Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Dialog Interaktif sebagai Bentuk Merajut Kerukunan Antar Umat Beragama

Dialog Interaktif sebagai Bentuk Merajut Kerukunan Antar Umat Beragama

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 5 Sep 2023
  • visibility 248
  • comment 0 komentar

Pcnupati.or.id- Jepara-Segenap Mahasiswa Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) yangsedang melakukan Kuliah Kerja Nyata di Desa Tempur Kecamatan Keling kabupaten Jepara melakukan kegiatan dialog interaktif kampung moderasi beragama, dengan tema “Merajut Kerukunan antar Umat Beragama”. Senin (04/09/23).

Kegiatan yang dimulai dari sambutan Perangkat Desa oleh Bapak Mahfudh mengapresiasi adanya dialog interaktif antar umat beragama, karena menurutnya kegiatan ini baru pertama kali diadakan antar umat beragama.

“Lebih lanjut beliau juga menjelaskan bahwa di Desa Tempur umat beragama baik Islam maupun non-muslim (Kristen) hidup berjejeran dan saling mengayomi satu sama lain. Bahkan uniknya ketika ada salah satu warga Tempur yang meninggal, justru umat Kristen memakai sarung dan peci, sedangkang umat Islam memakai celana dan kaos, sehingga dari situ banyak orang yang menilai kalau yang ikut takziyah adalah umat islam semua, melainkan juga umat Kristen ikut menghadiri untuk memberikan penghormatan. Begitulah indahnya toleransi antar umat beragama.”

Selain itu juga saat dialog interaktif dimulai dari perspektif agama yang disampaikan oleh Miftahul Munif menjelaskan bahwa dalam sejarahnya Nabi Muhammad saw tidak melarang jamaah umat Kristen kala itu melakukan kebaktian di Masjid Nabawi. Hal ini menurut beliau merupakan bentuk toleransi yang sudah ada di zaman Rasulluahi saw.

Sedangkan menurut Nur Salam selaku tokoh umat Islam menjelaskan dalam perspektif kearifan lokal mencontohkan bahwa, di Tempur baik umat Islam dan umat Kristen sudah biasanya hidup saling berdampingan dan saling bahu-membahu dalam mengikuti kegiatan baik diselenggarakan dari umat Islam maupun umat Kristen. Misalnya dalam hal ini adalah saat melakukan istighosah di masjid yang jamaahnya meludak sampai ke jalan dan rumah warga. Dari umat Kristen membuka selebar-lebarnya teras Gereja untuk dipakai jamaah umat Islam, kata beliau.

Adapaun menurut  Suwadi selaku tokoh umat Kristen menjelaskan bahwa bentuk toleransi yang terjalin Ketika Pembangunan Gereja umat Islam tidak ikut sumbangsih dalam bentuk tenaga saja, melainkan juga ikut membelikan material.

Selain itu juga saat umat Kristen merayakan Hari Natal yang bertugas menjadi keamaan adalah dari Ansor dan Banser untuk menertibkan keamanan di lokasi. Dan Ketika jamaah umat Kristen meludak teras atau serambi masjid juga diperbolehkan untuk ditempati oleh Umat Kristen. Tambahnya.

Dan perlu diingat di Desa Tempur tidak hanya dalam bentuk toleransinya tinggi juga yang unik letak antar masjid dan gereja hanya berjarak lima meter, sehingga dari situ banyak dari pengunjung luar negeri maupun dari akademisi untuk melakukan penelitian di desa tempur.

Adapun kedepannya, harapannya dengan adanya dialog ini desa Tempur bisa menjadi desa percontohan dalam bentuk toleransi antar umat beragama.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perjalanan ke Lokasi Muktamar, Katib Syuriyah PWNU Jateng Wafat

    Perjalanan ke Lokasi Muktamar, Katib Syuriyah PWNU Jateng Wafat

    • calendar_month Sen, 20 Des 2021
    • account_circle admin
    • visibility 501
    • 0Komentar

