Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Rektor UIN Jogja Tebar Inspirasi di IPMAFA

Rektor UIN Jogja Tebar Inspirasi di IPMAFA

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 13 Des 2021
  • visibility 94
  • comment 0 komentar

 

Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Al Makin (di atas podium) sedang menebar inspirasi lewat orasi ilmiahnya dalam acara wisuda X Ipmafa Pati.

MARGOYOSO – Institut Pesantren Mathali’ul Falah (Ipmafa) Pati menggelar wisuda X pada Minggu (12/12) di aula kampus. Sebanyak 163 wisudawan dari tujuh Program Studi yang ada di Ipmafa hadir dan mengikuti prosesi wisuda dengan khidmat. 

Acara yang mengambil tema ‘Menjadi Santripreneurship di Era Society 5.0’ tersebut, menghadirkan Al Makin, Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta sebagai narasumber. 

163 wisudawan ini berasal dari Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam prodi Perbankan Syariah (PS) sebanyak 38 orang dan Manajemen Zakat Wakaf (Zawa) 2 orang. Sedangkan Fakultas Dakwah dan Pengembangan Masyarakat berasal dari prodi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) 6 orang, Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) 3 orang. Sementara Fakultas Tarbiyah dari prodi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) 23 orang, Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) 31 orang, dan Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) berjumlah 60 orang. 

Wisuda kesepuluh Ipmafa dibuka oleh ketua senat, KH. Abdul Ghofarrozien. Dia menjelaskan bahwa wisuda bukanlah akhir dari segalanya, justru wisuda adalah awal untuk memulai hidup secara sosial yang sebenar-benarnya di masyarakat. 

“Kita semua adalah para santri yang diminta  untuk khidmat kepada masyarakat menjaga keutuhan bangsa dan negara,” tegas dia.  

Gus Rozien, sapaan akrabnya, berpesan tiga hal kepada wisudawan Ipmafa. Pertama, untuk senantiasa meneguhi nilai-nilai pesantren yang dalam lingkup Ipmafa disebut dengan nilai dasar shalih akrom (NDSA). Kedua, selalu menghayati dunia akademik melalui riset dan terbiasa mendekati masalah dengan pendekatan akademik. Ketiga, meneguhkan jiwa entrepreneurshipentrepreneurship berupa kejuangan, keberanian, kreativitas, kemandirian. 

“Kita bisa maju jika mandiri secara politik, mandiri secara tradisi, dan mandiri secara ekonomi,” pesannya. 

Tebar Inspirasi

Sementara itu, Al Makin dalam orasi wisuda membagikan banyak pengalaman perjalanan hidupnya. Ia menyebut jalan yang dilalui hingga menjadi Rektor sekarang sebagai jalan sunyi, sepi, dan tidak banyak orang melaluinya. Jalan itu ialah jalan akademik melalui pendidikan formal. 

“Sejak dari kecil sampai sebelum menjadi Rektor, perjalanan hidup saya hanya sekolah, sekolah, dan sekolah terus. Membaca, menulis, dan meneliti,” ucapnya. 

Santripreneurship versi Al Makin ialah santri yang terus berusaha supaya bisa tetap belajar. Ketika kuliah di Jogja, ia menceritakan bagaimana pengalamannya membuka kios koran dan buku kemudian menerima jasa penerjemahan. Menariknya, ia menerima jasa penerjemahan bermodal nekat karena belum menguasai bahasa Inggris dengan baik. Ketika ada pesanan menerjemahkan, ia sedia kamus dan diartikan satu persatu tiap kata. 

“Saya mengartikannya persis seperti mengaji kalau santri, dimaknai perkata model utawi iki iku. Mungkin ini santripreneur versi saya,” diiringi tawa seisi ruangan. 

Bagi Al Makin, banyak jalan dalam mencapai tujuan, salah satunya ialah jalan kesulitan. Menurutnya, bisa saja justru kesulitan itulah jalan kita menggapai kesuksesan. 

“Makanya jadikan kesulitan sebagai jalan menuju kesuksesan. Hadapi saja kesulitan itu, siapa tau justru itu jalan terbaik,” lanjut dia.

Pada bagian akhir orasi, pria asal Bojonegoro ini mengajak wisudawan terus belajar karena semakin kita belajar semakin kita merasa bodoh. Konon kabarnya khalifah Muawiyah bin Abu Sofyan sebelum tidur mengundang para ilmuwan menceritakan keunggulan peradaban era Yunani, setelah itu baru tidur. Hal ini dilakukan untuk mengambil yang baik bagi kemajuan peradaban Islam pada masanya. 

