Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Upacara Hari Pancasila Elemen Muda NU Tak Diundang, PMII Pati: Tidak Mencerminkan Persatuan

Upacara Hari Pancasila Elemen Muda NU Tak Diundang, PMII Pati: Tidak Mencerminkan Persatuan

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 5 Jun 2023
  • visibility 474
  • comment 0 komentar

Pcnupti.or.id- Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Kabupaten Pati yang digelar Halaman Setda Pati pada 1 Juni 2023 lalu tak mengundang elemen muda Nahdlatul Ulama (NU) Pati seperti GP Ansor, Banser, Fatayat, IPNU-IPPNU, maupun PC PMII Pati. Hal itu pun mendapat berbagai sorotan seperti unggahan akun Facebook Ansor Pucakwangi Net, beberapa hari lalu.

“Salam Hormat Pak Henggar Budi Anggoro. Tanya pak, apakah sebenarnya jenengan atau Sekda punya sentimen tertentu dengan organisasi pemuda NU? Tidak jadi persoalan jika tak suka dengan sepak terjang Ansor Banser. Barangkali peran sosial kami di tengah masyarakat kalah jauh ketimbang kontribusi teman-teman ormas lain. Atau dinilai tidak memberikan sumbangsih apa-apa untuk kemajemukan. Tidak masalah.”

“Namun elemen muda NU tak hanya Ansor Banser. Masih ada satuan Garda Fatayat, sahabat PC PMII Pati atau adik-adik IPNU-IPPNU mereka layak diakui. Minimal, sebagai bentuk respek persatuan dari pemerintah daerah kepada komponen penggerak bangsa. Sesuai dengan penggalan tema hari lahir Pancasila tahun ini: Gotong Royong Membangun Peradaban,” tulis Akun Facebook Ansor Pucakwangi Net disertai dengan unggahan foto undangan yang tidak mencantumkan undangan untuk elemen muda NU.

Unggahan Ansor Pucakwangi Net tersebut kemudian dibagikan oleh Akun Ansor Banser Pati dengan menambahkan tulisan, “Pemilihan tanggal 1 Juni sebagai Hari Lahir Pancasila merujuk pada momen sidang Dokuritsu Junbi Cosakai (Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia/BPUPKI) dalam upaya merumuskan dasar negara Republik Indonesia.”

“Untuk menyempurnakan rumusan Pancasila dan membuat Undang-Undang Dasar yang berlandaskan kelima asas tersebut, maka BPUPKI membentuk sebuah panitia yang disebut sebagai Panitia Sembilan, yang termasuk di dalamnya tokoh besar NU ; KH Abdul Wahid Hasyim (Putra Mbah Hasyim Asy’ari, ayah Gus Dur). Lha kok di Pati, peringatan Harlah Pancasila, tak satupun elemen NU dinganu, haha Pak PJ mau melucu?,” tulis Akun Ansor Banser Pati.

Merespon hal itu, Ketua PC PMII Pati, Agus Ulin Nuha, sangat menyayangkan hal tersebut. Menurut dia, Pemkab Pati seharusnya bisa adil dan bijaksana dalam bersikap serta menentukan kebijakan.

“Apapun alasannya, kegiatan 1 Juni yang di selenggarakan oleh Pemkab Pati jelas tidak mencerminkan persatuan. Sebagaimana yang tertuang di sila ketiga dalam Pancasila,” tegas Ulin, Minggu (4/6).

Pihaknya menilai bahwa sikap Pemkab Pati tersebut dapat menimbulkan kegaduhan di dalam masyarakat. Maka dari itu, ia meminta agar persoalan serupa tidak terjadi lagi. “PC PMII Pati mengingatkan Pemkab Pati supaya hal seperti ini tidak terulang kembali di masa yang akan datang. Karena ini jelas menggangu stabilitas kerukunan di Kabupaten Pati,” tandasnya

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU - PATI Photo by Mufid Majnun

    Uang Pemberian Calon KADES

    • calendar_month Ming, 3 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 1.148
    • 0Komentar

