Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Celoteh » Membaca Sekitar

Membaca Sekitar

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 9 Mei 2024
  • visibility 348
  • comment 0 komentar

Oleh : Iva Millatul A.

Datang ke Rantau lagi setelah libur idulfitri. Sepanjang jalan aku lihat ada lalu lalang kendaraan, rumah-rumah yang ramai dengan tamu dan keluarga, masjid ramai dengan acara halal bihalal dan reuni, rumah-rumah memasang tenda untuk merayakan pernikahan, warung-warung yang tutup mulai buka, spanduk ucapan idulfitri dari bupati dan kapolda, dan arus balik mudik yang membuat jalan ramai sewaktu akhir pekan.

Aku sempat menerka, apa yang dicari para musafir itu di jalan-jalan penghubung kota ini. Apa yang dicari pengelana dari satu tempat ke tempat yang lain. Aku juga sempat bertanya-tanya, apa yang diupayakan para musafir itu di ibukota. Akhirnya aku mengamati sekeliling dan mendapati mereka dengan keadaan yang rupa-rupa

Mereka yang mengantuk menjaga toko kelontong, mereka yang menempuh perjalanan di bak terbuka sebuah truk buah, mereka yang pukul satu sudah menjadi kuli angkut di terminal atau pasar pagi, mereka yang mendorong gerobak berisi perabotan yang dijual, mereka yang menyeka keringat setelah dari fajar hingga petang mencari nafkah, mereka yang menghela napas dan mengerutkan dahi ketika melirik arloji atau ponsel genggam, dan mereka yang diam berkelut dengan isi pikiran masing-masing.

Sejujurnya, aku tidak pernah tahu kisah dibalik helaan napas mereka yang bekerja dari pagi ke pagi, kisah dibalik kerutan dahi yang mengernyit karena hidup tak sesuai prediksi, bahu yang linu karena mengangkut dua kali lipat beban tubuh, kisah dibalik jemari yang tampak lelah mengetik dari pagi ke sore pada papan ketik korporasi, kisah dibalik diam yang mereka simpan seorang diri, dan kisah-kisah lainnya.

Pada akhirnya, aku sampai pada sebuah sudut pandang bahwa mereka memiliki beban masing-masing yang disimpan rapat. Beban yang ia harap takkan pernah diketahui orang lain lantaran begitu berat dan penat untuk dilalui, Beban yang tumbuh dan akan menjalar jika tak segera diatasi seperti luka diabetes yang sulit disembuhkan. Beban itu yang mendorong mereka menempuh jarak jauh, menjadi apapun yang mereka mampu, menjadi musafir, berkelana dari kota ke kota, mengabaikan kucuran keringat dan air mata, mengabaikan lelah dan linunya menjadi kuli angkut dan penarik gerobak. Mereka berkelana mencari jawaban “mengapa manusia dilahirkan dengan kondisi rupa-rupa”.

Mereka berkelana dengan segala gundah yang rasanya berbeda-beda. Mereka berkelana untuk sebuah keyakinan bahwa jalan menuju Tuhan bisa ditempuh dari mana saja. Mereka berkelana untuk sebuah nafkah diri. Mereka berkelana untuk menghindar dari segala bentuk putus asa dari rahmatNya. Berkelana untuk tetap meyakini bahwa setiap jalan yang dilalui selalu penuh dengan iringan berkah dan kemudahan.

Oleh karenanya ibukota selalu ramai dengan mereka yang mengadu nasib, berjuang untuk memperbaiki hidupnya, ramai dengan mereka yang selalu berharap esok akan ada kemudahan yang diberi Tuhan.

