Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Celoteh » Nilai Tersirat dari Film Disney

Nilai Tersirat dari Film Disney

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 21 Okt 2022
  • visibility 280
  • comment 0 komentar

Oleh : Inayatun Najikah
Beberapa waktu yang lalu, saya sempat menemukan postingan seseorang di media sosial. Hal yang ia bagikan adalah sesuatu yang saya sendiri pun tak menduganya. Sesuatu yang tak banyak orang lain mengetahuinya. Nilai positif yang ada pada beberapa film disney.

Cerita disney memang sarat akan cerita imajinatif yang sangat disukai anak-anak. Bahkan bukan hanya anak-anak saja, banyak orang dewasa yang menyukai genre film semacam ini. Beberapa judul filmnya antara lain cinderella, beauty and the beast, the chronicles of narnia, dan masih banyak yang lainnya.

Tulisan kali ini saya mencoba menguraikan apa yang sempat terbaca dari postingan yang diunggah oleh akun yang saya ikuti tersebut. Cinderella adalah anak piatu. Kemudian ayahnya menikah lagi dengan seorang perempuan yang memiliki dua orang gadis seusianya. Ibu tiri dan kedua saudaranya sangat jahat kepada cinderella. Ia diperlakukan layaknya pembantu dan tak dianggap sebagai anak. Ia hanya berteman dengan kurcaci dan mengobrol dengan beberapa tanaman.

Suatu ketika terdapat pengumuman bahwa seorang pangeran dari daerah tersebut hendak mengadakan pesta ulang tahun. Cinderella berniat ingin menghadiri pesta tersebut, namun tak mendapat izin oleh sang ibu tiri. Namun pada akhirnya cinderella datang bak bidadari dengan bantuan kurcaci dan ibu peri tapi dengan syarat pukul 00.00 harus sudah kembali. Jika tidak maka penampilannya akan berubah seperti semula.

Kisah berlanjut saat cinderella hendak pulang namun sepatu kacanya tertinggal. Dan pada akhirnya sang pangeran berhasil menemukan cinderella berkat sepatu kaca tersebut. Film berakhir dengan sang pangeran menikahi cinderella serta memiliki kehidupan yang membahagiakan. Nampaknya kisah ini begitu sangat familiar ditelinga kita, bukan?

Namun apa kita pernah memikirkan setiap adegan yang disajikan tersebut sarat akan nilai-nilai positif yang seharusnya itu juga perlu kita ceritakan kepada anak-anak. Tak hanya berfokus pada cinderella yang bisa menikah dengan pangeran dan hidup bahagia. Namun lebih dari itu, kita bisa melihat sesuatu tak hanya dari satu sisi saja.

Seperti saat cinderella merelakan ayahnya menikah kembali dan menuruti semua perkataan ibu tirinya tanpa membantah. Cinderella mencontohkan bagaimana kepatuhannya keberbaktiannya kepada orang tua. Contoh lainnya, saat cinderella berbuat baik kepada kurcaci dan merawat tanaman labu dengan penuh kecintaan. Kebaikan apapun yang kita tanam, maka suatu ketika hasilnya akan kita nikmati. Terbukti cinderella saat hendak menghadiri pesta, datang bantuan dari hal yang tak ia duga sebelumnya.

Atau contoh lainnya. Saat sepatu kaca cinderella tertinggal dan pengawal pangeran hendak mencari siapa pemiliknya. Rejeki apapun jika itu memang diperuntukkan untuk kita, maka bagaimanapun caranya akan sampai kepada kita juga. Lainnya saat ibu tiri beserta saudaranya melakukan kejahatan kepada cinderella, maka yang mereka dapatkan adalah keburukan itu sendiri. Ada pepatah mengatakan, apa yang kita tanam, itulah yang akan kita tuai.