    Disuatu desa akan diadakan pemilihan Kades (kepala desa). Dalam PILKADES tersebut ada seorang calon membagi-bagikan uang atau sejenisnya kepada calon pemilih didesa tersebut, dengan maksud dan tujuan tiada lain adalah menjadi KADES terpilih. Pertanyaan : Bagaimana hukum pemberian uang dalam kasus diatas ? Jawaban :  Tafsil, Jika menjadi KADES itu hukumnya fardlu `ain (sebab tidak […]

  • Perdana, LP Ma’arif Jateng Buka Kelas Sastra Khusus Guru

    Perdana, LP Ma’arif Jateng Buka Kelas Sastra Khusus Guru

    • calendar_month Sab, 19 Okt 2019
    • account_circle admin
    • visibility 495
    • 0Komentar

    SEMARANG–Pengurus Bidang Diklat dan Litbang LP Ma’arif PWNU Jawa Tengah, di akhir tahun 2019 akan menggelar Sekolah Menulis Sastra (SMS) #1. Penanggungjawab acara, Hamidulloh Ibda, mengatakan bahwa kegiatan itu diperuntukkan guru dan umum dari semua unsur. “Program ini merupakan bagian dari tindaklanjut Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) yang sudah kami launching pada bulan ini. Menulis dan […]

  • PCNU-PATI

    Literasi Fiqih Ibadah & Launching Buku “Fiqih Nelayan” Berlangsung Sukses

    • calendar_month Sab, 7 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 462
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Bendar, 7 September 2024 – Acara literasi fiqih ibadah dan launching buku berjudul “Fiqih Nelayan” berhasil dilaksanakan di Balai Desa Bendar dengan dihadiri oleh 30 peserta dari anggota paguyuban tradisional, JTB, Porse Seine, asosiasi nelayan dan beberapa Nahkoda di desa Bendar. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wawasan kepada masyarakat nelayan tentang fiqih ibadah yang […]

  • Ada Nama Perempuan di Daftar Pengurus Besar NU, Ini Susunan Lengkapnya

    Ada Nama Perempuan di Daftar Pengurus Besar NU, Ini Susunan Lengkapnya

    • calendar_month Rab, 12 Jan 2022
    • account_circle admin
    • visibility 648
    • 0Komentar

    Kantor PBNU, tempat bernaung para pengurus NU di tingkat Nasional JAKARTA – Muktamar PBNU NU yang telah dilaksanakan 21 sampai 25 Desember 2021 lalu melahirkan pemimpin baru untuk NU luma tahun ke depan.  KH. Yahya Cholil Staquf, terpilih sebagai Ketua Umum PBNU menggantikan KH. Said Aqil Siradj. Sementara, posisi Ro’is Aam masih diduduki oleh KH. […]

  • Menjaga Kelestarian Budaya Bangsa

    Menjaga Kelestarian Budaya Bangsa

    • calendar_month Sab, 17 Jan 2015
    • account_circle admin
    • visibility 588
    • 0Komentar

    Kabar NU Pati. Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (LAKPESDAM) PCNU Kab Pati kembali mengadakan acara Workshop Ketahanan Budaya bekerja sama dengan Lembaga Kajian Ekonomi dan Sosial Masyarakat (LENNSA) Provinsi Jawa Tengah pada tanggal 21 Desember 2014 dengan mengangkat tema “Menjaga dan Melestarikan Seni dan Budaya sebagai Identitas Bangsa dan Negara”. Acara ini dihadiri oleh berbagai […]

  • Wujud Nyata Nasionalisme NU

    Wujud Nyata Nasionalisme NU

    • calendar_month Jum, 2 Jan 2015
    • account_circle admin
    • visibility 529
    • 0Komentar

    Resensi Buku. NU adalah orgnasasai sosial keagamaan yang secara doktrinal menganut paham Aswaja (Ahlu sl-Sunnah wa al-Jama’ah). Menurut KH. Ahmad Syidiq, hakika Aswaja adalah ajaran Islam murni sebagaimana diajarkan dan diamalkan Rasulallah SAW, dan para sahabat. KH. Ahmad Syidiq melihat Aswaja adalah esensi ajaran Islam. Dalam pemahaman seperti ini, Aswaja merupakan esensi Islam yang bersifat […]

expand_less