Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Peran NU dalam Menanggulangi Bencana

Peran NU dalam Menanggulangi Bencana

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 9 Des 2023
  • visibility 598
  • comment 0 komentar

Oleh : Siswanto, MA

Lingkungan pada dasarnya merupakan tempat untuk tempat tinggal maupun bisa juga diartikan tempat untuk bercocok tanam. Sehingga lingkungan memiliki arti yang sangat luas. Oleh karena itu, lebih spesifik lingkungan di sini yang dimaksud adalah lingkungan ekosistem yang ada di sekitar kita.

Dimana dalam hal ini, penting sekali untuk menjaga ekosistem dari kerusakan yang disebabkan oleh bencana alam maupun olah oknum tangan manusia. Karena dengan menjaga kelestarian alam, baik melakukan reboisasi, buang sampah pada tempatnya, dan melakukan normalisasi. Dari beberapa Langkah tersebut, tentunya bisa meminimalisir terjadinya bencana dan lingkungan tetap terjaga.

Maka dalam hal ini peran NU sebagai organisasi masyarakat terbesar di dunia, tentunya sangat vital dalam menanggulangi bencana. Melalui Lembaga Penanggulangan Bencana (LBM) NU bahu-membahu untuk mengurai bencana baik itu berbentuk sosial, moral, dan bencana alam lainnya.

NU bersama LPB terus melancarkan gerakan menyelesaikan problem-problem sosial yang kaitannya dengan kerusakan alam seperti adanya banjir, gempa, tanah lonsor, kebakaran hutan, dan jenis bencana lainnya. Maka dengan begitu, peran NU dalam bidang lingkungan bisa tersampaikan melalui program dan kegiatan yang diusung oleh LPB NU.

Selain hal yang disebutkan di atas, penaggulangan bencana yang dilakukan oleh NU juga dilakukan dengan pendekatan agama. Berbagai bencana yang terjadi secara beruntun yang hampir terjadi di seluruh wilayah Indonesia telah melahirkan banyak pandangan masyarakat baik yang positif dan negatif perihal bencana, bagaimana sesungguhnya bencana ditinjau dari sudut pandang Islam. Hal ini sangat relevan karena bangsa Indonesia adalah bangsa yang dikenal religius dan merupakan negara dengan berpenduduk muslim terbesar di dunia.

Meluruskan berbagai pandangan masyarakat ini sangat penting karena sudut pandang keagamaan masyarakat akan sangat berhubungan dengan sejauh mana masyarakat menentukan sikap dan langkah dalam menaggapai atau merespon bencana yang telah terjadi atau yang mungkin akan terjadi.

Adapaun langkah-langkah dalam upaya penanggulanagan bencana agar dapat berjalan efektif dan efesien perlu diintegrasikan dengan pendekatan agama. Di sinilah diharapkan lahir wacana dan implementasi penanggulangan bencana dalam prespektif yang lebih bersifat holistic yaitu pendekatan bio-psychosocial-spiritual.

Penanggulangan bencana dalam prekpektif hukum Islam adalah wajib dilakukan bahkan dapat digolongkan dalam kategori fardlu (lebih dari wajib). Hal ini sejalan dengan prinsip-prinsip dalam hukum Islam, diantaranya. Pertama, segala upaya dan sarana yang dapat menimbulkan bencana harus dicegah. Kedua, segala upaya dan sarana dapat menghindarkan bencana harus dilakukan baik yang bersifat fisik maupun rohani. Ketiga, sesuatu yang tidak dapat dilakukan secara keseluruhan, jangan ditinggalkan semua.  Keempat, Harus diambil alternative yang paling sedikit/kecil resikonya.

Oleh karena itu, dengan mengetahui cara pandang keagamaan dalam menanggulangi bencana, maka tidak hanya dari lembaga NU saja yang harus berpartisipasi. Akan tetapi perlu adanya partisipasi baik dari masyarakat, pemerintah untuk saling bahu-membahu membantu dalam melakukan gerakan penanggulangan bencana.

