Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Petualang Kopi

Petualang Kopi

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 21 Agu 2023
  • visibility 425
  • comment 0 komentar

Oleh : M. Iqbal Dawami

Saya tidak tahu persis sejak kapan saya menyukai kopi. Seingat saya sih sejak saya ngantor di Bentang Pustaka. Waktu itu siang menjelang sore, pas lelah dan ngantuk-ngantuknya. Untuk melawan kantuk, saya kemudian cuci muka terus ke dapur hendak bikin teh panas. Di situ saya lihat ada kopi bertuliskan Koffie Fabriek Aroma Bandoeng. Wow, klasik sekali baik tulisan maupun kemasannya.

Saya kemudian mencicipi kopi tersebut. Allahu akbar. Enak sekali. Benar-benar nikmat. Saking enaknya, saya sempat berpikir, “Inikah minuman surga?” wkwkkk…

Sebelumnya saya menikmati kopi sachet saja. Oh, betapa kupernya saya, sudah sedewasa itu tidak tahu kalau kopi begitu beragam rasa dan pilihan. Sudah seakil baligh itu saya cuma tahu kopi sachetan.

Sebelumnya saya adalah penikmat teh. Segala hal yang berkaitan dengan teh, saya geluti. Dari kecil saya sudah akrab dengan minuman teh, karena di rumah orangtua minuman keseharian kami adalah teh, baik yang disimpan dalam teko maupun termos (agar tetap panas), di samping air putih tentunya. Setiap kali bepergian, saya pesan minum teh kalau pas makan di warung. Karena setiap tempat mempunyai cita rasa yang berbeda, tergantung merek dan racikannya.

Kalau Anda pesan teh di daerah Jawa Barat harus lengkap ngomongnya. Misalnya ingin pesan teh hangat, maka akan disuguhi teh hangat tanpa gula alias tawar. Dan sebaliknya, kalau Ada pesan teh hangat di daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur, maka akan disuguhi teh manis hangat, padahal Anda mungkin ingin pesan teh hangat tawar. Di Jawa orang menyebutnya Es Teh, di Kalimantah Teh Es, dan di Aceh Teh Dingin.

Saya juga sudah mencicipi teh dari beberapa negara, seperti Cina, Jepang, Australia, Iran, dan Belanda. Itu berkat kebaikan orang yang pergi ke negara tersebut dan pulang membawa oleh-oleh teh buat saya. Kalau Anda tanya teh mana yang paling enak? Saya jawab teh dari pegunungan Dieng, karena daun tehnya masih segar, baru petik dari kebun kepunyaan Bu Dhe (Kakak Bapak saya). Begitulah dunia teh yang pernah saya jalani. Dan saya merasa sudah khatam. Kini saatnya mendalami dunia hitam, yaitu kopi.

Jadi, setelah mencicipi kopi Aroma itu, saya mulai keranjingan minum kopi, kopi asli tanpa campuran apa-apa dan bukan kopi sachetan. Dari situ saya bertualang dari kopi ke kopi. Kalau di Jogja, saya sering ngopi di warung kopi Mato, Blandongan, dan Lembayung. Pernah juga di warung kopi Nusantara dan Bjong. Rata-rata di warung kopi tersebut kopinya dari Banyuwangi. Kalau pas pulang kampung ke Pandeglang, saya suka ngopi cap Kupu-Kupu. Kadang juga cap Disco, Kupu-Kupu, dan Kilat. Itu semua kopi lokal dari Pandeglang dan Rangkas Bitung.

Setiap ke daerah yang saya kunjungi, selalu saya tanya apa di sini ada kopi lokalnya? Karena hampir tiap daerah ada produk lokalnya. Lebih istimewa lagi kalau ada kebunnya. Misalnya, pas saya ziarah ke Sunan Muria, saya minum kopi Muria. Di pegunungan Muria itu banyak sekali tanaman kopinya. Begitu juga pas saya ada acara di Wonosobo, saya sempatkan diri ke desa Bowongso, daerah penghasil kopi yang cukup terkenal di Wonosobo. Kalau diminum di sana gratis, bisa dibuatkan dan bisa buat sendiri.

