Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Celoteh » Kenali, Pahami Rayuan Anak

Kenali, Pahami Rayuan Anak

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 5 Agu 2022
  • visibility 452
  • comment 0 komentar

Oleh : Inayatun Najikah

Beberapa hal yang berkaitan dengan parenting utamanya soal anak, saya rasanya ingin belajar lagi dan lagi. Sudah tentu untuk menyiapkan diri agar bisa menjadi orang tua yang baik untuk anak-anak saya kelak dimasa depan. Mulai dari mengikuti akun yang membagikan tips bagaimana menjadi orang tua yang baik, bagaimana memahami anak-anak dalam situasi dan kondisi apapun, dan sebagainya. Karena saya tahu anak adalah anugerah terindah yang diberikan Tuhan pada setiap pasangan.

Anak-anak juga manusia. Ia memiliki perasaan dan akal. Sama seperti orang dewasa pada umumnya. Mereka memiliki hak untuk menentukan apa yang mereka inginkan, tanpa intervensi dari pihak manapun termasuk orang tuanya. Namun, terkadang kita lupa, sebab rasa sayang yang berlebihan justru malah membuat kita menuntut si anak sesuai dengan kemauan kita. Kita tak membiarkan mereka berekspresi dan menjalani kehidupannya sesuai dengan apa yang dia inginkan.

Saya punya banyak pengalaman dengan keponakan saya Tsania. Pada tulisan sebelumnya, saya membagikan pengalaman saat saya tengah pergi ke pasar dengan Tsania. Dia mengeluarkan jurus tantrumnya. Sama seperti Naruto yang mengeluarkan jurus Kage Bunshin No Jutsu untuk mengelabuhi lawannya agar dia bisa menang. Tsania juga sama. Ia berusaha mengelabuhi saya dengan jurus tangisannya, agar saya kalah dan menuruti keinginannya yang mendadak itu.

Pengalaman lainnya adalah saat Tsania berkunjung kerumah saya. Waktu itu orang tuanya memberinya handphone agar dia mau anteng. Ayahnya pergi bekerja, sedang ibunya sedang mengobrol dengan saudara yang lain. Hingga ibunya tiba-tiba berkata dengan nada cukup tinggi kepada Tsania. Hal itu dimaksudkan untuk memperingati Tsania agar tak bermain handphone lama-lama. Namun karena perintahnya hanya melalui kata-kata, jelas Tsania menolak dan tak bergeming. Menghiraukan begitu saja perkataan ibunya.

Terlihat tak hanya sekali ibunya berkata kepada Tsania. Lalu saya keluar dari kamar berusaha menengahi keduanya. Saya mendekati Tsania dan membujuknya untuk menyudahi bermain handphone. Respon yang saya dapat adalah diacuhkan. Saya tak kehabisan akal. Lalu saya mencoba berkata lagi,

“Mbak kasih waktu lima belas menit lagi ya.”

Setelah itu saya disampingnya menemani bermain handphone.

Waktu terus berjalan. Saat telah mencapai lima menit, saya katakan kepada Tsania. Begitu seterusnya. Lima menit pertama ia masih tenang. Namun lima menit berikutnya, ia tampak was was. Barangkali berharap waktu tak berjalan dengan cepat. Saya melihat ekspresi itu dari raut wajahnya yang mungil. Hingga sampai pada lima menit terakhir, saya kembali berkata.

“Sudah ya dik mainnya. Kan sudah lima belas menit sesuai perjanjian tadi.”

Setelah berkata demikian, handphone saya ambil. Tsania menangis dengan keras. Tangisannya bak dentuman Hirosima dan Nagasaki yang mengagetkan seluruh jagat raya. Lalu handphone saya serahkan kepada ibunya, dan Tsania saya peluk guna mendengarkan khotbah dari saya. Ia masih terus saja menangis. Namun tak lama kemudian ia akhirnya berhenti.

“Adik boleh kok main handphone, tapi sebentar saja. Kita cari permainan lainnya yuk.”

Lain waktu saat ia kembali berkunjung kerumah, dan seperti biasanya ia akan dibiarkan bermain handphone oleh orang tuanya. Saya memperingatinya dengan hanya memberinya waktu lima belas menit lagi. Apa alasannya? Saya yakin di rumahnya ia pasti sudah sering bermain handphone. Setelah lima belas menit terlewati, saya memberitahunya untuk berhenti. Dan dengan sadar ia lalu mengembalikan handphone pada ibunya. Saya yang melihat kejadian itu merasa senang. Dan tak lupa saya memberinya pelukan serta ciuman sebagai tanda apresiasi.

