Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Soal Perayaan Tahun Baru, PCNU Buka Suara

Soal Perayaan Tahun Baru, PCNU Buka Suara

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 31 Des 2021
  • visibility 258
  • comment 0 komentar
K. Yusuf Hasyim, Ketua PCNU Pati

PATI – Memungkasi kalender masehi, selalu menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat luas. Perayaan pergantian tahun, hampir pasti diiringi dengan kemeriahan. 

Tahun ini, suasana kemeriahan tahun baru 2022 tampaknya akan sedikit redup. Pasalnya, seperti diketahui bersama, situasi pandemi di negeri ini masih belum menemui ujung. 

Namun demikian, beberapa komunitas warga, khususnya Kabupaten Pati masih berencana menyelenggarakan tahun baruan meskipun secara sederhana. Sawego misalnya, warga Dukuh Sentul, Desa Gembong ini telah menyusun agenda perayaan tahun baru walau hanya dengan keluarga kecilnya. 

“Saya merayakan tahun baru sama anak-istri. Karena kan sekarang masih pandemi. Kalau dulu meriah bersama orang banyak, ya sekarang ambil baiknya saja. Kita bisa lebih akrab dengan keluarga,” terang dia kepada pcnupati.or.id, Jumat (31/12) siang ini. 

Pandemi ini, menurut Sawego, sekaligus menjadi peringatan bagi ummat manusia agar lebih mendekatkan diri kepada Yang Maha Kuasa. Ia menyebut bahwa sudah saatnya Bangsa Indonesia mengintrospeksi diri dan berbenah, bukan malah menyesali keadaan. 

“Kita ambil hikmahnya saja. Berkat pandemi mungkin Allah lagi pengen membuat kita dekat kepada-Nya. Tahun baru mengingatkan kita bahwa usia semakin tambah, tapi jatah usia terus berkurang. Yakan?,” tambahnya.  

Komentar PCNU

Senada dengan Sawego, PCNU Pati pun angkat bicara soal perayaan tahun baru 2022. Saat ditemui oleh pcnupati.or.id, Jumat (31/12) pagi tadi, ketua NU Pati, K. Yusuf Hasyim mengimbau masyarakat agar menggunakan tahun baru sebagai media muhasabah atau introspeksi diri. 

“Selama satu tahun ini, kita muhasabah lebih banyak baiknya atau malah sebaliknya. Lebih banyak mana kebaikan kita tahun ini dengan tahun-tahun sebelumnya. Rumus ini bisa jadi barometer agar kita bisa semakin baik dan semakin baik ke depan,” tuturnya. 

Ia juga mengimbau khususnya kepada warga NU agar untuk merayakan tahun baru dengan hal-hal positif. Lebih lanjut, pria asal Winong ini mengajak masyarakat untuk mempergunakan momentum malam tahun baru sebagai media mendekatkan diri kepada Allah.

“Contohnya banyak. Kita bisa muhasabah, tafakur, tasyakkur, Istighotsah agar bangsa Indonesia dihindarkan dari segala bencana, musibah, bala’, bukan malah begadang, berfoya-foya, menghabiskan waktu untuk hal-hal yang mubazir,” pungkas dia.(lut/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 234 Mahasiswa Ipmafa Pati Diwisuda

    234 Mahasiswa Ipmafa Pati Diwisuda

    • calendar_month Sab, 26 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 249
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Institut Pesantren Mathali’ul Falah (Ipmafa) Margoyoso Pati, menggelar wisuda ke-13, Sabtu (26/10/2024) pagi. Sebanyak 234 mahasiswa yang diwisuda, diharapkan bisa menerapkan ilmu serta nilai-nilai pesantren yang telah mereka peroleh selama menempuh pendidikan di kampus. Ratusan mahasiswa yang diwisuda itu berasal dari tujuh program studi. Antara lain Pendidikan Bahasa Arab (PBA), Pendidikan Islam […]

  • Hukum Menerima Amplop Pilkada

    Hukum Menerima Amplop Pilkada

    • calendar_month Sen, 25 Jun 2018
    • account_circle admin
    • visibility 225
    • 0Komentar

    Amplop menjelang Pilkada adalah umumul balwa (realitas umum yang sulit dihindari) yang dilarang negara karena mencederai esensi demokrasi, mengharapkan pemimpin dipilih karena integritas dan kapabilitasnya. Namun, bagaimana Pandangan agama, khususnya fiqh ? Saya mengikuti dua forum yang hasilnya berbeda. Pertama, MWCNU Trangkil  mengharamkan menerima amplop itu karena jelas-jelas suap (risywah) diharamkan dalam agama. Suap adalah […]

  • PCNU PATI - Maraknya Pelecehan Seksual, Forum Rekanita Gelar Edukasi Kesehatan Reproduksi

    Maraknya Pelecehan Seksual, Forum Rekanita Gelar Edukasi Kesehatan Reproduksi

    • calendar_month Ming, 24 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 243
    • 0Komentar

    DUKUHSETI – Forum Rekanita Bergerak (FRB) menggandeng Lembaga Konseling Pelajar Putri (LKPP) PC IPPNU Pati, Lembaga Komunikasi Perguruan Tinggi (LKPT), Pimpinan Komisariat Perguruan Tinggi (PKPT IPPNU IPMAFA dan Pelajar NU Dukuhseti mengadakan Sosialisasi Edukasi mengenai Kesehatan Reproduksi dan Pelecehan Seksual pada Sabtu (23/4/2022), di Gedung Haji Kecamatan Dukuhseti.  Tujuan diadakannya kegiatan ini adalah sebagai bentuk […]

  • Menimbun Minyak Tanah

    Menimbun Minyak Tanah

    • calendar_month Sel, 21 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 266
    • 0Komentar

    Pada zaman sekarang, kita tahu bahwa seluruh dunia mengalami krisis globalisasi ( termasuk negara kita Indonesia ), sehingga berdampak pada kelangkaan minyak tanah. Pertanyaan : Bagaimana hukumnya, jika ada seorang yang kaya raya memborong minyak tanah di kota itu dengan harga yang sangat murah, lalu orang kaya tersebut menjual minyak tanah kepada orang lain dengan […]

  • Rektor UIN Jogja Tebar Inspirasi di IPMAFA

    Rektor UIN Jogja Tebar Inspirasi di IPMAFA

    • calendar_month Sen, 13 Des 2021
    • account_circle admin
    • visibility 298
    • 0Komentar

      Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Al Makin (di atas podium) sedang menebar inspirasi lewat orasi ilmiahnya dalam acara wisuda X Ipmafa Pati. MARGOYOSO – Institut Pesantren Mathali’ul Falah (Ipmafa) Pati menggelar wisuda X pada Minggu (12/12) di aula kampus. Sebanyak 163 wisudawan dari tujuh Program Studi yang ada di Ipmafa hadir dan mengikuti prosesi […]

  • PCNU - PARI Photo by Foundry

    Peningkatkan Minat Baca Siswa Madrasah Ibtidaiyah

    • calendar_month Sel, 5 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Membaca adalah hal yang sangat penting dalam memajukan setiap pribadi manusia maupun suatu bangsa. Dengan membaca, kita dapat memperluas wawasan dan mengetahui dunia. Namun sebuah persoalan membaca yang selalu mengemukan, terutama di kalangan pelajar, adalah bagaimana cara menimbulkan minat dan kebiasaan membaca. Banyak negara berkembang memiliki persoalan yang sama, yaitu kurangnya Minta membaca di kalangan […]

expand_less