Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Petualang Kopi

Petualang Kopi

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 21 Agu 2023
  • visibility 519
  • comment 0 komentar

Oleh : M. Iqbal Dawami

Saya tidak tahu persis sejak kapan saya menyukai kopi. Seingat saya sih sejak saya ngantor di Bentang Pustaka. Waktu itu siang menjelang sore, pas lelah dan ngantuk-ngantuknya. Untuk melawan kantuk, saya kemudian cuci muka terus ke dapur hendak bikin teh panas. Di situ saya lihat ada kopi bertuliskan Koffie Fabriek Aroma Bandoeng. Wow, klasik sekali baik tulisan maupun kemasannya.

Saya kemudian mencicipi kopi tersebut. Allahu akbar. Enak sekali. Benar-benar nikmat. Saking enaknya, saya sempat berpikir, “Inikah minuman surga?” wkwkkk…

Sebelumnya saya menikmati kopi sachet saja. Oh, betapa kupernya saya, sudah sedewasa itu tidak tahu kalau kopi begitu beragam rasa dan pilihan. Sudah seakil baligh itu saya cuma tahu kopi sachetan.

Sebelumnya saya adalah penikmat teh. Segala hal yang berkaitan dengan teh, saya geluti. Dari kecil saya sudah akrab dengan minuman teh, karena di rumah orangtua minuman keseharian kami adalah teh, baik yang disimpan dalam teko maupun termos (agar tetap panas), di samping air putih tentunya. Setiap kali bepergian, saya pesan minum teh kalau pas makan di warung. Karena setiap tempat mempunyai cita rasa yang berbeda, tergantung merek dan racikannya.

Kalau Anda pesan teh di daerah Jawa Barat harus lengkap ngomongnya. Misalnya ingin pesan teh hangat, maka akan disuguhi teh hangat tanpa gula alias tawar. Dan sebaliknya, kalau Ada pesan teh hangat di daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur, maka akan disuguhi teh manis hangat, padahal Anda mungkin ingin pesan teh hangat tawar. Di Jawa orang menyebutnya Es Teh, di Kalimantah Teh Es, dan di Aceh Teh Dingin.

Saya juga sudah mencicipi teh dari beberapa negara, seperti Cina, Jepang, Australia, Iran, dan Belanda. Itu berkat kebaikan orang yang pergi ke negara tersebut dan pulang membawa oleh-oleh teh buat saya. Kalau Anda tanya teh mana yang paling enak? Saya jawab teh dari pegunungan Dieng, karena daun tehnya masih segar, baru petik dari kebun kepunyaan Bu Dhe (Kakak Bapak saya). Begitulah dunia teh yang pernah saya jalani. Dan saya merasa sudah khatam. Kini saatnya mendalami dunia hitam, yaitu kopi.

Jadi, setelah mencicipi kopi Aroma itu, saya mulai keranjingan minum kopi, kopi asli tanpa campuran apa-apa dan bukan kopi sachetan. Dari situ saya bertualang dari kopi ke kopi. Kalau di Jogja, saya sering ngopi di warung kopi Mato, Blandongan, dan Lembayung. Pernah juga di warung kopi Nusantara dan Bjong. Rata-rata di warung kopi tersebut kopinya dari Banyuwangi. Kalau pas pulang kampung ke Pandeglang, saya suka ngopi cap Kupu-Kupu. Kadang juga cap Disco, Kupu-Kupu, dan Kilat. Itu semua kopi lokal dari Pandeglang dan Rangkas Bitung.

Setiap ke daerah yang saya kunjungi, selalu saya tanya apa di sini ada kopi lokalnya? Karena hampir tiap daerah ada produk lokalnya. Lebih istimewa lagi kalau ada kebunnya. Misalnya, pas saya ziarah ke Sunan Muria, saya minum kopi Muria. Di pegunungan Muria itu banyak sekali tanaman kopinya. Begitu juga pas saya ada acara di Wonosobo, saya sempatkan diri ke desa Bowongso, daerah penghasil kopi yang cukup terkenal di Wonosobo. Kalau diminum di sana gratis, bisa dibuatkan dan bisa buat sendiri.

