Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Belajar Nasionalisme Dengan Para Ulama

Belajar Nasionalisme Dengan Para Ulama

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 30 Agu 2016
  • visibility 485
  • comment 0 komentar

Pati. Berdirinya NU tidak bisa lepas dari peran ulama sebagai pendiri, penggerak, dan pengembang organisasi. Kader-kader muda NU harus belajar kepada para ulama NU supaya mampu mengembangkan NU di masa depan. Demikian paparan KH. Abdul Majid, Wakil Rais Syuriyah MWC NU Trangkil dan Ustadz Muhammad Hambali, alumnus Pondok Pesantren Lirboyo Kediri, dalam acara Orientasi Aswaja di hadapan siswa-siswi MA NU Luthful Ulum, Dukuh Wonokerto Pasucen Trangkil Pati.(9/8) kemarin.
KH. Abdul Majid menjelaskan, salah satu sifat utama ulama NU adalah keikhlasan. Mereka berjuang untuk meraih kemerdekaan dan mencerdaskan bangsa hanya untuk menggapai ridla Allah SWT, tidak karena motivasi harta, jabatan dan kekuasaan. Mereka lebih memilih kembali ke pesantren untuk mendidik dan mengajar kader-kader bangsa. Para ulama berperan sebagai pemasok utama kader-kader bangsa yang berkarakter.
Ustadz Hambali menambahkan, sifat-sifat para ulama yang lain adalah nasionalisme, yakni mencintai bangsanya secara sungguh-sungguh sebagai manifestasi dari kedalaman spiritualitasnya. Mereka berjuang sampai titik darah penghabisan untuk mengusir penjajah dari bumi tercinta.
 Secara kelembagaan, nasionalisme NU terbukti dengan banyak hal. Pertama, NU memberi nama Indonesia sebagai Darus Salam, Negara damai, bukan darul Islam (Negara Islam) atau darul harbi (Negara perang). Dengan deklarasi ini, maka Indonesia bukan Negara agama, tapi Negara demokrasi Pancasila yang memberikan toleransi kepada agama-agama yang hidup dengan mengedepankan persaudaraan dan kerukunan. Jangan ada pemaksaan satu agama dengan mengobarkan semangat permusuhan, pertikaian, dan menghalalkan secara cara yang merusak kebinnekaan yang sudah menjadi sunnatullah di bumi Indonesia.
Kedua, NU dengan cepat memberi gelar waliyyul amri al-dharuri bis syaukah (pemimpin darurat dengan dukungan rakyat yang kuat) pada saat legitimasi Presiden Sukarno dipertanyakan banyak orang. Demi stabilitas dan konsolidasi politik, NU bergerak dengan cepat dengan memberi gelar tersebut kepada Sukarno. Ketiga, ketika kemerdekaan Indonesia akan diserobot lagi oleh Belanda, maka dengan cepat NU lewat KH. M. Hasyim Asy’ari mengeluarkan fatwa resolusi jihad yang mewajibkan seluruh umat Islam dengan radius 94 km dari Surabaya untuk mengangkat senjata demi mempertahankan kemerdekaan dari ancaman kolonial yang ingin menjajah kembali Indonesia.  Pungkas Jamal Makmur salah satu pengajar.(red)
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU Sebut Lazisnu Bakal Jadi Bank Sentral NU

    PCNU Sebut Lazisnu Bakal Jadi Bank Sentral NU

    • calendar_month Rab, 2 Feb 2022
    • account_circle admin
    • visibility 407
    • 0Komentar

    Ketua PCNU Pati (kiri) berpose dengan ketua PC Lazisnu usai acara Rakercab PC Lazisnu Pati PATI – PC Lazisnu Pati adakan Rapat Kerja Cabang (Rakercab) di Room Meeting Hotel Safin. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa (1/2) lalu.  Dalam Rakercab tersebut, NU Care Lazinu Kabupaten Pati mantab mengusung tema ‘Menuju Lazisnu Pati MANTAP (Modern, Akuntable, Transparan, […]