    KH. Imam Sya’roni, Katib Syuriyah PWNU Jateng JAKARTA – Kabar duka menyelimuti PWNU Jawa Tengah jelang Muktamar NU ke-34 di Lampung 22-23 Desember mendatang. Pasalnya, Katib Syuriyah PWNU Jateng, KH. Imam Sya’roni dikabarkan wafat saat perjalanan menuju lokasi muktamar.  Pengasuh Ponpes As Sa’adah, Gayamsari Semarang tersebut sempat dilarikan ke RSCM Jakarta untuk mendapatkan pertolongan medis. […]

  • PCNU Pati: Takbir Keliling Pakai Sound Horeg Melenceng dari Nilai Islam

    PCNU Pati: Takbir Keliling Pakai Sound Horeg Melenceng dari Nilai Islam

    • calendar_month Ming, 15 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 10.035
    • 0Komentar

      Pati – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati tak sepakat dengan peraturan yang memperbolehkan takbiran keliling menggunakan sound horeg. Mereka menilai hal tersebut sudah melenceng dengan tradisi dan nilai IsIam. PKetua PCNU Pati, Yusuf Hasyim, menjelaskan esensi takbir keliling di malam Idulfitri yakni mengagungkan asma Allah. Bukan untuk hura-hura atau bersenang-senang di tengah […]

  • Pendidikan Keluarga Jadi Kunci Penyemaian Kasih Sayang

    Pendidikan Keluarga Jadi Kunci Penyemaian Kasih Sayang

    • calendar_month Ming, 9 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 5.244
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id Semarang – Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Tengah menyampaikan rasa prihatin dan empati yang mendalam atas peristiwa ledakan yang terjadi di lingkungan SMAN 72 Jakarta, Jumat (7/11/2025) kemarin. Peristiwa tersebut menjadi duka sekaligus pembelajaran bersama tentang pentingnya memperkuat ekosistem pendidikan yang aman, inklusif, dan berkarakter damai. Ketua FKPT Jawa Tengah, Dr. Hamidulloh […]

  • Petanesia Pati Siap Jaga Keutuhan NKRI

    Petanesia Pati Siap Jaga Keutuhan NKRI

    • calendar_month Sab, 12 Agu 2023
    • account_circle admin
    • visibility 476
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id – Pecinta Tanah Air Indonesia (Petanesia) Kabupaten Pati adakan rapat kerja (raker), Jumat (11/8/2023) siang. Raker yang berlangsung di Hotel Pati tersebut diikuti oleh puluhan anggota.  Wakil Ketua Petanesia Jawa Tengah, Muh Zen mengatakan, organisasi ini sudah berdiri sejak 2018 silam dengan berpusat di Pekalongan. Sementara di Kabupaten Pati, baru didirikan satu tahun ini. “Didirikan […]

  • Ketua Lembaga Falakiyah PBNU Wafat, PCNU Pati Ungkapkan Duka Cita

    Ketua Lembaga Falakiyah PBNU Wafat, PCNU Pati Ungkapkan Duka Cita

    • calendar_month Rab, 19 Feb 2020
    • account_circle admin
    • visibility 353
    • 0Komentar

    PATI-Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama’ (PCNU) Kabupaten Pati menyatakan duka cita yang mendalam. Hal ini diungkapkan langsung oleh ketua PCNU Pati, K. Yusuf Hasyim Atas wafatnya KH. Ghozali Masruri. KH. Ghozali Masruri (kanan) saat didatangi Sekjend PBNU, Ahmad Helmy Faishal Zaini (kiri) di kantor Lembaga Falakiyah, PBNU.  Ketua Lembaga Falakiyah (astronomi) PBNU ini meninggal dunia Rabu […]

  • Kakanwil Kemenag Jateng Monitoring BOSDA di MA Salafiyah Kajen

    Kakanwil Kemenag Jateng Monitoring BOSDA di MA Salafiyah Kajen

    • calendar_month Rab, 15 Des 2021
    • account_circle admin
    • visibility 349
    • 0Komentar

      H. Mustain Ahmad, Kakanwil Krmenag Jateng memberikan pembinaan dan monitoring BOSDA di MA Salafiyah Kajen PATI – Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah melaksanakan Pembinaan dan Monitoring BOSDA di MA Salafiyah Kajen, dengan di dampingi oleh Kepala Kemenag, Kasubag TU dan Kasi Penmad Kemenag Kabupaten Pati, Selasa (14/12).  Dalam sambutannya, Kepala Kanwil Kemenag Provinsi […]

expand_less