Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Fatwa » Tanya Jawab Bersama Rois Syuriah

Tanya Jawab Bersama Rois Syuriah

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 30 Agu 2016
  • visibility 516
  • comment 0 komentar

Pertanyaan.
Assalamua`laikum
Sekarang adalah bulan agustus, dan sebentar lagi tanggal 17 agustus yang mana pada tanggal itu bangsa indonesia memeringati hari kemerdekaan indonesia yang ke 71, banyak dari masyarakat yang melakukan upacara kemerdekaan, dan pada proses upacara ada bentuk penghormatan kepada bendera merah putih, ada sebagian pendapat dari masyarakat yang mengatakan bahwa penghormatan pada bendera adalah kemusyrikan kepada Allah karena haqiqatnya yang patut disembah adalah Allah, mohon penjelasannya ustadz, sekian terima kasih
Jawaban;
Wa`alaikumsalam wr.wb
Pada dasarnya indonesia adalah negara kebangsaan, Islam mengajarkan kepada umatnya untuk cinta kepada tanah airnya, karena sudah bukan zamannya lagi untuk berperang dengan senjata, maka salah satu wujud cinta tanah air kita adalah dengan mengadakan upacar bendera dan meneruskan perjuangan perjuangan pahlawan terdahulu kita,
Dalam kitab Fatawi Al Azhar diterangkan bahwa penghormatan kepada bendera itu bukan sebuah bentuk per ibadahan atau kemusyrikan kepada allah swt, melainkan sebuah bentuk kesetiaan dan kecintaan kita pada tanah air, dan perhatian kita untuk selalu melindunggi tanah airnya, dan bendera pada zaman arab itu dijadikan tanda atau simbol sebuah jama`ah, dan penghormatan bendera seperti itu tidak bisa dipahami sebuah peribadahan karena bukan sebuah bentuk sholat ataupun dzikir kepada allah swt. Marilah kita isi kemerdekaan ini dengan hal hal yang bermanfaat yang menjadikan kecintaan kita kepada tanah air selalu bertambah dan  menjadikan indonesia negara yang kuat. Wallahu`alam
Selamat memeringati Hari kemerdekaan republik indonesia yang ke 71.
  Assalamu`alaikum
Ustadz saya mau tanya, ketika saya sedang ziaroh ada sebagian masyarakat yang menaburkan bunga diatas kuburan keluarganya, apakah hal seperti itu tidak masuk dalam idho`atul mal (menyia-yiakan harta)? Sekian terima kasih
 Wa`alaikum salama wr.wb
Hukum asal ziaroh adalah disunnahkan, selama dalam hal tersebut tidak terdapat hal hal yang melanggar syara`, sebagai bentuk penghormatan terakhir dan menunjukan rasa cinta nya keluarga terhadap jenazah berbeda beda, dalam hal menaburkan bunga diatas kubur bukanlah sebuah penyia- yiaan harta yang dilarang oleh syara` karena dalam hal tersebut ada sesuatu yang manfaat yang kembali pada jenazah yaitu dengan tasbih tasbihnya bunga kepada jenazah yang akan meringgankan siksaan pada jenazah tersebut, dan hal itu pernah dilakukan Nabi Muhammad SAW sewaktu menancapkan pelapah kurma yang masih hijau diatas kubur. Wallu`alam
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    Ramadan: antara Pati, Semarang, Blora, Temanggung, dan Jogja

    • calendar_month Ming, 24 Mar 2024
    • account_circle admin
    • visibility 449
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda*  Setiap tempat menyimpan enigma, rasa, karsa, budaya, dan juga kata-kata. Terutama saat Ramadan seperti ini. Ramadan sebagai bulan yang penuh berkah dan rahmat, merupakan salah satu momen yang paling dinantikan oleh umat muslim di seluruh dunia. Jika mengingat tempat-tempat tertentu saat Ramadan, yang paling saya ingat tentu Pati, Semarang, Blora, Temanggung, dan […]

