Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Risih dengan Radikalisme Beragama, Ansor Pati Akan Gelar Kopdar

Risih dengan Radikalisme Beragama, Ansor Pati Akan Gelar Kopdar

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 26 Jul 2019
  • visibility 549
  • comment 0 komentar

PATI-Ancaman radikalisme dalam beragama sudah kian nyata. Setidaknya inilah yang disampaikan oleh Muhammad Sahlan dalam sebuaj artikel yang diterbitkan oleh nu online. Indikasinya adalah banyaknya generasi muda yang mulai terpapar faham-faham fundamentalisme beragama. Parahnya, mereka bukan dari kalangan minim pendidikan, tapi justru para mahasiswa di perguruan tinggi yang lumayan mentereng di Indonesia.

Artikel bejudul Radikalisme Beragama di Indonesia tersebut terbit jelang pertengahan 2017. Dua tahun silam dan fakta yang disebutkan begitu mencengangkan. Singkatnya, ada 80% mahasiswa yang lebih memilih syariah sebagai pandangan hidup berbangsa dan negara. Sementara yang masih bercokol pada ‘kubu’ pancasila hanya 4% lebih.
Syariah yang dimaksud adalah prinsip syariah yang difahami secara kolot dan tekatual semata. Sebab, jika difahami secara kontekstual, pancasila sudah sangat syar’i. Setidaknya inilah yang sering kali disampaikan oleh ulama’-ulama’ nusantara.

Pamflet undangan kopdar “Membaca Arah Radikalisme di Bumi Nusantara”

Gerakan Melawan Radikalisme

Melalui berbagai fakta tersebut, Pengurus Cabang Ansor dan Pengurus Cabang NU Kabupaten Pati perlu melakukan pendekatan-pendekatan kepada kaum milenial. Upaya-upaya mengembalikan kesadaran bernegara dan melawan radikalisme beragama ini sudah sangat sering dilakukan dan memang harus terus dilakukan.

Melalui sebuah kegiatan bertajuk ‘Membaca Arah Radikalisme di Bumi Nusantara’ PC Ansor, Satkorcab Banser dan PCNU Pati mengajak generasi muda khususnya di Kabupaten Pati untuk untuk menyadari situasi politik saat ini. Agenda yang rencananya akan dilangsungkan di Rumah Joglo Qur’an Minggu (28/7) siang tersebut akan mendatangkan dua narasumber utama, yatitu Yusuf Hasyim, M.Si. (ketua PCNU Pati) dan M Nuruzzaman (Kondensus 99 Asmaul Husna Pimpinan Pusat GP Ansor).

“Kami mengundang semua elemen masyarakat khususnya generasi muda untuk ngopi bareng, ngobrol santai soal arah radikalisme beragama di Indonesia. Kami terbuka, semua boleh datang” ungkap panitia penyelenggara.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    Menanti Tradisi Sahur Bersama

    • calendar_month Sen, 1 Apr 2024
    • account_circle admin
    • visibility 449
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda* Pertanyaannya, mengapa hanya tradisi buka puasa bersama ayng ditetapkan UNESCO sebagai warisan budaya tak benda? Unik dan menarik. Maksud saya di sini, bukan sahur bersamanya, namun tradisi sahur bersama di Nusantara tak populis dan tidak familiar buka puasa bersama. Mengapa ya? Mbuh! Saat bulan Ramadan tiba, ya tentu umat muslim di seluruh […]

  • PCNU-PATI

    Lewat Kenduri Desa Damai; FKPT Jateng Cegah Terorisme

    • calendar_month Rab, 21 Jun 2023
    • account_circle admin
    • visibility 505
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Kudus – Bertempat di Balai Desa Getaspejaten, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Tengah bersama Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menggelar Kenduri Desa Damai bertajuk “Kenali dan Peduli Lingkungan Sendiri” pada Rabu (21/6/2023). Ketua Bidang Media, Hukum dan Hubungan Masyarakat FKPT Jawa Tengah Hamidulloh Ibda mengatakan bahwa Kenduri Desa Damai […]

  • Duet K. Muslim – KH. Fu’ad Abdillah Siap Pimpin NU Dukuhseti Hingga 2026

    Duet K. Muslim – KH. Fu’ad Abdillah Siap Pimpin NU Dukuhseti Hingga 2026

    • calendar_month Rab, 12 Jan 2022
    • account_circle admin
    • visibility 403
    • 0Komentar

      Para pengurus MWC NU Dukuhseti berfoti bersama usai konferensi DUKUHSETI – Majelis Wakil Cabang Nahdhatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Dukuhseti sukses menggelar Konferensi XII. Agenda agung tersebut guna memilih Rais Syuriah dan Ketua Tanfidziyah masa khidmah 2022-2026.  Kegiatan yang digelar di Gedung Haji Kecamatan Dukuhseti pada Minggu (9/1) ini, turut dihadiri oleh jajaran Pengurus MWCNU, […]

  • Gus Dur, Toleransi dan Pribumisasi Islam

    Gus Dur, Toleransi dan Pribumisasi Islam

    • calendar_month Rab, 24 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 6.711
    • 0Komentar

    Oleh: Jamal Ma’mur Asmani KH. Abdurrahman Wahid yang akrab dipanggil Gus Dur, kemarin dianugerahi Pahlawan Nasional oleh Presiden Prabowo Subianto. Tentu sangat layak Gus Dur mendapat gelar Pahlawan Nasional karena pemikiran dan perjuangannya yang luar biasa. Dalam konteks pemikiran, banyak sekali gagasan besar yang dilahirkan Gus Dur. Antara lain: Pertama, pribumisasi Islam. Islam adalah doktrin […]

  • Bupati Harapkan Pelajar NU Jadi Agen Perubahan

    Bupati Harapkan Pelajar NU Jadi Agen Perubahan

    • calendar_month Rab, 24 Nov 2021
    • account_circle admin
    • visibility 332
    • 0Komentar

    Bupati Pati, Haryanto memberikan sambutan dalam Pelantikan dan Rakercab IPNU IPPNU Kabupaten Pati periode 2021 2023 PATI – Bupati Pati Haryanto berharap Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama’ Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama’ (IPNU IPPNU) Pati dapat menjadi agen perubahan Sumber Daya Manusia (SDM) di Bumi Mina Tani. Hal ini disampaikannya saat menghadiri pelantikan pengurus Pimpinan Cabang […]

  • Urgensitas Ushul Fiqih di Era Kontemporer

    Urgensitas Ushul Fiqih di Era Kontemporer

    • calendar_month Sel, 17 Feb 2015
    • account_circle admin
    • visibility 515
    • 0Komentar

    Ushul fiqh merupakan warisan berharga ulama klasik yang berfungsi sebagai metode dalam menggali suatu hukum (istinbatu al-Ahkam). Berabad-abad ushul fiqh telah memberikan kontribusi besar terhadap perkembangan dunia hukum Islam. Berjuta-juta kitab dan berbagai produk hukum telah dihasilkan, mulai hukum yang berkaitan dengan ibadah, mu’amalah, pernikahan dan rumah tangga, kriminalitas, hukum pidana dan perdata, ekonomi, politik, […]

expand_less