Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Nalar Penguasa Hari Ini

Nalar Penguasa Hari Ini

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 14 Agu 2025
  • visibility 485
  • comment 0 komentar

 

Oleh: Maulana Karim Shalihin

Nun jauh di sana, beberapa abad lalu, ada seorang ksatria yang mengundurkan diri lantaran merasa belum becus menerima amanah sebagai kepala negara. Ya, seperti kita fahami, pada era khalifah, kekuasaan memang bersifat dinasti.

Namun khalifah yang satu ini agak lain. Di atas podium, ia dengan ksatria berujar: “Wahai manusia, aku telah menjadi khalifah yang bertugas menampung urusan kalian, sementara aku adalah orang yang lemah untuk urusan itu.” Wal hasil, jabatannya hanya bertahan tujuh puluh hari, dan ada ulama yang menyebut selama tiga bulan.

Dia mundur secara jantan, tanpa ada demonstran, kegaduhan, air mata apalagi korban luka. Dia adalah Muawiyah II, Putra Yazid bin Muawiyah. Sejak saat itu, Muawiyah Junior, diketahui tidak pernah keluar istana hingga. Tampuk kekuasaan pun kemudian ‘dihibahkan’ kepada Ad Dhahhak bin Qais sebagai PLT Khalifah.

Beda cerita dengan Muawiyah II, Ibrahim bin Walid, yang menggantikan kakaknya, juga mengundurkan diri dari kursi khalifah. Bedanya, Ibrahim sempat kekeh mempertahankan jebatannya, bahkan menantang Marwan bin Muhammad–seorang gubernur yang kelak memakzulkannya. Parahnya, Ibrahim juga diduga membunuh beberapa orang yang menghalanginya maju sebagai khalifah.

Marwan menyiapkan delapan ribu pasukan untuk aksi demo. Sampai sini, Ibrahim bin Walid masih sesumbar namun sedikit gentar. Ia pun ‘menyewa’ pasukan bersenjata sebanyak seratus dua puluh ribu kepala.

Dengan jumlah ini, ia semakin giat memamerkan kekuatannya. Hanya saja, hal ini justru memicu api semangat Marwan bin Muhammad serta jiwa corsa rakyat kecil. Singkatnya, penguasa dhalim tersebut dimakzulkan paksa. Jumlah warga yang datang untuk berdemo, jauh lebih besar daripada pasukan yang disiapkan Ibrahim.

Sampai sini, kita bisa tahu, bahwa seburuk-buruknya Ibrahim bin Walid, masih punya urat malu. Ketika banyak rakyat yang tidak menyukainya, ia rela mundur dari jabatan (terlepas dari situasi terdesak atau bukan).

Di Indonesia, kita punya role model penguasa ideal bernama Gus Dur. Ia dimakzulkan oleh segelintir oknum dengan dugaan-dugaan (baca: fitnah) yang tidak terbukti bahkan hingga kini. Tiga ratus ribu pasukan pembela siap mengamankan jabatan Gus Dur. Mereka menyebut dirinya “Pasukan Berani Mati”.

Hanya saja Gus Dur menolak. Bahkan pernyataannya di kemudian kesempatan sungguh menyayat hati. “Jabatan di negara ini, apa sih hebatnya presiden itu kok sampai harus meneteskan darah manusia Indonesia,” ujarnya.

Lagi-lagi, kita dipertontonkan betapa ksatria para pemimpin terdahulu. Ada Muawiyah Junior yang mundur karena merasa tak pantas. Ada Ibrahim bin Walid yang turun takhta karena malu sebab dibenci oleh rakyatnya sendiri dan didesak mundur oleh pasukan yang jumlahnya melebihi prediksinya. Ada pula Gus Dur yang rela melepas kursi presiden demi menjaga kondusifitas negaranya.

Lantas, apakah sekarang masih ada pemimpin dengan jiwa ksatria seperti mereka? Ataukah penguasa-penguasa hari ini hanyalah seonggok tubuh yang sudah di un-instal rasa malunya, dan di delete permanen jiwa ksatrianya? Kalau masih ada penguasa yang tiada birahi menguasai, atau pemangku kewenangan yang tidak sewenang-wenang, tolong tunjukkan di mana ia berada.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • MA Salafiyah Kajen Gelar Rihlah Ilmiah dan Praktik Rukyat Hilal di UIN Walisongo

