Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Dosen UIN Walisongo Dapat Penghargaan Abdi Nagari Award 2025

Dosen UIN Walisongo Dapat Penghargaan Abdi Nagari Award 2025

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 17 Des 2025
  • visibility 6.243
  • comment 0 komentar

 

 

Semarang – Dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang, Prof. Syamsul Ma’arif, M.Ag., mendapatkan penghargaan Abdi Nagari Award 2025 dalam Malam Penganugerahan Abdi Nagari Award 2025 yang digelar Jawa Pos Radar Semarang dan Radar Semarang Academy, Jumat malam (12/12/2025) kemarin.

Selain Prof Syamsul, terdapat pula sebanyak 32 aparatur negara mulai dari guru, dosen, rektor, pimpinan rumah sakit, lurah, camat, kepala organisasi perangkat daerah, sekda, kepala KPP Pratama, anggota Polri hingga kepala kejaksaan yang menerima apresiasi tersebut di Petra Ballroom, Noormans Hotel, Jalan Teuku Umar, Jatingaleh, Kota Semarang.

Kepada awak media, Prof Syamsul menegaskan bahwa pihaknya mendapatkan undangan penghargaan. “Kemarin mendapatkan undangan penghargaan dengan kategori Abdi Moderasi dan Literasi Pesantren Riset,” katanya.

Dalam undangan, disebutkan bahwa penghargaan dianugerahkan kepada Prof. Dr. Syamsul Ma’arif, M.Ag., atas dedikasinya sebagai aparatur sipil negara yang menunjukkan komitmen luar biasa dalam memperkuat moderasi beragama serta mengembangkan budaya literasi berbasis riset di lingkungan pesantren. Yang bersangkutan menjadi motor perubahan intelektual bagi generasi muda berbasis nilai-nilai keislaman yang inklusif dan menggelorakan literasi dan budaya riset di lingkungan pesantrennya, sebuah langkah progresif yang melahirkan santri-santri periset yang kritis, berwawasan luas, dan tetap berakar pada tradisi keilmuan pesantren.

Seperti diketahui, Prof Syamsul di dalam menanamkan moderasi beragama di kampus dan di masyarakat melalu kiprah beliau menjadi Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Tengah selama dua periode, dan menjadi instruktur nasional moderasi beragama.

Selain itu, guru besar kelahiran Kabupaten Grobogan itu juga mendirikan dan mengasuh Pondok Pesantren Riset Al Khawarizmi, sebuah pesantren di daerah Mijen, Semarang yang fokus pada riset dan inovasi ala santri.

Pihaknya berharap, melalui penghargaan ini menjadi inspirasi dan membawa dampak positif bagi masyarakat luas. “Semoga bermanfaat nggih. Maturnuwun,” katanya. (*)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kolaborasi Riset Dosen UNWAHAS dan INISNU Kembangkan Game Gemar Sindosu Angkat Kearifan Lokal Sindoro Sumbing

    Kolaborasi Riset Dosen UNWAHAS dan INISNU Kembangkan Game Gemar Sindosu Angkat Kearifan Lokal Sindoro Sumbing

    • calendar_month Jum, 24 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 11.131
    • 0Komentar

      Temanggung — Kolaborasi lintas perguruan tinggi kembali ditunjukkan dalam pengembangan inovasi pendidikan berbasis budaya lokal. Tim dosen dari Universitas Wahid Hasyim Semarang (UNWAHAS) dan Institut Islam Nahdlatul Ulama Temanggung (INISNU) berkolaborasi mengembangkan game edukasi Gemar Sindosu (Game Edukasi Multimodal Anak Nusantara Sindoro Sumbing) sebagai media pembelajaran berbasis budaya lokal di wilayah Temanggung. Kolaborasi riset […]

  • Wakil Ketua PWNU Sebut Ma'arif Jateng Jadi Kawah Candradimuka Penyemaian generasi Ahlussunnah Waljamaah

    Wakil Ketua PWNU Sebut Ma’arif Jateng Jadi Kawah Candradimuka Penyemaian generasi Ahlussunnah Waljamaah

    • calendar_month Sab, 11 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 450
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id-Kendal – Bertempat di Pendopo Tumenggung Bahurekso Kabupaten Kendal, Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah resmi melakukan Kick Off (pembukaan) Rapat Kerja Dinas (Rakerdin) Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah, Sabtu (11/1/2025). Ketua Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah Fakhrudin Karmani menyampaikan bahwa Rakerdin ini adalah tindak lanjut dari Rakerwil yang […]

  • PCNU-PATI

    Mahasiswa PPL IAIN Kudus Pamit Dari PC Lazisnu

    • calendar_month Sel, 22 Agu 2023
    • account_circle admin
    • visibility 460
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id-Pati- Tiga orang Mahasiswa IAIN Kudus pamit usai melaksanakan PPL (Praktik Pengalaman Lapangan) selama satu bulan setengah di kantor PC Lazisnu Pati, selasa (22/08). Moh. Nurul Qomar selaku kaprodi sekaligus dosen pembimbing lapangan, dalam sambutannya menyampaikan rasa terimakasih kepada PC Lazisnu Pati atas bimbingan dan kesediaan ditempati sebagai lokasi PPL. “Terimakasih kami sampaikan kepada Pengurus […]

  • PCNU-PATI Photo by Luke Stackpoole

    Cerita Tabatabaei House

    • calendar_month Sen, 19 Sep 2022
    • account_circle admin
    • visibility 238
    • 0Komentar

    Oleh : M. Iqbal Dawami Di Iran ada sebuah rumah yang sangat megah. Sebuah rumah yang mengandung nilai sejarah dan dibangun dengan keringat cinta dan kasih sayang. Afifah Ahmad, penulis asal Indonesia yang tinggal di Iran, suatu ketika mengunjungi rumah tersebut. Dia bercerita bahwa di balik kemegahan rumah itu, tersimpan cerita menarik. Konon, rumah tersebut […]

  • PCNU-Pati Photo by Spenser Sembrat

    Sombong

    • calendar_month Rab, 16 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 276
    • 0Komentar

    Oleh : Niam At Majha Saban ada sesuatu kejadian atau apa yang tersengaja atau tak di sengaja, saya seringkali menerima komentar atas tulisan saya selama ini. Ada yang mengemukakan apabila tulisan parodi yang sedang saya uraikan, banyak yang terindikasi sombong, arogan, sindiran dan kemudian kemudian yang lainnya. Dan pada akhirnya saya kemudian mengevaluasi satu persatu […]

  • PCNU-PATI Photo by Mailchimp

    Sekolah Sebagai Tempat Pembentukan Karakter Anak

    • calendar_month Sab, 4 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 339
    • 0Komentar

    Oleh: Siswanto Pada era globalisasi persoalan karakter menjadi sorotan tajam masyarakat dalam sistem pendidikan. Persoalan yang muncul seperti kekerasan, kurusuhan, kejahatan seksual, etika bahasa yang buruk, mengikis moralitas masyarakat di Indonesia. Oleh karena itu, perlu adanya pembinaan yang berkelanjutan dan pendidikan yang mengarah pada pembentukan karakter peserta didik. Dengan harapan kedepan, lembaga sekolah bisa menghasilkan […]

expand_less