Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Budayawan Taufik Rahzen : Kata-Kata Dalam Puisi Nuyang Jaimee Disuling Dengan Bertenaga, Menjadi Kita Terjaga

Budayawan Taufik Rahzen : Kata-Kata Dalam Puisi Nuyang Jaimee Disuling Dengan Bertenaga, Menjadi Kita Terjaga

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 28 Nov 2023
  • visibility 416
  • comment 0 komentar
Pcnupati.or.id-Jakarta, Minggu, 26/11/2023,-Puisi-puisi karya Nuyang Jaimee  membuat narasi jernih dari silang sengkarutnya peristiwa. Mengangkat kon-teks kedalam teks, dan menjadi percakapan yang bisa didengarkan.
“Kata-katanya disuling dengan bertenaga, menjadi kita terjaga,” ujar Budayawan Taufik Rahzen memberikan pendapat karya puisi Nuyang Jaimee dalam buku antologi puisi tunggal Para Pendoa yang Lupa Nama Tuhannya yang disampaikan di Jakarta, Minggu (26/11/2023).
Buku antologi puisi Para Pendoa yang Lupa Nama Tuhannya karya Nuyang Jaimee diproduksi oleh Penyair Seksi dan Cakra Budaya Indonesia merupakan kerjasama Dispusip dan PDS.HB.Jassin.
Didukung juga oleh penerbit Teras Budaya (TB), Kampung Seni Jakarta, Kijang Kencana Production, dan ARS Longa Institute.
Buku sastra ini akan diluncurkan dalam acara bedah buku di Pusat Dokumentasi Sastra (PDS) HB.Jassin, Lantai IV, Gedung Ali Sadikin, Pusat Kesenian Jakarta (PKJ), Taman Ismail.Marzuki (TIM) di Jakarta, Jumat (1/12/2023) pukul 13.00 WIB dengan Pembicara Prof.Wahyu Wibowo dan Tatan Daniel.
Sedangkan para pembaca puisi terdiri dari Guntoro Sulung, Yogi S Karmas, Jack Al-Ghozali, Nanang R Supriyatin dengan musikalisasi puisi Iyus Kromatik dan MC.Shantined.
Sementara itu Helmi Haska, penulis dan perupa mengatakan  etika perpuisian Indonesia kekinian kendor mengeritik gejolak sosial, politik, dan kebudayaan.
“Nuyang dengan kepekaannya,  menjadi penyaksi atas silang-sengkarut rusaknya negeri ini  sekaligus menaruh sangka baik dan harapan pada Indonesia sebagai nation,” katanya.
Menurutnya, pokok soal yang menggenang dalam puisi-puisinya, merupakan bagian dari jalan panjang khasanah perpuisian Indonesia yang membangun narasi keindonesiaan.
“Sekaligus mengembalikan puisi (poetry) sebagai energi spiritual,” ucapnya
Diki Lukman Hakim,
Kepala PDS HB Jassin memberikan komentar.
“Membaca puisi-puisi dalam buku Para Pendoa yang Lupa Nama Tuhannya karya Nuyang Jaimee ini kita seperti dibawa masuk dalam perenungan, tempat penulis menyuarakan kegelisahan sekaligus protes-protes yang memberi kita kesadaran bahwa batas antara kebaikan dan keburukan adalah suatu keseimbangan dalam kehidupan,” kilahnya.
Namun demikian, lanjutnya, perlu untuk selalu kita suarakan.
“Saya senang buku ini bisa menjadi salah satu bagian dari koleksi buku-buku sastra di PDS HB. Jassin terutama sastra puisi. Selamat dan sukses untuk mbak Nuyang atas terbitnya buku kumpulan puisi ini,” pungkasnya.(***)
Kontributor : Lasman Simanjuntak
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kampoeng Ramadhan Sumohadiwijayan Fasilitasi UMKM Berjualan  

    Kampoeng Ramadhan Sumohadiwijayan Fasilitasi UMKM Berjualan  

    • calendar_month Sel, 5 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 417
    • 0Komentar