Sampai sekarang, minuman saya masih kopi. Dan masih bertualang mencicipi kopi di pelbagai daerah yang ada di Indonesia.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI Photo by papazachariasa

    Superbrand

    • calendar_month Rab, 24 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 378
    • 0Komentar

    Oleh : Niam At Majha Saat saya sedang menikmati secangkir kopi dan sambil njagong kesana kemari dengan tema yang tak terarah layaknya talkshow yang ada di televisi nasional atau pun chanel chanel YouTube yang di arahkan untuk branding atau menonjolkan sosok seseorang untuk meraih sebuah simpatisan dari orang lain dan sebagian orang yang mempunyai pengaruh […]

  • PC Fatayat NU Pati Gelar Latihan Kader Lanjutan di Jrahi

    PC Fatayat NU Pati Gelar Latihan Kader Lanjutan di Jrahi

    • calendar_month Sen, 27 Des 2021
    • account_circle admin
    • visibility 544
    • 0Komentar

    Peserta LKL PC Fatayat NU Pati foto bersama GUNUNGWUNGKAL – Pimpinan Cabang (PC) Fatayat NU Kab. Pati menggelar kegiatan Latihan Kader Lanjutan (LKL), Sabtu dan Ahad, 26-27 Desember 2021. Pelatihan selama dua hari ini dilaksanakan di Gili Malang Jrahi (GMJ), Gunungwungkal. Latihan Kader Lanjutan ini diikuti oleh pengurus PC Fatayat NU Kab. Pati dan utusan dari […]

  • Mensyukuri Nikmat Kemerdekaan

    Mensyukuri Nikmat Kemerdekaan

    • calendar_month Sab, 14 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 476
    • 0Komentar

    Oleh : Dr. KH. Zakky Mubarak, MA* Salah satu sikap yang paling penting bagi Bangsa Indonesia dalam menyambut H.U.T. kemerdekaan RI adalah mensyukuri nikmat Allah yang agung dan luhur, berupa kemerdekaan. Nikmat dan karunia Allah yang diberikan kepada manusia amat luas, seperti nikmat iman, kesehatan, rizki dan berbagai nikmat lain yang tidak mungkin  dapat dihitung […]

  • Tim KKN Antasena Ipmafa Latih Ibu-Ibu di Tambahagung Tambakromo Bikin Inovasi

    Tim KKN Antasena Ipmafa Latih Ibu-Ibu di Tambahagung Tambakromo Bikin Inovasi

    • calendar_month Sab, 30 Agu 2025
    • account_circle admin
    • visibility 533
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Siapa sangka, nasi yang biasanya tersisa di dapur ternyata bisa dibuat camilan yang gurih dan lezat untuk keluarga di rumah. Seperti yang dilakukan oleh ibu-ibu muslimat di Dukuh Jajar, Desa Tambahagung, Kecamatan Tambakromo, Kabupaten Pati, pada Rabu (27/8/2025). Mereka tampak antusias membuat cireng didampingi Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Antasena Institut Pesantren […]

  • PCNU-PATI

    Banjir Bandang Terparah Sepanjang Sejarah, Selamatkan Diri hingga Naik ke Atas Genting

    • calendar_month Jum, 2 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 507
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Banjir bandang menerjang sejumlah desa di Kecamatan Tambakromo, Kabupaten Pati, Rabu (30/11/2022) malam. Desa Sinomwidodo menjadi yang terparah akibat terjangan banjir itu.  Akibatnya, 200-an keluarga harus mengungsi ke masjid karena rumah mereka belum bisa ditempati karena sempat tergenang air yang tingginya bervariasi, bahkan ada yang mencapai 2 meter lebih. Dapur umum dan posko tanggap […]

  • Kordar SKPP Pati, Alumni Harapkan Sinergitas

    Kordar SKPP Pati, Alumni Harapkan Sinergitas

    • calendar_month Sen, 6 Des 2021
    • account_circle admin
    • visibility 470
    • 0Komentar

      Nur Khoiriyah (berdiri), alumni SKPP Pati sekaligus aktifis PMII menyampaikan pandangannya mengenai pergerakan SKPP ke depan PATI – Jajaran Alumni SKPP (Sekolah Kader Pengawas Parsipatif) Pati mengadakan Kordar ke dua. Agenda ini berlokasi di Kantor Bawaslu Pati, Jumat (3/12) kemarin. Nur Khoiriyah, salah satu alumni SKPP mengemukakan bahwa SKPP akan mampu memberikan dampak signifikan […]

expand_less