Karena tanpa adanya kesadaran dan partisipasi dari elemen masyarakat, tentunya penanggulangan bencana yang dirancangkan tidak akan berjalan semestinya. Dengan demikian dibutuhkan bantuan dan partisipasi dari semua elemen Masyarakat untuk salaing terlibat dan membantu, agar bencana yang ada di Indonesia bisa teratasi dan ada solusinya.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • AKSI GERAK CEPAT GALANG DANA PELAJAR NU KAYEN

    Aksi gerak cepat galang dana Pelajar NU Kayen

    • calendar_month Kam, 1 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 444
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id. Kayen (1/12) Pimpinan Anak Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama’ dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama’ Kecamatan Kayen (PAC IPNU IPPNU KAYEN) Melaksanakan aksi gerak cepat Galang Dana Peduli Korban Bencana Alam di Pati. Kegiatan ini merupakan kegiatan sosial yang di lakukan atas dasar rasa kemanusiaan. PAC IPNU IPPNU kecamatan Kayen sukses melaksanakan Kegiatan Galang […]

  • ​'Nyanyian Pesisir': Warisan 194 Puisi Aloeth Pathi yang Tak Lekang Oleh Zaman

    ​’Nyanyian Pesisir’: Warisan 194 Puisi Aloeth Pathi yang Tak Lekang Oleh Zaman

    • calendar_month Ming, 13 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 19.696
    • 0Komentar

    ATI — Ratusan kenangan tentang penyair Aloeth Pathi kembali dihidupkan melalui doa, puisi, musik, dan buku. Memperingati 100 hari wafatnya almarhum, Gandrung Sastra Pati menggelar doa bersama sekaligus meluncurkan buku kumpulan puisi bertajuk Nyanyian Pesisir di Rumah Gandrung Sastra, Desa Sekarjalak, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, Sabtu (13/9/2026) malam. ​Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 19.30 hingga […]

  • Silsilah Rasa dan Memori Santri, Buku "Sanad Rindu dari Kajen" Resmi Diluncurkan di PP Ar-Roudloh

    Silsilah Rasa dan Memori Santri, Buku “Sanad Rindu dari Kajen” Resmi Diluncurkan di PP Ar-Roudloh

    • calendar_month Ming, 28 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 16.233
    • 0Komentar

    ​PATI – Sebuah karya literatur yang merangkum memori, spiritualitas, dan romantisme masa-masa nyantri resmi lahir. Buku berjudul “Sanad Rindu dari Kajen” sukses diluncurkan di Pondok Pesantren Ar-Roudloh, Kajen, Margoyoso, Pati, Kamis (25/6/2026). Buku tersebut ditulis oleh sejumlah alumni madrasah maupun pesantren di Kajen. Di antaranya Angga Saputra, Siswanto, Zainal Abidin, Niam At Majha, Andi Syarqowi, […]

  • PCNU - PATI

    PC IPNU IPPNU Pati Sukses Adakan Diklat Persidangan di 18 Kecamatan

    • calendar_month Rab, 13 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 406
    • 0Komentar

    PATI – Pimpinan Cabang (PC) IPNU IPPNU Pati melalui Departemen Organisasi sukses mengadakan pendidikan dan pelatihan (diklat) persidangan kepada 18 Pimpinan Anak Cabang (PAC) yang ada di Kabupaten Pati, Selasa (12/7/2022). Kerja keras Departemen Organisasi PC berbuah positif. Sejak pembukaan, Minggu (29/5) hingga penutupan, (12/7), rangkain acara berjalan lancar sesuai dengan agenda yang telah direncanakan. […]

  • Menumbuhkan Generasi Entrepeneurship

    Menumbuhkan Generasi Entrepeneurship

    • calendar_month Sen, 6 Nov 2017
    • account_circle admin
    • visibility 393
    • 0Komentar

    Pendidikan entrepreneurship sudah lama digerakkan di berbagai Negara. Mereka paham bahwa kemajuan suatu Negara sangat ditunjang oleh munculnya kelas ekonomi menengah yang tangguh dan kreatif yang dimaksud adalah para pengusaha yang gigih mengembangkan kreatifitas dan produktivitasnya dalam dunia usaha. Menurut Amin Rais dalam bukunya Tauhid Sosial, kelas menengah adalah kelompok yang tetap eksis dalam suatu […]

  • PCNU-PATI

    Jodoh Buat Bu Bidan Cantik

    • calendar_month Ming, 1 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 472
    • 0Komentar

    Oleh : Elin Khanin Chapter 1 Lengkap sudah penderitaan Shanaya. Masalah yang datang seperti gulungan ombak yang saling bersusul-susulan menghantam kerikil dan karang-karang. Bertubi-tubi. Hanya surut sebentar lalu pasang lagi. Jika seorang perwira perlu bertahun-tahun meraih pangkat sebagai jenderal dengan bintang empat di kedua bahu baret hijaunya, maka ia hanya butuh sepuluh jam saja. Oh, […]

expand_less