Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Celoteh » Membaca Sekitar

Membaca Sekitar

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 9 Mei 2024
  • visibility 376
  • comment 0 komentar

Oleh : Iva Millatul A.

Datang ke Rantau lagi setelah libur idulfitri. Sepanjang jalan aku lihat ada lalu lalang kendaraan, rumah-rumah yang ramai dengan tamu dan keluarga, masjid ramai dengan acara halal bihalal dan reuni, rumah-rumah memasang tenda untuk merayakan pernikahan, warung-warung yang tutup mulai buka, spanduk ucapan idulfitri dari bupati dan kapolda, dan arus balik mudik yang membuat jalan ramai sewaktu akhir pekan.

Aku sempat menerka, apa yang dicari para musafir itu di jalan-jalan penghubung kota ini. Apa yang dicari pengelana dari satu tempat ke tempat yang lain. Aku juga sempat bertanya-tanya, apa yang diupayakan para musafir itu di ibukota. Akhirnya aku mengamati sekeliling dan mendapati mereka dengan keadaan yang rupa-rupa

Mereka yang mengantuk menjaga toko kelontong, mereka yang menempuh perjalanan di bak terbuka sebuah truk buah, mereka yang pukul satu sudah menjadi kuli angkut di terminal atau pasar pagi, mereka yang mendorong gerobak berisi perabotan yang dijual, mereka yang menyeka keringat setelah dari fajar hingga petang mencari nafkah, mereka yang menghela napas dan mengerutkan dahi ketika melirik arloji atau ponsel genggam, dan mereka yang diam berkelut dengan isi pikiran masing-masing.

Sejujurnya, aku tidak pernah tahu kisah dibalik helaan napas mereka yang bekerja dari pagi ke pagi, kisah dibalik kerutan dahi yang mengernyit karena hidup tak sesuai prediksi, bahu yang linu karena mengangkut dua kali lipat beban tubuh, kisah dibalik jemari yang tampak lelah mengetik dari pagi ke sore pada papan ketik korporasi, kisah dibalik diam yang mereka simpan seorang diri, dan kisah-kisah lainnya.

Pada akhirnya, aku sampai pada sebuah sudut pandang bahwa mereka memiliki beban masing-masing yang disimpan rapat. Beban yang ia harap takkan pernah diketahui orang lain lantaran begitu berat dan penat untuk dilalui, Beban yang tumbuh dan akan menjalar jika tak segera diatasi seperti luka diabetes yang sulit disembuhkan. Beban itu yang mendorong mereka menempuh jarak jauh, menjadi apapun yang mereka mampu, menjadi musafir, berkelana dari kota ke kota, mengabaikan kucuran keringat dan air mata, mengabaikan lelah dan linunya menjadi kuli angkut dan penarik gerobak. Mereka berkelana mencari jawaban “mengapa manusia dilahirkan dengan kondisi rupa-rupa”.

Mereka berkelana dengan segala gundah yang rasanya berbeda-beda. Mereka berkelana untuk sebuah keyakinan bahwa jalan menuju Tuhan bisa ditempuh dari mana saja. Mereka berkelana untuk sebuah nafkah diri. Mereka berkelana untuk menghindar dari segala bentuk putus asa dari rahmatNya. Berkelana untuk tetap meyakini bahwa setiap jalan yang dilalui selalu penuh dengan iringan berkah dan kemudahan.

Oleh karenanya ibukota selalu ramai dengan mereka yang mengadu nasib, berjuang untuk memperbaiki hidupnya, ramai dengan mereka yang selalu berharap esok akan ada kemudahan yang diberi Tuhan.

