Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » PMI IPMAFA Pati Kupas Tuntas UU Tindak Pidana Kekerasan Seksual

PMI IPMAFA Pati Kupas Tuntas UU Tindak Pidana Kekerasan Seksual

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 11 Des 2025
  • visibility 6.395
  • comment 0 komentar

 

Pcnupati.or id – Himpunan Mahasiswa Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (HMPS PMI) Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) Pati menggelar seminar bertema “Kupas Tuntas Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual dalam Dunia Pendidikan Seksual” di Auditorium kampus setempat, Rabu (10/12/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda Forum Diskusi Mahasiswa PMI (Fordismi) yang bertujuan meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai urgensi pencegahan kekerasan seksual, khususnya di lingkungan pendidikan.

“Selain itu juga untuk menambah wawasan pengetahuan serta memberikan informasi lebih luas kepada publik,” ujar Dewi Erza Arasta, selaku ketua panitia.

Sebagai narasumber, Dr. Siti Malaiha Dewi, menegaskan bahwa Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS) memiliki landasan filosofis, yuridis, dan sosiologis yang kuat dalam memberikan perlindungan bagi korban serta menjamin proses hukum yang adil.

Ia juga menyampaikan bahwa kekerasan seksual sering kali tidak diakui sebagai kejahatan serius akibat adanya stigma, relasi kuasa, dan ketimpangan gender yang masih kuat di masyarakat. Korban kerap menyimpan kasus sebagai aib, bahkan tidak mendapatkan dukungan dari lingkungan sekitar. Menurutnya, kehadiran UU TPKS sangat penting untuk memastikan korban memperoleh pendampingan, perlindungan, pemulihan, serta akses terhadap keadilan secara menyeluruh

“Di dunia pendidikan, relasi kuasa antara dosen dan mahasiswa atau senior dan junior sangat rentan menciptakan ruang terjadinya kekerasan seksual. Karena itu, kampus wajib hadir sebagai pelindung,” tegasnya.

Langkah Pencegahan dan Peran Mahasiswa
Dalam pemaparannya, Dr. Siti Malaiha juga menjelaskan bahwa pemerintah pusat dan daerah berkewajiban melakukan pencegahan secara cepat, terpadu, dan berkelanjutan melalui edukasi, pelatihan, dan penguatan layanan bagi korban.

Ia menekankan pentingnya peran keluarga dan masyarakat dalam membangun edukasi moral, komunikasi yang sehat, serta kontrol terhadap akses informasi yang berpotensi negatif. Lingkungan sosial yang suportif, menurutnya, menjadi kunci memutus mata rantai kekerasan seksual.

“Mahasiswa memiliki peran penting dengan meningkatkan kesadaran, berani bersuara, dan aktif melaporkan jika menemukan tindakan kekerasan seksual di sekitar mereka,” tambahnya.

Melalui pemaparan materi, peserta diajak memahami berbagai bentuk kekerasan seksual, mulai dari catcalling, pelecehan verbal, tindakan fisik, hingga kekerasan berbasis gender online (KBGO).

Narasumber juga memaparkan mekanisme pendampingan korban, prinsip keamanan (safety), psychological first aid, serta peran Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS) di perguruan tinggi.

Kegiatan ini diharapkan tidak hanya memperkuat pemahaman mahasiswa mengenai kerangka hukum, tetapi juga mendorong mereka menjadi agen perubahan sosial yang aktif dan responsif terhadap isu kekerasan seksual.

Adapun acara ini dipandu oleh Syeha Asmatun Ni’mah, selaku moderator dan diikuti oleh perwakilan berbagai pesantren di Kajen, mahasiswa lintas prodi, serta peserta dari kampus eksternal. Secara keseluruhan berjalan lancar dan penuh khidmat.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gandeng PC IPNU IPPNU Pati, Tim PKM IPMAFA Sukses Adakan Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Seksual Perdana di Kawedanan Pati Kota

    Gandeng PC IPNU IPPNU Pati, Tim PKM IPMAFA Sukses Adakan Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Seksual Perdana di Kawedanan Pati Kota

    • calendar_month Sel, 19 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 366
    • 0Komentar