    MA Salafiyah Kajen Gelar Rihlah Ilmiah dan Praktik Rukyat Hilal di UIN Walisongo

    • calendar_month Sel, 24 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 381
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id. PATI – Madrasah Aliyah Salafiyah Kajen, Margoyoso, Pati, adakan Rihlah Ilmiah dan Praktik Rukyat Hilal di Observatorium dan Planetarium UIN Walisongo Semarang, Ahad (22/1/2023) lalu. Kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan madrasah yang diikuti oleh seluruh peserta didik kelas XII jurusan IPA dan IPS konsentrasi Kitab Kuning. Praktik Rukyat Hilal menjadi ajang bagi peserta […]

  • PCNU-PATI Photo by David Libeert

    Puisi-Puisi Muhammad Thohir

    • calendar_month Ming, 26 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 431
    • 0Komentar

    Ramadan Penuh Cinta Ramadan kian menyapa Di atas permadani cinta Menyapa dengan penuh bahagia Karena rindu yang semakin membara Menyambut penuh riang Menguatkan iman takwa Membersihkan kotaran jiwa semoga hilang Mendekap pada Sang Maha Cinta Mengiringi jalan menuju ridho-Nya Di bulan suci Bertadarus membaca al-Qur’an dan menghayati Semoga kita tergolong orang-orang yang mendapat ampunan dan […]

  • Desa Bakaran Wetan Resmikan Museum Batik

    Desa Bakaran Wetan Resmikan Museum Batik

    • calendar_month Sel, 11 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 531
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Pemerintah  Desa Bakaran Wetan, Kecamatan Juwana, Pati, telah meresmikan Museum Batik, pada Minggu 9 Oktober 2022, malam.  Kepala Desa Bakaran Wetan, Wahyu Supriyo mengatakan, pembuatan museum batik ini sebagai tindak lanjut atas ditetapkannya batik tulis Bakaran sebagai warisan budaya tak benda pada tahun 2021 lalu. Maka salah satu cara Pemdes setempat untuk terus […]

  • Organisasi Siswa MAN 1 Pati adakan Bagi Takjil, Bukber hingga Santunan Anak Yatim di Bulan Ramadhan

    Organisasi Siswa MAN 1 Pati adakan Bagi Takjil, Bukber hingga Santunan Anak Yatim di Bulan Ramadhan

    • calendar_month Jum, 6 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 9.976
    • 0Komentar

      PATI, pcnupati.or.id – Mengisi kegiatan bulan Suci Ramadhan, MAN 1 Pati mengajak siswa-siswi dalam kegiatan berbagi pada Jumat, (6/3/2026). Sekitar seratusan siswa yang diinisiasi oleh Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) bersama dengan perwakilan organisasi lain hingga Duta Genre dilibatkan dalam kegiatan itu. Berbagai kegiatan digelar mulai Bakti Sosial bersih-bersih masjid dan dilanjut bagi takjil […]

  • Buka Raker Ma’arif NU Rembang, Fakhrudin Karmani Ajak Bangun Kekuatan dengan Branding

    Buka Raker Ma’arif NU Rembang, Fakhrudin Karmani Ajak Bangun Kekuatan dengan Branding

    • calendar_month Kam, 9 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 519
    • 0Komentar

      Rembang – Ketua Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah, Fakhruddin Karmani membuka acara Rapat Kerja Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PCNU Kabupaten Rembang yang diselenggarakan di Aula PLHUT Ķemenag Kabupaten Rembang pada hari Kamis (09/01/2025). Dalam pengarahannya, Fakhruddin Karmani menyampaikan tentang ideologisasi ke-NU-an melalui Kurikulum Ke-NU-an, kemandirian organisasi dan penguatan ideologi melalui batik Ma’arif, […]

  • Hampir 9.000 Siswa Serentak Uji CBT OSKANU, Kader NU Jawa Tengah Buktikan Teknologi Bukan Lagi Sekadar Wacana

    Hampir 9.000 Siswa Serentak Uji CBT OSKANU, Kader NU Jawa Tengah Buktikan Teknologi Bukan Lagi Sekadar Wacana

    • calendar_month Sel, 1 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 19.117
    • 0Komentar

    SEMARANG, 1 September 2026 — Transformasi digital di lingkungan pendidikan Nahdlatul Ulama (NU) Jawa Tengah memasuki babak baru. Hampir 9.000 peserta Olimpiade Sains dan Ke-NU-an (OSKANU) secara serentak mengikuti uji coba Computer Based Test (CBT) yang dikembangkan oleh kader NU Jawa Tengah. Uji coba dalam skala besar tersebut sekaligus menjadi momentum untuk menguji sejauh mana […]

expand_less