Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Peran NU dalam Menanggulangi Bencana

Peran NU dalam Menanggulangi Bencana

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 9 Des 2023
  • visibility 533
  • comment 0 komentar

Oleh : Siswanto, MA

Lingkungan pada dasarnya merupakan tempat untuk tempat tinggal maupun bisa juga diartikan tempat untuk bercocok tanam. Sehingga lingkungan memiliki arti yang sangat luas. Oleh karena itu, lebih spesifik lingkungan di sini yang dimaksud adalah lingkungan ekosistem yang ada di sekitar kita.

Dimana dalam hal ini, penting sekali untuk menjaga ekosistem dari kerusakan yang disebabkan oleh bencana alam maupun olah oknum tangan manusia. Karena dengan menjaga kelestarian alam, baik melakukan reboisasi, buang sampah pada tempatnya, dan melakukan normalisasi. Dari beberapa Langkah tersebut, tentunya bisa meminimalisir terjadinya bencana dan lingkungan tetap terjaga.

Maka dalam hal ini peran NU sebagai organisasi masyarakat terbesar di dunia, tentunya sangat vital dalam menanggulangi bencana. Melalui Lembaga Penanggulangan Bencana (LBM) NU bahu-membahu untuk mengurai bencana baik itu berbentuk sosial, moral, dan bencana alam lainnya.

NU bersama LPB terus melancarkan gerakan menyelesaikan problem-problem sosial yang kaitannya dengan kerusakan alam seperti adanya banjir, gempa, tanah lonsor, kebakaran hutan, dan jenis bencana lainnya. Maka dengan begitu, peran NU dalam bidang lingkungan bisa tersampaikan melalui program dan kegiatan yang diusung oleh LPB NU.

Selain hal yang disebutkan di atas, penaggulangan bencana yang dilakukan oleh NU juga dilakukan dengan pendekatan agama. Berbagai bencana yang terjadi secara beruntun yang hampir terjadi di seluruh wilayah Indonesia telah melahirkan banyak pandangan masyarakat baik yang positif dan negatif perihal bencana, bagaimana sesungguhnya bencana ditinjau dari sudut pandang Islam. Hal ini sangat relevan karena bangsa Indonesia adalah bangsa yang dikenal religius dan merupakan negara dengan berpenduduk muslim terbesar di dunia.

Meluruskan berbagai pandangan masyarakat ini sangat penting karena sudut pandang keagamaan masyarakat akan sangat berhubungan dengan sejauh mana masyarakat menentukan sikap dan langkah dalam menaggapai atau merespon bencana yang telah terjadi atau yang mungkin akan terjadi.

Adapaun langkah-langkah dalam upaya penanggulanagan bencana agar dapat berjalan efektif dan efesien perlu diintegrasikan dengan pendekatan agama. Di sinilah diharapkan lahir wacana dan implementasi penanggulangan bencana dalam prespektif yang lebih bersifat holistic yaitu pendekatan bio-psychosocial-spiritual.

Penanggulangan bencana dalam prekpektif hukum Islam adalah wajib dilakukan bahkan dapat digolongkan dalam kategori fardlu (lebih dari wajib). Hal ini sejalan dengan prinsip-prinsip dalam hukum Islam, diantaranya. Pertama, segala upaya dan sarana yang dapat menimbulkan bencana harus dicegah. Kedua, segala upaya dan sarana dapat menghindarkan bencana harus dilakukan baik yang bersifat fisik maupun rohani. Ketiga, sesuatu yang tidak dapat dilakukan secara keseluruhan, jangan ditinggalkan semua.  Keempat, Harus diambil alternative yang paling sedikit/kecil resikonya.

Oleh karena itu, dengan mengetahui cara pandang keagamaan dalam menanggulangi bencana, maka tidak hanya dari lembaga NU saja yang harus berpartisipasi. Akan tetapi perlu adanya partisipasi baik dari masyarakat, pemerintah untuk saling bahu-membahu membantu dalam melakukan gerakan penanggulangan bencana.

Karena tanpa adanya kesadaran dan partisipasi dari elemen masyarakat, tentunya penanggulangan bencana yang dirancangkan tidak akan berjalan semestinya. Dengan demikian dibutuhkan bantuan dan partisipasi dari semua elemen Masyarakat untuk salaing terlibat dan membantu, agar bencana yang ada di Indonesia bisa teratasi dan ada solusinya.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lazisnu – Zawa Ipmafa Kembali Bekerjasama

    Lazisnu – Zawa Ipmafa Kembali Bekerjasama

    • calendar_month Rab, 17 Nov 2021
    • account_circle admin
    • visibility 374
    • 0Komentar

