaran yang kita yakini seyogyanya adalah satu putaran yang bermakna. Satu putaran yang akan mengantar kita pada putaran-putaran selanjutnya. Putaran kehidupan.

 

*Iva Azhariyah, Lahir di Pati, Mahasiswa Bahasa dan Sastra Indonesia. Gemar buku, musik, dan film. Senang berkelana, mencintai semesta. Akun media social @ivaazhariyah.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU PATI - Ilustrasi Please Forgive me. Photo by Brett Jordan on Unsplash.

    Maaf dan Terima Kasih

    • calendar_month Jum, 13 Mei 2022
    • account_circle admin
    • visibility 312
    • 0Komentar

    Hidup tak luput dari perselisihan. Bagaimanapun jalannya disana pasti akan berjumpa dengan perselisihan. Salah paham, lebih mengedepankan ego dan sengaja melukai merupakan bibit awal timbulnya perselisihan. Dari perselisihan kita bisa belajar dewasa, sekaligus bijaksana, dalam berbicara dan bertindak. Beberapa waktu lalu saya tengah menghadapi perselisihan dengan seorang kawan. Salah paham dan mengedepankan ego lah penyebabnya. […]

  • PCNU-PATI

    Sembilan Strategi Menulis Artikel Tembus Jurnal Scopus

    • calendar_month Sen, 26 Feb 2024
    • account_circle admin
    • visibility 430
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Temanggung – Dosen Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung Dr. Hamidulloh Ibda, M.Pd., berbagi strategi menulis artikel ilmiah agar diterima atau tembus di jurnal internasional bereputasi terindeks Scopus. Hal itu terungkap melalui Webinar Nasional bertajuk “Strategi Publikasi Ilmiah Bidang Pendidikan Dasar di Jurnal […]

  • PCNU-PATI

    Mbah Reban

    • calendar_month Kam, 28 Sep 2023
    • account_circle admin
    • visibility 559
    • 0Komentar

    Oleh: Annisa Barokatus Mbah Reban adalah seorang ulama yang lahir di Desa Tambahmulyo Dukuh Tambak Kapas sekitar tahun 1944 M pada hari Rabu dan meninggal pada hari Rabu pula di rumah beliau Desa Tambahmulyo, pada tanggal 15 Jumadil Ula 1431 H pada usia 65 tahun. Nama Mbah Reban diambil dari hari lahirnya yaitu Rabu. Mbah […]

  • Pertama di Indonesia  PC IPNU IPPNU Pati Suskes Gelar Akreditasi

    Pertama di Indonesia PC IPNU IPPNU Pati Suskes Gelar Akreditasi

    • calendar_month Jum, 19 Feb 2021
    • account_circle admin
    • visibility 317
    • 0Komentar

      Pati PC IPNU IPPNU Kabupaten Pati sukses menyelenggarakan kegiatan akreditasi pada Kamis (19/2/2021) di Kecamatan Tayu. Ini merupakan akreditasi pertama yang dilakukan oleh IPNU IPPNU di Indonesia.  Mohammad Salman, ketua PC IPNU Kab. Pati mengungkapkan bahwa sebelumnya sudah dilakukan kegiatan klasterisasi di bulan Januari dan bulan Februari ini agendanya dilaksanakan akreditasi terhadap pimpinan ranting, […]

  • Tanya Jawab Bersama Syuriah

    Tanya Jawab Bersama Syuriah

    • calendar_month Sab, 23 Apr 2016
    • account_circle admin
    • visibility 293
    • 0Komentar

    Assalamu’alaikum Wr Wb. Sering saya lihat masjid digunakan sebagai tempat kegiatan – kegiatan ibadah seperti mauludan, isrro’ mi’roj dan sebagainya, dan biasanya setelah acara selesai orang – orang pada makan bersama di dalam masjid, apa itu tidak apa – apa (makan kok di dalam masjid) ? Wa’alaikum  salam Wr Wb. Masjid merupakan salah satu tempat […]

  • KH. MUSLIH, KEMBALI MEMIMPIN MWC.NU MARGOYOSO

    KH. MUSLIH, KEMBALI MEMIMPIN MWC.NU MARGOYOSO

    • calendar_month Sen, 24 Nov 2014
    • account_circle admin
    • visibility 311
    • 0Komentar

    Pcnupati.online. Konferensi MWC NU Kec. Margoyoso Kab. Pati periode 2008-2013 baru saja dilaksanakan Hari Jum’at, 21 Nopember 2014 bertempat di Pondok Pesantren Darunnajah Margoyoso Pati. Acara konferensi MWC NU Margoyoso yang rencana awalnya akan dilaksanakan di Gedung MWC.NU Margoyoso yang baru jadi, tetapi mengingat masih terbatasnya fasilitas, maka dipindahkan ke pondok pesantren Darunnajah (Rumah KH. […]

expand_less