Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » RMI-NU Desak Polresta Pati Tuntaskan Kasus Asusila Santri

RMI-NU Desak Polresta Pati Tuntaskan Kasus Asusila Santri

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 30 Apr 2026
  • visibility 13.117
  • comment 0 komentar

 

pcnupati.or.id – Kabar seorang oknum pengasuh pondok pesantren yang cabuli santrinya memicu respon pedas dari khalayak. Salah satu yang memberikan komentar keras adalah PCNU Pati.

“Bagaimanapun, Pondok Pesantren (Ponpes) sangat diidentikkan dengan NU. Jadi, mau tidak mau NU harus angkat suara,” tutur Kiai Yusuf Hasyim, Ketua PCNU Pati, Rabu (29/4) petang.

Selain itu, berdasarkan pernyataan Kiai Yusuf, tindakan asusila tersebut tidak bisa dibiarkan. Apalagi, lanjut dia, beberapa korban dikabarkan masih di bawah umur.

Dia meminta kepada masyarakat untuk mengawal dan mendukung penuh pengusutan kasus ini. Dirinya juga telah berkoordinasi kepada KH. Liwa’uddin, Ketua RMI-NU (lembaga NU yang menangani Ponpes-red) Kabupaten Pati agar terus mendesak Kapolresta Pati atau pimpinan instansi lain yang bersangkutan untuk segera mengusut tuntas kasus ini.

“Kami sudah meminta Ketua RMI-NU untuk mengirim surat kepada Kapolresta Pati agar kasus ini diusut tuntas,” terang Kiai Yusuf.

Lebih lanjut, jika memang terbukti bersalah, PCNU meminta supaya pelaku ditindak tegas sesuai dengan aturan perundang-undangan yang ada. Sebab, menurutnya kejadian ini sangat mencoreng nama baik Islam dan pesantren dan mencederai nilai-nilai kesusilaan.

“Dalam penangannya, kami berharap penuh kepada Kapolresta Pati untuk menindak tegas, dan kepada masyarakat, mari kita kawal bersama,” tandas dia.

Bukan Anggota RMI-NU

Sementara itu, KH. Liwa’uddin menyebutkan bahwa Ponpes bersangkutan ternyata tidak terdaftar sebagai anggota RMI-NU Kabupaten Pati, yang berarti Ponpes tersebut tidak memiliki aviliasi dengan NU secara struktural. Pernyataan ini disampaikan oleh Kiai Liwa’ kepada pcnupati.or.id, Rabu (29/4).

Meski bukan anggota RMI-NU, Kiai Liwa’ mengaku bahwa pihaknya telah berkomunikasi intens dengan Kiai Yusuf Hasyim terkait langkah NU Pati ke depan. Rencananya, Baik RMI-NU, PCNU maupun lembaga-lembaga NU lainnya akan melakukan pertemuan khusus guna membahas permasalahan ini.

“Bukan anggota RMI-NU, tapi bagaimanapun masyarakat tahunya ya Ponpes milik orang NU. Maka kami harus menetralisir dan melakukan tindakan objektif dan terukur, serta meminta Kapolresta Pati untuk menuntaskan kasus asusila santri,” tegas Kiai Liwa’.(lut/LTN)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perdana, PCNU Selenggarakan Rakor Sensus Warga NU

    Perdana, PCNU Selenggarakan Rakor Sensus Warga NU

    • calendar_month Rab, 19 Agu 2020
    • account_circle admin
    • visibility 496
    • 0Komentar

    Ahmad Saiku, koordinator admin PCNU Pati sedang memberi arahan kepada para admin Ranting NU se-Kawedanan Pati kota Tambahkan tek GEMBONG-Hari ini, Rabu (19/8) untuk pertama kalinya PCNU Pati menyelenggarakan Rapat Koordinasi Sensus Warga NU. Kegiatan tersebut diikuti oleh admin Pengurus Ranting NU yang ada di wilayah eks-kawedanan Pati Kota.  Sedikitnya, ada 60 peserta dari empat […]

  • PCNU- PATI

    Ketua PCNU Cerita Pengalaman Haji : Tidak Bisa Mencium Hajar Aswad (2-habis)

    • calendar_month Jum, 5 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 520
    • 0Komentar

    WINONG – Cerita haji dari ketua PCNU Pati belum usai. Bahkan untuk menceritakan seputar pelayanan pemerintah, KH. Yusuf Hasyim memaparkannya selama hampir dua jam.  Banyak servis pemerintah yang sangat memuaskan, mulai dari kesehatan, makanan dan bahkan tempat menginap.  Pelayanan lain yang juga sangat membekas adalah servis lapangan. Menurutnya, disepanjang jalan, ada petugas PPIH yang memberikan […]

  • IPNU-IPPNU MA Robin Pakis Gelar Pemilu

    IPNU-IPPNU MA Robin Pakis Gelar Pemilu

    • calendar_month Rab, 4 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 408
    • 0Komentar

    TAYU – Rabu, 4 September 2019, IPNU-IPPNU Komisariat MA Raudlatut Tholibin (Robin) Pakis Kec. Tayu menggelar pesta demokrasi untuk memilih ketua baru masa khidmat 2019-2020. Berlangsung di halaman madrasah, acara ini diikuti dengan antusias oleh para anggota. Baik IPNU maupun IPPNU, masing-masing memunculkan 3 kandidat calon ketua. Sebelum proses pemilihan, para kandidat berkesempatan tampil untuk menyampaikan […]

  • PCNU - PATI Photo by Mufid Majnun

    Uang Pemberian Calon KADES

    • calendar_month Ming, 3 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 1.181
    • 0Komentar

    Disuatu desa akan diadakan pemilihan Kades (kepala desa). Dalam PILKADES tersebut ada seorang calon membagi-bagikan uang atau sejenisnya kepada calon pemilih didesa tersebut, dengan maksud dan tujuan tiada lain adalah menjadi KADES terpilih. Pertanyaan : Bagaimana hukum pemberian uang dalam kasus diatas ? Jawaban :  Tafsil, Jika menjadi KADES itu hukumnya fardlu `ain (sebab tidak […]

  • Ajarilah dengan Cinta

    Ajarilah dengan Cinta

    • calendar_month Jum, 16 Sep 2022
    • account_circle admin
    • visibility 578
    • 0Komentar

    Oleh : Inayatun Najikah Ada sesuatu yang membuat saya menyadari bahwa anak-anak tak bisa jika dibentak. Mereka akan menjadi seorang yang penakut dan kemungkinan lainnya akan menjadi seorang pemberontak, nantinya. Mereka tak akan pernah mau patuh pada aturan atau perintah siapapun, termasuk kedua orang tuanya sendiri. Pengalaman yang saya alami saat tanpa sengaja saya membentak […]

  • Pengurus MWCNU Jakenan di Lantik

    Pengurus MWCNU Jakenan di Lantik

    • calendar_month Sen, 10 Apr 2017
    • account_circle admin
    • visibility 408
    • 0Komentar

    Pati, Jajaran Pengurus Majlis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Masa Khidmat 2017-2022 di lantik secara resmi oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama, beberapa waktu yang lalu. Menjadi pengurus NU adalah tabungan di akhirat, kita berdakwah harus melalui niat yang ikhlas mengabdi sepenunya terhadap masyarakat, baik melalui agama, sosial dan penguatan ekonomi,             “Jajaran pengurus setelah kami lantik, […]

expand_less