Sebagai orang yang umurnya lebih tua dari Tsania, sudah tentu saya yang notabene adalah tantenya ikut andil membimbing sekaligus menjadi pendamping untuknya. Meski sebenarnya itu bukan menjadi kewajiban saya, namun menemaninya bermain bagi saya sekaligus sebagai wujud belajar parenting.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    Lulusan Silahul Ulum Didorong Amalkan Ilmunya di Masyarakat

    • calendar_month Sab, 17 Jun 2023
    • account_circle admin
    • visibility 543
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id-PATI – Tahun ini Madrasah Aliyah (MA) Silahul Ulum Asempapan, Trangkil, Pati meluluskan sebanyak 111 siswa. Pelepasan dilakukan dalam bingkai Haflah Muwaddah kelas XII di halaman MA Silahul Ulum, Sabtu (17/6/2023). Acara ini sekaligus dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-57 Yayasan Silahul Ulum, dengan mengundang KH. Zuhrul Anam dari Banyumas. Dalam sambutannya, KH. […]

  • PCNU-PATI Photo by Haotian Zheng

    Bagai Pungguk Menjerat Bulan Part 7

    • calendar_month Ming, 8 Okt 2023
    • account_circle admin
    • visibility 489
    • 0Komentar

    Oleh : Elin Khanin “Apaan sih?” gumamnya tak sadar ketika baru saja sampai kamar. Sesaat setelah ia menutup pintu kamarnya rapat-rapat, wajah itu kembali membayang di pelupuk matanya. Wajah dengan sepasang mata sendu penuh tanya, hidung bangir, dagu terbelah, dan seulas senyum tipis dari balik partisi kaca pesarean. Wajah yang ia dapati saat baru saja […]

  • PCNU-PATI

    Irmas Baitul Mukminin Hadirkan Gus Muwwafiq

    • calendar_month Sab, 11 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 522
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- IRMAS (Ikatan Remaja Masjid) Baitul Mukminin Desa Margomulyo adakan pengajian akbar, 16 Maret yang akan datang. Pengajian tersebut diselenggarakan dalam rangka nisfu sya’ban sekaligus sebagai peringatan satu abad Nahdlatul Ulama dan haul para masyayikh.  Dwi Prasetyo selaku ketua Irmas mengatakan bahwa kegiatan ini telah rutin diadakan setiap tahunnya. “Pengajian seperti ini biasanya rutin satu […]

  • Siswa SMA NU 1 kradenan Raih Gelar Duta Literasi Kabupaten Blora Tahun 2025

    Siswa SMA NU 1 kradenan Raih Gelar Duta Literasi Kabupaten Blora Tahun 2025

    • calendar_month Jum, 14 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 5.631
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id Agrinza Regina Nurfelis Nela siswi kelas XII SMA NU 1 Kradenan dinobatkan sebagai Duta Literasi Kabupaten Blora Tahun 2025. (Blora, 12/11/2025) Pemilihan duta literasi tersebut di gelar oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kabupaten Blora pada Festival Literasi Kabupaten Blora 2025 yang berlangsung pada 11–15 November 2025 di halaman DPK Blora. Kegiatan ini […]

  • Peduli Korban Banjir Rob di Pesisir Pati, Lazisnu Tayu Salurkan Bantuan

    Peduli Korban Banjir Rob di Pesisir Pati, Lazisnu Tayu Salurkan Bantuan

    • calendar_month Kam, 12 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 484
    • 0Komentar

    PATI – Unit Pengelola Zakat, Infak, dan Sedekah (UPZIS) Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, menyalurkan bantuan untuk warga terdampak banjir rob di Desa Tunggulsari dan Desa Dororejo, Rabu (11/6/2025). Ketua UPZIS MWCNU Tayu Moh Fatchurrohman mengatakan, pihaknya menyalurkan seratusan paket sembako dan sejumlah uang tunai ke dua desa tersebut. Bantuan didistribusikan oleh […]

  • a close up of two people shaking hands

    Selamat Datang Kepentingan

    • calendar_month Rab, 1 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 573
    • 0Komentar

    Oleh: Niam At Majha Berminggu-minggu telah berlalu, bulan telah meninggalkan dan hari telah berganti. Dan waktu terus berjalan tak bisa berputar ke belakang. Hari ini tahun telah berganti dan banyak doa doa dikumandangkan, ada yang mengatakan tahun kemarin kurang ini dan itu, tak jarang pula berkeyakinan jika tahun ini akan menjadi lebih baik dari sebelumnya. […]

expand_less