  • PCNU Pati: Takbir Keliling Pakai Sound Horeg Melenceng dari Nilai Islam

    PCNU Pati: Takbir Keliling Pakai Sound Horeg Melenceng dari Nilai Islam

    • calendar_month Ming, 15 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 10.309
    • 0Komentar

      Pati – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati tak sepakat dengan peraturan yang memperbolehkan takbiran keliling menggunakan sound horeg. Mereka menilai hal tersebut sudah melenceng dengan tradisi dan nilai IsIam. PKetua PCNU Pati, Yusuf Hasyim, menjelaskan esensi takbir keliling di malam Idulfitri yakni mengagungkan asma Allah. Bukan untuk hura-hura atau bersenang-senang di tengah […]

  • Spirit Resolusi Jihad Hadratusy Syaikh Hasyim Asy’ari  dalam Mempertahankan NKRI. Photo by Mufid Majnun on Unsplash.

    Spirit Resolusi Jihad Hadratusy Syaikh Hasyim Asy’ari  dalam Mempertahankan NKRI

    • calendar_month Sab, 22 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 579
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto Dalam sejarah perkembangan komunitas kiai, baik pada tataran pemikiran maupun tataran perjuangannya, sangat erat berkaitan dengan sejarah pertumbuhan bangsa dan negara Indonesia. Perkembangan tersebut dapat dilihat sejak zaman perjuangan merebut kemerdekaan Republik Indonesia sampai dengan sekarang ini. Perjuangan merebut dan mempertahankan kemerdekaan bangsa memang tidak terlepas dari peranan para kiai. Pembentukan tentara […]

  • Gus Mus Ijazahkan Tiga Sholawat

    Gus Mus Ijazahkan Tiga Sholawat

    • calendar_month Ming, 4 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 963
    • 0Komentar

    KH. Musthofa Bisri (Gus Mus) (sumber : Instagram @s.kakung) REMBANG-KH. Musthofa Bisri atau Gus Mus baru-baru ini mengijazahkan amalan sholawat kepada ummat islam. Ijazah ini disampaikan langsung melalui postingan Instagramnya, @s.kakung Kamis (1/7). Dalam video berdurasi tujuh menit dua puluh detik tersebut, Gus Mus memaparkan sekaligus mengijazahkan tiga sholawat sekaligus. Kiai asal Rembang tersebut juga […]

  • PCNU-PATI Photo by Ishaq Robin

    Puasa dan Solidaritas Sosial

    • calendar_month Sab, 30 Mar 2024
    • account_circle admin
    • visibility 419
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto, M A Momentum bulan Puasa merupakan momentum yang datang selalu disambut dengan gagap-gempita oleh masyarakat muslim dari saentero dunia. Momentum ini sekaligus dijadikan sebagai ajang untuk berlomba-lomba dalam kebaikan. Masyarakat muslim begitu antusias dalam menyambutnya, tak ayal apabila bulan Ramadan tiba disambut dengan melakukan pelbagai kegiatan rutinitas, seperti tadarus Alquran, ngaji bandongan, […]

  • Koalisi Baru, Dua Lembaga dan Satu Banom NU Tanda Tangani MoU

    Koalisi Baru, Dua Lembaga dan Satu Banom NU Tanda Tangani MoU

    • calendar_month Sel, 28 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 4.501
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – Tiga Lembaga di bawah naungan PWNU Jawa Tengah teken MoU. Acara sakral tersebut berlangsung di Ponpes API Tegalrejo, Magelang pada Sabtu (25/10) lalu. Dua lembaga yang meneken kontrak tersebut adalah LP Ma’arif NU dan RMINU. Sementara satu lembaga yanf terlibat dalam MoU ialah Ikatan Pencak Silat NU Pagar Nusa. Ketua PWNU Jawa […]

expand_less