Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Soal Perayaan Tahun Baru, PCNU Buka Suara

Soal Perayaan Tahun Baru, PCNU Buka Suara

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 31 Des 2021
  • visibility 448
  • comment 0 komentar
K. Yusuf Hasyim, Ketua PCNU Pati

PATI – Memungkasi kalender masehi, selalu menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat luas. Perayaan pergantian tahun, hampir pasti diiringi dengan kemeriahan. 

Tahun ini, suasana kemeriahan tahun baru 2022 tampaknya akan sedikit redup. Pasalnya, seperti diketahui bersama, situasi pandemi di negeri ini masih belum menemui ujung. 

Namun demikian, beberapa komunitas warga, khususnya Kabupaten Pati masih berencana menyelenggarakan tahun baruan meskipun secara sederhana. Sawego misalnya, warga Dukuh Sentul, Desa Gembong ini telah menyusun agenda perayaan tahun baru walau hanya dengan keluarga kecilnya. 

“Saya merayakan tahun baru sama anak-istri. Karena kan sekarang masih pandemi. Kalau dulu meriah bersama orang banyak, ya sekarang ambil baiknya saja. Kita bisa lebih akrab dengan keluarga,” terang dia kepada pcnupati.or.id, Jumat (31/12) siang ini. 

Pandemi ini, menurut Sawego, sekaligus menjadi peringatan bagi ummat manusia agar lebih mendekatkan diri kepada Yang Maha Kuasa. Ia menyebut bahwa sudah saatnya Bangsa Indonesia mengintrospeksi diri dan berbenah, bukan malah menyesali keadaan. 

“Kita ambil hikmahnya saja. Berkat pandemi mungkin Allah lagi pengen membuat kita dekat kepada-Nya. Tahun baru mengingatkan kita bahwa usia semakin tambah, tapi jatah usia terus berkurang. Ya, kan?,” tambahnya.  

Komentar PCNU

Senada dengan Sawego, PCNU Pati pun angkat bicara soal perayaan tahun baru 2022. Saat ditemui oleh pcnupati.or.id, Jumat (31/12) pagi tadi, ketua NU Pati, K. Yusuf Hasyim mengimbau masyarakat agar menggunakan tahun baru sebagai media muhasabah atau introspeksi diri. 

“Selama satu tahun ini, kita muhasabah lebih banyak baiknya atau malah sebaliknya. Lebih banyak mana kebaikan kita tahun ini dengan tahun-tahun sebelumnya. Rumus ini bisa jadi barometer agar kita bisa semakin baik dan semakin baik ke depan,” tuturnya. 

Ia juga mengimbau khususnya kepada warga NU agar untuk merayakan tahun baru dengan hal-hal positif. Lebih lanjut, pria asal Winong ini mengajak masyarakat untuk mempergunakan momentum malam tahun baru sebagai media mendekatkan diri kepada Allah.

“Contohnya banyak. Kita bisa muhasabah, tafakur, tasyakkur, Istighotsah agar bangsa Indonesia dihindarkan dari segala bencana, musibah, bala’, bukan malah begadang, berfoya-foya, menghabiskan waktu untuk hal-hal yang mubazir,” pungkas dia.(lut/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mahabbah dan Ittiba’

    Mahabbah dan Ittiba’

    • calendar_month Kam, 12 Mar 2015
    • account_circle admin
    • visibility 568
    • 0Komentar

      الحمد لله رب العالمين الودود الذي يتودد إلى خلقه برحمته، والشكر لله رب العالمين الذي أوجد الكائنات بحكمته، وأشهد أن لا إله الله وحده لا شريك له، لا ينفعه ظمأ الظمئانين ولا جوع الجائعين لكن من ظميء لله يوماً كان حق على الله أن يسقيه في يوم ظمئه، ومن جاع لله تعالى يوماً كان […]

  • PCNU-PATI

    PT Sukun Santuni Ribuan Anak Yatim, Ketua PCNU Pati Berikan Apresiasi

    • calendar_month Rab, 5 Apr 2023
    • account_circle admin
    • visibility 488
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id – Sebanyak 1.000 anak yatim di Kabupaten Pati mendapat santunan dari PT Sukun, Selasa (4/4/2023) sore. Mereka diundang untuk menerima santunan di Gedung Haji Pati.  Diketahui, Santunan 10 Ribu Anak Yatim PT Sukun diadakan di 10 kota/Kabupaten di Jawa Tengah. Seribu anak yatim di setiap kabupaten menerima santunan.  Pati merupakan Kabupaten kedelapan. Setelahnya, santunan bakal […]

  • PCNU-PATI

    Sejarah Hidup Muhammad

    • calendar_month Sab, 10 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 431
    • 0Komentar

    Buku ini mengungkap kisah perjalanan hidup seorang Nabi Muhammad, mulai dari sejarah peradaban Djazirah Arab, masa-masa sebelum kelahiran Nabi Muhammad, ketika beliau lahir, masa-masa kecil, masa-masa kenabian, peperangan-peperangan yang dilewati sampai wafatnya beliau yang kemudian diteruskan oleh para sahabatnya. Dijelaskan dalam buku ini, Djazirah Arab ialah sebuah Tanah Penanjung terletak di bagian Barat Daya Benua […]

  • PCNU-PATI Photo by Haidan

    Kemampuan Haji dan Allah Yang Maha Neriman

    • calendar_month Kam, 22 Jun 2023
    • account_circle admin
    • visibility 748
    • 0Komentar

    Oleh: Maulana Karim Sholikhin* Berangkat haji menjadi impian semua muslim. Sebab, ibadah yang satu ini termasuk kategori rukun Islam. Artinya, haji itu wajib bagi yang mampu (istitha’ah). Kemampuan ini meliputi kompetensi finansial dan fisik. Perjalanan yang aman juga termasuk di dalamnya. Namun timbul satu pertanyaan, apakah kemampuan mental juga masuk kategori istitha’ah? Sebab, diakui atau […]

  • PCNU-PATI

    Ini Pesan Ro’is Syuriyah PCNU Pati Jelang Tahun Politik

    • calendar_month Ming, 18 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 462
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Rapat koordinasi PCNU Pati yang dilaksanakan hari ini, Ahad (18/12) siang dihadiri oleh puluhan tokoh NU. Mereka adalah para pengurus harian PCNU Pati, pengurus lembaga dan juga ketua MWC-NU dari penjuru Kabupaten Pati.  Dalam agenda bertajuk Rapat Koordinasi menyambut 1 Abad NU dan Sosialisasi AD/ART NU tersebut, KH. Aniq Muhammadun, Ro’is Syuriyah PCNU […]

  • NU, Aku Jatuh Hati Padamu

    NU, Aku Jatuh Hati Padamu

    • calendar_month Rab, 1 Feb 2017
    • account_circle admin
    • visibility 592
    • 0Komentar

    Saya selalu senang dengan sikap NU. NU itu seperti organisasi Hezbullah di Lebanon. Hezbullah meski sebagai organisasi besar dan kuat di Lebanon, tidak mau mencampuri urusan dalam negeri Lebanon. Lebanon itu negara demokratis parlementer. Sesudah perang saudara 15 tahun, mereka membangun sistem khusus di negaranya yang bernama konfesionalisme untuk menghindari kembali terjadinya perang sektarian. Disana, […]

expand_less