  • Launching Jurnal Khittah Lakpesdam NU Pati Edisi II

    Launching Jurnal Khittah Lakpesdam NU Pati Edisi II

    • calendar_month Kam, 15 Okt 2015
    • account_circle admin
    • visibility 348
    • 0Komentar

    Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia(Lakpesdam) NU Pati telah meluncurkan Jurnal Khittahnya edisi II. Jurnal yang terbit satu tahun dua kali secara berkala pada edisi kali ini mengangkat Wiraswasta Strategi Kemandirian NU, melalui tema tersebut dengan harapan warga Nahdliyin akan bermandiri dalam hal ekonomi. “Untuk sementara ini Lakpesdam konsentrasi dalam kajian dan penelitian, sedangkan […]

  • Kaji Filantropi Kreatif Islam, BRIN Gelar FGD Filantropi NU

    Kaji Filantropi Kreatif Islam, BRIN Gelar FGD Filantropi NU

    • calendar_month Sel, 26 Mar 2024
    • account_circle admin
    • visibility 369
    • 0Komentar

      Jakarta – Melalui platform Zoom Meeting, Pusat Riset Agama dan Kepercayaan (PRAK) Organisasi Riset Ilmu Pengetahuan Sosial dan Humaniora (IPSH) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyelenggarakan FDG atau Sharing Session bertajuk “Filantropi Nahdlatul Ulama” pada Selasa (26/3/2024) yang dihadiri puluhan periset, dosen/akademisi, mahasiswa, dan masyarakat umum. Sebagai informasi, kegiatan tersebut merupakan rangkaian riset […]

  • Bupati Akan Tutup Lokasi Prostitusi, PCNU : Kita Tunggu Langkah Konkretnya

    Bupati Akan Tutup Lokasi Prostitusi, PCNU : Kita Tunggu Langkah Konkretnya

    • calendar_month Kam, 19 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 387
    • 0Komentar

    K. Yusuf Hasyim, ketua PCNU Pati mengapresiasi deklarasi penutupan tempat-tempat prostitusi oleh Bupati Pati dan Forkompinda. NU bersama masyarakat menunggu langkah konkrernya.  PATI-Deklarasi Bupati untuk menutup lokasi prostitusi yang ada di Kabupaten Pati (18/8), menuai pujian dari berbagai tokoh masyarakat. Salah satunya NU, yang memang sejak awal konsisten dalam memperjuangkan penutupan prostitusi.  “Kami memang sejak […]

  • Sidang Komisi IPNU/IPPNU, Peserta : Semoga Berdampak Sampai Bawah

    Sidang Komisi IPNU/IPPNU, Peserta : Semoga Berdampak Sampai Bawah

    • calendar_month Sen, 19 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 596
    • 0Komentar

      Ketua IPNU, Moh Salman (kiri) dan Ketua IPPNU, Sulistiani (berkaca mata) saat memantau jalannya sidang komisi PATI-Sidang Komisi yang merupakan rangkaian Konfercab PC IPNU/IPPNU Pati telah dilaksanakan Minggu (18/7) kemarin. Berpusat di aula lantai tiga gedung PCNU Pati, sidang tersebut dilaksanakan secara virtual.  Sidang yang dihadiri oleh seluruh pengurus IPNU dan IPPNU dari berbagai […]

  • Peringatan Satu Abad NU, Wasekjen PBNU Benerkan 4 Program Prioritas

    Peringatan Satu Abad NU, Wasekjen PBNU Benerkan 4 Program Prioritas

    • calendar_month Rab, 28 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 8.234
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id. – Dalam rangka memperingati 1 abad Nahdlatul Ulama, Kader Pemggerak NU Pati menggelar temu kader di Institut Pesantren Mathaliul Falah (IPMAFA), Ahad (25/1) pagi. Agenda tersebut dihadiri sedikitnya oleh 400 kader penggerak NU. KH. Ulil Abshar Abdalla (Ketua PBNU), KH. Amir Ma’ruf, (Wasekjen PBNU) dan KH. Abdul Ghoffar Rozin (Ketua PWNU Jateng sekaligus […]

expand_less