Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Istighotsah Ma’arif Jateng, Bib Umar : Kalau Allah Turun Tangan, Covid Sirna

Istighotsah Ma’arif Jateng, Bib Umar : Kalau Allah Turun Tangan, Covid Sirna

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 17 Jul 2021
  • visibility 246
  • comment 0 komentar
Ruang meeting zoom Istighotsah Ma’arif NU Jateng bersama Habib Umar Muthohhar. In frame, R. Andi Irawan, ketua LP Ma’arif NU Jateng saat memberikan sambutan

SEMARANG-Dalam rangka berikhtiar memohon keselamatan bangsa dari wabah covid-19, Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah menggelar istighosah secara virtual, Sabtu (17/7). Kegiatan yang dirangkai dalam bentuk Istighosah LP Ma’arif NU untuk Keselamatan Bangsa dari Wabah Covid-19 ini diikuti ratusan peserta dari unsur pengurus Ma’arif, Kepala Madrasah dan Sekolah, siswa dan siswi Ma’arif NU, dan kader IPNU-IPPNU se Jawa Tengah.

Dalam sambutannya, Ketua LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah R. Andi Irawan menegaskan bahwa kegiatan itu dilaksanakan sebagai ikhtiar memohon keselamatan pada Allah Swt atas wabah yang sudah berlangsung selama satu tahun setengah tersebut.

“Pada kesempatan ini kita berdoa untuk keselamatan bangsa dari wabah Covid-19 yang sangat terasa berdampak bagi dunia pendidikan. Kita doa bersama semoga para santri dan anak didik kita di Ma`arif supaya tetap tenang dan senantiasa diberi kemudahan dalam proses pembelajaran di kelas melalui daring,” bebernya. 

Saya ucapakan terima kasih, lanjutnya, untuk pengurus LP Ma`arif Jateng sudah hadir melalui Zoom, semoga doa kita semua mustajab. “Khusus pada kesempatan ini kita minta kepada Habib Umar Muthohar untuk memberikan pengarahan dan amalan-amalan yang menjadikan kita semua tenang dan tabah dan tetap beraktivitas dalam keseharian,” harapnya.

Wakil Ketua PWNU Jawa Tengah Dr. KH. Mahsun Mahfud dalam sambutannya juga menyampaikan bahwa istighosah adalah tradisi Ahlussunah Waljamaah dan istighosah digelar manakala ada persoalan yang akal manusia tidak bisa menyelesaikan seperti yang terjadi saat ini. 

“Maka sebagai bagian ikhtiar adalah dengan istighosah menyerahkan segalanya kepada Allah SWT. Saya mendukung dan merasa bangga kepada LP Ma`arif NU mengadakan istighosah dalam rangka meminta kepada Alloh agar Covid-19 segera diangkat oleh Allah SWT,” lanjutnya.

Pandemi ini, menurutnya, tidak cukup selesai dengan penyelesaian dengan cangih dan lengkapnya alat kesehatan, tetapi ini adalah peringatan dari Allah SWT, melalui pandemi ini. “Oleh karena itu melalui istighosah ini mari kita serahkan ini kepada Alloh SWT agar mengangkat makhluknya yang kita sebut Covid-19 ini dengan cara-Nya, sehingga pandemi ini segera berakhir,” lanjutnya.

Usai sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan istighosan yang dipimpin Katib Syuriah PWNU Jawa Tengah KH Ahmad Sya’roni. Acara ini selain digelar melalui Zoom, disiarkan pula lewat Youtube Maarif NU Jateng. Usai istighosah, dilanjutkan doa yang dipimpin Rais Syuriah PWNU Jawa Tengah KH. Ubaidullah Shodaqoh. Usai doa dilanjutkan tausiyah dari Habib Umar Muthohar.

Dalam tausyiahnya, Habib Umar Mutohar menjelaskan bahwa Istighosah itu melibatkan Allah dalam urusan kita. Kalau Allah turun tangan, covid akan selesai. Apapun istilah istilah, apa corona, copad, covid, akan sirna,” tegasnya.

Pada kenyataannya covid itu ada dan membawa dampak besar pada kehidupan dunia. “Namun Allah lah yang mengatur. Maka ketika kita istighosah, kita mengundang keterlibatan Allah Swt, dan kalau Allah sudah terlibat, maka yakin covid akan selesai dan selesainya ini tanpa ekses. Karena apa saja yang menimpa kita ini adalah semua karena Allah,” lanjutnya.

Saya bukan ahli kesehatan, kata beliau, namun teorinya begini, kalau orang jembar, padang, maka imun kita kuat. “Keyakinan kita ini harus meningkatkan imun yang diimbangi dengan ikhtiar kita dengan memakai masker dan menuruti fatwanya orang ahli kesehatan,” papar beliau.

Pihaknya mengimbau agar dapat yakin, ridha dan santai. “Ikhtiar harus dilakukan, karena itu diwajibkan Allah SWT. Kita harus membuang berita-berita yang tidak enak di media. Kita konsumsi saja yang enak-anak agar imun kita meningkat,” ajak beliau. 

