Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Celoteh » Mengenalkan Sikap Consent Ke Anak

Mengenalkan Sikap Consent Ke Anak

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 30 Sep 2022
  • visibility 495
  • comment 0 komentar

Oleh : Inayatun Najikah

Konsep consent memiliki arti pemberian persetujuan tanpa sebuah paksaan. Hal ini sangat penting kita terapkan dalam keseharian berkehidupan. Tanpa adanya sebuah persetujuan, maka akan menimbulkan berbagai masalah dan kerusakan.

Dalam menjalani kehidupan bermasyarakat, sebaiknya kita terbiasa dan membiasakan diri meminta izin dalam hal apapun. Bukan hanya soal yang berkaitan dengan seksual saja, tetapi juga meminta izin untuk hal-hal lainnya seperti meminta izin berfoto, menyentuh salah satu anggota tubuh, dan lain lainnya. Hal itu juga berlaku terhadap perlakuan kita terhadap anak-anak.

Apabila sedari kecil kita sudah membiasakan dan mencontohkan anak-anak tentang sikap ini, maka lama kelamaan mereka akan tahu dan sadar kalau tak bisa sembarangan menyentuh atau disentuh orang lain. Selain itu mengajarkan sikap consent pada anak berarti kita telah mengajarkan bagaimana cara menghargai hak orang lain dan pentingnya bertoleransi.

Contoh saat kita meminta izin mau memeluk anak. Peluk itu memang tanda sayang. Tapi jika si anak sedang tak ingin dipeluk atau sedang dalam keadaan tak nyaman, ia berhak untuk menolak dan kita sebagai orang tua harus menghargai itu. Lha wong saat suami minta jatah dan ketika itu istrinya sedang tak ingin maka si istri boleh menolak kok. Asal menolak dengan cara yang baik. Meskipun kita tau bahwa berhubungan badan antara suami dan istri itu mendatangkan pahala.

Begitu juga saat hendak mencium si anak. Sebab alasan gemas atau apapun jika mereka tak ingin, maka bebaskanlah mereka. Pernahkan saat kita hendak mencium si kecil, ia malah marah. Penyebabnya adalah kita mencium mereka tanpa meminta izin dahulu. Barangkali juga mereka tengah asyik bermain dan tak ingin diganggu siapapun.

Contoh lainnya yang mesti kita mintakan izin ke anak ialah saat memandikannya. Meski mereka masih terbilang anak-anak, namun jika kita meminta izin terlebih dahulu untuk memandikan, maka hal itu akan melatih anak-anak untuk belajar mandiri. Pun saat kita tengah menyentuh tubuhnya dengan sabun, maka bertanyalah terlebih dahulu. Anggota tubuh mana yang boleh kita sentuh dan yang tak boleh untuk disentuh.

Anak-anak memang masih kecil dan belum pandai memikirkan sesuatu hal yang serius. Namun jika sedari dini kita mengajarkan sikap consent, harapannya kelak mereka akan tumbuh menjadi pribadi yang selalu menjunjung tinggi sikap toleransi, saling menghormati, pandai menginterpretasi, dan sikap yang tak merendahkan atau melecehkan siapapun.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ramadan itu Bulan Produktif!

    Ramadan itu Bulan Produktif!

    • calendar_month Rab, 19 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 587
    • 0Komentar

      Oleh Hamidulloh Ibda*   Gambaran kita pasti selama Ramadan itu nglemprek, lemes, lemah, letih, lesu, lunglai, letoi, dan sejenisnya. Ada yang demikian, ada yang tidak. Tapi bagi saya, Ramadan itu bulan produktif.   Bulan Ramadan sering kali dipandang sebagai bulan yang penuh dengan ibadah dan refleksi diri dengan “lemahnya” fisik kita. Namun, lebih dari […]

  • Innalillahi, KH. Zainuddin Djazuli Wafat

    Innalillahi, KH. Zainuddin Djazuli Wafat

    • calendar_month Sab, 10 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 546
    • 0Komentar

    KH. Zainuddin Djazuli, Pengasuh PP. Al Falah Ploso, Kediri sekaligus Mustasyar PBNU KEDIRI-Kabar duka datang dari Kediri, Jawa Timur. Masyayikh salah satu pondok ternama di kota tersebut dikabarkan meninggal dunia.  KH. Zainuddin Djazuli yang merupakan pengasuh PP. Al Falah Ploso, Kediri, berpulang Sabtu (10/7). Kabar duka ini telah menyebar ke berbagai grup whatsapp dan media […]

  • PCNU-PATI

    Penguatan SDM IPNU-IPPNU, Tim KKN IPMAFA Desa Pasucen Adakan Pelatihan MC

    • calendar_month Sel, 8 Agu 2023
    • account_circle admin
    • visibility 472
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id-Tim KKN IPMAFA Desa Pasucen mengadakan kegiatan pelatihan MC dengan menggandeng IPNU dan IPPNU dari ranting pasucen dan dukuh wonokerto. Kegiatan yang diadakan di Masjid Sirojul Anam ini merupakan salah satu rangkaian program Tim KKN di pilar sosial-keagamaan dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan SDM IPNU-IPPNU di bidang master of ceremony(MC). Materi yang disampaikan dalam acara […]

  • Pagar Nusa Gabus Raih 9 Emas di  KEJURCAB 2015

    Pagar Nusa Gabus Raih 9 Emas di KEJURCAB 2015

    • calendar_month Jum, 11 Des 2015
    • account_circle admin
    • visibility 457
    • 0Komentar

    Pada akhir bulan November 2015 kemarin bertempat di SMPN 01 Juwana Pati Pimpinan Cabang Pagar Nusa Pati mengadakan kompetisi Kejuaraan Pencak Silat Cabang antar pelajar SMP/MTs dan SMA/MA/SMK se Kabupaten Pati, acara tersebut hampir di ikuti sebagian besar sekolah yang mempunyai kegiatan ekstra pencak silat.             Dan pada kesempatan ini Pagar Nusa Kecamatan Gabus meraih […]

  • Gus Rozin: Wisuda Bukan Akhir, Tapi Awal Pengabdian kepada Masyarakat

    Gus Rozin: Wisuda Bukan Akhir, Tapi Awal Pengabdian kepada Masyarakat

    • calendar_month Sab, 8 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 5.416
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Rektor Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) Pati, KH Abdul Ghafar Rozin memberikan sambutannya pada Wisuda Pascasarjana Magister Pendidikan Bahasa Arab 2025 yang diselenggarakan pada di Aula 2 Kampus IPMAFA, Sabtu (8/11/25). Dalam sambutannya, Gus Rozin sapaan akrabnya menyampaikan bahwa wisuda tidak boleh dimaknai hanya sebagai ajang pemberian ijazah tanpa makna yang mendalam. […]

  • PCNU - PATI. Pixabay

    Menjemur Padi di Sebrang Jalan

    • calendar_month Jum, 10 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 588
    • 0Komentar

    Sudah menjadi kebiasaan warga desa Sekardadi, ketika musim panen padi tiba mereka menjemur padi hasil panennya di tepian jalan umum (jalan desa) yang mengakibatkan para pengguna jalan melintasi jemuran padi tersebut. Tak jarang perilaku seperti ini menyebabkan pemilik padi dan pennguna jalan merasa dirugikan. NB : Terkadang padi diberi landasan semacam sak yang ukurannya lebar. […]

expand_less