Sampai sekarang, minuman saya masih kopi. Dan masih bertualang mencicipi kopi di pelbagai daerah yang ada di Indonesia.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mengenal Matsna, Pimpinan Baru IPNU Pati

    Mengenal Matsna, Pimpinan Baru IPNU Pati

    • calendar_month Sel, 31 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 413
    • 0Komentar

    PATI – Matsna Zakiyyatus Salwa sosok gigih yang saat ini menjabat sebagai ketua cabang IPNU Pati hingga 2023 nanti. Pria kelahiran 05 Desember 1999 ini mengusung visi ‘Sinergitas pelajar NU yang berilmu, humanis dan mandiri’ dalam mengemban tugas barunya ini. Untuk mewujudkan visi tersebut, pria berkacamata yang berasal dari Desa Pagerharjo, Kecamatan Wedarijaksa, Kabupaten Pati […]

  • Retreat & Ma`arif Staff Meeting; Ketua Ma`arif NU Jateng “Aku, Kamu, Kita Setara”

    Retreat & Ma`arif Staff Meeting; Ketua Ma`arif NU Jateng “Aku, Kamu, Kita Setara”

    • calendar_month Rab, 9 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 472
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id Membangun organisasi itu tidak bisa dilakukan sendirian oleh seorang ketua, bahkan pengurus yang dianggap paling inti, pasti banyak keterbatasan dan juga banyak tantangan. Oleh karena itu siapapun yang ada di dalam organisasi harus dijadikan unsur penting jika sebuah organisasi ingin maju, berkembang dan tumbuh kuat. Seperti halnya posisi staff yang duduk di meja […]

  • Dua Kendala Pengembangan Ilmu Falak di Pesantren

    Dua Kendala Pengembangan Ilmu Falak di Pesantren

    • calendar_month Kam, 12 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 361
    • 0Komentar

    Dr. Ahmad Izzuddin, Koordinator Diklat Lembaga Falakiyah PBNU saat menyanpaikan kendala pengaplikasian ilmu falak di pesantren dalam acara Peluncuran Lajnah Falakiyah Salafiyah Kajen via zoom meeting PATI-Ilmu Falak atau dalam istilah modern dikenal sebagai ilmu astronomi merupakan satu cabang ilmu yang sangat penting. Sebab bukan hanya mempelajari bintang, ilmu ini juga digunakan hampir dalam segala […]

  • PCNU-PATI

    Peringati Harlah ke-49, MTs Walisongo Gelar Lomba Antar SD/MI Se-Jepara

    • calendar_month Jum, 12 Jan 2024
    • account_circle admin
    • visibility 635
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Jepara – Dalam rangka memperingati hari lahir ke 49 MTs Walisongo Pecangaan Jepara menggelar lomba antar SD/MI se Jepara yang berlangsung di kompleks madrasah pada Kamis (4/1/2024). Kegiatan diikuti 25 SD/MI se Jepara dengan jumlah 150 peserta. Adapun cabang yang dilombakan Tilawah, Tahfidh, Tartil, Badminton, Tenis Meja, Khitabah, Lagu Religi, Poster, Kaligrafi, dan Catur. […]

  • PCNU-PATI

    NU dan Nasionalisme Kebangsaan

    • calendar_month Sab, 13 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 330
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto, MA Di tengah arus gerakan formalisasi syariat Islam pada era reformasi, Nahdlatul Ulama (NU) yang kita kenal membuat ketetapan bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) merupakan bentuk final dari sistem kebangsaan di negri ini. Hal ini, sebagaimana telah ditetapkan dalam Muktamar NU ke-31 di Boyolali dan Solo 2004 tentang tausyiah Muktamar di […]

  • DKC CBP KPP Pati Donasikan Satu Truk Bantuan untuk Korban Bencana

    DKC CBP KPP Pati Donasikan Satu Truk Bantuan untuk Korban Bencana

    • calendar_month Sel, 2 Feb 2021
    • account_circle admin
    • visibility 309
    • 0Komentar

      Pati, 02 Februari 2021 DKC CBP KPP Pati donasikan satu truk bantuan yang berisi 15 dos Mie instan, 4 Karung beras dan selebihnya pakaian. Bantuan tersebut hasil dari penggalangan donasi oleh beberapa DKAC CBP KPP di antaranya DKAC Dukuhseti, DKAC Gunungwungkal, DKAC Juwana, DKAC Kyen, DKAC Trangkil, PR IPNU IPPNU Gabus dan PR IPNU […]

expand_less