    Gembong – Sosialisasi perdana dalam rangka bimbingan remaja guna mencegah kekerasan seksual di Kabupaten Pati yang dilakukan oleh TIM PKM IPMAFA dan PC IPNU IPPNU PATI sukses digelar pada Ahad, 17 November 2024. Dengan target remaja yang tergabung dalam jaringan IPNU/IPPNU dan GKMNU Kabupaten Pati, kegiatan sosialisasi ini nantinya akan diadakan 4 kali dengan peserta […]

  • Konferensi MWCNU Kec Dukuhseti

    Konferensi MWCNU Kec Dukuhseti

    • calendar_month Kam, 28 Apr 2016
    • account_circle admin
    • visibility 481
    • 0Komentar

    Pati. Majlis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Kec Dukuhseti menggelar konferensi pergantian pengurus. Penyusunan pengurus baru itu, agar bersama-sama memajukan Nahdlatul Ulama semakin berkembang dan mampu mengikuti tantangan Zaman. Acara konferensi bertempat di aula Mts Maharijul Huda Kembang Dukuhseti,(22/4) minggu lalu. Selain itu, MWC Dukuhseti diharapkan menjadi Majlis Wakil Cabang terbaik dalam bidang pertanian, karena di […]

  • Menyelam sambil Minum Air, Berikut Rangkaian Pelantikan Pelajar NU Gembong

    Menyelam sambil Minum Air, Berikut Rangkaian Pelantikan Pelajar NU Gembong

    • calendar_month Sel, 15 Feb 2022
    • account_circle admin
    • visibility 483
    • 0Komentar

      Pelantikan PAC IPNU Gembong dipimpin langsung Ketua PC IPNU Pati GEMBONG – PAC. IPNU-IPPNU Gembong sukses adakan pelantikan pada Minggu (13/2) malam di aula lantai dua Ponpes Shofa Az Zahro’. Acara sakral ini, berjalan penuh khidmat dan semangat. Sebab, selain dihadiri oleh ketua PC IPNU-IPPNU Pati, agenda tersebut juga dihadiri oleh para pengurus MWC-NU, […]

  • ‎LP Ma’arif NU Jateng Targetkan 30 Ribu Eksemplar Majalah Mopdik untuk Penguatan IPNU-IPPNU di Sekolah dan Madrasah

    ‎LP Ma’arif NU Jateng Targetkan 30 Ribu Eksemplar Majalah Mopdik untuk Penguatan IPNU-IPPNU di Sekolah dan Madrasah

    • calendar_month Kam, 12 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 10.060
    • 0Komentar

    ‎SEMARANG – Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah menargetkan peningkatan produksi Majalah Mopdik hingga 30 ribu eksemplar pada tahun 2026. Target ini meningkat signifikan dibandingkan tahun 2025 yang mencapai sekitar 18 ribu eksemplar. ‎ ‎Hal tersebut disampaikan Ketua LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah Dr. Fakhruddin Karmani dalam rapat Redaksi Majalah Mopdik yang digelar […]

  • Ajarilah dengan Cinta

    Ajarilah dengan Cinta

    • calendar_month Jum, 16 Sep 2022
    • account_circle admin
    • visibility 443
    • 0Komentar

    Oleh : Inayatun Najikah Ada sesuatu yang membuat saya menyadari bahwa anak-anak tak bisa jika dibentak. Mereka akan menjadi seorang yang penakut dan kemungkinan lainnya akan menjadi seorang pemberontak, nantinya. Mereka tak akan pernah mau patuh pada aturan atau perintah siapapun, termasuk kedua orang tuanya sendiri. Pengalaman yang saya alami saat tanpa sengaja saya membentak […]

  • a microphone that is sitting on a stand

    Kekuatan Berbicara: Seni Menyampaikan dengan Bijak

    • calendar_month Ming, 10 Agu 2025
    • account_circle admin
    • visibility 527
    • 0Komentar

      Berbicara adalah salah satu keterampilan berbahasa yang sangat penting, selain menyimak, membaca, dan menulis. Keempatnya ibarat empat pilar komunikasi yang efektif. Namun, berbicara memiliki peran khusus karena merupakan cara kita menyampaikan ide, gagasan, dan informasi secara langsung kepada orang lain. Ketika kita berbicara tanpa pikir panjang, risiko kesalahpahaman pun muncul, yang bisa menimbulkan masalah […]

expand_less