Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Bahtsu Masail tentang Imamah (kepemimpinan) dalam Perspektif Fiqh

Bahtsu Masail tentang Imamah (kepemimpinan) dalam Perspektif Fiqh

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 7 Jul 2017
  • visibility 613
  • comment 0 komentar

Pati. Jajaran Pengurus Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Trangkil Pati mengadakan bahtsul masail putaran ke 51 mengkaji tentang  kepemimpinan dalam perspektif  fiqh, 18/5 kemarin.
Acara berlangsung di PP Riyadlus Shalihin Trangkil Bandung Bahtsu masail ini dipimpin oleh KH Badruddin Syathibi selaku Rais Syuriyah MWCNU Trangkil. Dr Zumradi, K Said, K Sabar, K Hambali, dan kiai kiai yg lain mendiskusikan secara serius konsep imamah dalam fiqh dengan mengutip pendapat dari Al Mawardi dalam ahkam sulthaniyah, dan dari kitab kitab fiqh lainnya, seperti al fiqhu al islami karya Dr Wahbah Zuhaili, Syarwani, dan lain lain.
Dalam bahsu masa’ail tersebut memperoleh beberapa keputusan antara lain, Pertama, imamah adalah posisi krusial untuk meneruskan fungsi kenabian dlm rangka menjaga agama dan dunia sekaligus. Kedua, tugas seorang pemimpin adalah menjaga kedaulatan bangsa, memberikan rasa aman, dan menggerakkan seluruh potensi untuk kemajuan bangsa. Ketiga, kriteria seorang pemimpin adalah sosok muslim yang adil dan amanah sehingga mampu melaksanakan tugas dengan baik.
Keempat,jika tidak terdapat sosok ideal, maka pertimbangannya adalah kemaslahatan. Misalnya, jika tidak ada pemimpin muslim yang adil, maka boleh mengangkat pemimpin non muslim tapi adil. Kelima,suksesi kepemimpinan dilakukan dgn penunjukan pemimpin sebelumnya (dalam sistem teokrasi, kerajaan), dipilih oleh ahlul halli wal aqdi (kelompok orang pilihan), dan dipilih oleh mayoritas umat sehingga mempunyai kekuatan (dzu syaukah).
Keenam,boleh mencopot pemimpin yg dhalim jika tidak menimbulkan kegaduhan (fitnah). Jika menimbulkan kegaduhan, maka harus sabar sampai suksesi tiba.
Tujuh,tidak boleh ada dualisme kepemimpinan dalm satu negara karena menimbulkan instabilitas politik.
            “Keenam kesimpulan tersebut kami putuskan berdasarkan musawarah dengan para kiai-kiai se kecamatan Trangkil, dan hasil tersebut mengambil rujukan dari kitab kuning  baik melalui ijma’ qiyas dan sebagainya,” ujar KH. Badrudin selaku Rois Syuriyah MWCNU Trangkil
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU PATI

    Nikmat yang Terlupakan

    • calendar_month Sen, 23 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 461
    • 0Komentar

    Oleh : M. Iqbal Dawami Siang ini, suasana rumah sakit mulai ramai, berbeda dengan pagi tadi. Saya sedang menemani anak saya yang bungsu, yang kini terbaring lemah di tempat tidur. Tidak ada yang lebih berat bagi seorang orang tua selain melihat anaknya sakit. Saya duduk di sampingnya, memperhatikan wajahnya yang tampak pucat, berharap ia segera […]

  • Gong Cik: Seni Tradisi Pati yang Menyulam Silat, Seni, dan Filosofi Hidup

    Gong Cik: Seni Tradisi Pati yang Menyulam Silat, Seni, dan Filosofi Hidup

    • calendar_month Sel, 22 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.140
    • 0Komentar

    ditulis: Arif Khilwa (Ketua Lesbumi PCNU Pati) Seni tradisi bukan sekadar pertunjukan warisan masa silam. Ia adalah cermin nilai-nilai luhur, identitas kolektif, sekaligus denyut kebudayaan yang senantiasa hidup di tengah masyarakat. Di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, kita menjumpai sebuah bentuk seni tradisi yang unik dan sarat makna: Gong Cik, sebuah ekspresi kebudayaan yang memadukan seni […]

  • Bulan Depan Pagar Nusa Pati Adakan Kejuaraan Antar Sekolah

    Bulan Depan Pagar Nusa Pati Adakan Kejuaraan Antar Sekolah

    • calendar_month Ming, 4 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 646
    • 0Komentar

    PATI-Ikatan Pencak Silat NU Pagar Nusa Pati mengumumkan akan menghelat kejuaraan pencak silat antar sekolah. Rencananya, kompetisi tersebut akan digelar di Kecamatan Gabus tanggal 2 sampai dengan 22 September 2019. Kader-kader pencak silat Pagar Nusa sedang ‘memamerkan’ prestasi mereka (sumber gambar : dokumen LTN NU) Andif, panitia kegiatan tersebut mengajak agar semua sekolah, khususnya madrasah […]

  • Istri Membayar Zakat Fitrah Sendiri

    Istri Membayar Zakat Fitrah Sendiri

    • calendar_month Kam, 16 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 695
    • 0Komentar

    Pada malam lebaran (ied al-fithri) sang suami berada di Jakarta, sedangkan sang istri dirumah (Pati, misal).   Pertanyaan : Siapakah yang wajib mengeluarkan zakat fitrah dalam masalah diatas ?   Jawaban :Suamilah yang wajib mengeluarkan zakat, kalau memang sang istri tidak melakukan hal-hal yang menyababkan nusyuz (purek : jawa).   Referensi : & Al-bâjûri, vol. […]

  • Jangan Mereduksi Kesakralan Tauhid

    Jangan Mereduksi Kesakralan Tauhid

    • calendar_month Kam, 15 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 545
    • 0Komentar

    Foto : NU online Filsafat mengajari tentang beberapa aliran, salah satunya empirisme. Aliran yang mengandalkan empiris-inderawi atau pengalaman langsung sebagai dasar kebenarannya. Contohnya api diakui kalau panas tatkala indera kita terkena api dan terasa benar-benar panas. Kali ini saya tidak akan membahas filsafat, tetapi tentang bagaimana pandangan empiris itu menjadi bagian penting pengambilan keputusan dan […]

  • Belajar Nasionalisme Dengan Para Ulama

    Belajar Nasionalisme Dengan Para Ulama

    • calendar_month Sel, 30 Agu 2016
    • account_circle admin
    • visibility 464
    • 0Komentar

    Pati. Berdirinya NU tidak bisa lepas dari peran ulama sebagai pendiri, penggerak, dan pengembang organisasi. Kader-kader muda NU harus belajar kepada para ulama NU supaya mampu mengembangkan NU di masa depan. Demikian paparan KH. Abdul Majid, Wakil Rais Syuriyah MWC NU Trangkil dan Ustadz Muhammad Hambali, alumnus Pondok Pesantren Lirboyo Kediri, dalam acara Orientasi Aswaja […]

expand_less