    Para petinggi Lazisnu Pati dan perwakilan Prodi Zakat dan Wakaf Ipmafa Pati sesaat setelah penyerahan mahasiswa PPL di kantor NU-Care Lazisnu Pati PATI – Sebagai upaya meningkatkan semangat filantropi di lingkungan NU, khususnya bagi anak muda, NU Care-LAZISNU Pati menjalin kerja sama dengan Institut Pesantren Matholiul Falah (IPMAFA). Duet ini dilakukan dalam bentuk program PPL […]

  • Perjalanan ke Lokasi Muktamar, Katib Syuriyah PWNU Jateng Wafat

    Perjalanan ke Lokasi Muktamar, Katib Syuriyah PWNU Jateng Wafat

    • calendar_month Sen, 20 Des 2021
    • account_circle admin
    • visibility 666
    • 0Komentar

    KH. Imam Sya’roni, Katib Syuriyah PWNU Jateng JAKARTA – Kabar duka menyelimuti PWNU Jawa Tengah jelang Muktamar NU ke-34 di Lampung 22-23 Desember mendatang. Pasalnya, Katib Syuriyah PWNU Jateng, KH. Imam Sya’roni dikabarkan wafat saat perjalanan menuju lokasi muktamar.  Pengasuh Ponpes As Sa’adah, Gayamsari Semarang tersebut sempat dilarikan ke RSCM Jakarta untuk mendapatkan pertolongan medis. […]

  • Sukolilo Gelar Kaderisasi NU

    Sukolilo Gelar Kaderisasi NU

    • calendar_month Sab, 28 Des 2019
    • account_circle admin
    • visibility 447
    • 0Komentar

    SUKOLILO-Ketua PCNU Pati, K. Yusuf Hasyim membuka pelaksanaan Kaderisasi NU Sabtu (28/12) pagi. Ditemani beberapa pengurus Cabang, ketua PCNU yang sekaligus berperan sebagai instruktur dalam acara tersebut menyampaikan banyak hal terkait pengkaderan ini. “NU sangat besar, namun besar saja tidak cukup tanpa berjam’iyyah (berorganisasi).” Tuturnya. Suasana pembukaan Kaderisasi NU Sukolilo Selain itu, K. Miftahuddin, ketua […]

  • Ilustrasi wirausaha pesantren/Foto: dok. IWAPI Bogor Baca artikel detikfinance, "Pesantren Bisa Jadi Andalan Penggerak Ekonomi di Tengah Pandemi" selengkapnya https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-5129443/pesantren-bisa-jadi-andalan-penggerak-ekonomi-di-tengah-pandemi. Download Apps Detikcom Sekarang https://apps.detik.com/detik/

    Pesantren dalam Mengentaskan Kemiskinan

    • calendar_month Sab, 24 Sep 2022
    • account_circle admin
    • visibility 435
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto Pesentren pada umumnya merupakan lembaga pendidikan keagamaan yang fokus dalam kajian kitab kuning dan Alquran. Karena di dalam pesantren kajian kitab kuning dan Alquran merupakan salah satu unsur yang harus dipenuhi di dalam pesantren. Hal ini sebagaimana ditegaskan Zamakhsyari Dhofier dalam bukunya Tradisi Pesantren. Dijelaskan bahwa beberapa unsur yang harus ada dalam […]

  • Sempat Hina Koin NU, Kadus Botok Winong Akhirnya Minta Maaf

    Sempat Hina Koin NU, Kadus Botok Winong Akhirnya Minta Maaf

    • calendar_month Ming, 30 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 395
    • 0Komentar

    PATI-Seorang perangkat desa di Kecamatan Winong nyaris dipolisikan lantaran dianggap menghina Nahdlatul Ulama (NU). Itu buntut dari postingannya di media sosial facebook tentang Koin NU.Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor Winong Sabar Halim mengemukakan, pria yang menjabat sebagai Kadus Botok, Desa Bumiharjo, Kecamatan Winong sempat mengunggah foto kaleng Koin NU dengan narasi yang cenderung […]

  • PCNU-PATI Photo by Mailchimp

    Sekolah Sebagai Tempat Pembentukan Karakter Anak

    • calendar_month Sab, 4 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 468
    • 0Komentar

    Oleh: Siswanto Pada era globalisasi persoalan karakter menjadi sorotan tajam masyarakat dalam sistem pendidikan. Persoalan yang muncul seperti kekerasan, kurusuhan, kejahatan seksual, etika bahasa yang buruk, mengikis moralitas masyarakat di Indonesia. Oleh karena itu, perlu adanya pembinaan yang berkelanjutan dan pendidikan yang mengarah pada pembentukan karakter peserta didik. Dengan harapan kedepan, lembaga sekolah bisa menghasilkan […]

expand_less