    Margoyoso. Kampung Ramadhan Sumohadiwijayan adalah acara rutin yang diadakan setiap bulan ramadhan. Acara ini digelar di sekitar balai desa Kajen, Margoyoso Pati selama 15 hari yang dimulai pada tanggal 1 ramadhan. Beragam Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) turut meramaikan dengan aneka makanan dan minuman yang dijual untuk buka puasa. Untuk tahun ini, ada 64 stan […]

  • Konsolidasi Kegiatan Silaturrahim dan Turba MWC NU Wedarijaksa

    Konsolidasi Kegiatan Silaturrahim dan Turba MWC NU Wedarijaksa

    • calendar_month Jum, 19 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 634
    • 0Komentar

    KH. Munadi (Rois Syuriah) memberikan pengarahan terkait persiapan kegiatan. Dok: Mubarok Wedarijaksa – Majelis Wakil Cabang (MWC) Nahdlatul Ulama Kec. Wedarijaksa sore ini (19/7) mengadakan rapat konsolidasi persiapan kegiatan besar di Kantor MWC NU Wedarijaksa. Rapat yang dipimpin langsung oleh M. Nabhan Ulin Nuha selaku ketua Tanfidziyah itu mengagendakan jadwal kegiatan Silaturrahim dan Turba ke […]

  • HUT Pati, PCNU : Kedepankan Pembangunan SDM

    HUT Pati, PCNU : Kedepankan Pembangunan SDM

    • calendar_month Kam, 5 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 457
    • 0Komentar

    K. Yusuf Hasyim, ketua PCNU Pati PATI-Tujuh Agustus nanti Kabupaten Pati tepat berusia 698 tahun. Ini merupakan umur yang tergolong matang untuk sebuah kota.  Harapan demi harapan terpanjat dari masyarakat Kabupaten Pati. Tentunya mereka menginginkan Pati yang lebih baik ke depannya.  Nahdlatul Ulama sebagai salah satu organisasi sosial keagamaan di Pati turut menyampaikan pandangannya untuk […]

  • PCNU-PATI

    Daun Yang Jatuh Tak Membenci Angin

    • calendar_month Sab, 12 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 503
    • 0Komentar

    Kehadirannya bagai seorang malaikat bagi keluargaku, dimana dia merengkuh ibu dan juga adikku dari kehidupan kelam hidup di jalanan yang miskin dan nestapa. Dia memberikan kebutuhan yang kami butuhkan baik itu makan, tempat berteduh, sekolah, dan juga janji-janji di masa depan yang lebih baik. Sungguh merupakan malaikat yang diberikan langit untukku, juga memberikan kami kasih […]

  • Bupati Semarang Instruksikan Disdikbudpora Pimpin Sinergi Lintas Sektor Bentuk Pokja Pendidikan Inklusif

    Bupati Semarang Instruksikan Disdikbudpora Pimpin Sinergi Lintas Sektor Bentuk Pokja Pendidikan Inklusif

    • calendar_month Sel, 17 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 8.775
    • 0Komentar

      UNGARAN – Pemerintah Kabupaten Semarang mengambil langkah progresif dalam memperkuat layanan bagi anak berkebutuhan khusus. Dalam gelaran “Gebyar Pendidikan Inklusif 2026” di Pendopo Kabupaten Semarang (14/2), Bupati Semarang memberikan apresiasi terselenggaranya kegiatan ini. Beliau juga memberikan instruksi khusus kepada Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikbudpora) untuk segera mengoordinasikan pembentukan Kelompok Kerja (Pokja) Pendidikan […]

  • KH. Arwan Kholil Tutup Usia

    KH. Arwan Kholil Tutup Usia

    • calendar_month Sab, 5 Okt 2019
    • account_circle admin
    • visibility 603
    • 0Komentar

    GEMBONG-Kabar duka menyelimuti Kecamatan Gembong. Pasalnya, salah satu ulama kharismatik dari Kecamatan yang berada di Lereng Muria tersebut berpulang Sabtu (9/10) sore. Potret KH. Arwan Kholil (peci putih) saat pemilu 2019 Dialah K.H. Arwan Kholil, pengasuh Ponpes Darul Hikmah, Gembong. Di usia yang belum tergolong sepuh (56 tahun), ulama ahli fikih tersebut harus kembali ke […]

expand_less