“Muawiyah itu cerdas, makanya ia terus belajar dari peradaban masa lalu, mengambil darinya. Jadi teruslah belajar di manapun, kapanpun, dan dengan siapapun. Era sekarang mempermudah akses untuk melakukannya,” pungkasnya.(sofyan/lut/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jemaah Umrah Muslimat NU Pati Dilepas Pj Bupati

    Jemaah Umrah Muslimat NU Pati Dilepas Pj Bupati

    • calendar_month Sel, 24 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id. PATI – Jemaah Umrah Muslimat Nahdlatul Ulama Pati dilepas oleh Penjabat Bupati Henggar Budi Anggoro di Pendopo Kabupaten, Selasa (24/1/2024).  Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Tanfidziyah NU Kabupaten Pati Yusuf Hasyim, Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Pati Umi Hanik, pengurus PC Muslimat NU Pati, dan para jemaah umrah.  Dalam sambutannya, Henggar mengucapkan terimakasih kepada […]

  • Safari di Malam Hari, Sholat Subuhnya Bagaimana ?.

    Safari di Malam Hari, Sholat Subuhnya Bagaimana ?.

    • calendar_month Ming, 1 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 68
    • 0Komentar

     Si Amelakukan perjalanan Pati-Surabaya, perjalanan tersebut sengaja ditempuh Apada malam hari, padahal dia sudah tahu setelah sampai tujuan nanti dia tidak akan bisa melakukan sholat subuh pada waktunya karena waktunya sudah habis.  Pertanyaan :  Bagaimana  caranya Amelakukan sholat subuh pada waktu dia masih dalam perjalanan ?   Jawaban : Tafsil, ü  Apabila A bisa turun, […]

  • MWC NU Wedarijaksa Gelar Tasyakuran Harlah NU ke 98

    MWC NU Wedarijaksa Gelar Tasyakuran Harlah NU ke 98

    • calendar_month Ming, 28 Feb 2021
    • account_circle admin
    • visibility 83
    • 0Komentar

    NU Pati, Wedarijaksa – Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Kecamatan Wedarijaksa menggelar tasyakuran menyambut Hari Lahir Nahdlatul Ulama yang ke-98, 16 Rajab 1442 H, bertempat di gedung MWCNU Wedarijaksa. Dihadiri oleh jajaran Syuriyah, Tanfidziah, Banom NU, Muslimat, Fatayat, GP Ansor dan Banser, IPNU-IPPNU Wedarijaksa. Sabtu Malam, 27/02/2021 Acara dimulai dengan pembacaan istighosah, doa untuk muassis […]

  • Meriah, 3 Guru SMKN 4 Purworejo Ikuti Festival Panen Belajar PGP

    Meriah, 3 Guru SMKN 4 Purworejo Ikuti Festival Panen Belajar PGP

    • calendar_month Sel, 3 Des 2024
    • account_circle admin
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Purworejo – Program Pendidikan Guru Penggerak Kemdikbudristek Angkatan 11 memasuki acara puncak. Acara digelar secara serentak di kabupaten kota Provinsi Jawa Tengah mulai 28 November hingga 4 Desember 2024. Salah satunya di Kabupaten Purworejo. Acara yang berlangsung meriah ini bertempat di GOR SMA N 3 Purworejo. Acara yang bertajuk Pameran Pendidikan Panen Hasil Belajar ini […]

  • Bangun Generasi Cinta Menulis, Satupena Temanggung Gelar Mini Workshop di MAN Temanggung

    Bangun Generasi Cinta Menulis, Satupena Temanggung Gelar Mini Workshop di MAN Temanggung

    • calendar_month Sen, 24 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 5.377
    • 0Komentar

    TEMANGGUNG – Satupena Kabupaten Temanggung sukses menggelar acara Mini Workshop perdana bertajuk “Membangun Generasi Cinta Menulis”. Acara ini berlangsung khidmat dan antusias di Perpustakaan MAN Temanggung, Jumat (21/11/2025), pukul 13.30 hingga 15.00 WIB. Kegiatan ini menghadirkan Sekretaris Satupena Kabupaten Temanggung, Risqi Al Hidayah, sebagai narasumber utama. Penulis produktif yang telah menerbitkan puluhan karya tunggal ini […]

  • Retreat & Ma`arif Staff Meeting; Ketua Ma`arif NU Jateng “Aku, Kamu, Kita Setara”

    Retreat & Ma`arif Staff Meeting; Ketua Ma`arif NU Jateng “Aku, Kamu, Kita Setara”

    • calendar_month Rab, 9 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 71
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id Membangun organisasi itu tidak bisa dilakukan sendirian oleh seorang ketua, bahkan pengurus yang dianggap paling inti, pasti banyak keterbatasan dan juga banyak tantangan. Oleh karena itu siapapun yang ada di dalam organisasi harus dijadikan unsur penting jika sebuah organisasi ingin maju, berkembang dan tumbuh kuat. Seperti halnya posisi staff yang duduk di meja […]

expand_less