Begitu anak-anak menonton film ini dan kita sebagai pendampingnya, sesekali memberikan beberapa hal yang saya tuliskan diatas, maka itu akan menjadi bahan bakar untuk tumbuh kembangnya si anak. Selain tak akan monoton hanya dengan melihat alur kisahnya, anak-anak juga akan belajar bagaimana menganalisis dan mengambil pelajaran dari film yang mereka tonton.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI Photo by Pawel Czerwinski

    NU dalam Membendung Radikalisme

    • calendar_month Sab, 26 Agu 2023
    • account_circle admin
    • visibility 393
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto Berbicara mengenai radikalisme tentunya tidak lepas dari unsur kekerasan. Karena radikalisme sendiri berasal dari kata radikal dan isme. Sedangkan radikal sendiri adalah akar dan isme adalah paham. Maka, pengertian radikalisme pada awalnya merupakan paham yang sampai ke akar-akarnya. Sedangkan radikalisme dalam Islam dipahami sebagai paham yang dianut oleh kelompok Islam yang mendasarkan […]

  • Foto Karya Ketua LTNNU Pati Dipamerkan di Lasem

    Foto Karya Ketua LTNNU Pati Dipamerkan di Lasem

    • calendar_month Sab, 25 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 3.787
    • 0Komentar

      LASEM – Sebanyak 123 karya fotografi dipamerkan di Pendopo Masjid Jami’ Lasem dan Rumah Nyonya (Kompleks Rumah Merah Lasem), Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang, pada 18-25 Oktober 2025. Pameran foto jurnalistik bertajuk Santri Volume 2 ini digelar oleh Perum LKBN Antara yang berkolaborasi dengan Yayasan Lasem Heritage, Pewarta Foto Indonesia (PFI) Semarang, Museum Islam Nusantara, […]

  • PCNU-PATI

    Asosiasi P2MI Selenggarakan Diskusi Rutinan di UIN Mataram Secara Luring-Daring

    • calendar_month Jum, 3 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 463
    • 0Komentar

    Pati-Dalam membangun persepsi dan menambah wawasan keilmuan tentang Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam (PMI). Asosiasi Perkumpulan Pengembangan Masyarakat Islam (P2MI) yang diselenggarakan di Civitas Akademik UIN Mataram Lombok berjalan dengan lancar. Senin, 30/10/23. Kegiatan diskusi P2MI yang mengangkat tema tentang “Curriculum and Employability: Standar Kompetensi PMI” bertujuan untuk menguatkan persepsi dan kesamaan dalam perkuliahan maupun kerjasama […]

  • PCNU-PATI

    Hasil-Hasil Munas Alim Ulama Konbes NU 2017

    • calendar_month Jum, 23 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 342
    • 0Komentar

    Buku ini merupakan kumpulan Keputusan Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama yang diselenggarakan pada pada tanggal 23-25 November 2017 di NusaTenggara Barat. Buku ini terdiri dua bagian. Bagian pertama merupakan Keputusan-Keputusan Musyawarah Nasional Alim Ulama yang membahas masalah keislaman (bahtsul masail ad-diniyyah), meliputi masalah-masalah aktual (al-waqi’iyyah), tematik (al-maudhuiyyah) dan perundang-undangan (al-qanuniyyah)

  • Sambut Hari Santri 2022, PCNU Pati Ziarah ke Makam Gus Hasyim

    Sambut Hari Santri 2022, PCNU Pati Ziarah ke Makam Gus Hasyim

    • calendar_month Jum, 21 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 292
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati beserta perwakilan dari Lembaga dan Badan Otonomnya menziarahi pusara Gus Muhammad Hasyim Mahfudh di Taman Makam Pahlawan Giri Dharma, Jumat (21/10/2022) sore.  Hadir juga pada kegiatan itu, Penjabat Bupati Pati, Henggar Budi Anggoro. Kegiatan ziarah ke makam Gus Hasyim dilakukan dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2022. Diketahui, […]

  • Beasiswa untuk Santri: RMI PCNU Pati dan UIN Sunan Kudus Jalin Kerja Sama

    Beasiswa untuk Santri: RMI PCNU Pati dan UIN Sunan Kudus Jalin Kerja Sama

    • calendar_month Sel, 8 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 438
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) PCNU Pati bekerja sama dengan UIN Sunan Kudus untuk memberikan beasiswa kepada santri dan ustaz pondok pesantren untuk kuliah di lima program studi keagamaan Islam. Kerja sama ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas santri dan menciptakan keilmuan yang kuat di kalangan Nahdlatul Ulama. “Kami selaku RMI PCNU Pati menyambut […]

expand_less