Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Malam di Bumi Tamiang: Langkah Awal Relawan NU Peduli Menyemai Harapan

Malam di Bumi Tamiang: Langkah Awal Relawan NU Peduli Menyemai Harapan

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 13 Jan 2026
  • visibility 6.986
  • comment 0 komentar

 

Malam belum sepenuhnya usai ketika rombongan relawan NU Peduli PWNU Jawa Tengah akhirnya tiba di Bumi Tamiang pada pukul 20.30 WIB. Wajah-wajah lelah terlihat jelas setelah perjalanan panjang, namun semangat tetap terjaga. Di bawah langit Aceh yang tenang, langkah pertama misi kemanusiaan resmi dimulai.

Tanpa banyak jeda, para relawan langsung mempersiapkan perjalanan lanjutan menuju lantai Pondok Pesantren MUQ, yang menjadi titik singgah sekaligus pusat koordinasi sementara. Tas-tas logistik diturunkan, perlengkapan disusun, dan sebagian relawan membersihkan area untuk beristirahat sejenak.

Di tengah kesibukan itu, Ketua Relawan NU Peduli PWNU Jawa Tengah, Kang Mukhlisin, tampak sibuk melakukan koordinasi. Dengan suara tenang namun tegas, ia membagi tugas dan memastikan seluruh relawan siap menjalani hari pertama kegiatan di wilayah Aceh Timur.

“Mulai besok kita langsung bergerak. Fokus kita dapur umum, pembangunan TPQ, dan trauma healing. Semua bekerja sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing,” ujar Kang Mukhlisin di sela pengarahan malam.

Meski waktu menunjukkan malam hari, rapat singkat tetap digelar. Peta lokasi dibentangkan, alur kerja disepakati, dan jadwal awal ditetapkan. Ada yang menyiapkan peralatan dapur umum, ada yang memeriksa bahan bangunan untuk TPQ, dan ada pula yang mempersiapkan materi pendampingan psikososial bagi anak-anak korban banjir.

Bagi para relawan, malam di Bumi Tamiang bukan sekadar waktu istirahat. Ia menjadi ruang menyatukan niat, meneguhkan komitmen, dan menguatkan langkah sebelum terjun langsung ke masyarakat. Di antara lelah dan kantuk, terselip doa agar esok hari berjalan lancar.

Misi kemanusiaan ini akan diawali dengan pembangunan dapur umum, pembangunan TPQ, serta kegiatan trauma healing bagi warga terdampak banjir di Kecamatan Aceh Timur. Seluruh relawan akan bekerja sesuai peran masing-masing, berlandaskan amanah dan semangat gotong royong.

Malam itu, di lantai Pondok Pesantren MUQ, harapan perlahan disusun. Dan ketika fajar menyingsing, relawan NU Peduli siap bergerak—membawa kepedulian, memulihkan luka, dan menghadirkan harapan baru bagi masyarakat Aceh Timur.. (hsn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Safari di Malam Hari, Sholat Subuhnya Bagaimana ?.

    Safari di Malam Hari, Sholat Subuhnya Bagaimana ?.

    • calendar_month Ming, 1 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 311
    • 0Komentar

     Si Amelakukan perjalanan Pati-Surabaya, perjalanan tersebut sengaja ditempuh Apada malam hari, padahal dia sudah tahu setelah sampai tujuan nanti dia tidak akan bisa melakukan sholat subuh pada waktunya karena waktunya sudah habis.  Pertanyaan :  Bagaimana  caranya Amelakukan sholat subuh pada waktu dia masih dalam perjalanan ?   Jawaban : Tafsil, ü  Apabila A bisa turun, […]

  • Peringati Hari Santri, MWC Ajak Warga Ikut Upacara

    Peringati Hari Santri, MWC Ajak Warga Ikut Upacara

    • calendar_month Jum, 11 Okt 2019
    • account_circle admin
    • visibility 288
    • 0Komentar

    GEMBONG-MWC NU Kecamatan Gembong menggelar rapat persiapan peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2019. Para pengurus MWC, Ranting, Banom dan lembaga serta beberapa pimpinan majelis tahlil memenuhi undangan teraebut. Berlokasi di Gedung MTs Al Ma’arif Gembong, rapat berlangsung Jumat (11/10) siang. Sebelum memulai rapat, K. Sholikhin, ketua MWC NU Gembong memberikan pengantar berupa sejarah resolusi jihad […]

  • PCNU-PATI

    Peristiwa Manikebu Kesastraan Indonesia dan Politik di Tahun 1960 an

    • calendar_month Jum, 26 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 357
    • 0Komentar
  • Mengenal Matsna, Pimpinan Baru IPNU Pati

    Mengenal Matsna, Pimpinan Baru IPNU Pati

    • calendar_month Sel, 31 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 316
    • 0Komentar

    PATI – Matsna Zakiyyatus Salwa sosok gigih yang saat ini menjabat sebagai ketua cabang IPNU Pati hingga 2023 nanti. Pria kelahiran 05 Desember 1999 ini mengusung visi ‘Sinergitas pelajar NU yang berilmu, humanis dan mandiri’ dalam mengemban tugas barunya ini. Untuk mewujudkan visi tersebut, pria berkacamata yang berasal dari Desa Pagerharjo, Kecamatan Wedarijaksa, Kabupaten Pati […]

  • Kejar Kualitas, LP Ma’arif NU Jawa Tengah Gelar Diklat Penguatan Kompetensi Kepala Madrasah Angkatan 2

    Kejar Kualitas, LP Ma’arif NU Jawa Tengah Gelar Diklat Penguatan Kompetensi Kepala Madrasah Angkatan 2

    • calendar_month Jum, 25 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 248
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id. Semarang – Ketua Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PBNU yang juga menjabat Kepala Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Agama RI, Prof. Dr. H. Muhammad Ali Ramdhani, S.TP., M.T., menyampaikan pentingnya peran kepala madrasah sebagai pemimpin yang cepat dan tanggap dalam berbagai hal. “Kepala madrasah menjadi lokomotif pergerakan yang cepat. Dalam […]

  • Awali puasa dengan puasa

    Takbiran: Suara Tak Bersuara

    • calendar_month Ming, 30 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 532
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda* Selama ini, budaya takbiran, takbir keliling di malam hari Lebaran Idulfitri selalu menggema. Namun, teknologi menggesernya. Jika dulu takbirannya adalah suara manusia, anak-anak, ibu dan bapak, kini digantikan dengan suara sound system, bahkan takbiran koplo dengan versi DJ. Ini kan Namanya “suara tak bersuara”. Rodo angel iki. Tradisi takbiran menyambut Lebaran Idulfitri […]

expand_less