Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Achmad Safuan: Jangan Gengsi Meminta Maaf

Achmad Safuan: Jangan Gengsi Meminta Maaf

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 1 Apr 2026
  • visibility 10.335
  • comment 0 komentar


‎SEMARANG – Momentum Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah menjadi sarana memperkuat tali persaudaraan bagi warga Kelurahan Patemon. Masjid Baitul Mujahid menggelar acara Silaturahmi dan Halalbihalal yang berlangsung khidmat di selasar masjid, Kelurahan Patemon, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, Ahad (29/3/2026) malam.

‎Acara ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, di antaranya Ketua Yayasan Baitul Mujahid Khosim, Ketua Takmir Masjid Baitul Mujahid Achmad Safuan, Imam Masjid Kiai Rohman, serta jemaah dari Perum Graha Mandiri Residence, dan jemaah dari berbagai wilayah sekitar masjid.

‎Ketua Takmir Masjid Baitul Mujahid, Achmad Safuan, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat hari raya kepada seluruh jamaah. “Atas nama Masjid Baitul Mujahid, kami mengucapkan Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 H. Taqabbalallahu minna wa minkum, siyama wa siyamakum,” ujarnya.

‎Dalam pesan morilnya, Gus Safuan mengingatkan jemaah mengenai hakikat kehidupan. Ia menekankan bahwa kelak saat menghadap Sang Pencipta, segala atribut duniawi tidak akan menyertai manusia.

‎”Suatu hari nanti kita akan pulang ke hadirat Allah SWT. Yang kita bawa bukan jabatan, harta, maupun rekening bank, melainkan amal kebaikan,” tegasnya.

‎Ia juga mengajak jemaah untuk membuang gengsi dalam meminta maaf. “Mari kita turunkan ego untuk meminta maaf dan memaafkan. Dosa kepada Allah bisa terampuni lewat taubat, namun dosa kepada sesama manusia harus diselesaikan dengan saling memaafkan,” lanjutnya.

‎Pada kesempatan tersebut, Ketua Takmir juga melaporkan transparansi dana umat, di mana penghimpunan infak selama bulan Ramadan 1447 H tercatat mencapai Rp 66.796.500,-.


‎Infak dari para jemaah sebagian besar dibelanjakan untuk buka bersama hingga lebih dari 3000 porsi, takjil selepas tarawih hingga lebih dari 3500 porsi, keperluan lain seperti membeli cup plastik, gula, kopi, dan teh selama sebulan Ramadan.

‎Hadir sebagai pembicara, KH. Muhsan membuka tausiyahnya dengan melantunkan QS. Ali ‘Imran ayat 133-134. Ayat tersebut menekankan pentingnya bersegera menuju ampunan Allah dan ciri-ciri orang bertakwa, yakni mereka yang berinfak di waktu lapang maupun sempit, menahan amarah, dan memaafkan kesalahan orang lain.

‎KH. Muhsan menjelaskan bahwa silaturahmi adalah pintu datangnya rahmat Allah. Beliau mengisahkan teladan Rasulullah SAW dalam Sirah Nabawi yang selalu menyempatkan diri menyapa para sahabat saat menuju masjid.

‎”Rasulullah diceritakan berangkat dan pulang dari masjid melalui jalan yang berbeda. Tujuannya tidak lain adalah agar bisa menjumpai lebih banyak orang untuk bersilaturahmi,” terang KH. Muhsan.

‎Ia juga menekankan keutamaan bersalaman sebagai penggugur dosa. “Salaman itu melebur dosa. Maka mari kita ringankan tangan, jangan segan untuk mengulurkan tangan meminta maaf,” tambahnya.

‎Piihaknya juga menyampaikan apresiasi atas capaian kegiatan Ramadan tahun ini yang dinilai sangat bagus, khususnya di wilayah Patemon, Gunungpati. Kendati demikian, diharapkan ada peningkatan kualitas ibadah maupun kegiatan sosial keagamaan di masa mendatang agar syiar Islam di Gunungpati semakin kuat.