وَهُوَ مَعَكُمْ أَيْنَ مَا كُنتُمْ

“Dan Dia bersama kamu dimanapun kamu berada” (57:4)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ma’arif NU Jateng akan Gelar Istighotsah Bersama Habib Umar Muthohar

    Ma’arif NU Jateng akan Gelar Istighotsah Bersama Habib Umar Muthohar

    • calendar_month Kam, 15 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 341
    • 0Komentar

    R. Andi Irawan, ketua PW LP Ma’arif NU Jawa Tengah SEMARANG-LP Ma’arif NU Jawa Tengah menampakkan kepeduliaannya terhadap penyebaran Covid-19 yang belum juga reda. Salah satunya adalah melalui istighotsah dan doa bersama.  Rencananya, Sabtu (17/7) mendatang, Lembaga NU yang membidangi pendidikan tersebut akan melaksanakan istighotsah secara virtual.  Jika tidak ada halangan, kegiatan yang disiarkan melalui […]

  • Wakil Ketua PWNU Sebut Ma'arif Jateng Jadi Kawah Candradimuka Penyemaian generasi Ahlussunnah Waljamaah

    Wakil Ketua PWNU Sebut Ma’arif Jateng Jadi Kawah Candradimuka Penyemaian generasi Ahlussunnah Waljamaah

    • calendar_month Sab, 11 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 520
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id-Kendal – Bertempat di Pendopo Tumenggung Bahurekso Kabupaten Kendal, Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah resmi melakukan Kick Off (pembukaan) Rapat Kerja Dinas (Rakerdin) Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah, Sabtu (11/1/2025). Ketua Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah Fakhrudin Karmani menyampaikan bahwa Rakerdin ini adalah tindak lanjut dari Rakerwil yang […]

  • Ketua MWC NU Gembong : Pengurus NU Jangan 'Omdo'

    Ketua MWC NU Gembong : Pengurus NU Jangan ‘Omdo’

    • calendar_month Ming, 19 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 459
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id. – Pengurus Lembaga Amil Zakat Infaq dan Sedekah (Lazisnu) MWC-NU Gembong menggelar Diskusi Upzis – Lazisnu di MI Hidayatul Islam (MHI). Kegiatan ini dilaksanakan pada Ahad (19/1) siang. Shodiq, Ketua Lazisnu Gembong, dalam pengantarnya pengantar menyatakan bahwa, agenda ini dilaksanakan untuk me-refresh kepengurusan Upzis di tingkat Ranting NU. “Maka kami hadirkan para Pengurus […]

  • PCNU - PATI 100 Tokoh yang Mengubah Indonesia

    100 Tokoh yang Mengubah Indonesia

    • calendar_month Sel, 28 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 458
    • 0Komentar

    Buku ini merangkum riwayat hidup tokoh-tokoh besar bangsa Indonesia yan paling berpengaruh tokoh protagonis, bisa juga antagonis. Mereka bisa saja pahlawan pemersatu bangsa, bisa pula seorang tokoh gerakan separatis. Mereka bisa seorang tokoh politik, bisa pula datang dari dunia seni atau bisnis.

  • Profil Ketua Cabang IPPNU Teranyar; Merangkak dari Ranting

    Profil Ketua Cabang IPPNU Teranyar; Merangkak dari Ranting

    • calendar_month Rab, 1 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 383
    • 0Komentar

    PATI – Melisa Yusrina, wanita asal Pasucen, Trangkil ini mendadak dikenal oleh kalangan pelajar sebab pencalonannya sebagai ketua IPPNU Kabupaten Pati. Melalui Visi ‘terwujudnya cita-cita organisasi melalui pelajar putri yang progresif, responsif dan inovatif’, dirinya nekad maju sebagai calon ketua ikatan pelajar putri tersebut.  Alhasil, Melisa menjadi kandidat tunggal dalam bursa ketua IPPNU. Melalui Konferensi […]

  • Pengurus LTN PCNU Pati Ikuti Workshop Jurnalistik Filantropi di Cilacap

    Pengurus LTN PCNU Pati Ikuti Workshop Jurnalistik Filantropi di Cilacap

    • calendar_month Ming, 25 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 442
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id. – Pengurus Lembaga Ta’lif Wan Nasyr (LTN) PCNU Pati, turut mengikuti Workshop Jurnalistik Filantropi, di Pondok Pesantren Miftahul Huda Kroya, Cilacap, pada Jumat-Sabtu, 23-24 Mei 2025. Workshop itu diselenggarakan oleh  NU Online Jawa Tengah yang bekerjasama dengan PCNU Cilacap melalui Lembaga Amil Zakat Infak dan Sedekah (LazisNU). Puluhan kontributor NU Online, perwakilan LTN, aktivis muda NU, […]

expand_less