وَهُوَ مَعَكُمْ أَيْنَ مَا كُنتُمْ

“Dan Dia bersama kamu dimanapun kamu berada” (57:4)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    Lagi, Pendekar PN Serbu Waduk Gembong

    • calendar_month Kam, 29 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 368
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id GEMBONG – Waduk Seloromo, Gembong lagi-lagi dijadikan lokasi UKT (Ujian Kenaikan Tingkat) PC Pagar Nusa Pati. Kegiatan yang melibatkan seratusan peserta ini dilangsungkan Kamis (29/12) pagi hingga petang.  Menurut Suwarto, Ketua PC Pagar Nusa Pati, para peserta antusias mengikuti UKT di Gembong karena lokasinya yang luas dan pemandangannya yang indah.  Bahkan, Hidayah, salah satu […]

  • Mbah Abdul Wahab Hasbullah Pejuang NKRI

    Mbah Abdul Wahab Hasbullah Pejuang NKRI

    • calendar_month Sen, 21 Mar 2022
    • account_circle admin
    • visibility 405
    • 0Komentar

      Nama Abdul Wahab di Indonesia tentu banyak sekali kita temukan di berbagai daerah. Sebuah nama yang kerap dipakai baik dari kalangan priyayi, pemimpin, dan bahkan orang awam. Akan tetapi, kalau saja disebut dengan menambahi nama Kiai Wahab, maka hampir bisa dipastikan yang dimaksud adalah  KH. Abdul Wahab Hasbullah yang dikenal luas semua kalangan masyarakat […]

  • PCNU-PATI

    Gelar Makesta, Ketua IPNU Optimis Masa Depan Pelajar NU Gembong

    • calendar_month Sab, 1 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 425
    • 0Komentar

    GEMBONG – Para pelajar NU se-Kecamatan Gembong menggeruduk Perguruan Islam Monumen (PIM) Mujahidin Bageng, Sabtu (1/10) pagi tadi. Kedatangan mereka adalah untuk mengikuti Makesta (Masa Kesetiaan Anggota) yang diselenggarakan oleh PAC IPNU/IPPNU Gembong.  Rencananya, kegiatan ini akan berlangsung dua hari, mulai Sabtu (1/10) hingga Minggu (2/10) esok. Kegiatan pagi tadi, diisi dengan pembukaan yang dihadiri […]

  • Buka Peluang Global, LP Ma’arif NU Sosialisasikan Program Magang Jepang Gratis untuk Siswa Madrasah di Sale Rembang

    Buka Peluang Global, LP Ma’arif NU Sosialisasikan Program Magang Jepang Gratis untuk Siswa Madrasah di Sale Rembang

    • calendar_month Sab, 15 Agu 2026
    • account_circle admin
    • visibility 17.793
    • 0Komentar

    REMBANG — Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU Kabupaten Rembang terus mendorong madrasah dan sekolah di wilayah pinggiran agar mampu membuka akses pendidikan dan karier hingga tingkat internasional. Komitmen tersebut diwujudkan melalui sosialisasi program magang ke Jepang dan berbagai peluang pendidikan serta kerja internasional di MA Al Azhar Sale, Rembang. Kegiatan tersebut diikuti para kepala SMA, […]

  • Salafiyah Kajen Pati Diproseksi Jadi Model Nasional Green Madrasah

    Salafiyah Kajen Pati Diproseksi Jadi Model Nasional Green Madrasah

    • calendar_month Sab, 1 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 4.986
    • 0Komentar

      Pati – Kementerian Agama (Kemenag) mulai memperluas implementasi Green Madrasah sebagai bagian dari transformasi pendidikan Islam berbasis ekoteologi di Indonesia. Madrasah Salafiyah Kajen, Kabupaten Pati, dijajaki menjadi salah satu model percontohan nasional untuk penguatan pendidikan ramah lingkungan. Hal ini diungkapkan Kasubdit Fasilitasi Profesi Guru, Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah Kemenag Fakhurrozi dalam pelatihan […]

  • Semangat Idul Adha dalam membangun Solidaritas, Berbangsa dan Bernegara

    Semangat Idul Adha dalam membangun Solidaritas, Berbangsa dan Bernegara

    • calendar_month Sel, 13 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 412
    • 0Komentar

    Hari Raya Idul Adha merupakan momentum bersejarah bagi umat Islam di seluruh dunia, terlebih bagi umat Islam yang sedang menunaikan ibadah haji di Makkah. Banyak hikmah yang bisa kita petik dari peringatan Hari Raya Idul Adha ini, agar kita semua senantiasa meneladani Nabi Ibrahim AS atas ketaatannya menjalankan perintah Allah SWT. Ada tiga keistimewaan yang […]

expand_less