‎Menutup rangkaian acara, usai tahlil berjemaah yang dipimpin KH. Muhsan, dengan doa yang dipimpin Kiai Rohman, acara diakhiri dengan mushafahah (bersalam-salaman) massal oleh seluruh jemaah sebagai simbol gugurnya kekhilafan dan dimulainya lembaran baru yang suci. (*)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    NU, Nasionalisme dan Bernegara

    • calendar_month Kam, 28 Des 2023
    • account_circle admin
    • visibility 221
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto, MA Nahdlatul Ulama (NU) yang selama ini kita kenal sebagai organisasi sosial keagamaan terbesar di Indonesia,bahkan tersebar dunia merupakan salah satu ormas yang sudah tidak diragukan lagi dalam menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Sebagai ormas terbesar di dunia tentunya NU memiliki sumbangsih yang juga besar di masyarakat. Adapun bentuk sumbangsih yang […]

  • Ini Pesan PJ Bupati Terkait Harlah Satu Abad NU

    Ini Pesan PJ Bupati Terkait Harlah Satu Abad NU

    • calendar_month Rab, 22 Feb 2023
    • account_circle admin
    • visibility 205
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id PATI-Dalam Perhelatan Satu Abad NU di Kabupaten Pati, hadir banyak tokoh dari berbagai level. Mulai dari tingkat domestik, seperti para Ketua MWC NU, hingga tokoh-tokoh Nasional. Beberapa pejabat pun turut hadir, terutama jajaran Forkoppimda Pati. Namun, PJ Bupati Pati, Henggar yang sedianya turut dalam agenda tersebut absen. Ia mewakilkan kepada salah seorang pejabat kabupaten, […]

  • Relawan NU Tembus Wilayah Terisolir Banjir Aceh Timur, Salurkan Bantuan untuk Warga Desa Dataran indah

    Relawan NU Tembus Wilayah Terisolir Banjir Aceh Timur, Salurkan Bantuan untuk Warga Desa Dataran indah

    • calendar_month Kam, 15 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 7.056
    • 0Komentar

      Aceh Timur, 15 Januari 2026 — Tim relawan Nahdlatul Ulama (NU) terus bergerak menembus wilayah terdampak banjir di pelosok Aceh Timur. Khatib Syuriyah NU Aceh Timur, Kecamatan Peunaron, Ustadz Maftukhin, bersama anggota Banser dan relawan NU, melakukan perjalanan puluhan kilometer menuju daerah yang terisolir akibat banjir bandang. Perjalanan dimulai dari Kota Langsa menuju Aceh […]

  • PCNU-PATI

    Terdampak Banjir, Ratusan Warga Desa Sinomwidodo Tambakromo Mengungsi di Masjid

    • calendar_month Jum, 2 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 293
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id -Ratusan warga Desa Sinomwidodo, Kecamatan Tambakromo, Kabupaten Pati, harus mengungsi karena rumah mereka terdampak banjir bandang, Rabu (30/11/2022) lalu. Ratusan warga itu mengungsi di masjid desa setempat. Penjabat (Pj) Bupati Pati, Henggar Budi Anggoro mengatakan, terdapat 200 keluarga yang harus mengungsi akibat musibah tersebut. ”Kurang lebih ada 200 KK, nanti kita juga akan monitoring […]

  • Foto: Suasana takbir keliling di Desa Pancasila Jrahi, Kecamatan Gunungwungkal, Kabupaten Pati.

    Potret Takbir Keliling di Desa Pancasila Pati, Non IsIam Ikut Menikmati

    • calendar_month Ming, 30 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 401
    • 0Komentar

      Pati – Takbir Keliling di Desa Jrahi, Kecamatan Gunungwungkal, Kabupaten Pati, Jawa Tengah berjalan meriah, Minggu (30/3/2025). Kaum non IsIam atau nonis ikut menikmati takbir keliling di desa yang berjuluk Desa Pancasila itu. Desa Jrahi dijuluki Desa Pancasila lantaran keanekaragaman agama yang dianut warganya. Desa Jrahi memiliki warga yang menganut tiga agama. Yakni IsIam, […]

  • PCNU-PATI

    Menanti Tradisi Sahur Bersama

    • calendar_month Sen, 1 Apr 2024
    • account_circle admin
    • visibility 279
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda* Pertanyaannya, mengapa hanya tradisi buka puasa bersama ayng ditetapkan UNESCO sebagai warisan budaya tak benda? Unik dan menarik. Maksud saya di sini, bukan sahur bersamanya, namun tradisi sahur bersama di Nusantara tak populis dan tidak familiar buka puasa bersama. Mengapa ya? Mbuh! Saat bulan Ramadan tiba, ya tentu umat muslim di seluruh […]

expand_less