Dalam kesempatan itu, hadir pula secara luring Rais Syuriah PWNU Jawa Tengah KH. Ubaidullah Shodaqoh, pengurus Ma’arif PWNU Jawa Tengah, Ketua PW IPNU Jawa Tengah dan tamu undangan yang terbatas.(Ibda).

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BLKK An Noor Cetak Santri Barista Profesional

    BLKK An Noor Cetak Santri Barista Profesional

    • calendar_month Jum, 27 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 378
    • 0Komentar

    Pengurus Yayasan An Noor, Ziyad Naim Shobah (kiri) bersama para peserta pelatihan barista di BLKK An Noor Kajen MARGOYOSO – Balai Latihan Kerja Komunitas (BLKK) An-Noor Kajen yang berbasis kompetensi Barista telah mengakhiri pelatihan, Selasa (24/8) lalu. Sedikitnya ada 16 peserta yang mayoritas lolos dalam pelatihan di BLKK yang berada di bawah naungan Yayasan An […]

  • KH. Mukhlison Hadi Singgung NU dalam Acara Maulid

    KH. Mukhlison Hadi Singgung NU dalam Acara Maulid

    • calendar_month Sen, 18 Nov 2019
    • account_circle admin
    • visibility 355
    • 0Komentar

    TRANGKIL-Takmir Masjid Sirojul Anam Trangkil menyelenggarakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW., Sabtu (15/11) kemarin. Pengurus takmir, Dr. Jamal Makmur menyatakan bahwa setiap tahun, masjid ini menyelenggarakan peringatan maulid dengan berbagai variasi. KH. Mukhlison Hasi Khoiron menyampaikan tausyiyah dalah acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan oleh takmir Masjid Sirojul Anam, Trangkil. “Maulidan merupakan agenda […]

  • Sang Syaikh Sufi YANG SELALU BERSEMBUNYI Kisah-Kisah di sekitar kehidupan KH.Abdullah Salam

    Sang Syaikh Sufi YANG SELALU BERSEMBUNYI Kisah-Kisah di sekitar kehidupan KH.Abdullah Salam

    • calendar_month Sel, 11 Agu 2015
    • account_circle admin
    • visibility 293
    • 0Komentar

    SEKITAR KEGELISAHAN ROHANI      Sekitar tahun 50-an atau 60-an (waktu yang tepat belum bena-benar diketahu) konon beliau mengalami kegelisahan yanh hebat,hingga konon beliau pernah tidak keluar rumah sampai hampir 3 bulan . Sejak itu beliau sering  ketempat KH.Abdul Hamid ,Pasuruan.Dalam pertemuan-pertemuannya dengan KH.Abdul Hamid inilah,beliau merasa menemui sesuatu yangmampu meredam kegelisahannya. Akibatnya beliau sering ke […]

  • Lazisnu PCNU Pati Salurkan Bantuan untuk Korban Puting Beliung di Kecamatan Winong

    Lazisnu PCNU Pati Salurkan Bantuan untuk Korban Puting Beliung di Kecamatan Winong

    • calendar_month Sel, 7 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 313
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (Lazisnu) PCNU Pati telah menutup open donasi untuk korban puting beliung di Kecamatan Winong. Diketahui, wilayah Kecamatan Winong, khusunya di Desa Danyangmulyo hingga Pekalongan, diterjang puting beliung pada 28 Desember 2024 lalu. Puluhan rumah mengalami kerusakan akibat kejadian ini. Adapun donasi dari warga Nahdhiyin yang […]

  • Fakhruddin Kukuhkan Pengurus LP Ma’arif NU PCNU Kab. Purbalingga.

    Fakhruddin Kukuhkan Pengurus LP Ma’arif NU PCNU Kab. Purbalingga

    • calendar_month Sen, 11 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 382
    • 0Komentar

    Dengan semangat ngurusi Madrasah/Sekolah Ma’arif NU, Ketua LP Maarif NU PCNU kab. Purbalingga, Thoriq Jahidin menekankan kepada semua pengurus yang baru saja dikukuhkan oleh Ketua LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah, Fakhruddin Karmani pada acara Rapat Kerja Dinas di PM Colaboration Purbalingga pada hari Sabtu (09/11/24) Rapat Kerja Dinas LP Ma’arif NU PCNU Kab. Purbalingga […]

  • PCNU PATI - Iluistrasi NU dan Wirausaha Masyarakat. Photo by Álvaro Serrano on Unsplash.

    Wirausaha di Masyarakat NU

    • calendar_month Sel, 19 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 278
    • 0Komentar

    Sejak didirikan oleh Kiai Haji Hasyim Asy’ari dan beberapa Kiai karismatis di Surabaya pada tahun 1926, Nahdlatul Ulama telah menjadi organisasi Islam terbesar di Indonesia. NU mempunyai keunikan tersendiri karena berbasis di pedesaan (urban-based organization), unggul dalam mengembangkan pendidikan Islam tradisional, yaitu pesantren yang tersebar terutama di Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Kalimatan Selatan, […]

expand_less