Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Ketua PCNU Ajak Warga Pati Jaga Kondusifitas, Polresta Ingatkan Masyarakat Tidak Terprovokasi

Ketua PCNU Ajak Warga Pati Jaga Kondusifitas, Polresta Ingatkan Masyarakat Tidak Terprovokasi

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 31 Agu 2025
  • visibility 260
  • comment 0 komentar

 

Pati – Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati, KH. Yusuf Hasyim, menyerukan kepada masyarakat untuk tetap menjaga persatuan dan kedamaian di tengah dinamika yang terjadi di wilayah Pati. Menurutnya, menjaga ketenteraman adalah wujud nyata dari menjalankan perintah Allah SWT dalam bingkai persaudaraan dan persatuan.

“Kita semua harus yakin bahwa Pati ini cinta damai. Masyarakat Pati itu santun, ramah, dan memiliki banyak potensi untuk dikembangkan. Jangan sampai kita mudah dipecah belah oleh provokasi yang dapat merugikan semua pihak,” ungkap KH. Yusuf Hasyim.

Ia menegaskan pentingnya memperkuat kembali nilai-nilai gotong royong dan kekompakan masyarakat yang sudah mengakar kuat di bumi Pati. “Gotong royong adalah warisan luhur yang harus kita hidupkan. Dengan kekompakan, masyarakat bisa bekerja dengan baik, aman, dan nyaman tanpa harus khawatir akan gangguan keamanan,” tambahnya.

KH. Yusuf Hasyim juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga persatuan lintas agama, budaya, dan lapisan sosial. “Pati itu unik, masyarakatnya heterogen, tetapi mampu hidup berdampingan dengan rukun. Inilah yang harus kita rawat agar Pati selalu aman, tentram, dan sejuk,” jelasnya.

Lebih lanjut, dirinya mengajak semua elemen masyarakat untuk tidak terpengaruh dengan isu-isu yang berpotensi menimbulkan perpecahan. “Kita harus bersama-sama menciptakan situasi yang kondusif. Jangan mudah terprovokasi. Mari kita jadikan Pati ini rumah besar yang damai untuk semua,” tegas Ketua PCNU Kabupaten Pati itu.

Sementara itu, Polresta Pati juga mengimbau kepada masyarakat agar tetap menjaga ketertiban serta tidak mudah terhasut isu provokatif. “Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang, tidak terpengaruh isu yang tidak jelas, serta selalu mengedepankan musyawarah bila ada perbedaan pendapat,” ujarnya.

Kapolresta juga menambahkan, pihaknya akan selalu hadir di tengah masyarakat dengan pendekatan humanis. “Kami siap menjaga kondusifitas wilayah bersama masyarakat. Mari kita bersama-sama wujudkan Pati yang aman, damai, dan sejuk,” pungkasnya.

(Humas Polresta Pati)

  • Penulis: admin
Tags

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU PATI. Fatayat NU Ranting Desa Tanjungrejo, Mengadakan Pelatihan Sabun Herbal Susu

    Fatayat NU Ranting Desa Tanjungrejo, Mengadakan Pelatihan Sabun Herbal Susu

    • calendar_month Sab, 25 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 228
    • 0Komentar

    Pati. Jajaran Pimpinan Ranting Fatayat NU desa Tanjungrejo kecamatan Margoyoso, mengadakan kegiatan rutinan sekaligus pelatihan pembuatan sabun herbal susu Whitening, Jumat, 10/6 kemarin. “Kegiatan pelatihan ini berlangsung selama satu hari, hal ini adalah tindak lanjut dari kegiatan beberapa waktu lalu yang telah di adakan oleh pimpinan cabang Fatayat NU Pati,”jelas Nining Ketua Pimpinan Fayatat NU […]

  • Posisi Mayat saat Disholati

    Posisi Mayat saat Disholati

    • calendar_month Jum, 30 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 326
    • 0Komentar

      Ilustrasi : Pixabay Pertanyaan : Bagaimanakah kejelasan tentang posisi mayat saat disholati? masalahnya sebagian pihak ada yang mengatakan kepala mayat di arah utara, ada juga yang mengatakan jika mayatnya laki-laki maka kepalanya di arah selatan, jika mayatnya perempuan maka kepalanya ada di utara. Jawaban :Masalah ini merupakan masalah khilafiah, yakni masalah yang terdapat perbedaan […]

  • INISNU Resmi Teken MoU dengan Kanwil DJP Jawa Tengah II

    INISNU Resmi Teken MoU dengan Kanwil DJP Jawa Tengah II

    • calendar_month Jum, 27 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 9.125
    • 0Komentar

      Temanggung – Institut Islam Nahdlatul Ulama Temanggung (INISNU) resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Jawa Tengah II pada Jumat (27/2/2026). Penandatanganan dilaksanakan di Aula Lantai II INISNU Temanggung sebagai langkah strategis memperkuat sinergi pendidikan tinggi dan otoritas perpajakan. Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bidang Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat […]

  • SMK Andalusia Ditetapkan sebagai Sekolah Penggerak Literasi

    SMK Andalusia Ditetapkan sebagai Sekolah Penggerak Literasi

    • calendar_month Sel, 18 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 390
    • 0Komentar

        Pcnupati.or.id- Wonosobo – Program Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) Ramadan zona 5 terlaksana di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Andalusia Wonosobo, Selasa (18/3/2025). Kegiatan itu berlokasi di Jl. Raya Wonosobo – Kertek KM.05, Area Gn., Ngadikusuman, Kecamatan Kertek, Kabupaten Wonosobo. GLM Ramadan Zona 2 itu diisi oleh Koordinator GLM Plus dan Wakil Rektor INISNU Temanggung […]

  • Puasa dari Kecerdasan Buatan

    Puasa dari Kecerdasan Buatan

    • calendar_month Sab, 8 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 562
    • 0Komentar

      Oleh Hamidulloh Ibda*   Seperti tulisan sebelumnya berjudul “Puasa dari Media Sosial”, sebenarnya kecerdasan buatan atau AI pun sama. Apakah AI mengganggu puasa kita? Saya menjawab, jika kecandungan, mbangeti, ya berarti menganggu, dan kita harus berpuasa dari AI. Artinya, puasa itu tidak harus dari sesuatu yang merugikan, ngerusak, tapi memang dari sesuatu yang mengakibatkan […]

  • Memecah Kebisuan

    Memecah Kebisuan

    • calendar_month Rab, 20 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 243
    • 0Komentar

    Tulisan berikut ini merupakan liputan hasil kegiatan bedah buku karya Dr. Nur Rofi’ah yang berjudul “Memecah Kebisuan (Agama Mendengar Suara Perempuan Korban Kekerasan Demi Keadilan): Respon NU” (2010). Buku yang memaparkan suara-suara perempuan yang mengalami kekerasan ini menghadirkan narasumber Dr. Nur Rofiah, pembahas Maman Abdurrahman, dan dimoderatori oleh Ulfah Mutiah Hizma. Dalam kegiatan kali ini, […]

expand_less