Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Ratusan Santri Pati Ziarah di Makam Gus Hasyim

Ratusan Santri Pati Ziarah di Makam Gus Hasyim

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 23 Okt 2024
  • visibility 631
  • comment 0 komentar

Pcnupati.or.id – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati melaksanakan apel sekaligus berziarah di Taman Makam Pahlawan Giri Dharma, Selasa (22/10/2024) sore. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2024.

Satusan santri mengikuti kegiatan ini dengan khidmat.

Kegiatan apel sekaligus ziarah dipimpin oleh Penjabat (Pj) Bupati Pati Sujarwanto Dwiatmoko. Usai apel, rombongan peziarah melakukan tabur bunga dan pembacaan tahlil bersama di pusara Muhammad Hasyim Mahfudh (1929-1949).

Untuk diketahui, pahlawan yang akrab disapa Gus Hasyim ini merupakan santri dari Desa Kajen, Kecamatan Margoyoso, Pati. Beliau merupakan putra KH Mahfudh Salam, sekaligus kakak dari KH MA Sahal Mahfudh.

Pj Bupati Pati Sujarwanto mengatakan, HSN 2024 ini sebagai momentum untuk mengenang kembali peran strategis santri dalam mencapai kemerdekaan bangsa.

“Peran santri sangat heroik pada saat menyambut resolusi jihad 22 Oktober 1945. Heroisme itu berlanjut sampai momen 10 November 1945 yang menjadi hari pahlawan,” kata dia sast diwawancarai usai berziarah.

“Kekuatan santri saat berjihad melawan penjajah menjadi semangat nasionalisme. Inilah yang dipesankan agar dewasa ini santri melanjutkan perjuangan itu untuk meraih masa depan,” lanjut dia.

Ia menuturkan, nilai-nilai juang di masa sekarang pasti berbeda dengan dahulu.

“Terpenting bagaimana dengan semangat juang itu kita menciptakan masa depan Indonesia yang lebih baik,” ucap dia.

Sementara itu Ketua PCNU Pati, KH Yusuf Hasyim berharap, dengan jumlah pesantren yang begitu besar, Kabupaten Pati bisa jadi penghasil Sumber Daya Manusia (SDM) unggul.

Menurut dia, SDM tidak hanya soal kualitas ilmu pengetahuan dan teknologi, namun juga memiliki akhlakul karimah. Oleh karena itu, pihaknya berharap dengan adanya HSN ini para santri tidak hanya mahir mengaji saja, tapi juga punya lifeskill dalam berbagai bidang.

“Kami harap para santri tidak hanya jadi kiai, tapi ada yang jadi polisi, TNI, birokrat, menjadi bupati, dan lain sebagainya,” kata dia.

Kiai Yusuf menambahkan, setiap sektor kehidupan membutuhkan peran santri. Kehadiran para santri menurut dia bisa mewarnai pembangunan di Pati dalam suasana sejuk dan bermartabat. (Angga/Ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pimpinan Cabang Puji Antusiasme Peserta LKD Fatayat NU Cluwak

    Pimpinan Cabang Puji Antusiasme Peserta LKD Fatayat NU Cluwak

    • calendar_month Ming, 5 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 510
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id CLUWAK-Latihan Kader Dasar (LKD) merupakan satu syarat wajib untuk memasuki organisasi besar Fatayat NU. Kali ini, giliran Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Kecamatan Cluwak yang menyelenggarakan agenda tersebut. Berlokasi di Gedung TPQ al Hidayah, Desa Sumur, LKD Fatayat NU Cluwak berlangsung pada Sabtu (4/3) mulai pukul 08.00 WIB dan selesai 18.00 WIB petang. […]

  • Santri Tlogowungu Ini Luncurkan Buku Mushaf Nusantara

    Santri Tlogowungu Ini Luncurkan Buku Mushaf Nusantara

    • calendar_month Sen, 5 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 477
    • 0Komentar

    Zainal Abidin Sueb bersama buku Mushaf Nusantara yang baru saja ia luncurkan TLOGOWUNGU-Di tengah pandemi Covid-19, berbagai  aktivitas masyarakat serba dibatasi. Meski demikian, kondisi yang terbatas justru memicu Zainal Abidin Sueb untuk menulis buku. Sabtu (26/6) lalu ia telah meluncurkan sebuah buku dengan judul Mushaf Nusantara: Jejak, Ragam, dan Para Penjaganya.   Pemuda kelahiran Pati, 24 […]

  • Photo by Mufid Majnun

    Zakat sebagai Solusi Kesejahteraan Masyarakat

    • calendar_month Sab, 6 Apr 2024
    • account_circle admin
    • visibility 449
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto Zakat sebagaimana lazimnya merupakan pengeluaran sebagian harta yang diwajibkan oleh Allah Swt untuk diberikan kepada orang-orang yang berhak menerimanya, atau mustahik, dengan syarat dan kadar tertentu. Zakat juga pada dasarnya merupakan bentuk ibadah yang tidak asing lagi bagi umat Muslim, karena sendiri merupakan salah satu rukun Islam, sehingga bagi mereka yang mampu, […]

  • PCNU-PATI Photo by Microsoft 365

    Jodoh Buat Bu Bidan Cantik

    • calendar_month Ming, 8 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 478
    • 0Komentar

    Oleh : Elin Khanin Chapter 2 ————– “Bu Bidan, tolong istri saya! Dia kesakitan.” Keluar dari kamar Cempaka, lelaki berpostur tinggi besar itu tergopoh-gopoh  panik menuju tempat pendaftaran—dimana dua orang tengah sibuk melayani para ibu hamil yang sedang antri periksa. Tangan  mereka menggenggam buku KIA berwarna pink. “Oh ya, sebentar, Pak,” seru Tita. “Shanaya mana?” […]

  • Mahasiswa IAIN Kudus PPL Plus ‘Mondok’ di PPSA

    Mahasiswa IAIN Kudus PPL Plus ‘Mondok’ di PPSA

    • calendar_month Sen, 9 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 546
    • 0Komentar

    Para santri PPSA antusias menyimak pemaparan materi dari mahasiswa PPL IAIN Kudus  GEMBONG-Ada yang berbeda dengan Praktik Pengalaman Laangan (PPL) IAIN Kudus di MTs. Al Ma’arif Gembong. Pasalnya, mahasiswa yang menjalani PPL di madrasah ini sekaligus ‘mondok’ di Pones Shofa Az Zahro’ Gembong.  Sebanyak 12 mahasiswi dan mahasiswa IAIN Kudus menjadikan Ponpes Asuhan KH. Imam […]

  • PCNU-PATI

    Nilai Pijakan Pemikiran Fikih Sosial Kiai Sahal Mahfudh

    • calendar_month Sab, 3 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 566
    • 0Komentar

    Oleh: Siswanto Kiai Sahal Mahfudh merupakan salah satu tokoh pemikir kontemporer yang produktif dalam berkarya. Selain itu juga beliau merupakan penggagas lahirnya fikih sosial dan juga seorang mujtahid. Munculnya fikih sosial yang digagas oleh Kiai Sahal merupakan angin segar bagi pembaruan fikih pesantren supaya menjadi rasional, kontekstual, konseptual, dan tidak ketinggalan zaman dengan dunia global. […]

expand_less