Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Untuk Jaga Kebugaran, PC Fatayat NU Pati Luncurkan Senam Gesit

Untuk Jaga Kebugaran, PC Fatayat NU Pati Luncurkan Senam Gesit

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 8 Nov 2022
  • visibility 81
  • comment 0 komentar

Pcnupati.or.id. Pimpinan Cabang Fatayat NU Pati meluncurkan program ‘Senam Gesit’ kerja sama Fatayat NU dan United Nations Children’s Fund (Unicef) bertempat di Gedung PCNU Kab Patu, Selasa, (8/11/2022)

Ratusan kader Fatayat NU Cabang Pati memadati aula lantai 3 gedung NU Pati  mengikuti Gerakan Senam Fatayat Gesit yang hari itu resmi diluncurkan oleh Ketua PC Fatayat NU Pati  Hj Asmonah

Ketua PC Fatayat NU Pati  Hj Asmonah mengatakan, senam Fatayat Gesit  merupakan program jaga kesehatan kerja sama antara Fatayat NU dengan Unicef.

“Jadi Senam Fatayat Gesit ini adalah salah satu produk kerja sama yang diciptakan dosen olahraga dari Universitas Diponegoro (Undip). Jadi gerakannya sudah memenuhi standar kesehatan . Adapun musiknya pengiringnya adalah aransemen yang diadaptasi dari lagu Mars Fatayat,” terangnya.

Bu As panggilan akrabnya yang juga segabagai pengajar di salah satu Mts Negeri di Winong ini menyampaikan harapannya agar peserta yang hadir pada hari itu nantinya bisa mempraktikkan Seman Fatayat Gresik di tempatnya masing-masing.

“Tujuannya agar kader-kader Fatayat sehat. Selain itu juga senam ini untuk menjaga kebugaran bisa mencegah obesitas sehingga nantinya sahabat-sahabat Fatayat bisa bergerak lebih gesit mengingat Fatayat berada pada umur produktif dan sedang aktif-aktifnya berkarya,” katanya.

Menurutnya, senam gesit sesuai dengan slogan yang diangkat yaitu ‘Fatayat Gesit, Gerakan Fatayat Aktif, dan Produktif’. Tidak kurang 200 orang kader Fatayat NU mengikuti peluncuran senam Fatayat Gesit.

Lanjutnya menyampaikan beberapa imbauan yang harus dilaksanakan bersama agar gerakan antara Fatayat, pemerintah dan Unicef bisa terlaksana yakni gerakan memajukan dan menyehatkan serempak bergerak untuk Indonesia.

“Agar misi bisa berjalan maka harus serempak bekerja bersama antara Fatayat, Pemerintah, dan Unicef. Tidak bisa kita berjalan sendiri-sendiri melainkan harus saling mendukung. Ada beberapa hal yakni imunisasi rutin dan isu stunting,” pungkasnya.

Harapanya, kedepannya setiap PAC dan ranting bisa melaksankan Senam Gesit ini, selain untuk menjaga kebugaran tentu untuk kesehatan dan agar tubuh tetap ideal. (na)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • NU Peduli, PWNU Akan Libatkan Pagar Nusa

    NU Peduli, PWNU Akan Libatkan Pagar Nusa

    • calendar_month Ming, 26 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Batang – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah melibatkan Pagar Nusa dalam pembentukan unit khusus tanggap bencana yang dinamai “NU Peduli”. Pelibatan Pagar Nusa ini menjadikan status unit tersebut menjadi “NU Peduli Plus”. Demikian disampaikan Ketua PWNU Jateng KH Abdul Ghaffar Rozin dalam pidato pembukaan Kejuaraan Pencak Silat Daerah (Kejurda) Pagar Nusa Jawa […]

  • PCNU-PATI

    Menu Berbuka yang Dianjurkan Rasulullah SAW

    • calendar_month Jum, 22 Mar 2024
    • account_circle admin
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda Menu berbuka puasa yang dianjurkan Rasulullah SAW sangat sederhana dan harus kita sesuaikan dengan kondisi negara masing-masing. Selain perintah Nabi Muhammad, sebenarnya kita sendiri jika mengacu ilmu medis dan anjuran Islam, banyak sekali makanan sehat dan berkhasiat yang bisa dikonsumsi saat berpuasa. Sebab, jika memakan makanan haram dan tidak menyehatkan tentu selain […]

  • SMPQT  As Salafiyah di Resmikan

    SMPQT As Salafiyah di Resmikan

    • calendar_month Sel, 13 Apr 2021
    • account_circle admin
    • visibility 67
    • 0Komentar

      Pati, Jajaran Pengurus dan tenaga pendidik Yayasan As Salafiyah Bageng Gembong Pati, melakukan peresmian sekolah baru SMPQT As Salafiyah dengan dihadiri oleh Bupati Pati H. Haryanto, MM, MSI serta Dinas Pendidikan Kabupaten Pati, Senin 12 April 2021             Meskipun terletak di desa akan tetapi kami selaku Pengurus Yayasan dan tenaga pendidik akan bekerja yang […]

  • PGMI IPMAFA Gelar Pelatihan Computational Thinking

    PGMI IPMAFA Gelar Pelatihan Computational Thinking

    • calendar_month Jum, 12 Nov 2021
    • account_circle admin
    • visibility 61
    • 0Komentar

      Para guru MI antusias mengikuti Pelatihan Computational Thinking di aula IPMAFA  MARGOYOSO – Puluhan guru Madrasah Ibtidaiyah di wilayah Pati Utara mengikuti Pelatihan Computational Thinking pada Pembelajaran Tematik Berbasis Kearifan Lokal. Kegiatan yang diadakan pada Rabu (10/11) di aula 1 lantai 2 kampus IPMAFA merupakan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dari dosen PGMI Fakultas Tarbiyah […]

  • PC GP Ansor Temanggung Gelar Ngaji Media untuk Kader Se-Kabupaten

    PC GP Ansor Temanggung Gelar Ngaji Media untuk Kader Se-Kabupaten

    • calendar_month Kam, 10 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 98
    • 0Komentar

      Temanggung, Pengurus Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Temanggung menyelenggarakan kegiatan Ngaji Media pada Rabu (9/7/2025), bertempat di Aula Pondok Pesantren Mualimin, Temanggung. Kegiatan ini diikuti oleh kader media GP Ansor dari seluruh kecamatan se-Kabupaten Temanggung. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kader Ansor dalam pemanfaatan media digital sebagai sarana dakwah dan penguatan peran sosial. […]

  • Gus Rozin: Hanya 8 Persen Generasi Milenial Mengakui NU, Kita Harus Waspada

    Gus Rozin: Hanya 8 Persen Generasi Milenial Mengakui NU, Kita Harus Waspada

    • calendar_month Sab, 10 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 71
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.di-Semarang – Ketua Majelis Pembimbing Satuan Komunitas Pramuka Ma’arif Nahdlatul Ulama (Sakomanu) Jawa Tengah, KH. Abdul Ghaffar Rozin atau yang akrab disapa Gus Rozin, mengungkapkan keprihatinannya terhadap rendahnya pengakuan generasi milenial terhadap Nahdlatul Ulama (NU). “Dari data yang kami terima, hanya sekitar 8 persen generasi milenial yang mengakui dan merasa memiliki NU. Ini tentu […]

expand_less