Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Memandang Indonesia Saat Ini

Memandang Indonesia Saat Ini

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 3 Mar 2017
  • visibility 185
  • comment 0 komentar

Pati. Para Dosen Institut Pesantren Mathali’ul Falah guna mempertajam wawasan dan pola pikir agar lebih maju dan berkembang. Maka pada kesempatan kali ini menghadirkan Dr. M. Imdadun Rahmat Ketua LAKSPEDAM NU pusat untuk mendiskusikan isu-isu terkini yang berada di Indonesia,kemarin.
Moderatisme adalah masa depan politik Islam Indonesia. Moderatisme dalam politik meniscayakan power sharing (pembagian kekuasaan, bukan the winner takes all, yang menang mengambil semua kue kekuasaan), mengakomodir seluruh potensi kawan dan lawan, aktif merespons dan beradaptasi dengan isu-isu nasional dan global, dan mempunyai visi universal, seperti tegaknya keadilan, kemanusiaan, dan solidaritas.
            “Dengan cara memahami isu moderatisme tersebut kita tidak akan terbawa oleh isu isu yang sengaja dimunculkan untuk memecah belah kita semua,”jelas Dr. M. Imdadun Rahmat
Imdadun Rahmat menegaskan, Indonesia adalah bentuk ideal konvergensi antara nilai-nilai keislaman dan kebangsaan. Nasionalisme yg diusung kaum muslimin Indonesia adalah nasionalisme relogius. Lahirlah doktrin hubbul wathan minal iman, cinta tanah air termasuk tanda iman. KH Abdurrahman Wahid, Prof Dr Nurcholis Madjid, dan KH MA Sahal Mahfudh adalah eksponen dan aktivis muslim yg getol berjuang menyuarakan tegaknya moderatisme di Indonesia, sehingga umat Islam sudah berdialog dengan nasionalisme, demokrasi, hak asasi manusia, dan keadilan sosial. Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah adalah gerbong utama moderatisme In

donesia yang mengakar di Indonesia dari pusat sampai ranting (pedesaan).
Jamal Makmur salah satu Dosen IPMAFA menambahkan apabila keadaan di negara kita saat ini berbeda dengan Mesir yang mengalami transisi demokrasi destruktif sejak lengsernya Mubarak sampai sekarang dikuasai rezim Militer. Umat Islam di Mesir yg didominasi ikhwanul muslimin tidak mengalami pencerahan pemikiran dan sosial, shg ketika menjd pemenang tidak bisa menegakkan prinsip-prinsip moderat dlm politik, shg mengalami instabilitas politik sampai skrg. Akhirnya Presiden Mursi yg diusung Ikhwanul Muslimin lengser oleh gelombang demonstrasi karena menggunakan jurus aji mumpung, the winner takes all. Ke depan, kaum moderat muslim Indonesia harus memperkokoh moderasinya di semua aspek, khususnya dalam aspek politik, sehingga persatuan nasional bisa terbangun dengan kokoh dan Islam bisa mewarnai Indonesia dengan aksi sosial yang dinamis dan produktif (red)
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sholatnya Orang yang Berada di Dalam Bus

    Sholatnya Orang yang Berada di Dalam Bus

    • calendar_month Sen, 9 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 208
    • 0Komentar

     Pertanyaan : Seseorang yang berada di dalam bus dan waktu sholat akansegera habis.Apakah yang harus dilakukan ? Dikarenakankalau ia turun dari bus untuk melakukan sholat, ia akan ketinggalan bus, sedangkan kalau tetep di dalam bus, ia tidak bisa melakukan sholat. Jawaban :Jika memang seseorang tersebut khawatir ; kalau turun dari bus bisa ketinggalan, maka ia […]

  • Pelantikan Ranting  NU Sukobubuk Kec Margorejo

    Pelantikan Ranting NU Sukobubuk Kec Margorejo

    • calendar_month Jum, 10 Jun 2016
    • account_circle admin
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Pati. Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Pati secara resmi melantik Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama Desa Sukobubuk Kecamatan Margorejo, bertempat di Mushola An-Nasir Desa Sukobubuk, Ahad 5/6 kemarin. Pelantikan tersebut dilakukan agar kordinasi dari tingkat Ranting hingga Cabang akan terus terjalin. “Maka sejak tahun ini pengurus cabang akan datang ke ranting-ranting NU untuk memperbarui para pengurusnya,”ujar Ali […]

  • PCNU Beberkan Makna Jargon Andalan NU

    PCNU Beberkan Makna Jargon Andalan NU

    • calendar_month Rab, 7 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 352
    • 0Komentar

    K. Yusuf Hasyim, Ketua Tanfidziyah PCNU Pati. PATI-Jargon ‘NKRI Harga Mati’ dan ‘Hubbul Waton Minal Iman‘ (cinta tanah air sebagian dari iman-red) yang sering digaungkan oleh Nahdlatul Ulama (NU) ternyata bukan hanya sekadar isapan jempol. Makna yang terkandung di dalamnya sangatlah mendasar jika ditelaah lebih jauh. Motto penyemangat yang dirancang oleh para ulama terdahulu tersebut […]

  • Pendidikan Politik Ala Gus Dur

    Pendidikan Politik Ala Gus Dur

    • calendar_month Sab, 7 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 224
    • 0Komentar

     Oleh: Siswanto* KH Abdurrohman Wahid yang sering kita kenal dengan panggilan akrabnya Gus Dur merupakan sosok guru besar bangsa, nasionalis, humoris, dan merakyat. Gus Dur juga terkenal sebagai sosok budayawan dan cendekiawan rakyat yang pemekiran dan sikapnya menunjukkan kepada kepedulian terhadap nasib rakyat di tengah dinamika pembangunan nasional. Selain itu juga Gus Dur terkenal dengan […]

  • NgAllah Suluk Maleman JANGAN JADIKAN AGAMA SEBAGAI MESIN CUCI

    NgAllah Suluk Maleman JANGAN JADIKAN AGAMA SEBAGAI MESIN CUCI

    • calendar_month Ming, 22 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 8.608
    • 0Komentar

      Ramadan tentu bukanlah sekadar ritual menahan lapar, melainkan momentum besar untuk melakukan muhasabah atau introspeksi total. Di tengah hiruk-pikuk dunia modern, muncul sebuah fenomena yang memprihatinkan: menjadikan agama sebagai “mesin cuci”. Kalimat satir itu diungkapkan oleh budayawan Anis Sholeh Ba’asyin saat membuka Suluk Maleman pada Sabtu (21/2). Dia menyebut dengan beribadah, seringkali seseorang sudah […]

  • Sepakat, MWC NU Bersama Forkopimcam Tambakromo Larang Penggunaan Sound Horeg Saat Malam Takbir

    Sepakat, MWC NU Bersama Forkopimcam Tambakromo Larang Penggunaan Sound Horeg Saat Malam Takbir

    • calendar_month Jum, 28 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 272
    • 0Komentar

      Pati, pcnu.pati.or.id – Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Tambakromo bersama dengan Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Tambakromo sepakat untuk melakukan pelarang penggunaan sound jenis horeg pada malam takbir 1446 Hijriyah mendatang. Pelarangan tersebut dipertegas melalui surat edaran yang ditandatangani jajaran Forkopimcam Tambakromo. Dimana diantaranya yakni Camat, Kapolsek, Danramil, Ketua KUA, Ketua Pasopati se-Kecamatan Tambakromo […]

expand_less